Belajar Sambil Nge-game, Kenapa Tidak?

"Disuruh belajar matematika atau fisika, anak-anak pasti males. Tapi kalau lewat game, siapa sih yang bakal nolak?" Itu diungkapkan Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto, Center Director SEAMEO SEAMOLEC (Southeast Asian Ministers of Education Organization/Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center), saat peresmian JENI ASEAN Research Center, tepat di Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, di Pondok Cabe, Tangerang.

JENI (Java Education Network Indonesia) tingkat ASEAN, yang pertama di Asia Tenggara, memiliki fungsi sebagai tempat pelatihan, penelitian, dan pengembangan aplikasi Java dan open source.

Menurut Gatot, pengembangan games, yang dinamakan Edu Mobile Game itu, dilakukan untuk memudahkan penyampaian materi pelajaran melalui sarana games di ponsel, yang rata-rata dimiliki pelajar. Games ini dirangkum Portal Game Republik Indonesia, yang dikembangkan oleh tim JENI ASEAN Research Center, yang berkantor di Komplek Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang.

Lewat portal yang beralamat di http://gameri.diknas.go.id ini, para pelajar bisa men-download games dan animasi (untuk versi Beta) secara gratis ke dalam ponselnya. "Tidak semua punya komputer, tapi hampir semua pelajar punya HP (ponsel)," ujar Gatot.

Baca lebih lanjut

Iklan

Nasib Penghujat Islam Dalam Catatan Siroh Nabawiyah

oleh: Ust. Ihsan Tandjung

Dalam bukunya berjudul ”Pedang Terhunus Bagi Penghujat Rasul” (”AsSarim al Maslul ’ala Shatim arRasul”), Imam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan sebuah pelajaran penting dari Siroh Nabi shollallahu ’alaih wa sallam. Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa seorang pemuka Yahudi ahli syair warga Madinah bernama Ka’ab bin Al-Asyraf dibunuh oleh seorang sahabat Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bernama Muhamad bin Maslamah radhiyallahu ’anhu. Ia dibunuh karena telah menulis puisi yang menghujat Nabi shollallahu ’alaih wa sallam.

Ceritanya, setelah berita kekalahan kaum musyrikin Quraisy menghadapi pasukan Islam di dalam perang Badar sampai ke Madinah, maka Ka’ab berkata: ”Jika berita ini benar, maka berada di bawah tanah lebih baik bagi kami daripada di atasnya.” Artinya, ia merasa dirinya lebih baik mati daripada hidup setelah kekalahan kaum kuffar Quraisy. Lalu Ka’ab bin Al-Asyraf membuat syair-syair berisi ratapan atas kekalahan kaum musyrikin tersebut. Di dalamnya juga memuat hujatan terhadap Nabi shollallahu ’alaih wa sallam dan kaum muslimin. Lalu pergilah ia ke Mekkah untuk menampilkan puisinya dan turut berduka cita bersama kaum musyrikin Mekkah. Bahkan kaum muslimat juga ia lecehkan di dalam syairnya. Maka Nabi shollallahu ’alaih wa sallam kemudian bersabda:

من لي بكعب بن الأشرف فإنه قد أذى الله و رسوله

”Siapakah yang mau menangani Ka’ab bin Al-Asyraf karena ia sungguh telah mengganggu Allah dan RasulNya?”

Baca lebih lanjut

Research Products With the Spirit

Some time ago I’m looking for a product of the strange and unusual to be marketed. And not intentional I find the "Blog Marketing Product Greenway" how not mad. Products strange and not in common use by people. This is the product that often give something weird that does not normally used by other people.

Perhaps this is a form of alternative products from the Shop’s Wiki Crazy that might see you. Please see how the product with a Hunk Shop’s spectacular and strange. And a product can be marketed in the mad Internet. Indeed, many products sold on the Internet, including one that sold products hunk weird and might be mad that the products are marketed on the Internet.

