Apakah benar kader HTI munafiq?


Saya sedikit terheran-heran dengan saudara-saudara HTI. Ketika mereka menyudutkan PKS dengan sangat bersemangat sekali. Tetapi tidak pernah bertabayyun (klarifikasi) kepada pimpinan-pimpinan di PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Bentuk seperti ini sering sekali terjadi, penyudutan PKS yang dilakukan oleh kader-kader HTI ini “sepertinya” memang direncanakan secara matang untuk menjatuhkan PKS.

Apakah mereka benar-benar belajar dan mengamalkan tentang adab dalam Islam atau hanya sebatas slogan-slogan saja! Kader-kader HTI dalam menulis berita tentang PKS begitu kuat, mempertanyakan kekonsistensian PKS dalam jalan dakwah Islam. Berita-berita dari media yang dianggap sekuler jika menampilkan sisi yang “jelek” juga di blow-up besar-besaran. Tanpa klarifikasi dari berita-berita yang diberikan oleh media-media yang dianggap sekuler tersebut. Media-media HTI dengan bersemangat sekali memampang judul besar. Bahkan kalau perlu mengubah judul yang tidak ada “PKS”nya harus diada-adakan Contohnya “Kampanye Cagub PKS dan PAN Menampilkan Goyang Ngebor Inul Daratista” padahal judul aslinya adalah “Pilkada Maluku Diwarnai Aksi Goyang Ngebor” (judul awal http://www.liputan6.com/politik/?id=161861 Judul yang sudah diganti http://syariahpublications.com/index.php/2008/07/12/kampanye-cagub-pks-dan-pan-dimeriahkan-goyang-ngebor-inul-daratista/ )

Apalagi salah satu komentar dari “Pemanang pemilu 2009” tidak ditampilkan di artikel berjudul “Goyang Erotis pada Kampanye Cagub PKS di Jatim (http://syariahpublications.com/index.php/2008/07/13/goyang-erotis-pada-kampanye-cagub-pks-di-jatim/)”. Padahal tidak ada kata yang bernuansa melecehkan ataupun kasar dalam komentar tersebut. Entahlah, keberanian Kader dan Media HTI apa benar-benar terpolarisasi dengan kemunafikan? Berikut kutipan komentar yang berhasil saya dapatkan dari salah satu ikhwa:

“Wah, nggak ngikut sunnah sama sekali. Demi Allah ini bentuk berburuk sangka dengan sebenar-benarnya. Ustad2 yang menaungi situs ini akan menerima dosa yang besar dari Allah. Kewajiban Tabayyun yang notabene kewajiban bagi umat Islam saja tidak di lakukan, malah memampang judul besar “Goyang Erotis pada Kampanye Cagub PKS di Jatim” Padahalkan para pengusungnya adalah “PAN dan Demokrat. Seharusnya judul itu juga mengcakupkan “PAN dan Demokrat”. Padahal yang membawahi semua acara KARSA adalah “PAN dan Demokrat” PKS tidak punya wewenang sama sekali mengadakan acara.

Demi Allah, apakah admin ataupun siapa pun di situs ini berani bertanggung-jawab kelak ketika mereka di tuntut oleh kader2 PKS di “hari pembalasan nanti”?

Pasti anda tidak datang ke DPW PKS untuk bertabayyun!

jangan jadi kaum menjadi kaum munafiq yang akan menerima adzab dari Allah. “Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu[660]. Mereka Sesungguhnya bersumpah: “Kami tidak menghendaki selain kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya). (QS. At-taubah 107)”

“Sahabat Abi Hurairah ra berkata, bahwa Nabi saw telah bersabda: “Barangsiapa menutur kejelekan seseorang dengan mengada-ada dalam rangka menghina dan meremehkannya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam siksa neraka sehingga dia bisa membuktikan apa yang dikatakannya itu.” (HR. Thabrani).”

Saya heran, ketika orang HTI DPD II Sidoarjo datang silahturahim di DPD PKS Sidoarjo, mereka erat sekali. Tetapi kok masih ada yah kader2 HTI yang menulis berita menyudutkan seperti ini. Apakah ini memang watak orang-orang HTI yah? Masya Allah, semoga tidak.

Pasti nanti klarifikasinya kayak yang dulu-dulu, mengatakan kalau berita ini dari berita lain, HTI hanya copy paste.

Yah semoga sadar saja.

Apakah kader-kader HTI tidak pernah membaca Al Quran? Ataukah mereka lupa dengan ayat-ayat Quran yang membahas masalah-masalah berita? Atau memang kader HTI tidak pernah belajar atau diajarkan? Yah, Wallahu’alam. Kalau memang mereka lupa, maka saya ingatkan lagi.

“Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohon itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: “Ini adalah suatu berita bohong yang nyata. (QS. An Nuur 12)”

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS. Al Hujuraat 6)

Allah sangat tegas kepada orang-orang Islam yang menyebarkan berita-berita tanpa klarifikasi (Tabayyun) sampai-sampai Allah menyatakan “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui (QS. An Nuur 19)”

Sangat getolnya para kader-kader HTI dalam memberitakan tentang PKS, dapat kita acungi jempol. Tetapi seandainya kader dan media HTI proporsional dalam memberitakan PKS, antara keberhasilan dan keterpurukannya. Pasti kader dan media HTI menjadi media yang berbobot, dan tidak asal comot menyudutkan PKS.

Saya berharap jangan sampai kader maupun media HTI menjadi manusia-manusia yang munafik “(Orang-orang munafik itu) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan untuk mereka azab yang pedih.( QS. At Taubah 72)”

“Sahabat Nu’man bin Basyir ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Barangsiapa berbuat serong (khianat) kepada teman berserikat terhadap sesuatu yang telah dipercayakan terha­dap dirirtya, maka aku tidak lagi memperdulikan orang itu.” (HR. Abu Ya’la dan Baihaqi). Dalam riwayat Imam Bukhari dan Mus­lim diketengahkan, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Ada empat sifat yang apabila dimiliki oleh seseorang maka dia berarti munafik murni. Dan barangsiapa memiliki salah satu dari empat sifat dimaksud, berarti dia memiliki salah satu dari ciri seorang munafik. Empat sifat itu adalah: Apabila berbicara bohong, apabila dipercaya serong, apabila berjanji mengingkari, dan apabila berdebat tidak sportif (lacur).”

Entah apakah ciri-ciri munafik yang ada dalam hadits nabi tersebut benar-benar terangkum dalam kader maupun media HTI. Karena terlihat jelas, ketidaksenangannya terhadap sesuatu membuat mereka tidak bisa berfikir adil. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Maidah 8)

Dan, seharusnya kader maupun media HTI berpegang teguh dalam prinsip Islam dalam hak seorang muslim , jika memang slogan mereka menerapkan syari’at. “Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Setiap muslim terhadap muslim lainnya harus saling memelihara darah, kehormatan, dan harta kekayaannya.” (HR. Muslim dan tirmidzi).” Dan hadits “Sahabat Ibnu Mas’ud ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Mencaci maki seorang muslim adalah perbuatan fasik, sedang membunuh seorang muslim adalah tindak kekufuran.” (HR. Bukhari dan MusUm).” Atau hadits yang lain “Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Setiap muslim terhadap Abi Hurairahra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Jauhilah olehmu berprasangka. Sebab berprasangka adalah sejelek-jelek pembicaraan. Janganlah kamu saling mencari kejelekan orang lain, janganlah saling bermegah-megahan, dan janganlah saling dengki mendengki. Janganlah saling mengumbar emosi, dan janganlah saling menjauhi. Jadilah kamu hamba-hamba Allah yang bersatu dan bersaudara sebagaimana yang telah diperintahkan Allah kepadamu. Seorang muslim dengan muslim lainnya adalah bersaudara, yang di antara mereka dilarang saling menganiaya, saling menghina, dan saling naeremehkan. Taqwa adalah di sini (sambil Rasulullah memberi isyarah ke arah dada). Cukuplah seorang muslim dikatakan melakukan kejelekan apabila dia menghina sesama muslim. Seorang muslim dengan muslim lainnya harus saling menjaga darah, kehormatan, dan harta kekayaannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).”

Dan nasehat kepada kader dan media HTI “Sahabat Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Jauhilah olehmu berprasangka. Sebab berprasangka adalah sejelek-jelek perkataan. Dan janganlah kamu suka mencampuri urusan orang lain, janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, janganlah saling bermegah-megahan, janganlah saling dengki mendengki, janganlah saling benci membenci, dan janganlah kamu saling jauh menjauhi. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang telah diperintahkan kepadamu. Seorang muslim dengan muslin lain adalah saudara. Janganlah saling menganiaya, jangan saling men­dengki, dan jangan saling menghina. Sebab taqwa itu di sini (di dalam hati.” Berkata demikian Rasulullah sambil menunjuk ke arah dada. Selanjutnya beliau bersabda: “Menghina terhadap sesama muslim termasuk perbuatan dosa. Setiap muslim dengan muslim lain adalah haram dirampas darahnya, kehormatannya, dan harta bendanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).”

Dan jika kader maupun media HTI mengatakan tentang kritik, maka silahkan membaca “mengkritik atau menghujat ” namun seandainya saja, PKS memang tidak dianggap saudara oleh kader maupun media HTI, maka itu sudah lain lagi urusannya!

Sumber : Suaranews.com

Iklan

48 Tanggapan

  1. Assalamualikum Wr. Wb.

    Memang fenomena seperti itu sering kali terlihat,ana merasa tidak ada rasa ukhuwah sesama gerakan Islam yang terasa, yanf terlihat malah seperti musuh yang menghakimi lawannya.

    Kalau memang dari dulu sampai sekarang seperti itu dan tidak pernah berubah, bila ada program kerja yang kita lakukan dikritisi dengan hebat, dan sampai mengganggu rencana kerja,jangan salahkan apabila PKS yang notabene punya akses ke kekuasaan, InsyaAlloh bila berkuasa nanti akan MENGHABISI HTI SAMPAI AKAR-AKARNYA

    Afwan…

    Jawab Jaisy01:
    Waalaikumsalam

    Waduh, kok gitu 🙂 wah jangan sampai perang saudara terjadi neh 😀
    Yah, kalau HTI sering melakukan perbuatan “yang mereka sebut sebagai nasehat atau kritikan”, sudah seharusnya kita berkhusnudhon kepada kader maupun media HTI, karena dengan begitu PKS mempunyai nilai tawar di hadapan gerakan Islam di Indonesia. Berarti memang kerjaan kader maupun media HTI adalah untuk mengawasi gerak-gerik PKS. Jadi dengan begitu PKS pasti enak, ada yang nonton semua gerakannya. Jadi PKS sebagai aktornya, kader maupun media HTI sebagai penonton yang senantiasa mengomentari aktor. Walaupun belum tentu yang mengomentari itu bisa menjadi aktornya. 😀

  2. Iye.. bener juga..
    Afwan ye.. lagi khilaf.. nih

  3. Siah dan Sunni di Irak adu domba amerika ketawa …
    Indonesia …
    mau ikut juga ???

    Jawab Jaisy01:
    Syi’ah dan Sunni di Irak adu domba amerika ketawa…
    Indonesia adu domba, sudah biasa 😀
    Yah, sebenarnya artikel diatas “hanya mempertanyakan” komitmen kader maupun media HTI tentang menegakkan syari’at Islam. Karena tabayyun salah satu bentuk syari’at dalam Islam jika ingin memberitakan sesuatu tentang saudara sesama muslimnya, atau bahkan umat yang lain. Karena selama ini ketika saya melihat media HTI dan kader-kader HTI tidak proporsional dalam memberitakan hal-hal yang menyangkut “PKS”. Ini bukti, “ada” yang ingin memperkeruh gerakan Islam.

    Saya tidak ingin memperkeruh, tetapi saya ingin lebih mengingatkan secara “keras” kepada kader maupun media HTI untuk selalu berhati-hati dalam memberitakan sesuatu! Artikel diatas jelas tidak melaknat, memaki atau mencaci. Tetapi didasari rasa ukhuwah Islamiah dalam memegang teguh prinsip keberagaman gerakan Islam. Jadi sebaiknya kader maupun Media HTI sudah tidak perlu lagi selalu melihat kelemahan, kekurangan dari gerakan Islam yang lainnya. Lebih baik mereka disibukkan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat untuk umat. Daripada harus melakukan perbuatan yang dibenci oleh Allah.

    Jadi singsingkan lengan baju, buanglah jauh-jauh rasa ragu, mulailah dengan ukhuwah, rebut kembali Islam yang jaya, tanpa harus mengatakan diri yang paling benar dalam berjuang!

  4. assalamua’laikum wr.wbr

    maha benar Allah dengan segala firmannya

    dalam rangka tabbayun

    sudahkah juga penulis menanyakan mengapa tulisan itu di muat padahal tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya?apakah ada tanggapannya? apakah tulisan ini dibuat setelah melakukan klarifikasi ke mereka dan mereka tidak mau merubahnya, makanya tulisan ini dikeluarkan untuk menegur keras kepada mereka?

    terkadang sebagai orang awam justru berita-berita yang saling menyudutkan membuat say semakin binggung untuk memilih, karena sepertinya sama saja saling menyakitkan, skalipun sama-sama membawa islam…bukankah yang paling dirugikan adalah umat islam dan islam sndiri jika kemudian ketidakpercayaan kepada gerakan di karenakan kader2nya menjadi saling menyalahkan….jika terus menerus begini..sebagai orang awam….saya tidak berani memilih siapapun dan bergabng pada siapaun,bayangkan andai yang berfikir seperti saya lebih banyak lagi..apakah tidak tujuan semua grakan untuk menegakkan islam tidak akan pernah tercapai

    wallahu’alam

    Jawab Jaisy01:

    Waalaikumsalam

    Sudah kami klarifikasi, sebelum kami publikasikan artikel ini. Belum ada tanggapan sama sekali, setelah kami publikasikan artikel ini, baru ada tanggapan. Padahal sudah dijelaskan dikomentar, tetapi yang si-empunya blog tidak menampilkannya (komentar) di blog tersebut. Kami menuliskan tersebut karena sudah gerah dengan orang-orang yang memberitakan tanpa tabayyun. Sebenarnya berita yang ada di blog syariahpublications, kemungkinan besar hanya KOPAS di “Notesnya Fira”, dan insya Allah saya sudah mengenal beliau (mbak Fira) dengan baik. Karena saya dulu juga selalu mengikuti kajian di HTI, dan mengenal beliau sudah cukup lama.

