<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Tentang kami!</title>
	<atom:link href="http://suara01.wordpress.com/about/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suara01.wordpress.com</link>
	<description>Ilmu dalam aplikasi perjuangan memupuk iman dalam Islam</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Dec 2009 10:25:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: duniafaiz</title>
		<link>http://suara01.wordpress.com/about/#comment-1502</link>
		<dc:creator>duniafaiz</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 05:13:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-1502</guid>
		<description>wah blog yang cukup berat untuk dicerna pikiran saya...

&lt;blockquote&gt;
Jawab Abu Jaisy:
Wah, berarti tulisan diblog ini terlalu bodoh untuk dibaca orang sepintar seperti mas :D &lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah blog yang cukup berat untuk dicerna pikiran saya&#8230;</p>
<blockquote><p>
Jawab Abu Jaisy:<br />
Wah, berarti tulisan diblog ini terlalu bodoh untuk dibaca orang sepintar seperti mas <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Cobra Oil</title>
		<link>http://suara01.wordpress.com/about/#comment-1451</link>
		<dc:creator>Cobra Oil</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 20:35:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-1451</guid>
		<description>ISLAM sdh berpecah belah,mending ke gereja aja.
salam sejahtera....


&lt;blockquote&gt;Jawab Abu Jaisy:
Inilah pembohong-pembohong yang selalu bergentayangan di dunia maya. Sukanya berkata-kata kotor! Masya Allah.
Berikut List/daftar manusia jadi-jadian ini:
agussakamoto@yahoo.com
220.4.82.170

Sakamoto313
agussakamoto@yahoo.com
220.4.82.170

Cobra Oil
king_cobra6242@yahoo.com
220.4.82.170

Cobra Oil
king_cobra6242@yahoo.com
220.4.82.170

Cobra Oil
king_cobra6242@yahoo.com
220.4.82.170&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ISLAM sdh berpecah belah,mending ke gereja aja.<br />
salam sejahtera&#8230;.</p>
<blockquote><p>Jawab Abu Jaisy:<br />
Inilah pembohong-pembohong yang selalu bergentayangan di dunia maya. Sukanya berkata-kata kotor! Masya Allah.<br />
Berikut List/daftar manusia jadi-jadian ini:<br />
<a href="mailto:agussakamoto@yahoo.com">agussakamoto@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p>
<p>Sakamoto313<br />
<a href="mailto:agussakamoto@yahoo.com">agussakamoto@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p>
<p>Cobra Oil<br />
<a href="mailto:king_cobra6242@yahoo.com">king_cobra6242@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p>
<p>Cobra Oil<br />
<a href="mailto:king_cobra6242@yahoo.com">king_cobra6242@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p>
<p>Cobra Oil<br />
<a href="mailto:king_cobra6242@yahoo.com">king_cobra6242@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Cobra Oil</title>
		<link>http://suara01.wordpress.com/about/#comment-1450</link>
		<dc:creator>Cobra Oil</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 20:31:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-1450</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Jawab Abu Jaisy:
Karena anda berkata kotor, maka &lt;strong&gt;kata-kata seperti wajah anda itu saya hapus&lt;/strong&gt;.

Inilah pembohong-pembohong yang selalu bergentayangan di dunia maya. Sukanya berkata-kata kotor! Masya Allah.
Berikut List/daftar manusia jadi-jadian ini:
agussakamoto@yahoo.com
220.4.82.170

