Kecewa dengan VCD Sang Murabbi

Beberapa waktu lalu, ketika film Sang Murabbi diluncurkan. Kami sangat senang sekali. Berharap akan bisa membeli VCDnya dan dapat mengetahui bagaimana seorang Syaikhul Tarbiyah dengan ketawadhu’annya dalam setiap jalan dakwahnya. Sungguh ini adalah keharusan bagi kami untuk memilik VCD Sang Murabbi untuk dapat selalu mengingatkan kita tentang bagaimana dakwah yang terus bergulir dan dengan tetap tawadhu’ dalam menghadapi berbagai rintangan. Bahkan kenikmatan yang melenakan!

Ketika melihat trail filmnya, saya sangat tersentuh dengan pesan-pesan moral yang disampaikan oleh Almarhum Ustad Rahmat Abdullah. Namun waktu itu, saya berfikir mungkin akan sangat lama sekali menunggu VCD film Sang Murabbi. Karena pasti akan ditayangkan terlebih dahulu di bioskop-bioskop. Tetapi entah karena sebab apa, Film Sang Murabbi tidak jadi untuk ditayangkan dibioskop-bioskop. Dan akan diedarkan dalam bentuk kepingan VCD. Betapa senangnya saya waktu itu, dengan cepat saya langsung mencari beberapa supplier yang menyediakan VCD Sang Murabbi di internet. Setelah kami mendapatkan situs toko internet tersebut. Maka kami pun bertransaksi. Barang akan dikirim setelah pengiriman uangnya.

Setelah itu saya tinggal menunggu kedatangan VCD tersebut. Bayangan untuk segera menonton VCD Sang Murabbi pun terus membayangi dalam diri ini. Dan, ketika sore hari VCD Sang Murabbi pun telah diantar oleh TIKI. Segera saya dan istri langsung membuka covernya. Dan setelah itupun saya langsung memasukkan di DVD Room Laptop. Tetapi setelah lama diotak-atik, tetap tidak bisa. File yang ada di VCDnya kosong. Sampai saya pun pusing mengotak-atiknya, sampai akhirnya istri saya mengatakan “Bi, ini ada tulisan “FILM INI HANYA DAPAT DIPUTAR DI DVD/VCD PLAYER” jadi mungkin di computer atau di laptop tidak bisa”

Baca lebih lanjut

Iklan

Ormas Islam Wajib Ingatkan Pengusaha Hiburan Malam untuk Tutup Pada Ramadhan

Ramadhan merupakan bulan Ibadah, setiap amalan yang dilakukan oleh umat Islam akan mendapat gancaran pahala yang berlipat dari Allah SWT. Karena itu, wajib bagi umat Islam menjaga kesucian bulan Ramadhan, di samping itu masyarakat yang tidak menjalankan diminta untuk membantu terciptanya situasi beribadah yang kondusif. Seperti layaknya, Ramadhan sebelumnya ormas-ormas Islam gencar menyuarakan agar para pengusaha hiburan malam untuk menutup tempat-tempat hiburan tersebut pada saat bulan Ramadhan.

"Kita sudah meminta dan menyampaikan surat peringatan kepada yang berhak pemerintah daerah setempat, agar bisa menutup tempat-tempat maksiat pada saat bulan Ramadhan, " kata Ketua Front Pembela Islam DPW Bekasi Ustadz Murhali Barda di sela-sela Aksi Damai Menuntut Pembubaran Ahmadiyah dengan Keppres, di depan Istana, Jakarta, Rabu (27/8).

Menurutnya, apabila dengan peringatan tersebut tempat-tempat maksiat masih beroperasi pada bulan Ramadhan, pihaknya akan melanjutkan aksi sosial untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan.

"Kalau masih membandel, insya Allah kita tetap melakukan aksi sosial untuk memberikan peringatan, itu wajib dilakukan akan tetapi kita mengupayakan tidak ada kekerasan, " ujar Murhali.
Baca lebih lanjut

furniture housewares elegan

May be we shall have knowledge how household housewares quantity so good and has well guaranted quality. A house very attractive when housewares bedroom furniture, have a certain quality. And has modern bedroom good, with always contemporary bedroom in every the housewares.

So house will be proper house to will be occupied. And very beautiful to occupied with our family. Really all know to how has beautiful house with beautiful housewares also, a ideal for everyone. Good housewares be choice that must we have. Because every good housewares and elegan house whom we occupy, beauty increase in our houses. So us must genuinely selective in choose housewares for our house. So that genuinely seen good and delicious looked at.