    Saya beberapa kali, mengingatkan beliau (mbak Fira) akan bahaya berita-berita yang beliau tampilkan tanpa sifat tabayyun sama sekali. Maka dari itu saya ingin menampilkan sebuah pertanyaan yang seharusnya juga menjadi “pengingatan” untuk tidak perlu lagi melihat kelemahan gerakan Islam yang lainnya. Tetapi lebih mengedapankan rasa ukhuwah, dan lebih didasari kepada saling bahu-membahu dalam kebaikan! Jikalau saya membuka aib saudara muslim saya yang lainnya, maka demi Alllah saya akan dengan mudah mengabarkannya. Tetapi saya akan menjadi orang yang paling keji, karena menyebarkan aib yang seharusnya ditutup rapat!

    Dan saya mempertanyakan atas artikel yang saya tulis diatas adalah, karena terlalu seringnya pihak dari kader maupun media HTI selalu menjadi hakim bagi gerakan Islam yang lainnya. Jika saya mempublikasikan berapa kali media HTI yang resmi maupun yang tidak resmi, dengan selalu melihat dengan kacamata kelemahan gerakan Islam yang lainnya, insya Allah saya bisa memberikan bukti2nya. Bahkan hampir-hampir pemimpin DPP PKS geram dan ingin mensomasi pihak HTI, tetapi lantas mereka (mencuci tangan) dengan mengatakan “berita ini kami dapatkan dari berita disini”. Padahal berita yang ditulis dari media lain, jika salah maka akan cepat diklarifikasi oleh pihak medianya, tetapi pihak HTI malah cuci tangan tanpa klarifikasi mempertanggung-jawabkan berita yang tidak diketahui kebenarannya.

    Artikel diatas, jelas bukan untuk menyudutkan HTI, tetapi untuk mengingatkan akan pentingnya menerapkan syari’at Islam dengan sebaik-baiknya. Jika mereka memberitakan berita tanpa tabayyun yang dapat menyakitkan hati umat Islam yang lainnya, kenapa tidak ada berita yang mengingatkan mereka tentang ancaman pembuat berita tanpa klarifikasi!?

    Setiap gerakan Islam itu mempunyai kelemahan, maka sudah selayaknya kita umat Islam memandang dengan selalu berkhusnudhon kepada saudara muslim yang lainnya, bukan malah rame-rame menyudutkan saudara sesama muslim sendiri!

    Yah, kami sepakat! Jika tidak ada yang saling menyudutkan insya Allah pasti akan terciptak gerakan Islam yang selalu saling berkontribusi dengan baik.

    Dan ketika ada seorang ikhwah dari tarbiyah/PKS yang melakukan fitnah, dan perbuatan keji yang lainnya. Maka saya sendiri yang akan mengingatkannya, bahkan jika benar mereka kader, maka saya siap untuk melakukan pengingatan dengan keras pula, dan bahkan mungkin sangat keras!

    Yah, sebaiknya tidak usah lagi ada kader2 dari setiap gerakan Islam yang menjadi hakim dan merasa gerakannya paling benar dalam berdakwah.

    Insya Allah saya siap menghapus artikel diatas, jika setiap blog/situs/website kader maupun media HTI sudah tidak lagi memberitakan sesuatu yang menyudutkan dari gerakan Islam yang lainnya.

    Terima kasih antum telah mengingatkan kami semua dengan komentar antum yang seharusnya menggugah kita semua untuk saling bersatu-padu membangun kembali peradaban Islam yang mulia ini.

    Barakallah akhi Awam.

  5. BENAR. MUNAFIK!

    Jawab Jaisy01:
    Wah, saya salut atas blog kebencian tentang Islamnya 😀
    Semoga Allah akan memberikan kedamaian dihati dari rasa benci menjadi sayang sekali 😀
    Memang Blog sangat “efektif” untuk menjadi pecundang sejati tanpa perlu bertatap muka dengan lawan bicara. Tanpa seminar, tanpa apapun juga!

    Artikel diatas bukan menjustifikasi kader HTI, tetapi lebih didasari untuk mengingatkan saja! Karena saya tidak ingin mereka menjadi munafik, maka saya membuat artikel diatas. Karena saya yakin bahwa kader HTI bukan orang yang munafik! Dan saya sangat salut, keberanian HTI dalam berdebat membuat lawan-lawan debatnya dari kalangan Islam phobia menjadi sangat membencinya! 😀

    Islam itu damai, Islam itu berani, dan Islam bukan para pecundang yang selalu melemparkan batu dan menyembunyikan tangannya! Yah, seperti melempar Artikel/komentar di Blog/situs tetapi tidak berani bertatap muka dalam seminar apapun! 🙂

    JIka anda (klik saya) memang merasa sudah paling benar, seharusnya anda berani bertemu dengan Umat Islam dialog bertatap muka. Bukan hanya di blog atau forum-forum http://www.indonesia.faithfreedom.org yang bicara nggak karuan “Nglantur” ngalor-ngidul!

    Yah, kalau mau diskusi disini, Insya Allah saya layanin. Tenang saja, saya nggak seperti para pecundang dan pengecut http://www.indonesia.faithfreedom.org yang beraninya cuman keroyokan kalau dialog! Kalau disini saya di keroyok pun, oleh seluruh orang-orang http://www.indonesia.faithfreedom.org, saya juga tidak akan mundur. Kalau bisa diajak semua diskusi disini tentang Islam! Insya Allah biar tambah rame, and para netter http://www.indonesia.faithfreedom.org biar ngerti tentang Islam! OK 😀

    Semoga tercerahkan! 🙂

    (BAGI PARA MUSLIM, JANGAN BERKOMENTAR DI BLOG TERSEBUT! JANGAN HABISKAN WAKTU ANDA UNTUK MENGOMENTARI ISLAM PHOBIA, KARENA MEREKA TELAH TERTUTUP MATA DAN HATINYA! LEBIH BAIK KITA SALING MENGINGATKAN TENTANG KEIMANAN. DARIPADA BERKOMENTAR DI BLOG ISLAM PHOBIA. JIKA MEREKA MENGAJAK BERTEMU MAKA KITA LAYANI DIALOG DENGAN CARA ISLAM (DAMAI). TETAPI SUNGGUH MEREKA TIDAK AKAN BERANI. KARENA MEREKA SESUNGGUHNYA HANYA ORANG-ORANG YANG PENGECUT DAN PEMBUAT MASALAH TIDAK AKAN PERNAH BERANI BERTATAP MUKA SAMA SEKALI. KARENA ITU MEREKA DISEBUT PECUNDANG SEJATI)

  6. Alhamdulillah akhirnya kita semua jelas mana yang fitnah mana yang abu-abu….keep semangat ..salam jihad dari kami….

  7. Liat judul akhi di atas, ingat tahun 1998-2002 silam, dimana HTI emoh untuk ber-demo, dan sbg salah satu sarana demokrasi yang tdk sesuai dengan tuntunan Islam. Kami waktu itu menunggu maklumat format Islam ala HTI mengenai ini, namun tahun 2005-an ke atas HTI juga ber-demo. Mhn kalo ada bloger dan akh Jaisy bisa membantu menjelaskannya (krn mungkin sy kurang info) ?
    Kedua, masalah sistem, jg di tahun2 spt di atas. Sy rasa tak byk langkah real HTI dalam membangun ummat sejak 1998 (ini juga mungkin sy kurang informasi) yang emoh di dalam sistem (ini prinsip dasar yang selalu ditampilkan HTI dalam setiap seminarnya-yang saya ikuti).

    Jawab Jaisy01:

    Iya, kalau dulu HTI menyatakan Demonstrasi itu kufur. Tapi wallahu’alam ijtihadnya akhirnya membolehkan demonstrasi. Yah seperti dakwah parlemen juga, beberapa seorang ketua DPD II HTI yang pernah bertandang di DPD PKS, menyatakan tidak menutup kemungkinan HTI akan ikut juga pemilu, tetapi untuk tahun 2009 rasanya HTI belum siap. Dengan pernyataan seperti itu, dari ketua DPD II HTI. Bisa ditarik kesimpulan, bahwa memang disetiap gerakan dakwah itu ada marhalah-marhalahnya. Kalau dulu marhalah HTI menyatakan tidak membolehkan demonstrasi, akhirnya ada marhalah tentang ijtihad membolehkan demonstrasi. Yah seperti tahun 1998, bagaimana kader HTI sangat mudah mengecap kufur orang yang berdemonstrasi. Tetapi sekarang malah yang lebih sering demonstrasi HTI. Jangan sampai umat Islam mengharamkan sesuatu padahal itu tidak pernah diharamkan oleh Allah dan Rasulnya. Perkara masalah ijtihad, seharusnya menjadi kedewasaan kita untuk selalu berfikir terbuka. Bahwa memang ulama satu dan yang lainnya itu mempunyai pemikiran yang berbeda-beda. Jangan sampai menjilat ludah yang telah dikeluarkan.

    Ana ketika mengikuti kajian-kajian HTI juga merasakan ketidak proporsionalan dalam memandang aspek dari sudut pandang. Beberapa hal seperti UU Pornografi, HTI kemarin menyatakan perlu UU Pornografi. Padahalkan jika HTI memegang prinsip Hukum selain hukum dari Allah itu adalah kufur. Sampai bela-belain debat di TVOne masalah UU Pornografi. Namun sayang, dari HTI belum membaca Rancangan UU Pornografinya. Belum membaca saja sudah setuju, apalagi kalau membacanya! 😀 Nah UU Pornografi mana bisa dibuat kalau tidak masuk kedalam sistem Parlemen? Kalau Parlemen saja dianggap kufur, maka sudah seharusnya UU Pornografi adalah sistem kufur pula! Lalu kenapa dari HTI membela sistem kufur (UU Pornografi) dengan debat sangat seru di TVOne? Inilah, insya Allah dari HTI sudah mulai merubah ijtihadnya. Sudah ada ancang-ancang untuk masuk kedalam sistem parlemen, insya Allah. Dan kita sambut gembira ketika nanti dakwah HTI sudah mulai menginjakkan kaki didakwah parlemen. Sehingga umat Islam akan semakin banyak berjuang diparlemen.

    Syukron akhi atas kunjungannya

  8. Af1, saya blm baca semuanya. insyaAllah akan saya baca,
    Tapi paragraf terakhir rada2 ngeganggu saya, …

    Sampai bela-belain debat di TVOne masalah UU Pornografi. Namun sayang, dari HTI belum membaca Rancangan UU Pornografinya. Belum membaca saja sudah setuju, apalagi kalau membacanya! 😀 Nah UU Pornografi mana bisa dibuat kalau tidak masuk kedalam sistem Parlemen? Kalau Parlemen saja dianggap kufur, maka sudah seharusnya UU Pornografi adalah sistem kufur pula! Lalu kenapa dari HTI membela sistem kufur (UU Pornografi) dengan debat sangat seru di TVOne?

    Apakah anda menonton acara debatnya? Saya nonton, dan yg dikatakan p’Labib cukup jelas, dan saya menanggkap bahwa UUD pornografi tidak akan menyelesaikan masalah, tapi Syari’at Islam lah yg akan menyelesaikan.

    Oh ya, apa saudara mau mengasih komentar tentang acara debat d TV One PKS VS PDS ???

    Jawab Jaisy01:

    Alhamdulillah saya nonton mulai dari awal sampai akhir saat perdebatan di TVone. Jelas sekali ucapan bahwa UU Pornografi sangat diperlukan adalah ucapan dari pihak HTI, insya Allah ana merekam segala aktifitas umat Islam yang membela kepentingan Islam. Baru setelah perdebatan tersebut, ada klarifikasi dari HTI tentang RUU Pornografi. Di Situs resmi HTI (kenapa bukan pada waktu perdebatan klarifikasinya?). Jika PKS dengan PDS, silahkan di Youtube sudah ada, silahkan dilihat.

    Saya disini bukan bermaksud mencari celah-celah kesalahan HTI. Tetapi lebih mengendapankan agar kader HTI lebih intropeksi diri melihat gerakannya daripada melihat gerakan dakwah lain.

  9. Setelah menonton debat tersebut malah makin jelas yang munafiq adalah para pencandu demokrasi
    Giliran RUU Pornografi mereka menolak untuk Voting , memang benar ama lama UU ini malah menjadi UU yg melegalkan pornografi.

    tulisan ini saya yakin hanya reaksi, dan yang jadi masalah adalah siapa yag memulai.

    di internet banyak banget postingan yang saling berbalas yang dilakukan oleh kader2 ( atau lebih tepatnya simpatisan ). Sekali lagi siapa yang memulai…

    Oke, mari kita stop lah saling berbalas, kalau bukan kita yang memulai berhenti, siapa lagi…
    kemungkaran tidak akan selesai jika dibalas dengan kemungkaran apalagi kita sama sam muslim yang berjuang untuk kemuliaan Islam

    kalaupun yang dianggap memulai perselisihan itu HTI saya yakin yang dikritik adalah sistimnya ( demokrasi ) bukan partai apalagi kader atau individunya

    KEEP UKHUWAH…
    cobalah tengok ke blog kami ada nggak artikel yang menyudutkan PKS, malah dari awal dibuatnya blog sudah kami tautkan link PKS disitu supaya kita bisa saling berkunjung.

    Salam kenal

    Jawab Jaisy01:

    Kami hanya menganggap Demokrasi adalah “Arena Pertandingan” dan Partai adalah “Kendaraan” yang saat ini lebih kami anggap tepat untuk dijalankan. Jadi, jika memang kita sudah “Berlatih” maka kami menganggap sudah selayaknya kita mengikuti pertandingan tersebut. Demokrasi bukan tujuan kami!

    Iya, dari mulai 1998 saat marak2nya demonstrasi. Ketika itu kami yang berdemonstrasi dianggap oleh kader-kader HTI telah kufur dalam aturan Islam. Slogan-slogan sindir-menyindir pun tak teralakkan. Bahkan pada saat seminar, ketika itu di Malang. Ketika terbentuknya KAMMI, setelah pertemuan FSLDK terbentuk. Para kader HTI langsung hengkang, dan memandang “jijik” para kader-kader Tarbiyah.