Sakamoto313
agussakamoto@yahoo.com
220.4.82.170

Cobra Oil
king_cobra6242@yahoo.com
220.4.82.170

Cobra Oil
king_cobra6242@yahoo.com
220.4.82.170

Cobra Oil
king_cobra6242@yahoo.com
220.4.82.170&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Jawab Abu Jaisy:<br />
Karena anda berkata kotor, maka <strong>kata-kata seperti wajah anda itu saya hapus</strong>.</p>
<p>Inilah pembohong-pembohong yang selalu bergentayangan di dunia maya. Sukanya berkata-kata kotor! Masya Allah.<br />
Berikut List/daftar manusia jadi-jadian ini:<br />
<a href="mailto:agussakamoto@yahoo.com">agussakamoto@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p>
<p>Sakamoto313<br />
<a href="mailto:agussakamoto@yahoo.com">agussakamoto@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p>
<p>Cobra Oil<br />
<a href="mailto:king_cobra6242@yahoo.com">king_cobra6242@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p>
<p>Cobra Oil<br />
<a href="mailto:king_cobra6242@yahoo.com">king_cobra6242@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p>
<p>Cobra Oil<br />
<a href="mailto:king_cobra6242@yahoo.com">king_cobra6242@yahoo.com</a><br />
220.4.82.170</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Radit</title>
		<link>http://suara01.wordpress.com/about/#comment-1339</link>
		<dc:creator>Radit</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 02:47:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-1339</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Jawab Abu Jaisy
Maaf Mas RADIT ATAU NYAMAR JADI ABU AISHA ATAU RUYATNA. PENIPU DILARANG BERKOMENTAR DISINI! LIHAT TULISAN DI KIRI ATAS!&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Jawab Abu Jaisy<br />
Maaf Mas RADIT ATAU NYAMAR JADI ABU AISHA ATAU RUYATNA. PENIPU DILARANG BERKOMENTAR DISINI! LIHAT TULISAN DI KIRI ATAS!</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abah syahid</title>
		<link>http://suara01.wordpress.com/about/#comment-1149</link>
		<dc:creator>abah syahid</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 03:28:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-1149</guid>
		<description>assalamulaikum..wr..wb..
akhi... ane mau tanya nih... maksud dari tulisan dr fathi yakan
yang isi nya :
Islam melarang  kita berpura2 mengikuti keinginan orang banyak dalam hal yang tidak dibenarkan oleh syariat Allah... sekalipun kecil.... Dalam logika Islam, perbuatan itu dianggap kemunafikan dan melanggar batas2 yang telah ditetapkan oleh Allah...

nah kalo dikaitkan dgn dakwah kita yang sekarang itu bagaimana ya...

sykrn katsirn ya akhi....
wassalam...


&lt;blockquote&gt;Jawab Abu Jaisy:
Waalaikumsalam
Afwan baru bisa OL dan jawab. :)
Iya, hal yang mendasar dalam strategi dan kemunafiqan itu kadang &quot;hampir sama&quot;.
Seperti ketika Rasulullah melarang seorang mengakui tentang syahadatnya dimuka umum. Jelas hal ini merupakan strategi Rasulullah agar dakwahnya tidak mudah diredam oleh para kaum kafir quraisy. Juga contohnya perjanjian Hudaybiyah yang sebagian besar menguntungkan kaum kafir, dan tidak sedikit sahabat yang akhirnya melakukan mosi tidak percaya kepada Rasulullah. Karena Rasulullah dianggap terlalu lembek, terlalu takut, dsb. Oleh seorang sahabat-sahabatnya. 
Seorang yang &quot;diasuh&quot; langsung oleh Rasulullah saja bisa seperti itu. Apalagi kita-kita? :)

Nah dakwah juga harus menggunakan strategi, tidak grusa-grusu dll. Seperti ketika sunan Kalijaga melakukan dakwahnya, dengan beberapa ritual-ritual yang malah dianalogikan oleh beliau (Sunan Kalijaga) sebagai kemudahan untuk mendekati mad&#039;u. Tetapi cara beliau ditentang oleh beberapa sunan yang lainnya. Karena menurut beberapa sunan tidak sesuai syar&#039;i. Tetapi Sunan yang lebih &quot;tua&quot; (Sunan Ampel) berpendapat cara-cara yang dilakukan setiap juru dakwahnya adalah dengan cara apa yang mereka bisa dalam berdakwah. Dan cara-cara itu jika masih bisa dipertanggungjawabkan oleh sang pendakwah maka hal itu masih bisa digunakan. 

Nah, jangan sampai cara yang menurut pendapat kita tidak sesuai, lalu dinilai tidak syar&#039;i. Atau bahkan masuk kategori munafiq. Berfikiran khusnudhan adalah hal yang wajib bagi kita semua. Karena apakah mungkin seorang yang tsiqoh mau menjerumuskan mad&#039;unya? Insya Allah tidak. 

Kadang saya juga berfikir bahwa cara dakwah kita ini seperti pemikiran antum. Tetapi ketika ana membaca kembali lagi lebih &quot;pelan&quot; kitab-kitab seperti Tazkiyatun Nafs, Sirrah Nabawiyah, Risalah Dakwah, dll. Hal ini malah membuat ana menjadi lebih pemaham apa yang ingin dicapai para qiyadah-qiyadah kita, walaupun mungkin cara-cara itu berat bagi kita. Apalagi tidak sesuai dengan &quot;akal&quot; kita. 
Pada dasarnya dalam tandhim ini, kita hanya sebagai penggerak. Tetapi jika menyangkut akhidah maka kita adalah pemikir. Jadi hal yang patut kita lakukan adalah bergerak mengikuti tandhim dan berfikir bagaimana cara bergerak sesuai instruksi tanpa harus melanggar akhidah. 
Intinya, mari kita berfikir bagaimana kita beramal dalam perbuatan kita sebanyak-banyaknya dengan tandhim yang kita ikuti. 
Semoga bermanfaat. (Afwan tidak bisa banya, ana harus menjawab yang lainnya :) )&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamulaikum..wr..wb..<br />
akhi&#8230; ane mau tanya nih&#8230; maksud dari tulisan dr fathi yakan<br />
yang isi nya :<br />
Islam melarang  kita berpura2 mengikuti keinginan orang banyak dalam hal yang tidak dibenarkan oleh syariat Allah&#8230; sekalipun kecil&#8230;. Dalam logika Islam, perbuatan itu dianggap kemunafikan dan melanggar batas2 yang telah ditetapkan oleh Allah&#8230;</p>
<p>nah kalo dikaitkan dgn dakwah kita yang sekarang itu bagaimana ya&#8230;</p>
<p>sykrn katsirn ya akhi&#8230;.<br />
wassalam&#8230;</p>
<blockquote><p>Jawab Abu Jaisy:<br />
Waalaikumsalam<br />
Afwan baru bisa OL dan jawab. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Iya, hal yang mendasar dalam strategi dan kemunafiqan itu kadang &#8220;hampir sama&#8221;.<br />
Seperti ketika Rasulullah melarang seorang mengakui tentang syahadatnya dimuka umum. Jelas hal ini merupakan strategi Rasulullah agar dakwahnya tidak mudah diredam oleh para kaum kafir quraisy. Juga contohnya perjanjian Hudaybiyah yang sebagian besar menguntungkan kaum kafir, dan tidak sedikit sahabat yang akhirnya melakukan mosi tidak percaya kepada Rasulullah. Karena Rasulullah dianggap terlalu lembek, terlalu takut, dsb. Oleh seorang sahabat-sahabatnya.<br />
Seorang yang &#8220;diasuh&#8221; langsung oleh Rasulullah saja bisa seperti itu. Apalagi kita-kita? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah dakwah juga harus menggunakan strategi, tidak grusa-grusu dll. Seperti ketika sunan Kalijaga melakukan dakwahnya, dengan beberapa ritual-ritual yang malah dianalogikan oleh beliau (Sunan Kalijaga) sebagai kemudahan untuk mendekati mad&#8217;u. Tetapi cara beliau ditentang oleh beberapa sunan yang lainnya. Karena menurut beberapa sunan tidak sesuai syar&#8217;i. Tetapi Sunan yang lebih &#8220;tua&#8221; (Sunan Ampel) berpendapat cara-cara yang dilakukan setiap juru dakwahnya adalah dengan cara apa yang mereka bisa dalam berdakwah. Dan cara-cara itu jika masih bisa dipertanggungjawabkan oleh sang pendakwah maka hal itu masih bisa digunakan. </p>
<p>Nah, jangan sampai cara yang menurut pendapat kita tidak sesuai, lalu dinilai tidak syar&#8217;i. Atau bahkan masuk kategori munafiq. Berfikiran khusnudhan adalah hal yang wajib bagi kita semua. Karena apakah mungkin seorang yang tsiqoh mau menjerumuskan mad&#8217;unya? Insya Allah tidak. </p>
<p>Kadang saya juga berfikir bahwa cara dakwah kita ini seperti pemikiran antum. Tetapi ketika ana membaca kembali lagi lebih &#8220;pelan&#8221; kitab-kitab seperti Tazkiyatun Nafs, Sirrah Nabawiyah, Risalah Dakwah, dll. Hal ini malah membuat ana menjadi lebih pemaham apa yang ingin dicapai para qiyadah-qiyadah kita, walaupun mungkin cara-cara itu berat bagi kita. Apalagi tidak sesuai dengan &#8220;akal&#8221; kita.<br />
Pada dasarnya dalam tandhim ini, kita hanya sebagai penggerak. Tetapi jika menyangkut akhidah maka kita adalah pemikir. Jadi hal yang patut kita lakukan adalah bergerak mengikuti tandhim dan berfikir bagaimana cara bergerak sesuai instruksi tanpa harus melanggar akhidah.<br />
Intinya, mari kita berfikir bagaimana kita beramal dalam perbuatan kita sebanyak-banyaknya dengan tandhim yang kita ikuti.<br />
Semoga bermanfaat. (Afwan tidak bisa banya, ana harus menjawab yang lainnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
