Apakah benar penganut Majelis Rasulullah sesat?

Artikel Ini Telah Dihapus


Atas Taujih dari beberapa ustad, dipandang dari beberapa kemaslahatan, maka saya hapus artikel ini. Berikut petikan taujih Ustad Agung kepada saya ketika melihat artikel yang saya buat.Akhi, ana sarankan antum hapus saja artikel antum yang mengenai ini. Ana melihat sedikit kemaslahatan yang dapat dipetik dari artikel antum. Ana tahu antum ingin membuat kebaikan atas artikel ini. Namun, dari beberapa komentar yang masuk. Ana malah melihat banyak yang belum begitu mampu untuk menelaah apa yang antum tuliskan.

Akh, antum ingin membuat orang tersadar dengan artikel antum. Tetapi dari komentar-komentar yang masuk, bukan kesadaran yang dapat dipetik hikmahnya. Tetapi malah menyekat persaudaraan sesama umat Islam. Antum coba baca dengan hati, setiap komentar-komentar tersebut adalah seorang yang merasa tersakiti hatinya. Dan ini sama saja antum menzhalimi perasaan mereka.

Walaupun ada oknum (blog Artikelislami) dari penganut Majelis Rasulullah. Tetapi jangan sampai kita membalas rasa sakit hati kita atas fitnahan-fitnahan yang melanda kita dan ulama-ulama yang kita hormati. Biarkan saja, fitnah tampil terus untuk menjadi sebuah contoh yang nyata tentang bentuk-bentuk fitnah yang selalu melanda umat Islam.

Antum jangan egois, ingin dia (Blog Artikelislami) menghapus yang telah diposting. Biarkan saja. Islam itu memberikan dua pilihan. Mau berbuat baik atau buruk. Kedua-duanya ada akibat yang akan diberikan Allah kepada kita. Maka dari itu antum tidak perlu susah-susah untuk menyuruh menghapus postingannya.

Untuk nasehat kepada dia adalah sekedar memperingatkan saja, jangan sampai kapasitas antum melebihi itu. Sudah seharusnya, jamaahnya sendiri yang memberikan nasehat kepada dia. Bukan antum. Ketika antum memberikan nasehat lebih dari kapasitas, akhirnya yah seperti artikel antum ini. Banyak yang mengira antum membenci Majelis Rasulullah. Padahal maksud antum adalah hanya untuk memperingatkannya. Sesungguhnya sifat manusia itu tidak akan pernah mau divonis bersalah, dia atau bahkan teman-temannya. Mereka akan cenderung membela jamaah mereka daripada menelusuri akar permasalahannya.

Jadi berdoa saja akh, semoga yang melakukan kesalahan itu sadar atas kesalahan yang dia perbuat. Dan antum jadilah seperti air, yang dengan kesabarannya meneteskan setiap butir-butirnya hingga merubah batu yang tadinya padat dan berbentuk tidak biasa akhirnya menjadi luarbiasa enak dilihat. Itulah akh, kesabaran kita. Kesabaran yang berpuluh-puluh tahun kita pupuk lama. Jangan sampai antum kehilangan kesabaran akh. Karena kesabaran itu tidak mengenal batasan.

Ana melihat antum beberapa hari ini I’tikaf bawa laptop malah jarang melihat antum tilawah dan menambah hafalan Qur’an dan hadits akh? Antum ini ijin sama istri meninggalkan anak, untuk menambah setiap pahala-pahala antum. Jangan antum terlalaikan menjawab komentar-komentar yang tidak enak dibaca. (Saya cuma cengar-cengir).

Sudah akh. Tafadhol antum pilih sendiri mau hapus artikel antum apa nggak. Ana hanya memberikan masukan saja akh. Tapi jangan lupa bisa terjadi akibat yang lebih besar dari letupan kecil seperti ini akh. Mungkin dia (blog Artikelislami) tidak mengetahui bahwa apa yang dilakukan fitnah atas pemahamannya sendiri. Tetapi bukan berarti antum juga harus berpaham seperti itu. Mari kita berkhusnudhon kepada mereka atas segala macam tindakan yang mereka lakukan kepada kita, baik dan buruknya. Tidaklah seorang yang difitnah, dicaci dan dimaki menjadi lebih buruk. Melainkan kembali kepada diri mereka sendiri. Ingatlah Al Hujuraat ayat 11 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”

(Dalam hati, saya berfikir apakah tidak ada ustad yang seperti ini di Majelis Rasulullah yah? Hingga mad’unya harus tega dan mudah sekali menfitnah dan menyesatkan orang diluar jamaah mereka. Wallahu’alam)

Dengan ini, saya menghapus artikel “Apakah benar penganut Majelis Rasulullah sesat?” Saya meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti atas artikel yang saya buat.