    Sampai saat di UNAIR, buletin yang di buat oleh kader Tarbiyah pun disobek-sobek oleh kader HTI. Ketika itu ada syuro’, seorang akhwat Tarbiyah langsung meminta pertolongan karena salah satu ikhwan adek kelas dikeroyok oleh kader-kader HTI. Kami langsung mendatangi dan melerai, walaupun ada sedikit rasa ingin membalas rasa sakit ikhwan ade’ kelas tersebut yang dikeroyok. Tetapi kami tidak ingin memperpanjang urusan tersebut. Karena kami menganggap ini hanya kesalahan kecil. Ketika kami bertanya kepada ikhwan dan akhwat yang menyebarkan buletin itu, apakah mereka “menyinggung” HTI. Beberapa akhwat mengatakan “di buletin ini, tidak tertulis sama sekali hal itu. Buletin ini hanya berisi tazkiyatun nafs. Tetapi saat kita menyebarkan di fakultas …, salah satu ikhwan adek kelas itu langsung didatangi oleh ikhwan-ikhwan HTI. Tak lama langsung dikeroyok”

    Saya sendiri dulu adalah salah satu yang sering sekali mengikuti kajian HTI. Dan saya tidak pernah mempersoalkan dimana dan cara kita berjuang seperti apa. Yang terpenting bagi saya, kita berjuang bersama. Beberapa orang “kakak” HTI saya pun masih aktif menulis Blog-Blognya. Dan beberapa lebih sering menyudutkan PKS daripada saling bertabayyun atas berita dari luar. Saya sendiri sering membaca media “Suara Islam” dan buletin “Al Islam”. Namun yah itu, kalau membahas masalah partai. Selalu ada nada sinis saat menyebutkan PKS.

    Saya tidak pernah ingin mencari kejelekan-kejelekan dari organisasi lain, semisal HTI. Karena ketika saya mencari itu, niscaya akan banyak sekali kesalahan-kesalahan tersebut. Tetapi buat apa? Toh kita sama-sama Islam. Sama kalimat Tauhidnya. Artikel diatas, lebih untuk menyadarkan para kader HTI agar tidak usah memandang gerakan orang lain. Tetapi lebih diutamakan memandang bagaimana langkah gerakan mereka sendiri dalam setiap laju pergerakannya.

    Jika seandainya banyak kader HTI yang seperti Mas Cokie. Insya Allah tidak akan ada seteru-seteruan. Insya Allah malah akan tercipta saling bahu-membahu dalam bekerja sama membangun kejayaan Islam ini.

    Salam kenal juga untuk Mas Cokie.

  10. jika kita mengedepankan setiap perbedaan kecil,
    maka kapan kita dapat berusaha meraih yang besar.
    Kebanyakan (maaf kalau salah) perbedaan itu makin meruncing ketika orang yang kurang ilmunya (termasuk saya) mnyatakan pendapat tanpa dlandasi dasar dan argumen yang kuat.
    Kita bisa lihat di level pemimpin, selalu menyelesaikan masalah dengan dilandasi sebuah kebijaksanaan untuk menghindari mudhorot yang lebih besar dan bukan karena emosi ingin menang sendiri dan membenarkan masing-masing seperti di level grass root (bawah)

  11. ustadz, perfeksionis tuh sebenarnya gmn sih? dan bagaimana pandangan Islam terhadap perfeksionis? buatin artikelnya dong…

    Jawab Jaisy01:
    Insya Allah kalau ada waktu saya akan buat artikel tersebut. Tetapi jangan sampai orang yang berusah memperjuangkan kebenaran dianggap sebagai perfeksionis 🙂

    Semoga bermanfaat

  12. brader, dirimu ikut mampir ke sini ga? http://pkswatch.blogspot.com/
    secara aku belum liat link ini di blogroll
    mungkin mau ikut berkomentar?
    (kali ini menyoroti dari arah dalam)

    Jawab Jaisy01:
    Salam kenal Bro.
    Alhamdulillah beberapa kali saya sudah mampir di blognya si Dos. Saya memang malas berkomentar disitu, dulu dengan email saya pernah berdiskusi dengan si Dos. Alhamdulillah niat si Dos itu sangat baik, tetapi saya masih menyatakan bahwa si Dos berbuat ghuluw dan ghurur dalam mengeluarkan postingannya.

    Memang blognya si Dos jadi senjata paling ampuh bagi saudara islam yang lain. Termasuk seorang yang sudah saya tuakan juga senang sekali Copas postingannya si Dos yang terlihat “mendiskriditkan” PKS. Kalau main “watch”an sich mudah sekali. Kalau saya disuruh nyebutin siapa aja yang “watch” PKS dan siapa aja yang “watch” HTI, siapa saja yang “watch” Salafi, dll. Insya Allah sangat mudah menyebutkan link2 blognya. Tetapi buat apa? Saya juga buat postingan untuk si Dos (walaupun tidak ekplisit menyebutkan blognya) disini

    Beberapa ikhwan PKS senang dengan kemunculan blognya si Dos, karena akan selalu mengingatkan gerak langkah PKS dalam laju dakwahnya. Tetapi yang lain (seperti saya) menganggap blognya si Dos ghuluw dan ghurur dalam beberapa postingannya. Beberapa ikhwan PKS mengatakan “Kita sih enak, ada yang “watch”in kita, coba kalau nggak ada yang “watch”in kita. Pasti deh gerakan kita tidak terarah, dan hanya berslogan-slogan kosong. Coba kalau nggak ada watch-nya kayak gerakan Islam yang lain. Pasti deh pada merasa bener sendiri dalam langkahnya”

    Saya akan selalu berkhusnudhon dengan orang yang berniat baik. Tetapi tetap harus dengan cara yang baik pula!

    Salam kenal yah 😀

  13. Ustadz, anisah.890m.com bikin ulah lagi tuh

    Jawab Jaisy01:
    🙂 yah terserah mereka mas, nggak usah dilayanin. Daripada nanggepin and ngabisin tenaga, mendingan berbuat hal yang lebih bermanfaat lagi. Yah, kata lainnya “Mending menyibukkan dengan hal-hal yang berguna daripada nanggepin orang yang nggak berguna and nggak punya kerjaan yang sukanya ngerjain orang lain” 😀

  14. hooo gitu ya…
    aq pribadi senang baca blognya Dos. seneng baca koment2 yg masuk. seneng dengen diskusinya….
    ya…meski selalu ada pro dan kontra…

    aq pikir blog Dos itu lebih semacam suara dari bawah…
    dan aq salut ajah liat koment2 yg masuk
    karena dari situ terlihat banyak ikhwah yg benar2 (berusaha) mengkaji suatu permasalahan….tentunya dalam koridor syar’i…

    cm karena blog tsb sedikit banyak berafiliasi ke sebuah partai politik, ya diskusinya jadi menjurus ke ‘ya’ dan ‘tidak’.
    meskipun ada beberapa yg bisa dibilang sedikit emosional, tapi aq pikir masih dalam batas kewajaran…

    wokeh bro. lam kenal juga.

    Jawab Jaisy01:
    Yo’i. bro.

  15. bedewei, aq ga mudeng ma link diatas. koq mbahas bintang daud?

    Jawab Jaisy01:
    masya Allah, maaf mas, itu salah linknya 😀
    Insya Allah kali ini linknya benar, silahkan dilihat disini

  16. mungkin yang dimaksud oleh mas Jaisy itu di link ini

    https://suara01.wordpress.com/2008/04/14/hakekat-nasehat/

    Jawab Jaisy01:
    Terima kasih mas hendra. Memang itu linknya 😀

  17. bagi saya, sama2 islam jangan merasa dirinya yang paling benar…
    Merasa benar itu adalah sebuah kesalahan fatal…
    Mawas diri bung…
    ingat pepatah Jawa : isoh-o rumongso, ojo rumongso isoh
    artinya : bisa lah untuk merasakan, jangan merasa untuk bisa

    Jawab Jaisy01:
    Seep, “Yen meroso bener, ojo anggep bener dewe. Yen bener dewe prilakune dadi sak karepe dewe”
    (kalau merasa bener, jangan menganggap benar sendiri. Kalau bener sendiri prilakunya jadi semaunya sendiri) 😀

    Dari Madiun mas? Wah satu daerah dengan istri saya dan mbah saya 😀

  18. Assalamualaikum wr wb

    Mampir lagi nih, tapi males lg login

    Melihat jawaban antum menaggapi komentar ane, sedikit banyak kelihatan maksud dan tujuan antum
    Gpp, tapi kita mesti sama sama belajar bahwa segala sesuatu pasti ada kekurangannya. dan kekurangan itu akan tampak lebih besar dari sudut pandang orang yang tidak sejalan dengan kita.

    dan kalau boleh sedikit cerita sebelum ditempat yang sekarang, kami juga sudah pernah mencoba ikut kajian di pks
    dan kenapa sekarang pindah ke ht semata mata bukan karena melihat kekurangan dr pks.
    ( afwan, kami pribadi ga terbiasa dan membiasakan diri mengungkit ungkit keburukan orang lain )

    Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

    ( afwan, bukan niatnya menggurui )

    Jawab Jaisy01:
    Yah, kami tidak akan pernah mengungkit-ungkit masa lalu jika tidak terus-menerus dipaksa untuk mengingat kembali masa lalu dengan artikel-artikel yang selalu menyudutkan kami. Insya Allah saya tidak pernah melihat kekurangan dari HT, tetapi kami hanya menginginkan agar kader HT lebih mudah menerima perbedaan daripada harus setiap saat menyebarkan buletin atau tajuk yang setiap saat berpandangan negatif. Kita semua mempunyai kekurangan dan kelebihan, maka kita bersama-sama menutupi kekurangan umat Islam, dan sama-sama bekerjasama dengan kelebihan masing-masing. Daripada harus terus menerus mengawasi gerakan Islam yang lain!

    “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al Baqarah 216)”

    Yups, semoga kader HT juga memahami ini. Boleh jadi Demokrasi yang dibenci bisa menjadi arena pertandingan yang baik bagi umat Islam. Seperti halnya demonstrasi yang pernah diharamkannya.

    Syukron taujihnya.

  19. Melihat dialog Jaisy & baguscokie sudah makin kelihatan siapa yang membela kelompoknya.
    jawaban jaisy selalu menyalahkan ht, saya bukan orang hti atau pks tetapi selalu muak dengan perdebatan kalian.
    kalau hti sekrg rajin demo buat teman teman pks kalian ngaca donk, kalau dulu saya pernah denger ada orang pks mengkritik kutbah jumat kader hti yang bawa2 politik, sekarang pks kampanye pilkada tangerang lewat kutbah idul fitri
    pks sekarang benar benar seperti haus kekuasaan, menerima caleg non muslim, ad/art nya mengusung pluralisme.
    pks jadilah partai yang benar benar menyuarakan islam
    SAYA MUAK DENGAN PERDEBATAN KALIAN
    Kalian berjuang untu hti, untuk pks atau ISLAM

    Jawab Jaisy01:
    Apakah dengan kalimat diatas mas Gazali tidak memihak salah satunya? 😀
    Mas, kalimat mana yang menyalahkan HT? Apakah dengan mengkritik HT saya menyalahkannya? Wah, saya harap mas bisa berfikir jernih deh! Insya Allah ini bukan Perdebatan. Tetapi sifatnya saling menyadarkan. Kalau saya memang menyalahkan HT, saya tidak akan membelanya ketika kaum kafir menghujatnya! Tetapi mereka adalah saudara-saudara muslim saya, yang ketika dihina orang kafir, maka darah muslim saya akan bergejolak pula!

    Mas Gazali nggak perlu emosi seperti itu. Kritik itu biasa, selama kita bisa mempertanggungjawabkan atas kritikan kita. Bukan mengkritik tetapi lari dari tanggungjawab ketika dimintai pertanggung-jawaban.

    Oh iya, sekedar informasi. Jika melihat pelanggaran-pelanggaran dari PKS, foto atau rekam kegiatannya. Setelah itu tabayyunkan (klarifikasi) atas hal tersebut di DPD/DPW PKS. Kalau kurang puas, langsung kirim ke Media yang ada didaerah mas Gazali. Nah, maksud dari itu adalah untuk bukti. Jadi biar nggak kayak biasa-biasanya. Saya selalu mendengar dan membaca orang-orang yang bilang PKS menyalahi aturan kampanye. Tetapi saat ditanya bukti-bukti, mereka hanya bilang “Saya mendengar dari sini” Atau “saya hanya mendengar dari itu”. Ok bro! 😀

    Dan sampai sekarang saya tidak pernah melihat AD/ART PKS yang mengusung Pluralisme. Mas, tolong disebutkan pasal dan ayat berapa yang mengusung Pluralisme. Mungkin karena tingkat kefahaman saya terlalu rendah dari anda. Hingga saya tidak membaca AD/ART-nya PKS. Saya sangat berterima kasih kalau mas mau memberitahukan saya masalah tersebut. Biar nanti saya tidak muak terhadap mas (ups 😀 ).

    Insya Allah, niat kami akan selalu berjuang untuk Islam mas. Maka dari itu kami tidak pernah menyinggung masalah gerakan-gerakan Islam lain, kecuali hanya untuk mengingatkan gerakan lain atas berlebih-lebihannya memandang “salah” arah perjuangan gerakan lainnya.

    Insya Allah saya juga tidak pernah muak untuk diingatkan, dan tidak pernah muak untuk saling mengingatkan. 🙂

    Terima kasih atas kunjungannya.
    Waalaikumsalam

  20. Minta Tanggapannya aja

    http://myquran.org/forum/index.php/topic,45566.0.html

    Jawab Jaisy01:
    Alhamdulillah, syukron atas informasinya. Setelah saya lihat, disitu hanya disuguhi sebuah artikel yang tidak ada jawaban resmi dari PKS masalah partai terbuka. Jelas itu pembodohan publik, atau memang rencananya untuk menyembunyikan bayan PKS tentang hal tersebut. Wallahu’alam. Dan komentar-komentarnya yang ada malah mendiskriditkan dan terasa cacian yang kental dalam maksud setiap komentar dalam bahasa-bahasanya, tetapi belum sama sekali bertabayyun dengan hal tersebut. Yah, kalau saat jadi wartawan dulu. Berita sekecil apapun, insya Allah langsung saya kroscek-an dengan yang bersangkutan. Tidak beropini dengan kata hati sendiri tanpa mendapatkan klarifikasi yang jelas. Karena dengan beropini sesuatu yang tidak kita ketahui, maka hal itu akan menimbulkan fitnah pada pihak lain. Dan tabayyun adalah konsep Syari’at yang selalu diajarkan oleh Rasulullah.

