PKS Kunci Koalisi Alternatif Parpol Lain


JAKARTA – Meski semua partai politik masih malu-malu menyatakan arah koalisinya, peta penggabungan kekuatan politik itu mulai terlihat. Beberapa pimpinan partai mengaku sedang menunggu sikap politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menentukan bentuk koalisi yang ideal.

’’Jadi, peluang antara Golkar dan PD (Partai Demokrat) menjadi besar (dengan pengesahan UU Pilpres, Red). Tinggal PKS yang menentukan, apakah ada pilihan alternatif,’’ kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dalam diskusi Calon Presiden setelah Pengesahan RUU Pilpres di press room DPR kemarin (31/10). Menurut dia, dengan UU Pilpres yang baru, banyak calon presiden yang sudah mendeklarasikan diri tidak akan mendapatkan tempat.

Dari UU Pilpres yang sudah disahkan DPR, sangat mungkin akan muncul tiga paket calon. Sebab, syarat sebuah partai atau koalisi mengajukan capres ialah mengantongi 20 persen suara dalam pemilihan legislatif atau 25 persen kursi DPR.

Dua kutub kekuatan politik Indonesia, PDIP dan Golkar, akan mendapatkan keuntungan dengan UU Pilpres yang baru itu. Sebab, kekuatan politik yang lebih kecil akan mendekat ke salah satu kutub tersebut. ’’Makanya, kami mengajukan nota keberatan draf (RUU Pilpres, Red) yang disahkan,’’ tambah Zulkifli. Dalam pembahasan RUU Pilpres, PAN bersikukuh syarat pengajuan capres ialah 15 persen sura. Sikap mereka itu tak luluh hingga pengesahan.

Dia menambahkan, capres-capres seperti Sutiyoso, Wiranto, Sri Sultan, dan Soetrisno Bachir mungkin akan tersingkir dengan ketentuan dukungan di UU Pilpres yang baru tersebut. Akibatnya, masyarakat hanya disediakan menu dan tidak bisa memilih calonnya sendiri.

PKS sebagai salah satu kekuatan politik yang menentukan bentuk koalisi pada 2009 juga diakui Partai Golkar. Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, PKS adalah partai Islam yang paling menonjol saat ini. Tak bisa dipungkiri, koalisi permanen memerlukan dukungan dari kekuatan politik Islam. Golkar juga menyiapkan alternatif untuk berkoalisi dengan partai Islam seperti PKS.

’’Banyak pilihannya, misalnya, JK-Hidayat atau membuka duet dengan PDIP, Mega-Kalla. Atau, kalau kita menang sampai 30-40 persen, kita bisa saja mengajukan Sri Sultan-Kalla,’’ tandasnya. Priyo menambahkan, saat ini yang cukup kuat adalah dukungan untuk meneruskan duet SBY-JK.

Sementara itu, Sekjen DPP PKS Anis Matta mengatakan, pihaknya juga masih membuka peluang koalisi dengan semua partai politik yang nanti lolos parliamentary threshold (PT). Sejumlah alternatif juga disiapkan dalam rangka menyusun koalisi permanen. ’’Oleh karena itu, kami mengajukan delapan nama calon pemimpin nasional beberapa waktu lalu,’’ ujarnya.

PKS, lanjut Anis, juga mempunyai beberapa alternatif bentuk koalisi permanen. Beberapa syarat partai yang bisa diajak koalisi adalah: reformis, punya komitmen antikorupsi, profesional, dan pro kesejahteraan rakyat. Menurut dia, penyatuan visi di antara anggota koalisi lebih penting daripada pemilihan figur. ’’Yang penting, komitmen dan kontrak politiknya jelas, baru kemudian figurnya,’’ tandasnya. (cak)

Satu Tanggapan

  1. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Gak Jelas? 😐

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: