Madza Ya’ni Intima’i Lil Ikhwan? (Apa Komitmen Saya Terhadap Al-Ikhwan?)

Ustadz As-Sayyid Syu’aib

Dosen Program DR dalam falsafah Islamiyah

________

Komitmen terhadap Al-Ikhwan Al-Muslimun adalah komitmen kepada Islam seperti yang difahami oleh Al-Ikhwan Al-Muslimun, dan hal itu bukan karena fanatik, atau cenderung kepada salah satu partai, atau merendahkan orang lain yang tidak satu fikrah dengannya, namun komitmen kepada Islam dalam lingkup ke universalannya, ke umumannya, ke sempurnaannya serta keintegralannya dan berikut karena keimanan terhadap undang-undang kehidupan.

Jika dikatakan kenapa ada tandzhim? karena itu merupakan sarana bukan tujuan untuk para penjaga fikrah dan meneruskan kelanggengannya, karena kelanggengan menjadi jaminan akan berdirinya Negara Islam dan penerapan syariat Islam di muka bumi ini, dan tidak mesti orang yang menjaganya dari Al-Ikhwan atau bukan, yang terpenting adalah agama Allah menjadi tinggi.

Dan Al-Ikhwan Al-Muslimun adalah jamaah yang kaya akan komunikasi dan interaksi, dan bahwa sejarah begitu banyak peristiwa dan kejadian, warisan begitu kaya akan ide dan dakwah, luas akan semangat yang selalu baru, kaya akan ideologi, ilmu, bahasa, sastra, matematika, seni, negeri, fiqh, syariah, politik, ekonomi, tsaqofah dan sejarah.. etc.

Senda gurau bukanlah solusi! Baca lebih lanjut

Mahmood Abbas Tangkapi Mufti dan Imam Masjid

Setelah Hamas melakukan penahanan untuk menyelidiki pelaku “bom Gaza” pada Jumat (25/7) dan telah membebaskan sebagian besar dari mereka. Ganti pihak Fatah melakukan penangkapan terhadap beberapa Imam Masjid dan Ulama.

Pada hari Ahad (27/7), para petugas kemanan milik pemerintahan Mahmood Abbas melakukan penangkapan terhadap lebih dari 50 tokoh Hamas di Tulkarem, baik yang menjadi imam masjid, dai, mufti, atau tokoh masyarakat.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa beberapa masjid, madrasah Al-Quran, serta Perpustakaan Dar Al Hadits di Tulkarem menjadi sasaran para petugas keamanan, hingga jumlah  korban penangkapan semakin meningkat. Baca lebih lanjut