    Untuk melihat jawaban PKS masalah partai terbuka bisa dilihat (disini)

    dan hal yang harus digaris bawahi adalah
    Untuk daerah-daerah basis non muslim (kekhususan) seperti Papua, NTT atau Bali, caleg non muslim dimungkinkan selama tidak melanggar syariat dan dalam rangka mewakili komunitas non muslim dan hal ini dilakukan secara proporsional”

    Dalam artikel tersebut menyatakan “Bagaimana anda bisa mengatakan bahwa kalau caleg PKS nanti yang non-muslim dimungkinkan selama tidak melanggar syari’at Islam, padahal jelas agamanya mereka bukan Islam, apakah orang-orang non muslim mengerti tentang syari’at Islam? semua tindakan dan cara berfikir mereka bisa sejalan atau cocok ngga dengan syariat (Islam)?
    “Bukankah dengan hanya tak bersyahadat itu saja, artinya otomatis mereka tidak bersyari’at? Kenapa logika dari orang-orang yang katanya intelek ini bulat gitu ya?”

    Apakah karena Abu Thalib kafir, maka dia tidak boleh membela Rasulullah mati-matian? Lalu apakah karena Abu Thalib kafir, maka pasti melanggar syari’at Islam? Apakah tindakan Abu Thalib kafir tindakan dan cara berfikirnya tidak sesuai dengan syari’at Islam?

    Dan yang paling menggelikan.

    “Bukankah dengan hanya tak bersyahadat itu saja, artinya otomatis mereka tidak bersyari’at? Kenapa logika dari orang-orang yang katanya intelek ini bulat gitu ya?”

    Apakah orang yang tidak bersyahadat lalu dia terlepas dari Syari’at? Waduh, nih orang telah ghurur. Apakah syari’at Islam itu hanya untuk orang islam saja? Nah lalu kalau begitu bagaimana kita bilang sebuah hukum Islam yang sempurna kalau hanya dikhususkan untuk orang Islam? Jelas orang ini pengen dilihat intelek tapi sayang termakan dengan kalimatnya sendiri!

    Apalagi lucunya, masalah orang bijak! Orang bijak itu nggak harus muslim tetapi setiap muslim seharusnya menjadi bijak, arti orang bijak adalah orang yang mampu menguasai keadaannya, atau bisa diartikan sebagai bijaksana. Yaitu, Bijaksana adalah ketepatan dalam memilih kemungkinan yang utama dari beberapa kemungkinan, juga mengharuskan penguasaan atau keahlian dalam melaksanakannya. Apakah Abu Thalib tidak bisa menjadi orang bijak untuk menengahi perselisihan musuh-musuh Rasulullah pada masa hidupnya?
    Apa maksud membuat artikel menyudutkan PKS tersebut?

    Perlu diketahui tentang Aleg (Anggota Legislatif) itu adalah anggota yang membawahi daerah-daerah untuk mereka sendiri, mereka bukan pemimpin. Tetapi mereka adalah fasilitator atas aspirasi dari siapa yang mereka bawahi. Jadi sangat salah pemahaman seseorang ketika menganggap Aleg adalah pemimpin. Karena aleg itu berada di legislatif, bukan Eksekutif atau Yudikatif. Seharusnya malah bukan kepada PKS mereka menyatakan “Jangan mengambil pemimpin-pemimpin kafir” tetapi kepada pemerintah Indonesia ini. Karena yang memegang dan melaksanakan kebijakan itu adalah Eksekutif dan Yudikatif. Ini perlu diketahui, jadi jangan sampai asal beropini tapi ilmu masih kurang. Ini yang membuat umat rusak, tidak mempunyai kapasitasnya tetapi “sok” merasa sudah tahu semuanya.

    Dan jika mau fair, dalam Islam pemimpin itu bukan dipilih oleh rakyat, tetap oleh mekanisme Syuro’. Jadi salah kaprah orang-orang yang mengatakan bahwa aleg itu adalah pemimpin, tetapi mereka mengharamkan demokrasi! Jika mereka menganggap Aleg itu pemimpin, berarti mereka secara otomatis mengakui demokrasi itu sendiri. Lucu bukan!? 😀 (nah siapa yang munafik sekarang?)

    Dan kami tidak berisnad kepada Muhammad bin Abdul Wahab, tetapi kami beritiba’ kepada Rasulullah. Dan kami selalu menghormati setiap ulama. Apakah bayan dari PKS telah mencaci ulama-ulama? Atau hanya karena dengki dan hasud kedalam diri manusia sehingga tidak bisa memahami dengan jelas maksud dari penjelasan tersebut!

    Kalau sesama Islam saja hasud, dengki, iri sudah terjangkiti dengan memakai pendiskriditan bahkan cacian terhadap umat Islam yang lainnya. Lalu mau dikemanakan Umat kita ini. Apalagi kalau Islam hanya sebatas pada pengkajian saja, yah akhirnya Islam hanya dijadikan sebagai konsep yang syamil tetapi tidak menjadi solusi. Dan orang-orang yang tidak bisa memberikan solusi atas masalah agama dan bangsa ini, cenderung memang ingin memporak-porandakan bangsa kita dengan konsep yang tidak jelas dalam pelaksanaannya. Berteriak syari’at Islam, tetapi tidak ada bukti pelaksanaannya! Semoga kita tidak menjadi manusia-manusia seperti ini.

    Oh iya, untuk masalah partai terbuka sebenarnya sudah lama berakhir pembahasannya. Mungkin ingin dimunculkan kembali, yah saat ini kan kampanye sudah dimulai. Kemungkinan isu tersebut bisa menjadi Black Campaign yang bagus buat rival PKS.

    Lihat, bahasa-bahasa yang digunakan. Terlihat kasar dan tidak beretika, lebih terasa ejekannya ketimbang taujihnya. Apakah seperti inikah umat Islam itu? Apakah adab Rasulullah sudah terlepas dari kerongkongan-kerongkongannya? Nah, tuh akhirnya ada yang nggak terima. Akhirnya malah nyerang makai bahasa-bahasa yang sama dengan yang memulai.

    Semoga bermanfaat.
    Barakallah.

  21. Assalamualaikum,
    salam kenal..
    wah mas artikel seperti ini emang sudah sering saya lihat di internet..yah saling menyudutkan gitu..
    bahkan di sma saya dulu pertengkaran seperti ini sering terjadi, bahkan antar 3 harokah lagi..sampe saya takut aktif di SKI. Tapi alhamdulillah saya uda ngaji dan kebetulan saya ngaji di harokah yg sedang mas bicarakan di atas( ^_^ ). Dan menurut saya saling mengingatkan antar gerakan islam itu bagus, dan saran saya hal-hal seperti ini sebaiknya disampaikan langsung. Misalnya lewat forum silaturrahim. Setahu saya hti juga sering bersilaturrahim dengan pks. Lebih baik forum silaturrahim dimanfaatkan juga untuk saling bertabayyun. Kalo lewat internet gini kesannya jadi orang Islam itu terpecah belah gitu. Kan gerakan Islam itu penghuninya manusia jadi tdk terlepas kemungkinan berbuat salah dan mungkin sering salah paham antar gerakan satu dengan lainnya. Semoga kita semua dapat bermuhasabah terhadap diri kita dan mau menerima masukan orang lain.
    Afwan kalo ada kata-kata yang salah…
    Semoga dengan seringnya silaturrahim dapat mempererat persatuan umat Islam. Dengan persatuan semoga Islam dapat segera tegak dalam naungan Daulah Khilafah Islam.
    ( Afwan, ni juga g sengaja mampir )

    Jawab Jaisy01:
    Insya Allah artikel ini bukan bermaksud menyudutkan pihak kader maupun media HTI. Hanya saja agar selalu berhati2 dalam memberitakan sesuatu. Sehingga tidak timbul fitnah dikemudian harinya. Dan insya Allah beberapa kali kami bertemu pihak dari petinggi2 DPD I/II HTI. Dan ketika bertemu, ukhuwahnya benar2 terasa. Dan kami selalu mengingatkan diri pribadi dan kepada pembesar HTI untuk selalu berhati2 dalam menyebarkan sebuah berita. Tetapi kami bingung dengan para kader/simpatisan HTI kenapa masih dengan mudah menyebarkan berita2 yang menyudutkan PKS. Beberapa blog dengan mudah memuat berita2 negatif tentang PKS tanpa tabayyun. Dan beberapa admin blog tersebut saya kenali sebagai kakak saya, yang aktif di HTI (karena beliau yang menginspirasi saya dulu untuk ikut salalu kajian2 HTI). Saya sendiri sering mengingatkan beliau tentang pentingnya tabayyun. Tetapi yah itu, sering menyatakan “berita ini ana ambil dari blog lain” jadi kesannya sudah lepas tanggung jawab.

    Insya Allah saya selalu siap bertanggungjawab atas apa yang saya postingkan. Dan insya Allah diblog ini tidak ada artikel yang menyudutkan gerakan lain, kecuali balasan pengingatan tentang bahaya fitnah dari berita-berita yang tidak bertanggungjawab.

    Kiita ini saudara sesama muslim, maka dari itu kita harus saling menjaga hak saudara2 kita. Masalah ijtihad ulama masing-masing adalah urusan dari harakah itu sendiri. Bukan urusan dari harakah yang lainnya. Jadi kita tidak perlu saling menggunjing dan mencari celah kesalahan dari masing-masing gerakan. Jikalau saya memang ingin berniat menyudutkan HT, pastilah bukan postingan ini yang saya buat. Tetapi daftar2 “kesalahan” yang dilakukan oleh HTI. Tetapi tidak, saya mengingatkan dengan keras atas apa yang dilakukan oleh kader/media HTI atas apa yang mereka lakukan. Dengan cara yang harus dilakukan oleh syari’at Islam.

    Insya Allah saya tidak pernah membanci siapapun termasuk kader/media HTI. Karena hakikat muslim adalah bersaudara. Dan insya Allah kami selalu menerima masukan dan kritik dari umat Islam. Tetapi saya tidak akan mau menerima orang-orang yang hanya bisa menyudutkan dan menggunjing dibelakang layar. Karena menyudutkan dan menggunjing itu sangat berbeda dengan masukan dan kritik.
    Semoga Allah memudahkan kita membangun kembali Khilafah Islamiyah, walaupun dengan cara dan ijtihad ulama yang berbeda.

    Syukron atas kunjungannya. 🙂

  22. untuk blog ini aku katakan FUCK YOU!

    Jawab Jaisy01:
    Ups 😀

  23. INI adalah blog sampah!!yang isinya hanya menghujat sesama muslim!!tuk pemilik blog ini dan kroco-kroconya,kroni-kroninya,cs nya, kalian adalah sampah-sampah yang hanya menghambat revolusi ISLAM..sesuai dengan nama partainya PKS= PARTAI NKERANJANG SAMPAH!!!

    Jawab Jaisy01:
    Maaf, bisa tolong disebutkan kalimat mana yang anda sebut menghujat?
    Bagaimana anda menyatakan saya menghujat, tetapi bukti hujatan yang anda katakan tidak pernah terbukti! (salah satu ciri kemunafikan!)
    Lalu apakah anda dengan komentar seperti diatas bukan sebagai penghujat, pencela dan pengumpat seorang muslim yang lainnya?
    Bisa tolong disebutkan Revolusi Islam yang anda sebutkan seperti apa dan apa saja yang anda lakukan guna menuju revolusi tersebut?
    Yah, terserah anda menyebutkan PKS dengan sebutan anda. Semua juga bisa membuat analogi2 buruk terhadap setiap gerakan Islam. Tetapi bagi seorang muslim, haram hukumnya mencela, mengumpat dan menghujat muslim yang lainnya!
    Sadarlah Bro! 😀

  24. ih……
    komennya dari admin kok kayaknya maksa banget ya!!?
    pake bahasa yang agak halusan dikitlah mas/mbak!
    jadi biar keliatan sedikit educated gitu….
    gak kaya itu, cenderung pragmatis dan menyerang.
    kalo emang gak ngerasa ngelakuin itu ya bantahlah dengan ahsan. berilah alasan yang logis, masuk akal, syar’i (karena katanya PKS aprtai dakwah) memuaskan akal dan hati. sehingga tidak akan ada lagi komen2 yang miring di sini.

    Jawab Jaisy01:
    Hehehe, dari komentar anda yang lalu. Saya sudah bisa melansir kalau orang educated seperti anda ini adalah intelektual prematur. Lagi-lagi artikel dianggap sebagai komentar. Hehehe kemarin saya senewen tetapi sekarang saya malah ingin tertawa dengan orang seperti anda yang selalu “sok” educated. Sorry bro! 😀

    Lah, komentar anda ini apakah sudah pake bahasa yang halusan? Sedikit pun bahasa anda tidak ada yang halus, kok nyuruh orang lain pake bahasa halus! Heheehe, lucu anda ini. Nah, anda sendiri ujug2 langsung pragmatis nyerang PKS. Apa malah nggak kebalik cing? Hehehe

    Anda sendiri ujug2 nyerang sana-sini. Apakah seperti itu akhsan, masuk akal, logis dan syar’i? (haduh maaf, perut saya sakit karena tertawa melihat anda)

    “Mata pendengki selalu melihat keburukan dari perbuatan yang dilakukan seseorang yang didengki” Seharusnya anda bukan bertanya kepada saya. Tetapi bertanya kepada penyebar beritanya. Sebagai seorang yang “educated” anda seharusnya tanya langsung kepada penyebar beritanya, bukan bertanya kepada orang yang tidak ada sangkut paut dengan berita tersebut. Hehehe, saya semakin yakin bahwa anda orang “educated” Heheehhe. Lihat aja anda, nggak ada hujan nggak ada angin langsung nyerang PKS. Apakah seperti itu watak seorang muslim? Walaupun dijelaskan seperti apa, kalau orang pendengki seperti anda Insya Allah tetap nggak akan memuaskan akal dan hati.

    pendapat itu bukan untuk di pertahankan tapi di cari mana yang terkuat. biar gak jadi debat kusir.

    Jawab Jaisy01:
    Lah, anda sendiri yang ingin memulai perdebatan kusir ini! Kok ujug2 make pendapat? Emang apakah pendapat dikatakan kuat dengan hanya memakai “Pragmatis” yah? Hehehe. Yang mempetahankan pendapat siapa? Anda ini tahu esensi yang saya tulis nggak sih? Datang2 komentarnya langsung bilang maksalah, kasarlah tetapi nggak bisa berargumentasi dengan baik! Hehehe, yah mungkin saya harus memahami anda karena ketidakpahaman anda mulai dari yang dimaksud komentar dan artikel saja masih belum tahu.

    kalo emang salah ya, akuin aja salah bahwa calon yg juga ikut di usung PKS melalukan kampanye dengan bintang tamu “tukang ngebor”. tuh kesahalan kenapa terjadi?
    dengan begitu kan keliatan tuh.

    Jawab Jaisy01:
    Seharusnya anda sebagai orang yang “educated” harus lebih paham teori jurnalistik Islam. Kenapa PKS harus selalu menjadi partai yang disuruh meminta maaf atas kesalahan-kesalahan yang belum tentu terjadi? (hehehe aneh orang ini)

    btw, emang beneran ya, klo PKS kampanye pakai artis dangdutan juga??

    Jawab Jaisy01:
    Kita jawab di akhirat kelak yah, jadi biar lebih enak! Daripada dijawab didunia, karena sifat pendengki anda tidak akan pernah menyetujui setiap jawaban yang akan dikeluarkan PKS.

    salam…..

    Jawab Jaisy01:
    Salam…. juga
    Jika komentar2 anda kenak-kanakan seperti ini terus, saya tidak akan menjawab komentar anda. Karena saya menganggap anda tidak lebih seorang pendengki yang tidak memerlukan jawaban apapun kecuali ingin meluapkan kedengkian-kedengkian dihati anda yang tak terbendung. Dengan adanya blog ini, anda bisa meluapkan kedengkian anda tanpa perlu diketahui setiap orang. Yups, itulah watak pendengki! Saya akan fasilitasi kedengkian anda atas komentar2 anda. Tetapi, maaf saya malas menjawabnya. Karena pembuktian di akhirat lebih kami harapkan daripada pembuktian kebenaran kepada seorang pendengki. Insya Allah di akhirat saya akan bertemu dengan anda, dan saya salah satu yang akan menuntut atas kedengkian dan fitnahan yang anda layangkan.

  25. astaghfirullah….

    kok malah jadi serba salah ya?
    jadi aneh kayanya????

    • Masya Allah

      Memang orang yang sering melakukan kesalahan selalu merasa serba salah
      Yups, memang aneh. Ngaku muslim tapi gampang menghujat muslim yang lainnya. Aneh kan!?

  26. Jangan mudah diadu domba nich sama admin blog ini, ana yakin dia bukan aktifis PKS, dia tuch cuma ngaku2 aja. Ingat min…admin..(Jaisy01) balasan yang akan diterima antum esok di akhirat, apa yang antum ketik akan menjadi bara api dan jari-jemari antum yang akan bersaksi

    Jawab Jaisy01:
    Benar, jika bukan domba jangan mau diadu domba! 😀
    Yah terserah antum, mau yakin and nggak yakin kalau saya aktivis PKS silahkan, toh aktifis PKS tidak perlu pake label dijidatnya “Aktivis PKS”
    Yups, balasan kelak di akhirat akan menjadi bara api, dan jari-jemari antum juga sebagai saksi karena sudah menfitnah dan menuduh saya bukan aktifis PKS
    Btw, emang ada yah aktivis PKS yang pake label “aktivis PKS” belinya dimana tuh?

  27. fatwa alim besar kota madinah,syaikh “ubaid bin abdillah al-jabiry

    soal:
    syaikh yang mulia,beberapa hari lalu telah di jalankan hukuman esekusi terhadap orang orang yang melakukan peledakan di kota bali,indonesia.enam tahun silam.telah terjadi fitnah setelahnya terhadap banyak manusia,dimana penguburan jenazah mereka di hadiri oleh sejumlah manusia yang sangat banyak.mereka memastikan setelah esekusi,wewangian harum tercium dari jenazah mereka dan selainnya.mereka mengatakan pula bahwa itu adalah tanda mati syahid,dan perbedaan antara hak dan batil pada hari penguburan jenazah.apakah ada nasihat bagi kaum muslimin secara umum di negeri kami (indonesia)?wa jazakumulahu khairan.

    JAWAB
    bismillahirrahmanirrahim,

    bukanlah suatu hal yang aneh pada kalangan awam dan mereka yang tidak memiliki pemahaman terhadap As-sunnah akan terjadi pada mereka seperti yang tersebut dalam perntanyaan,saat mereka seperti yang tersebut dalam pertanyaan,saat mereka mengiringi jenazah (para pelaku pengeboman) yang di esekusi oleh pemerintah indonesia.orang orang tersebut di esekusi,lantaran perbuatan mereka menghilangkan harta benda dan nyawa,(dan ini) adalah perbuatan kaum khawarij yang mengkafirkan kaum muslimin karena dosa,baik di lakukan oleh pemerintah maupun rakyat.
    siapapun memahami As-sunnah,maka ia akan mengetahui bahwa esekusi yang di lakukan oleh pemerintah terhadap mereka adalah perkara yang sangat tepat dari kebenaran semata.
    siapa yang mengetahui sejarah kaum khawarij semenjak masa sahabat dan sepanjang perguliran masa ke masa,maka akan nampak baginya bahwa apa yang telah di lakukan oleh orang orang yang di esekusi itu adalah perbuatan khuruj (pembangkangan kudeta) terhadap pemerintah muslim dan pelanggaran terhapa pelbagai kehormatan,berupa nyawa yang terjaga dan harta bahkan perbuatan kaum khawarij pada hari ini adalah bentuk dari perbuatan bathiniyah.
    di antara perbuatan kaum bathiniyah adalah,beberapa masa yang lalu mereka menduduki baitul haram dan menumpahkan darah darah yang terjaga serta mengambil hajar aswad,sehingga menghilangkan dari kaum muslimin sekian lama,sebab mereka membawanya ke baghdad atau tempat lain -sebagaimana yang di beritakan.
    berikut ini adalah nasihat dariku kepada saudara saudaraku dan anak anakku,yaitu kaum muslimin di indonesia semoga ALLAH menjaga negara mereka dan negara kami dari setiap keburukan dam kejelekan dalam dua hal.

    pertama
    tentang keterangan yang di tunjukan oleh hadist hadist yang mutawatir dari nabi shallahu alaihi wa sallam tentang celaan terhadap kaum khawarij sepanjang masa,abad dan tahun– selama lamanya serta cercaan dan kemurkaan atas mereka.
    beliau mengelari mereka bahwa” mereka adalah anjing anjing neraka”,”mereka adalah orang orang bodoh yang baru tumbuh”dan”mereka berbicara dari ucapan manusia terbaik,akan tetapi mereka keluar dari islam seperti tembusnya anak panah dari buruannya.
    rosullullah shallahu alaihi wa salam (juga) memerintahkan untuk membunuh dan memerangi mereka.beliau bersabda:”mereka seburuk buruknya mahkluk dan paling buruk tabiatnya”,”mayat mereka adalah seburuk buruk mayat di kolong langit”,”berbahagialah orang yang membunuh mereka dan di bunuh mereka”,”kalau aku dapati mereka,niscaya aku akan binasakan mereka seperti binasanya kaum’Ad dan Iram.
    beliau shallahu alaihi wa sallam bersabda,”saat terjadinya perpecahan di antara muslimin,akan keluarlah di antara mereka mariqah (orang keluar dari ketaatan atau keluar dari islam) yang akan di perangi oleh kelompok yang paling dekat dengan kebenaran,kemudian kelompok yang berada di atas kebenaran tersebut dapat membasmi mereka.
    benarlah sabda beliau ini:penduduk nahrawan di irak melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan ” ALI radhiallahu anhu perang terhadap mereka saat itu di bawah pimpinan”ALI radhillahu anhu bersama para tokoh islam dari kalangan sahabat dan tabiin.
    “Ali dan sahabat radhiallahu anhum (berada di atas) kebenaran dalam memerangi kaum khawarij,sebagaimana faksinya lebih dekat kepada kebenaran dari faksi mu’awiyah dan para sahabat radhiallahu anhum.
    kedua
    wajib atas setiap muslim membenci kaum khawarij,dan membantu pihak berwajib untuk membongkar kedok mereka.sebab,menutupi dan tidak menunjukan markas dan (kamp) konsentrasi mereka adalah membantu mereka adalah membantu mereka dalam dosa dan permusuhan.tidak bisa terlepas tanggung jawab seorang muslim yang mengetahui rencana dari perencanaan yang membahayakan ahlul islam berupa pembunuhan jiwa,baik yang terjaga dengan islam karena sebagai pemeluknya,atau terjaga dalam perjanjian,yang kami maksud dengan terjaga dengan islam dan perjanjian adalah kaum kuffar yang tinggal di tengah tengah kaum muslimin,baik sebagai pekerja atas penduduk.mereka mendapatkan perlindungan,perjanjian dan keamanan dari keamanan dari pemerintah yang muslim.

    jangan bersimpati kepada mereka dengan melakukan demontrasi,keluar ke jalan jalan (membentuk) konsentrasi massa,atau penghujjatan di media massa,baik koran,radio televisi atau selainya.
    tidak ada yang mengelari mereka dengan syuhada (orang yang mati syahid),kecuali dua jenis manusia.
    pertama
    orang bodoh yang tidak memiliki pemahaman terhadap As-sunnah yang dapat membedakan antara petunjuk dan kesesatan,antara hak dan batil,dan antara sunnah dan bid’ah.
    kedua
    pengekor hawa nafsu dan orang orang sesat yang menyimpang dari As-sunnah.mereka melakukan demontrasi,penghujatan,konsentrasi massa,dan memuji kaum khawarij yang menyimpang tersebut.
    di antara upaya mereka untuk memuji mereka adalah menyebutkan karamah-sebagaimana tersebut dalam pertanyaan-itu termasuk kedustaan,kebohongan bahan tertawaan manusia,anjuran terhadapa bid’ah,menyebarkan kesesatan,membungkam As-sunnah dan mengangkat bid’ah serta membantu para pelakunya.
    mereka tidak di terima persaksiannya sebab mereka adalah musuh ahlu sunnah.di antara prinsip dasar dan pokok orang orang tersebut adalah bolehnya berdusta dalam membela mereka dan membantu penyebaran kebathilan mereka.
    Hati hati dan berhati hati,wahai kaum muslimin dan muslimah,saudara dan saudari kami serta anak anak kami di indonesia,untuk tidak tertipu dengan mereka.
    saya nasehatkan pula kepada ahlu ilmi di negeri kalian untuk segera menyingkap kesesatan ini dan membantahnya dengan ilmu yang di bangun di atas Al-Quran dan As-sunnah.
    inilah yang dapat di sampaikan sebagai jawaban dan pertanyaan yang datang kepada kami dalam majalah An-nashihah yang terbit di makassar sulawesi(selatan) di indonesia-semoga Allah menjaga negeri ini dan seluruh negeri kaum muslimin dan setiap keburukan dan kejelekan-juga aku memohon kepada-Nya jalla wa ala agar menyatukan para pemimpin dengan rakyatnya di atas apa yang di ridhai-Nya terhadapa hamba-Nya dari keislaman dan As-sunnah.

    ‘ubaid bin ‘abdillah bin sulaiman
    mantan dosen universitas madinah

    pada malam selasa,20 Dzulqa’dah 1429 H bertepatan dengan malam 18 november 2008

  28. Media2 HTI itu semisal GemaPembebasan.com, LiberationYouth, dsb. simpatisan ataupun underbow2 grasroot HTI juga sering melakukan propaganda anti demokrasi, pemilu, dsb seperti blognya thufailalghifari,dkk selalu memaki-maki, mencemooh, menghina, dsb..

    Jawab Jaisy01:
    Yah, mungkin seperti itu yang bisa mereka lakukan sekarang. Semoga kita tetap dalam barisan dakwah yang melangkah dengan langkah dan tujuan yang jelas. Tanpa harus membalas pembenci, pencaci, penfitnah, dll. Yang hanya perbuatan itu mereka bisa lakukan. Tetap istiqomah dalam barisan “Brigadi 09” yaa akhi 😀 . Bersiap siagalah, karena musuh yang sebenar-benarnya akan terlihat dengan jelas atas setiap langkah yang ingin menghancurkan jalan dakwah ini.

  29. Simak diskusi antara Hizbut Tahrir dan mantan Hizbut Tahrir, tentang Hizbut Tahrir dan da’wah khilafahnya di :

    http://mantanht.wordpress.com

    Semoga menambah wawasan kita bersama.

  30. Hizbut Tahrir dan Kebebasan Berpendapat

    By me

    Benarkah Hizbut Tahrir menghargai perbedaan pendapat?

    Simaklah situs berikut ini: http://hizbut-tahrir.or.id/ , baca artikel-artikelnya, kemudian perhatikan aneka tanggapan yang hadir di sana. Semuanya bernada setuju terhadap artikel yang dimuat, dan kepada pandangan Hizbut Tahir pada umumnya. Dari fakta ini bolehlah kita berasumsi positif dulu bahwa memang tidak ada atau “jarang” ada penanggap yang berseberangan ideologi dengan HT. Namun bagi yang sudah berpengalaman memberi tanggapan kontra di situs tersebut, asumsi itu bisa dikatakan keliru.

    Beberapa waktu yang lalu, saya memberikan sebuah counter-opinion untuk menanggapi sebuah artikel di situs HT. Sekian lama tidak kunjung di-approve. Saya beri lagi tanggapan senada pada artikel yang lain, dan nasibnya hampir sama. Dan begitu terus, hingga telah sekian banyak artikel di situs HT yang saya beri tanggapan kontra, tidak ada satupun yang diapprove. Saya masih mencoba berprasangka baik, mungkin redaktur masih sibuk dan belum sempat mengedit tanggapan yang masuk. Namun setelah saya analisa, ternyata tidak juga. Banyak penanggap yang tanggal uploadnya sama, atau bahkan lebih terkini, dimuat. Bahkan yang isinya tak terlalu berbobot, hanya yel-yel dan takbir yang mendukung Khilafah tanpa elaborasi rasional, juga dimuat.