YESUS BERPOLIGAMI

Dalam antropologi sosial, Poligami merupakan praktik pernikahan kepada lebih dari satu istri atau suami. Terdapat tiga bentuk poligami, yaitu : Poligini ( Seorang pria memiliki beberapa orang istri); Poliandri ( Seorang wanita memiliki beberapa orang suami ) dan Group Marriage atau Group Family ( yaitu gabungan dari poligini dengan poliandri, misalnya dalam satu rumah ada lima laki-laki dan lima wanita, kemudian bercampur secara bergantian ).

etiga bentuk poligami itu ditemukan dalam sejarah manusia, namun poligini merupakan bentuk paling umum. Poligami ( dalam makna Poligini ) bukan semata-mata produk syariat Islam. Jauh sebelum Islam datang, peradaban manusia di berbagai belahan dunia sudah mengenal poligami.

Nabi Ibrahim as beristri Sarah dan Hajar, Nabi Ya’qub as beristri : Rahel, Lea, dan menggauli dua budak/hamba sahayanya : Zilfa dan Bilha. Dalam perjanjian lama Yahudi Nabi Daud as disebut-sebut beristri 300 orang.

Dalam sejarah, raja-raja Hindu juga melakukan poligami dengan seorang permaisuri dan banyak selir. Dalam dunia gereja juga dikenal praktik poligami, Dewan tertinggi Gereja Inggris sampai abad sebelas membolehkan poligami.

Dalam Katholik sejak masa kepemimpinan Paus Leo XIII pada tahun 1866 poligami mulai dilarang. Dalam The Book of Mormon, Triatmojo, menjelaskan bahwa Penganut Mormonisme sebuah aliran Kristen, pimpinan Joseph Smith sejak tahun 1840 hingga sekarang mempraktikan bahkan menganjurkan poligami.

Bangsa Arab sebelum Islam datang sudah biasa berpoligami , ketika Islam datang, Islam membatasi jumlah istri yang boleh dinikahi. Islam memberi arahan untuk berpoligami yang berkeadilan dan sejahtera. Dalam Islam Poligami bukan wajib, tapi mubah, berdasar antara lain QS An-Nisa : 3 .

Muhammad Abduh (1849-1905 ) adalah satu dari sedikit ulama yang mengharamkan poligami, dengan alasan bahwa syarat yang diminta adalah berbuat adil, dan itu tidak mungkin bisa dipenuhi manusia seperti dinyatakan dalam QS An-Nisa : 129 ( Tafsier Al-Manar, Dar Al-Fikr, tt, IV: 347-350 ) Abduh yang mantan Syeikh Al-Azhar ini menjelaskan tiga alasan haramnya poligami : Pertama, Syarat poligami adalah berbuat adil, syarat ini mustahil bisa dipenuhi seperti dikatakan dalam QS An-Nisa : 129. Kedua, buruknya perlakuan para suami yang berpoligami terhadap para istrinya, karena mereka tidak dapat melaksanakan kewajiban memberi nafkah lahir dan batin secara baik dan adil. Ketiga, dampak psikologis anak-anak hasil poligami, mereka tumbuh dalam kebencian dan pertengkaran karena ibu mereka bertengkar baik dengan suami atau dengan istrinya yang lain. ( Al-’Amal Al-Kamilah lil-imam Al-Syeikh Muhammad Abduh, Cairo, Dar Al-Syuruk, 1933 , II: 88-93 ) .
Baca lebih lanjut

Jangan Terlalu Percaya Apa Kata Buku!

writing31[1]

Apakah anda termasuk salah seorang yang gemar membaca? Yah, bagi anda pembaca setia dari setiap buku-buku yang anda baca. Ada hal yang menarik untuk kita ketahui! Ternyata sebagian besar seorang yang membaca buku itu adalah orang-orang yang senang dengan ilmu yang baru. Dan mempunyai wawasan dalam berfikir yang luas.

Namun ada sebuah hal yang agak merisaukan dengan para pembaca buku. Para penikmat buku kadang tidak bisa berfikir kritis dalam setiap buku yang dibacanya. Asal kata buku ini, asal kata buku itu. Walaupun menyimpang dari idealisme, maka kita dengan sendirinya menjadi “pengekor” seorang penulis buku. Kita semua tahu, bahwa buku adalah buah pikiran seseorang. Dan kita semua tahu, bahwa pikiran satu dengan yang lainnya jelas mempunyai perbedaann. Dengan begitu, seseorang menuangkan ide ataupun gagasannya kedalam buku adalah untuk mengaktualisasikan gagasan tersebut untuk diketahui oleh orang banyak. Dengan banyak yang tahu, ide aktulisasi penulis tersebut dengan cepat tersebar.