Hal yang menyangkut Blog Artikelislami —-> htp://artikelislami.wordpress.com/2008/04/30/benarkah-pks-mirip-indosat/#comment-254 (Alhamdulillah, atas rahmat Allah. Akhirnya Admin Blog sedikit tersadar, namun masih disayangkan, walaupun saya bukan dari Hizb Salafi,  postingan yang lain seperti ini masih nampak —> htp://artikelislami.wordpress.com/2008/03/09/salafy-masonic/#comment-663 semoga  kesadarannya utuh untuk membangun pondasi umat Islam)
Kami berlepas diri atas fitnah dan hujatan yang dilayangkan kepada PKS dan ulama-ulama yang kami hormati.Tapi alhamdulillah, sisi baiknya adalah, akhirnya ada juga Penganut Majelis Rasulullah yang hanif, dan selalu berlemah lembut kepada sesama muslim. Tanpa bahasa kasar, merasa paling pintar dan tawadhu’ dalam bahasanya. Syukron atas seseorang yang mengirim email kepada saya dengan kelembutan dan kesantunan bahasanya. Dan merasa bertanggung jawab atas apa yang diperbuat oleh saudaranya. Insya Allah keberkahan menyelimuti kita semua yaa Akhi. Intinya adalah kita harus Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini dengan tidak menfitnah, menghujat siapapun yang berbeda dengan pemahaman kita, selama pemahaman itu bersifat furu’.

Iklan

CD Pemurtadan Serbu KUA di Aceh

Air Zamzam hanyalah bisnis dari perusahaan air punya Arab Saudi. Rukun-rukun haji, seperti melempar jumrah dan thawaf tidak beda dengan mainan anak-anak. Ibadah haji sebagai ibadah menyembah berhala dan ibadahnya Bangsa Arab.

Cuplikan di atas adalah inti tayangan sebuah compact disk (CD) dan buku bimbingan ibadah haji yang ditulis dan diterbitkan Drs R Amos. CD ini menjadi berita menghebohkan di sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) di Banda Aceh. Buku dan CD yang dikemas dalam satu paket ini dikirim ke beberapa KUA di Banda Aceh.

Paket yang pertama kali ditemukan oleh Kepala KUA Kecamatan Banda Raya, Drs Yus Adil ini, tergeletak di depan pintu kantor KUA. Paket yang dikemas warna kuning ini pun langsung diambil oleh Yus yang akan masuk kantornya sekitar jam 8.00 Wib.

Yus menjelaskan, paket ini berisi buku tipis berjudul "Pelaksanaan Ibadah Haji untuk Kalangan Sendiri" yang karangan oleh H Amos. Selain buku, paket itu disertai CD dengan penceramah dalam CD itu juga orang yang sama. Sebelumnya, Yus memang mengikuti pelatihan haji di Jakarta. Saat pelatihan, panitia berjanji mengirimkan buku panduan haji pada peserta. "Saya pikir itu buku kiriman panitia, makanya langsung saya ambil dan masukkan ke ruang kerja," ujarnya.

Setelah membaca beberapa bab dari buku itu, Yus menemukan keganjilan, karena buku ini justru menyudutkan ajaran Islam. "Salahnya, ditulis, Islam berasal dari kalangan budak. Sedangkan Kristen dari raja-raja. Maka, seharusnya pemeluk Islam tunduk pada Kristen," jelasnya. Baca lebih lanjut

Perempuan “Korban” Pelecehan Seks di Gereja Galang Dukungan

Kelompok jaringan perempuan korban pelecehan di gereja berencana menggalang dukungan ke berbagai pihak. Menurut rencana selama berada di Jakarta mereka telah menjadwalkan beberapa agenda yang akan dilakukan antara lain meminta dukungan kepada beberapa lembaga negara seperti Komnas Perempuan, Komnas HAM, Meneg PP, Fraksi-Fraksi DPR RI.

Rabu (20/8) lalu korban dengan didampingi oleh Tim JPK2G menyambangi kantor Komnas HAM dan Komnas Perempuan yang terletak di Jl. Latuharhary, Jakarta Pusat guna mengaduan perihal pelecehan yang telah dialami yang mana pada hari Selasa (19/8) korban bersama dengan Tim JPK2G juga telah melaporkan ke PGI perihal kasus tersebut.

Beberapa organisasi kemanusiaan dan masyarakat juga memberikan dukungan atas penuntasan kasus ini antara lain; Jaringan Perempuan Korban Kekerasan di Gereja (JPK2G), Aliansi Sumut Bersatu, LETARE ( Kuasa Hukum ), Perkumpulan Peduli, Layar, Sahda Ahmo, Jemaat Antar Denominasi, Komunitas Masyarakat Damai, Kontras Medan, LBH APIK Jakarta, Koalisi Perempuan Indonesia, Kalyanamitra, Kapal Perempuan, Jurnal Perempuan, Kartini Networking, Our Voice, Ardhanary Institute, LP2M-Padang, PerPuaTI.
Baca lebih lanjut

Alhamdulillah, novel saya akhirnya terbit!

Alhamdulillah, setelah sekian lama menunggu dan menunggu. Kini novel saya diterbitkan oleh Mujahid Press. Limpahan karunia hanya kepada Allah saja yang menghamparkan rizkinya dimanapun berada.