    Setelah lebih cermat diteliti, nampaknya memang “ada yang salah” dengan mentalitas redaksi situs HT. Bahwa memang tak ada satu pun komentar kontra yang dimuat. Jadi nampaknya bukan saya saja yang mengalami nasib demikian. Nah, yang jadi pertanyaan: ada apa dengan Hizbut Tahrir? Ada apa dengan mentalitas pengikutnya? Ini jelas berbeda jika anda membaca artikel-artikel di situs http://islamlib.com/id , tanggapan terhadap artikel-artikel di situs itu sangat berwarna-warni. Baik yang pro maupun kontra dimuat. Redaksi memang tak perlu menampilkan semua komentar yang masuk, tapi dari komentar yang termuat rasanya tiap kelompok sudah terwakili. Kebebasan berpendapat demikian juga dapat disaksikan pada situs blog pribadi Ulil Abshar Abdalla, http://ulil.net/

    Tentu kita harus sadar, kebebasan berpendapat tidak mengharuskan redaksi untuk memuat semua tanggapan yang masuk, juga bukan berarti penanggap bebas berkata-kata tidak sopan. Tetapi jika kenyataannya hanya tanggapan yang “enak didengar” saja yang dimuat, maka jelas sudah, tidak ada niat baik untuk bertukar pemikiran. Dengan sikap itu, redaksi situs HT terlihat ingin menciptakan kesan bahwa ide-idenya banyak didukung orang. Sehingga publik awam yang membaca artikel di situs tersebut dapat mudah dipengaruhi oleh “kebenaran ideologis” HT, tanpa tahu bagaimana celah dan kritik-kritik terhadap ideologi tersebut. Sikap mental ini tentu menjadi lebih berbahaya jika HT memegang kendali pemerintahan dengan “Daulah Khilafah”nya. Bisa dibayangkan, akan ada monopoli tafsir keagamaan, pemaksaan nilai-nilai, dan yang lebih parah namun mungkin terjadi adalah pembungkaman –bahkan fatwa mati – terhadap para pemikir yang ide-idenya -terutama mengenai agama Islam- berseberangan dengan “tafsir resmi” pemerintah. Naudzubillah min dzalik![]

    Jawab Jaisy01:

    Semoga menjadi koreksi bagi setiap umat Islam. Adanya celah kesalahan pada setiap organisasi itu sebuah keniscayaan. Jadi alangkah indahnya jika kita saling memahami celah-celah tersebut dan saling bahu-membahu menutupinya bersama-sama, tanpa harus merasa diri yang paling benar sendiri. Tapi ingat juga, dari Web Islam liberal juga ada orang-orang yang dibanned atas argumentasi Ulil yang dimentahkan oleh argumentasi lain juga loh. 😀

  31. Lihat tuh HTI, semua demo masalah Palestina. Tetapi HTI tetap tenang-tenang saja.

    Banyak yang ingin menjadi relawan dan memberikan sumbangan, tetapi HTI nggak kelihatan batang hidungnya. Kalau demo masalah khilafah atau syariat Islam saja getol banget. Tetapi kalau ada saudaranya yang dianiaya oleh orang Israel diam saja.

    Apa HTI sudah tidak merasa orang-orang Palestina sebagai saudaranya, karena perbedaan golongan?

    semua pada demo masalah Palestina, kemungkinan HTI lagi mikir-mikir, mau demo apa tidak. Karena memang nggak bisa membuat solusi, sukanya koar-koar doang. Takut nanti disuruh ngirim bantuan ke Palestina kali! Kan mereka nggak punya pasukan. Adanya pasukan pemimpi khilafah dan pemimpi syari’at Islam. Mimpi aja lo!

  32. Assalamualaikum wr.wb.
    Saya adalah aktivis PKS dari Surabaya, ikhwan dan akhwat jgn terpancing dengan isu yang dilontarkan penulis website ini. Sejak dulu dan sampai sekarang terdapat hubungan yang baik dan erat antara HTI dan PKS. Jgn sampai tulisan ini justru memecah belah kaum muslimin seolah2 HTI senantiasa berperang dengan kita. Segala bentuk kesalahan kampanye adalah salah kita juga, karena seharusnya kita bisa mencegah dan menarik diri, mengopinikan di media kalo kampanye tersebut tidak syar’i dan PKS menolak tegas. Saya selaku aktivis sering bertabayyun ke DPP PKS agar kader kita jgn sampai dimanfaatkan dan diwarnai kader2 sekuler dan kebiasaan sekuler dari Parpol yang lain. Harusnya kita bersyukur sudah diingatkan oleh HTI. Tolong diingat kembali visi misi perjuangan kita. Jangan sampai image buruk yang saat ini sudah mengerak di masyarakat tentang kita dan kader kita semakin diperpuruk lagi dengan kegiatan2 kita yang tidak syar’i. Saya ingatkan juga pada temen2 KAMMI Sidoarjo. Anda sudah melewati batas menjalin kerjasama dengan temen2 PMII dan HMI di kancah Pembinaan politik kader kita sampai-sampai masalah rekrutmen mereka diikutsertakan. Bagaimana pertanggungjawaban saudara sekalian. Kita ini standartnya Islam sedangkan mereka (PMII dan HMI standart mereka Sekuler dan sosialis. Tolong bersegeralah Anda bertaubat dan mengatur ulang langkah gerak kita dilapangan. Kinerja Anda sudah dipantau sejak lama di DPP dan senantiasa saya laporkan kekeliruan yang Anda ulang-ulang ini. Jangan karena untuk meraih target kita yang luhur kemudian kita menempuh jalan maksiat dihadapan Allah. Jika memang dirasa perlu keberadaan kepengurusan Anda akan segera kami bekukan. Bagi Anda kader2 PKS yang lain jangan terkesan membebek dan menelan setiap fitnahan dari orang lain. Ingat saat ini kita semakin dijauhi oleh masyarakat, dan jika kita tidak bijak semakin hilang pula kepercayaan mereka terhadap kita. Jangan hanya bisa ngomong buruk tentang HTI padahal agenda rekrutmen Anda sekalian tidak pernah berjalan dengan baik. Terus terang sebagai kader saya malu. Pesan saya pula kepada penulis tidak sadarkah Anda telah termakan fitnah dan terjerumus kedalam Ashobiyyah.
    Seemoga kritikan dantulisan saya ini bermanfaat. Jika tidak sependapat dan ingin berdebat langsung dengan saya, silahkan, itu lebih baik, tunjukkan identitas dan dari daerah mana Anda beraktifitas. Biar semuanya jelas. Saya juga pengen lihat seberapa besar peran yang telah Anda lakukan di PKS sampai detik ini, riil atau tidak etrhadap rekrutmen kader. Saya siap datang langsung ke kota Anda.
    Afwan, Jazakumullah khoiron katsiran.
    Wassalam.
    saudaramu. Ferdy

    Jawab Jaisy01:
    Waalaikumsalam.
    Hehehe, nggak ada yang mancing-mancing. Baca dulu yang jelas! Jika nggak mau dibilang munafiq yah jangan menfitnah PKS dong, gitu aja kok repot. Sudah saya katakan, bahwa saya sendiri beberapa kali berhubungan dengan pembesar2 HTi dan memang erat sekali hubungan kita. Cuman sayang, kader2nya dengan medianya yang agak membingungkan umat. Saya bisa memberikan anda data2nya.

    Maaf, kayaknya anda belum lama yah di PKS? Masa kader PKS kok pengen berdebat, memang diajarkan yah di PKS?
    Hehehe, maaf sudah seharusnya anda yang menunjukkan identitas, bukan saya! Hehehe, anda ini lucu. Datang-datang di “rumah” orang tanpa mengenalkan identitas langsung (maaf) nyerocos.

    Jika memang anda kader PKS, anda tinggal dimana? Anda diamanahi apa di PKS? Murabbi anda siapa? Jika anda memang benar-benar kader PKS, pasti insya Allah bisa saya ketahui. Karena banyak sekali di blog saya kader PKS palsu. Ngaku-ngaku kader PKS and all. Emang kalau kader PKS harus ngaku-ngaku gitu yah? Hehehehe.

    Oh iya, saya bisa pertemukan anda dengan teman-teman KAMMI Sidoarjo jika anda ingin meluapkan kekesalan anda. Yah setiap orang harus bekerja sama dengan siapa saja, muslim kok dikotak-kotakkan? Emang PMII sekuler yah? Di AD/ARTnya nggak ada tuh yang menyatakan sekuler! Kalau orangnya memang ada tetapi tidak semua. HMI sekuler? Emang bener tah? Apakah Ada di AD/ART-nya? Waduh, kalau KAMMI saklek and jumud nggak sesuai dengan prinsip Islam dong! Saya termasuk tim pendiri KAMMI di Sidoarjo dulu, walaupun saya kuliah di Surabaya. Dan sebelum di KAMMI saya ini orang PMII! Dan selama saya bergabung dengan PMII, masih banyak kok yang memegang teguh keIslamannya. Anda jangan sampai menfitnah orang PMII yang lain dengan men-Generalisir dengan sesuai prasangka anda. Ingatlah, Prasangka itu adalah sebuah kebohongan yang besar loh! Hehehe, di DPP apa anda melaporkan? Dan melaporkan kesiapa? hehehehe 😀 . Saya sering menghadapi orang-orang seperti anda.

    Jika anda memang beneran mau bertemu dengan saya. Silahkan di DPD PKS Sidoarjo, bilang mau bertemu Fajar Agustanto. Insya Allah kita bisa ketemuan. Saya tunggu anda!

    Oh iya, kok email anda nggak bisa yah? Itu email palsu atau apa yah? Kalau kader PKS mah, nggak pake palsu-palsuan segala. 😀

  33. Afwan br komentar skrg krn baru tahu di blog ini ada posting ini.

    Seingat saya, tulisan ini pernah dimuat di web http://suaranews.com/article-islam/apakah-benar-kader-hti-munafiq (web tsb sekarang off line)

    Saya sudah berkomunikasi dengan penulis asli tulisan di atas, dan sudah terjadi kesepahaman. perdebatan pun sudah ditutup.

    Oleh karena itu, saya heran mengapa update beritanya tidak ditampilkan?
    Mengapa suatu masalah yang sudah ditutup (bahkan di web suaranews sudah ditampilkan ‘REVISI JUDUL BERITA di Web Syariah Publications” diikuti permohonan maaf saya kepada saudara2 di PKS jika merasa tersinggung dengan judul yang ada di web syariah publications.

    Kalau memang pemilik blog ini punya tujuan baik, saya harap untuk mengupdate komentar dari web aslinya (Suaranews.com).

    Mengenai PKS, sudah saya jelaskan (di web suaranews) bahwa saya tidak ada kebencian sm sekali kepada PKS, justru SAYA SANGAT SAYANG KEPADA PKS sebagai parpol yang mencantumkan asas ISLAM.

    Mengenai berita tsb, sudah jelas bahwa kampanye cagub di maluku dan jatim memang ada aksi goyang dangdut (ngebor). Di situs liputan6 bahkan ada filmnya. Lantas, apa yang dipermasalahkan?

    Bahkan di berita : Goyang Erotis pada Kampanye Cagub di Jatim (http://syariahpublications.com/2008/07/13/goyang-erotis-pada-kampanye-cagub-di-jatim.html) tidak ada kata PKS-nya.

    Sementara, di berita berjudul : Pilkada Maluku Diwarnai Aksi Goyang Ngebor (http://syariahpublications.com/2008/07/12/pilkada-maluku-diwarnai-aksi-goyang-ngebor.html) juga tidak ada penonjolan kata PKS.

    Silakan dibaca kembali berita tsb (tentu dengan kepala dingin, khusnudzon, dan tanpa emosi).

    Ini beritanya :
    Goyang Erotis pada Kampanye Cagub di Jatim

    13/07/2008 06:04 Pilkada Jatim
    Dari Sembako Gratis Hingga Goyang Erotis

    Liputan6.com, Surabaya: Kampanye pasangan calon Gubernur Jawa Timur berlanjut sesuai dengan jadwal di kota-kota yang telah diagendakan. Sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur, Sabtu (12/7) hingga Senin mendatang adalah jadwal kampanye pasangan Sunaryo-Ali Maschan Musa atau di wilayah Madura. Namun, tim sukses pasangan ini tidak memanfaatkan waktu kampanye.

    Pasangan dengan nomor urut tiga dari Partai Golkar itu baru akan berkampanye Ahad ini di Bangkalan, Madura. Sedangkan Senin mendatang akan menggelar pembagian sembako gratis di Kabupaten Sampang.

    Sementara calon wakil gubernur Ridwan Hisam, pasangan calon gubernur Sutjipto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, mendatangi warga di Kota Pasuruan. Dalam kampanyenya di depan ibu-ibu rumah tangga, Ridwan berjanji akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Usai berkampanye, ibu-ibu juga memperoleh bingkisan gratis.

    Sedangkan calon gubernur Ahmady yang juga mantan Bupati Mojokerto berkampanye di Gelora Gajah Mada Mojosari, Mojokerto. Di hadapan 500 lebih massa pendukungnya, calon dari Partai Kebangkitan Bangsa ini berjanji akan memperbaiki program yang sudah ada. Achmadi juga berjanji akan lebih mensejahterakan masyarakat Jatim golongan menengah ke bawah.

    Lain lagi dengan calon gubernur Sukarwo. Di hadapan ribuan pendukungnya dia berjanji bila bersama Saifullah Yusuf terpilih menjadi Gubernur Jatim 2008-2013, akan membuka lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran. Sayang, goyangan erotis penyanyi masih menjadi suguhan dalam kampanye panggung terbuka.

    Sementara pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mujiono berkampanye di Stadion Notohadinegoro, Jember. Di hadapan ribuan pendukungnya Khofifah tidak menjelaskan secara rinci programnya ke depan jika terpilih menjadi Gubernur Jatim. Kampanye calon nomor urut satu ini juga mengajak beberapa artis Ibu Kota.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)

    Sumber : http://www.liputan6.com/daerah/?id=162236

    Pilkada Maluku Diwarnai Aksi Goyang Ngebor

    06/07/2008 05:14 Pilkada
    Pilkada Maluku Diwarnai Aksi Goyang Ngebor
    Liputan6.com, Ambon: Kampanye pasangan calon Wakil Gubernur dan Gubernur Maluku, Abdullah Tuasikal dan Heptinus Hematang, Sabtu (5/7), menampilkan aksi goyang ngebor penyanyi dangdut Inul Daratista. Massa yang menghadiri kampanye pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional ini bersemangat menyaksikan gerak tubuh Inul. Bahkan, seorang penonton pingsan akibat berdesak-desakan.

    Menampilkan penyanyi dangdut untuk menarik massa tampaknya menjadi tren pemilihan kepala daerah di Maluku. Sehari sebelumnya kampanye calon Gubernur Maluku Asis Samual dan Lukas Uratu dihebohkan dengan tarian erotis seorang penyanyi dangdut. Ironisnya aksi goyangan erotis ini disaksikan oleh anak-anak yang hadir di acara kampanye [baca: Tarian Erotis dalam Kampanye di Maluku].

    Masih di ajang kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku kemarin, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menghadiri kampanye pasangan yang diusung PDIP, Karela Alberl ralahalu dan Said Asegaf atau Rasa.(IAN/Juhri Samanery.