Kita harus ingat bahwa banyak sekali ide dari penulis buku yang sering menyimpang dari sebuah idealisme maupun pemahaman kita. Dan kadang (atau sering) sebuah buku menunjukkan angka-angka untuk memperkuat hasil dari setiap aktualisasi yang didapatkan. Padahal belum tentu juga data-data dari angka-angka tersebut dapat diterima kebenarannya.

Baca lebih lanjut

Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order (Bag.2)

Sejarah dunia mencatat bahwa Dinasti Rotschild merupakan dinasti paling terkemuka di Eropa di abad pertengahan. Sir Meyer Amschel Rotschild merupakan sesepuh dinasti ini yang juga disebuta sebagai Rotschild I. Keluarga Yahudi ini tinggal di sebuah rumah besar di pojok Judenstrasse (Jalan Yahudi) di Bavaria (sekarang Jerman).

Kuat dugaan, Rotschild I merupakan pewaris kelompok Templar yang dibasmi dari seluruh Eropa oleh Paus Clement IV dan Raja Perancis, King Philip le Bel, di tahun 1307. Pada 1314, Grandmaster terakhir Templar bernama Jaques de Molay dibakar hidup-hidup hingga menemui ajal.

Saat dibasmi, Templar banyak yang menyelamatkan diri ke Skotlandia, satu-satunya wilayah di Eropa yang tengah diekskomunikasikan dari Gereja. Namun Skotlandia bukan satu-satunya tempat persembunyian Templar. Para Templar yang dikenal sebagai jago-jago perang dan juga intelijen di abad pertengahan ini juga banyak yang menyusup di sejumlah wilayah Eropa. Mereka yang bersembunyi di Portugis, Spanyol, dan Itali, menanggalkan jubah Templarnya dan mengganti nama menjadi Knight of Christ. Yang di Malta menjadi Knights of Rhodes atau Knights of Malta. Ada pula yang lari bersembunyi di Bavaria dan menjelma menjadi Knights of Teutonik.

Penangkapan dan pengadilan atas Templar di Bavaria dilakukan dengan penuh sandiwara dan tidak dilaksanakan dengan sepenuh hati. Sebab itu organisasi ini masih eksis selama berabad-abad di Bavaria—dan juga secara klandestin di Eropa—dan menemukan tokoh baru di wilayah baru ini, seorang Yahudi paganism kaya raya dan dekat dengan praktek-praktek klenik dan okultisme seperti halnya Templar, bernama Meyer Amschell Rotschild. Ada anggapan juga bahwa sesungguhnya Rotschild I ini malah seorang tokoh Templar Klandestin sejak awalnya. Baca lebih lanjut

FUI Titip Surat Terbuka Bubarkan Ahmadiyah ke Hidayat

Surat terbuka itu disampaikan Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath kepada Hidayat Kamis(21/8), di Ruang Nusantara II Gedung MPR/ DPR RI, Jl Gatot Subroto Jakarta. Sebelumnya FUI pernah menyampaikan surat terbuka itu ke Presiden SBY pada tanggal 4 Agustus 2008, namun ditolak Istana. Oleh karena itu, lanjut Al Khaththath, suratnya titip di Hidayat Nurwahid saja.

HNW Online: Forum Ummat Islam menitipkan surat terbuka kepada Ketua MPR RI Dr Hidayat Nurwahid, MA agar Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono segera menerbitkan Keputusan Presiden untuk membubarkan aliran Ahmadiyah.

Surat terbuka itu disampaikan Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath kepada Hidayat Kamis(21/8), di Ruang Nusantara II Gedung MPR/ DPR RI, Jl Gatot Subroto Jakarta. Sebelumnya FUI pernah menyampaikan surat terbuka itu ke Presiden SBY pada tanggal 4 Agustus 2008, namun ditolak Istana. Oleh karena itu, lanjut Al Khaththath, suratnya titip di Hidayat Nurwahid saja.

“Kalau lewat tangan kami kan tidak sampai, tapi kalau lewat tangannya Pak Hidayat insya Allah sampai,” ungkap Al Khaththath.

Turut serta dalam rombongan FUI Ketua Tim Pembela Muslim Mahendradatta, Habib Mahdi Al Attas (Majelis Taklim Al Khairat), Habib Salim Attas(Forum Ulama dan Habaib) serta perwakilan dari Front Pembela Islam(FPI) dan Gerakan Cinta Nabi. Baca lebih lanjut