Baca lebih lanjut

Habibie: Politik Dinasti Sudah Tak Relevan

JAKARTA – Di tengah semakin berkembangnya politik dinasti di tanah air, mantan Presiden B.J. Habibie mengingatkan bahwa sentimen politik dinasti serta latar belakang suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sudah tidak relevan untuk menjaring kepemimpinan nasional. Dia berpendapat, kompetensi, integritas, dan kemampuan tokoh menjadi hal terpenting untuk membawa Indonesia menuju kejayaan.

’’Dinasti kepemimpinan tidak tepat lagi, masanya sudah lewat. Sekarang ini, siapa saja yang terbaik, tanpa melihat faktor SARA dan usia, berhak menjadi pemimpin bangsa,’’ katanya saat menjadi pembicara dalam diskusi bersama Prof Dr Ing B.J. Habibie bertema Apa Yang Masih Salah dengan Bangsa Kita? di Universitas Paramadina, Jakarta, kemarin (28/11). Baca lebih lanjut

Nilai Dakwah dan Pertanyaan tentang Ikhwanul Muslimin

(Dari Buku Ikhwanul Muslimin; Deskripsi, Jawaban Tuduhan, dan Harapan Oleh Syaikh Jasim Muhalhil)

Siapapun yang mendalami ilmu agama Allah mengetahui bahwa posisi dakwah ilallah berada pada posisi yang paling tinggi dan sarana mendekatkan diri pada Allah yang paling baik. Kenapa? Dakwah adalah misi para Anbiya, jalan para rasul dan auliya.

Dengan jalan itulah, rahmat Allah menyebar dan kesesatan lenyap. Karena itu, banyak sekali ayat-ayat, serta hadits-hadits shahih yang jelas menerangkan masalah ini.

Allah swt. berfirman:

“Dan hendaklah di antara kalian ada sekelompok yang menyeru kepada kebaikan dan memerintahkan yang ma’ruf serta melarang yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104)

“Kalian adalah ummat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, memerintahkan kepada yang ma’ruf dan melarang yang mungkar, serta beriman kepada Allah…" (QS. Ali Imran: 110)

Bersabda Rasulullah saw., "Demi Dzat Yang Jiwaku Ada dalam Tangan-Nya. Pasti kalian akan memerintahkan yang ma’ruf dan melarang yang mungkar. Atau (bila kalian tidak melakukan hal tersebut), niscaya Allah akan menimpakan hukuman atas kalian, setelah itu kalian memohon kepada-Nya, dan tidak dikabulkan." (HR. Turmudzi, dan mengatakan hadits hasan). Baca lebih lanjut

Dr. Mahdi ‘Akif, Mursyid ‘Aam Ikhwanul Muslimin: Kepalsuan Tatanan Dunia Baru

Siapa saja yang mencermati strategi globalisasi, maka dia akan mendapati bahwa kekacauan adalah satu hal yang tak terelakkan sebagai imbas dari strategi tersebut. Baik dalam skala hubungan bilateral antar negara atau dalam kondisi politik internal sebuah negara.

Sebenarnya, ini adalah sistem yang amat aneh. Karena secara langsung atau tidak sistem ini mengarah pada intervensi sebuah negara pada urusan internal negara lain. Hal ini lalu berimbas pada dikuasainya kekayaan negara-negara lemah, semata-mata untuk kepentingan negara yang lebih kuat dan mapan.

Perang Dunia I dan II

Dalam perjalanannya, tatanan global dunia ini membawa umat manusia pada peperangan demi peperangan, di antaranya PD I dan II. Perang ini memakan korban yang luar biasa. PD I menewaskan sekitar 10 juta jiwa dan korban luka-luka yang tak terhingga. Hasil dari PD I ini membuat bangsa-bangsa saling curiga. Dan, hanya 20 tahun setelah itu, pecah lagi perang dunia II. Baca lebih lanjut

Buying Tickets Online

Now anything can be facilitated by the Internet. Ease so quickly that in any case we should not have bothered again choose to purchase something. Internet is one of many facilities that provide convenience to us. Like, we often difficult to get a ticket on the event. Even should a lot of people queuing and waiting in a long queue. But now convenience is huge, is one of Madison Square Garden Tickets, which provide facilities to provide services in a fast and professional in a variety of ticket purchase.

Baca lebih lanjut