    Sumber : http://www.liputan6.com/politik/?id=161861

    Jawabb Jaisy01:

    Waalaikumsalam.
    Afwan, http://suaranews.com adalah salah satu blog ana juga. Dan penayangan postingan diatas sebenarnya lebih dulu di blog ini. Jadi http://suaranews.com sebenarnya hanya copy paste dari blog ini untuk postingan diatas. Sebenarnya tidak off line, hanya diperbaruhi setelah terkena deface oleh tangan2 jahil Cracker Turki.

    Dan postingan ini sudah saya anggap selesai. Hanya saja, banyak yang masih …. terhadap PKS. Jadi hal ini untuk saling mengingatkan kita semua tentang buruknya sebuah berita (bisa dibaca disini —> Awas, Kalian Kader PKS!) . Dan tidak ada kebencian sama sekali terhadap HTI atau organisasi islam yang lainnya. Jadi ini adalah bentuk rasa sayang kita bersama atas semua organisasi Islam untuk selalu berhati-hati dalam memberitakan sesuatu. Seperti halnya PKS Berniat Somasi Atas Fitnah Liputan 6 SCTV. Jadi kita harus berhati-hati dalam mengambil berita tanpa tabayyun, apalagi mengambil berita dari media “sekuler”.

    Jadi tidak ada semata-mata kebencian yang ingin saya sampaikan, tetapi untuk selalu saling mengingatkan tentang bahaya fitnah.

    Dan dari beberapa komentar, saya nyatakan kalau anda sudah sudah menanggapi postingan ini.

    Saya menyatakan masalah ini selesai sudah dari dulu, kecuali hanya orang-orang yang terlalu seringnya berkomentar tanpa melihat komentar2 yang lainnya.
    Dan semoga tidak ada lagi masalah “mendiskriditkan” muslim satu sama lainnya.

    Syukron, telah berkunjung. Alhamdulillah http://suaranews.com sudah bisa diakses kembali. Namun artikel2 yang dulu sudah hilang entah kemana karena ulah cracker yang (mungkin) lagi ingin membuktikan kepintarannya.

  34. salamu’alaikum….. afwan saya (umur 21 thn) anggota DPC HTI Pd. Aren, Tangerang…
    saya melihat begitu banyak fakta-fakta yang terjadi antara PKS-HTI,.. sebenernya kita umat muslim adalah satu.. Allah mengikat kita dengan ikatan aqidah, bahkan ikatan ini lebih erat dari pada ikatan darah sekalipun.. saya banyak interaksi dengan temen-temen PKS, ya diskusinya hanya tataran ide, dan selama ada dasarnya tidak masalah, dan secara individu kita berhubungan baik… ketika memilih suatu gerakan maka gerakan itulah yang kita anggap benar (klu tidak benar ngapain kita berada di gerakan itu).. cuma ketika kita menilai ada kelompok lain yang menyimpang dari syariat islam, maka kita haruz hati-hati dalam menghukuminya… karena kebenaran itu haruz dibuktikan yaitu dengan dalil dan hujjah yang kuat, jangan sampai terjebak pada ashobiyah, kita haruz meniru para ulama terdahulu… walaupun mereka berbeda pendapat, tapi tidak saling menghujat, atau menjatuhkan.. karena jangan lihat siapa yang menyampaikan tapi apa yang disampaikan.. nah ketika itu kita dapat berfikir jernih…
    dalam perdebatan ketika hujjah kita lemah maka sebagai seorang muslim yang baik kita haruz mengikuti hujjah yang lebih kuat, akan tetapi ketika hujjah kita kuat kita tidak boleh memaksa orang lain untuk mengikuti hujjah kita selama hujjahnya ada dasarnya yaitu qur’an n assunnah,. cuma kita haruz mengambil salah satu, karena hukum Allah tidak berbilang….
    untuk penulis diblog ini saya pengen kenal sama dengan antum, nama asli saya syawal no. HP 0857 8096 9444…

    Jawab Jaisy01:
    Waalaikumsalam. Saya berumur 27 tahun lebih. Kader PKS DPD Sidoarjo.
    Benar, kita melihat fakta-fakta yang terjadi antara HTI-PKS. Benar, umat Islam harus bersatu. Innamal mu’minuna ikhwa (Sesungguhnya setiap muslim bersaudara). Jika anda berdiskusi hanya pada tataran ide. Kami disini sudah berdiskusi untuk menciptakan aplikasi yang nyata dalam kontribusi untuk umat. Saya dulu saat kuliah juga mengikuti kajian-kajian HTI. Dan saya juga mengikuti kajian-kajian Islam yang lain, seperti Jamaah Tabligh, Hizb Salafy, MMI, Tarbiyah dan sempat ke kajian NII. Jadi insya Allah saya mampu memilah dari beberapa gerakan tersebut atas tela’ah diri saya pribadi! Dan selama ini saya juga beberapa kali berhubungan dengan DPD II HTI di daerah saya. Saya tidak pernah berfikir gerakan saya (Tarbiyah/PKS) merupakan gerakan yang lebih benar dari gerakan Islam yang lain. Karena disetiap gerakan mempunyai pola dakwah yang berbeda-beda! Dan kebenaran ijtihad ulama mutlak keputusan Allah, bukan keputusan manusia! Jika ada kelompok lain yang melakukan kesalahan, maka saya akan mempertanyakan kesalahan tersebut. Jika tentunya kesalahan tersebut diulang-ulang terus! Benar, insya Allah pembuktian saya dengan Dalil Al Qur’an dan Assunnah dan bukan dengan prasangka saja! Jangan sampai terjebak dengan ashabiah ketika gerakannya salah, tetapi tidak mau mengakui kesalahan tersebut! Benar, kita harus meniru ulama-ulama salaf. Yang mereka tidak akan berani mengklaim kebenaran atas ijtihad mereka sendiri, tetapi malah memuliakan kebenaran ijtihad seorang ulama yang berbeda dengan ijtihadnya. Dan ulama salaf tidak pernah berburuk sangka apalagi menfitnah umat Islam yang lain. Benar, anda juga tidak boleh menyuruh orang untuk berpaham bahwa demokrasi yang anda pahami adalah sistem kufur yang haram untuk di ikuti umat Islam. Jika ingin berkenalan dengan saya, silahkan. Ini no hp saya 031-60136768 nama saya Fajar Agustanto

    jika apa yang saya sampaikan salah datangnya dari saya sendiri… jika benar itu hak Allah..

    jika apa yang disampaikan HTI itu benar, maka itu dari Allah, jika salah, jangan salahkan Islamnya tapi salahkanlah HTI,

    demi Allah setiap syabab HTI telah bersumpah kepada Allah, Rasulullah dan Kaum Mukminin untuk menjaga pemikiran umat dari pemikiran kufur, dan akan tetap teruz berjuang diatas kalimatullah sampai kemuliaan islam tegak kembali di bumi ini…

    jika pendapat yang lain lebih kuat dari pendapat HTI maka saya ikut pendapat itu.. begitu juga yang di tabbani HTI jika ada gerakan lain yang pendapatnya lebih kuat, maka HTI mengikuti pendapat yang lebih kuat setelah adanya tabayyun…

    Jawab Jaisy01:
    Semoga anda memegang janji Anda ini! Karena jika tidak, akan ada perhitungannya kelak di akhirat nanti. Saya sudah bertabayyun kepada pemilik blog yang telah membuat berita tersebut, setelah berdiskusi panjang. Ternyata pemilik blog tersebut menyatakan dirinya bersalah dan meminta maaf kepada kader-kader PKS. Tetapi banyak kader-kader HTI (mungkin seperti anda) yang terburu-buru selalu mentandzir PKS. Maka dari itu saya tampilkan terus artikel tersebut untuk mengingatkan kita semua akan bahaya berita dari media yang kalian ambil sebagai hujjah. Padahal berita tersebut dari media sekuler yang berafiliasi pada demokrasi yang anda anggap kufur. Ini juga pernah terjadi, DPP HTI pernah hampir dituntut oleh DPP PKS ketika membuat berita tentang dana DKP yang diterima Fahri Hamzah. Tetapi DPP HTI mencuci tangan dengan beralasan bahwa “berita yang diambill adalah berita dari Liputan6 SCTV”. Sekaliber DPP HTI saja tidak bertabayyun kepada DPP PKS. Nah apalagi….!

    Ketika saya menjadi wartawan dulu, saya mempunyai banyak informasi-informasi tentang keburukan sebuah gerakan Islam. Tetapi atas taujih dari ustad dari PKS. Saya tidak diperbolehkan menampilkan berita-berita tersebut. Karena sama saja saya mempermalukan umat Islam seluruhnya! Inilah indahnya Tarbiyah, yang mampu menjaga keburukan umat Islam yang lainnya dari pandangan kaum kafir!

  35. tentang judul ini apakah kader HTI munafiq? ya saya katakan bagi anda yang bener2 ikhlas, n tidak mau saling hujat menghujat karena sebelum dibuktikan kebenaran itu sangat bebahaya sekali.. besar sekali tanggung jawabnya dihadapan Allah…lebih baik berdiskusi langsung, insyaAllah saya siap.. nama saya Hasan Umar (syawal) no HP saya 0857 8096 9444/ 0852 1024 5554,/ e-mail syawaldinridha@yahoo.com..

    Jawab Jaisy01:
    Tentang Judul tersebut adalah realitas dengan fakta yang jelas. Jika ada pernyataan hukum, maka saya siap menampilkan bukti-buktinya yang insya Allah sangat banyak sekali. Saya tidak pernah dan tidak ingin menghujat seorang muslim ataupun non muslim. Tetapi jika ada seorang muslim yang menfitnah saudaranya sendiri, maka saya harus menjawab fitnahan tersebut sebelum terjadi banyak kemudharatan yang terjadi. Semua ada pertanggung-jawabannya. Anda juga akan bertanggung-jawab atas tandzhir yang anda lakukan kepada saya. Yups, silahkan berdiskusi dengan saya di 031-60136768. Atau kalau tidak bisa, sebaiknya kita berdiskusi disini saja. Biar semua orang tahu kebenaran tersebut. Jangan sampai menyembunyikan sebuah kebenaran! Nama saya adalah Fajar Agustanto (Abu Jaisy).

    saya teringat ada slogan ntah ini oknum PKS atau memang dari PKSnya yang mengatakan bahwa HTI itu NATO,. No Action Talk Only.. kita bisa berdiskusi, tapi tidak diblog ini, kita bisa secara tatap muka langsung kebetulan saya tinggal di bintaro, atau melalui e-mail, atau sms, silahkan…

    Jawab Jaisy01:
    Hehehe, kalau saya sih. Nggak beranggapan seperti itu. Tetapi saya beranggapan fase HTI belum sampai pada fase Tarbiyah. Anda bisa melihat, ketika demonstrasi dulu diharamkan oleh HTI. Tetapi sekarang setelah tergulingnya kekuasaan yang korup, HTI mulai berlenggang menyatakan “kebolehannya” berdemonstrasi. Maka kami menganggap, fasenya mengikuti Tarbiyah. Dan ketika saya berdiskusi dengan ketua DPD II HTI, beliau menyatakan bahwa “tidak menutup kemungkinan bahwa HTI akan mengikuti Pemilu juga, tetapi untuk tahun 2009. HTI masih belum siap” Ini fase kedua. Jadi memang ada marhala-marhala dari setiap tingkatan gerakan Islam. Saya sering diajak berdiskusi diemail oleh saudara-saudara HTI, tetapi saya menyatakan kalau mau berdiskusi silahkan disini. Buat apa berdiskusi di email. Sarananya diskusi sudah terbuka lebar disini, kenapa harus bersifat syrri? Jadi biar semua pada tahu dan mampu menelaah kebenaran tersebut.

    yang ingin saya katakan kalo HT itu NATO, tentu Hizbut Tahrir tidak akan sebesar ini bahkan lebih dari 40 negara.. Hizbut Tahrir tetap teruz bergerak, membangun opini, membongkar makar-makar kaum kafir,dsb. bedanya dengan PKS bahwa PKS ingin mengambil kekuasaan dengan masuk sistem yang ada (sistem kufur) sedangkan HT melalui thariqul ummah, atau jalan ummat.. metode ini berdasarkan ijtihad pendirinya yaitu syekh Taqiyuddin an-Nabhani dengan melihat tahapan-tahapan dakwah rasulullah dari zaman jahiliyah hingga berdirinya daulah islam di Madinah dan diterapkannya syariat Islam secara total, sehingga Islam berjaya..
    “ma layatimmulwajibu ila bihi fa huwa wajib” berdasarkan keadah ini maka syariat islam tidak akan sempurna tanpa adanya negara maka adanya negara itu menjadi wajib hukumnya.. menurut pemahaman HT bahwa action yang akan dilakukan adalah sesuai dengan solusi.. mis: terjadinya kelaparan dimana-mana maka solusinya adalah sistem ekonomi yang berdasarkan syariat, pencurian,pembunuhan,dsb. solusinya adalah sistem sanksi yang berdasarkan syariat islam,. perzinahan, pemerkosaan,dsb. solusinya adalah penerapan sistem pergaulan islam, saudara-saudara kita sesama muslim dipalestine, afgan, irak, dsb. yang dijadikan santapan lezat bagi kaum kufar solusinya adalah JIHAD, dan semua itu tidak bisa dilaksanakan secara parsial tapi secara total dan kaaffah, dengan Khilafah Islamiyah yang akan menyatukan seluruh kaum muslimin dalam satu kepemimpinan yaitu seorang khalifah, sehingga tidak tersekat-sekat oleh faham nasionalisme yang merupakan Ashobiyah….. wallahu’alam bishawab

    Jawab Jaisy01:
    Yups, benar. Ikhwanul Muslimin juga tidak akan besar kalau hanya NATO. Sampai diseluruh negara kader IM sudah berada dimana-mana. Jadi tidak hanya di 40 negara. Dan mereka mempunyai gerakan dakwah sendiri-sendiri tanpa harus menampilkan diri sebagai kader IM. Dan di beberapa negara IM sudah mampu menguasai dan menerapkan sedikit-sedikit pengaruh Islam tanpa harus bersikap serampangan. Tanpa harus berteriak-teriak syari’at-syari’at. PKS memasuki sistem yang anda anggap kufur. Dan karena PKS itu juga, HTI demonstrasi mendukung sistem kufur tersebut dengan berteriak-teriak “meminta-minta” kepada sistem kufur untuk mensahkan UU Pornografi secepatnya. Sebuah realitas bukan? HTI juga berteriak-teriak “meminta-minta” kepada thogut untuk mengirimkan pasukan perang ke Palestina. Tetapi PKS, tidak berteriak meminta-minta kepada thogut untuk mengirimkan pasukan perang. Karena sadar, bahwa PKS mampu mengirimkan sendiri “Jaisy-Jaisy”-nya tanpa harus meminta-minta. Dan inilah kejalasan sedikit tentang kejayaan Islam!

    Syekh Taqiyuddin an-Nabhani, Saya jadi teringat tentang janji beliau mengenai khilafah menurut prediksi beliau. Apakah sudah terbukti? Padahal sudah diluar prediksi beliau, Khilafah Islam masih belum menunjukkan eksistensinya. Kecuali kader Ikhwanul Muslimin yang mulai membuktikan sedikit demi sedikit telah mewujudkan daulah Islam.

    Tahapan-tahapan Risalah pergerakan Assyahid Hasan Al banna mengakar kepada diri kami pribadi untuk selalu teringat tentang mewujudkan khilafah dengan mempersatukan umat Islam sedunia tanpa harus berada pada satu madzhab tertentu. Tentunya dengan cara elegan dan cantik tanpa harus berfikiran dengan solusi-solusi yang sempit. Tetapi harus memberikan solusi yang nyata dalam pergerakannya.

    Kami selalu mewajibkan diri untuk memegang esensi syari’at Islam, tanpa harus berteriak-teriak. Mungkin inilah yang berbeda. Sikap syari’at Islam yang tanpa harus berprasangka buruk, menfitnah, mencampuri urusan orang, dll. Menjadi salah satu tolak ukur pergerakan kami. Jadi syar’iat Islam sudah tertanam pada diri kami tanpa harus menunggu datangnya khilafah. Karena kami meyakini janji-janji Allah, maka kami menyongsongnya dengan dengan mengilhami prinsip dari esensi syari’at Islam itu sendiri. Sehingga jika datang masanya tiba, kami sudah bersiap diri untuk mengaplikasikannya.

    Maka dari itu, PKS memberikan solusi yang banyak. Yaitu langsung terjun kepada orang-orang yang kelaparan, tertimpa bencana, advokasi orang-orang yang teraniaya, dll. Semua itu sudah dilakukan PKS, tanpa harus menunggu datangnya khilafah. PKS memberikan solusi tanpa harus membebankan masalah kepada yang lain. Jadi solusinya adalah bertindak, bukan berteriak-teriak!
    Semoga bermanfaat.

  36. Assalamu’alaykum…
    Ustadz, saya mau tanya…
    Apakah dahulu saat berdakwah Rasulullah juga masuk ke dalam sistem kufur yaitu sistem jahiliyah?
    Saya minta dijelaskan yang sejelas – jelasnya, beserta dengan dalil – dalilnya..
    Syukron jiddan….

    Jawab Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam.
    Ukhti, mungkin anti bisa melihatnya disini —:> Umat Islam Harus Memenuhi Tantangan Demokrasi
    Disitu ada komentar saya tentang “Meninjau Dalil”

    Atau di artikel Ustad Abduh Zulfidar Akaha —> Mengatasi Masalah dengan Masalah (Mengharamkan Demokrasi Demi Madharat yang Lebih Besar)

    Bisa juga dijadikan anti baca disini —–> Demokrasi, Barang Curian Milik Islam?

    Semoga bermanfaat.

  37. semoga teman-teman PKS segera kembali ke ideologi yang sebenarnya. amin…

    salam kenal..:-)

    Jawab Jaisy01:
    Yups, dan semoga saudara-saudara HTI tidak termasuki penyakit hati dalam berjuang apalagi menjadi jamaah su’udzhon kepada gerakan Islam yang lain. Amien.

    Iya salam kenal juga 🙂

  38. yuk berlomba lomba dalam kebaikan…..

    sy kagum sama pks pertama kali…krn akhlak kadernya loh…semoga sampai akhirpun tak berubah pandangan itu…

    sahabat sy nak HTI juga…qt sama2 tau..kendaraan qt beda…

    tp tujuan yg sama itulah…bikin qt cari sebanyak2nya persamaan…

    klo dilihat2…para pemimpin masing2 adem ayem y(af1 g da fakta,hnya perasaan)…tp justru di tingkat kader yg agak sdkt ‘bmasalah’…

    mulai dr qt sj dulu….BELAJAR bagaimana MENGHARGAI PERBEDAAN….sy suka bgt nih..contoh ni ditunjukan kader pks yg ada di daerah sy yg notabene NU…kan jd nya kpincut jg….

    seperti di awal tadi…..

    saudaraku HTI….mari berlomba2 dalam kebaikan…
    hanya untuk Allah….

    apa yg gak sih untk jannahNya…

    salam jihad u kader pks

    Bangkitlah negeriku…harapan itu masih ada….

  39. […] by admin Beberapa saat yang lalu, saya pernah membuat beberapa postingan dengan berjudul "Apakah benar kader HTI munafiq?" dan "Hizbut Tahrir Menyesatkan Hamas" Karena sudah kebiasaan Hizbut Tahrir menjadi […]

  40. Hehehehehe..admin..admin..umur anda udah 27th..tapi dial0g anda benar2 g ada dewasa2nya..! Hehehe..tampak k0k.. Siapa yg menyulut api tapi k0rekx di sembunyiin, hehehe.. Kyakx kl0 umur 27th lbih pr0duktif di dunia nyata y..g di dunia maya, lagi pula HT punya idari dalam menyampaikan saran, tp syangx antum g mw tau kali y? Yg p0k0k Hujat aja dah.. Tul gak?
    Trus.. 0ne m0re time.. Ana sampaikan, HT MENGHUJAT REZIM KUFUR, BUKAN PKS NYA,TAPI KARENA PKS ADA DI REZIM, JADI KONSEKUENSIX KESINGGUNG!!! Hehehehehe

    Jawab Abu Jaisy:
    Hehehe, tampaklah mereka wajah-wajah pencela
    Yah, malaslah ngadepin akhwat macam anti. Sukanya mencela tapi nggak bisa diajak diskusi dengan baik.
    Yah sudah, terserah silahkan menghujat gerakan dakwah yang anti sesat-sesatkan. Insya Allah dari dulu orang sudah menilai siapa gerakan yang nggak benar karena doktrinan, atau karena pemahaman.

    HANYA ORANG YANG DIDOKTRIN DAN KARENA KETAKLID-TANLAH YANG MEREKA TIDAK MAMPU MENJAWAB PERTANYAAN, TETAPI SUKANYA BERTANYA…TANYA!
    (Alhamdulillah saya tidak terjerumus terlalu jauh di jamaah su’udzhan itu)

    Afwan ukhti, apakah di halaqah anti tidak pernah diajarkan diskusi dengan baik? Kok kesannya anti nggak bisa diskusi dengan baik neh! Kalau orang yang diskusi dengan baik itu ngasih argumen dengan baik. Tidak akan menyinggung-nyinggung sesuatu yang diluar konteks diskusinya.

    Kalau anti mau tahu konteks Islam dalam menerapkan nasehat, saran dan sebagainya, sudah saya sediakan sendiri linknya —–:> “Hakekat Nasehat” Nah apakah benar HTI ketika memberi nasehat sesuai dengan syari’at islam. Nah, kalau saya sih langsung membahas sesuai dalil Sunnah dan Kitabullah Al Quran. Tidak asal kata orang, asal kata ketua, asal kata munthir, asal kata Murabbi, karena saya bukanlah orang2 pentaklid dan hasil doktrinan.

    Dan saya tidak perlu menyebut-nyebutkan kiprah saya di dunia nyata. Saya bukan seperti orang-orang yang ingin selalu mengatakan bahwa saya adalah mujahid, pejuang Allah, dll. Cukup Allah yang memberikan label itu, bukan manusia apalagi diri saya pribadi! Saya tidak ingin seperti orang-orang ghurur dan ghuluw yang menganggap menyebarkan buletin saja sudah berjihad dengan luar biasa. Apalagi menyebar buletin fitnah terhadap umat Islam yang lainnya, dan merasa bangga sekali. Lalu mereka menyebutkan diri mereka sendiri “Saya adalah mujahid”. Padahal mereka tidak pernah berperang dijalan Allah, mereka tidak pernah tahu rasanya ditangkap oleh pasukan Israel, mereka tidak pernah disiksa oleh musuh-musuh Allah. Tetapi mereka mengklaim diri mereka pejuang khilafah, layakkah seperti itu? Semoga mereka cepat tersadar atas mimpi-mimpi mereka yang tak kunjung datang dan malah membuai tidur mereka sehingga semakin nyenyak. Padahal disamping mereka bom-bom berjatuhan, peluru bertebaran dan para syuhada tersenyum indah tanpa bermimpi! Dan para syuhada’ itu tidak pernah mengklaim mereka sebagai Jaisy Muhammad atau bahkan Mujahidullah atau jundullah karena Allah yang akan memberikan label itu sendiri. Itulah yang saya inginkan!

    Didunia nyata maupun maya, insya Allah semua sudah terekam dan tertulis dari apa yang Allah berikan kepada saya nanti. Saya tidak perlu menganggap diri paling berjasa atau paling berkiprah. Karena setiap amalan itu tergantung dari apa yang kita niatkan, dan setiap amalan itu tergantung dari apa yang kita persembahkan dan apa yang kita lakukan. Semua itu untuk Allah, bukan untuk merasa lebih hebat dari yang lainnya.

    NB: Oh iya, saya nggak ingin memperpanjang postingan ini. Karena si admin “Syariahpublition” Syabab HTI telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas postingan rendahan yang dia publikasikan atas nama syari’ah. Hehehe, labelnya aja syari’ah. Tapi malah nggak sesuai syari’ah :D. Nah terbuktikan siapa yang sukanya su’udzhan2an!

  41. Masya Allah, ukhtifillah afwan anti jangan sampai taklid dengan HTI. Jika memang salah, kenapa tidak meminta maaf? Jika tidak merasa salah, maka berikan hujjah anti untuk komentar anti dengan baik. Yang ana rasakan dalam dialog anti, sudah terlalu emosi dalam berkomentar. Afwan ukhti. Ishbir yaa ukhti.

    Semoga kita selalu berada pada barisan mujahidah Allah tanpa harus memandang diri paling sempurna dari yang lain. Amien. Hamasah….

  42. PKS dulu menjadi partai yang idealis. Dia mempunyai idealisme tinggi. namun saat mereka ada dibawah ketiak Demokrat, mau tidak mau mereka akan meninggalkan idealisme mereka sejengkal demi sejengkan,sehasta demi sehasta.Dulu kebijakan kenaikan BBM, mau tidak mau mereka menyetujui. padahal dalam Islam Api adalah milik umat. pengelolahannya harus dikembalikan untuk umat. tapi dengan kebijakan kapitalisnya pemerintah atas dukungan partai koalisinya justru menyerahkan itu kepada asing.maka kata LANJUTKAN! ini menjadi bukti bahwa kebijakan kapitalis akan terus dikobarkan. PKS sebagai partai yang berkoalisi dngan partai Demokrat pasti akan mengikutinya sejengkal demi sejengkal sehasta demi sehasta sampai orang miskin dilarang sakit,pemulung dilarang meminta-minta,ibu-ibu dilarang hamil (http://hizbut-tahrir.or.id/2009/07/31/orang-miskin-dilarang-hamil/), hutang ditumpuk-tumpuk, anak miskin dilarang sekolah dan sampai seluruh kekayaan negeri ini digadaikan ke swasta atas nama rakyat. Na’uzubillah. mudah2an ini mengingatkan saudaraku di PKS. jangan dukung pemerintahan Kufur…….

    Jawab Abu Jaisy:
    Wah lagu-lagunya kayak pemahamannya para TERORIS.
    Sudah jelas-jelas temanya “Apakah benar HTI Munafiq” kok malah merubah tema. Apa yang anda su’udzhonkan itu sudah saya jawab.
    Memang kader teroris itu nggak ada habis-habisnya tanya masalah usang yang selalu sama! Sorry bro, anda lihat dulu blog ini sepenuhnya. Jangan asal komentar!!! Jika seperti itu, jelas anda seperti para teroris yang memenggal-menggal ayat untuk tujuan sendiri.

  43. Masya Allah, benar abu Jaisy. Kader-kader khawarij itu sangat akut su’udzhannya terhadap umat Islam yang lainnya. Yah siapa lagi khawarij yang bisanya cuman berbicara. Kalau menyesatkan gerakan Islam yang lain golongan ini sangat mudah. Kalau bicara merasa paling benar sendiri.

    Mulai dari PM Turki, Hamas, Sekarang PKS disesat-sesatkan. Sudah sangat jelas, mereka adalah orang-orang munafiq yang dihidupkan Allah untuk menjadi contoh bagi orang-orang yang beriman agar tidak terjerat oleh mereka.

    Jawab Abu Jaisy:
    Masya Allah, sabar akhi. Jangan sampai menuduh seperti itu. Kita pertanyakan saja jangan sampai kita menuduh seperti itu. Yah, itulah yang mereka bisa. Mereka diluar parlemen, mereka diluar eksekutif apalagi yudikatif. Jadi mereka hanya bisa berteriak-teriak, karena tidak tahu bagaimana membenahi sistem yang benar. Ibarat anak yang selalu meminta uang jajan yang lebih kepada orang tuanya, sedangkan orang tua lebih mengetahui kegunaan uang daripada hanya untuk jajan saja.

    Sabar akhi, kita nikmati saja mimpi-mimpi saudara kita itu. Karena Insya Allah, setapak demi setapak kita telah melangkah dan menuju khilafah. Daripada perindu yang hanya memimpi-mimpikan khilafah tanpa berani berjalan memperjuangkannya.

    Mereka menyebut dirinya Tentara Khilafah, tapi sayang mereka adalah tentara yang takut akan berperang!

  44. Semoga Allah senantiasa menunjuki kita ke jalan yg di ridhoi-Nya… Persaudaraan adalah rahmat, tentu akan ada perbedaan2nya…Semoga perjuangan kita menuju tegaknya izzul islam akan segera terwujud…!!!

  45. […] Apakah benar kader HTI munafiq? […]

  46. […] Apakah benar kader HTI munafiq? […]

  47. […] https://suara01.wordpress.com/2009/07/04/hizbut-tahrir-menyesatkan…-hamas/ https://suara01.wordpress.com/2008/08/04/apakah-benar-kader-hti-munafiq/ […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: