Evakuasi Longsor Cianjur Diperpanjang 14 Hari




Tinggal Tiga Yang Terkubur

CIANJUR – Memasuki hari ketiga kemarin, tim pencari korban longsor Kampung Nyalindung, Desa Giri Mukti, Campaka, Cianjur, menemukan tiga jasad korban. Posisi tiga mayat tersebut berdekatan. Selisih waktu penemuannya masing-masing setengah jam.

Dengan demikian, tinggal tiga korban yang masih dicari. Sebagaimana diberitakan, tanah longsor di Cianjur selatan mengubur 13 warga setempat. Dua orang yang semula masuk dalam daftar korban ternyata diketahui mengungsi bersama keluarganya.

Di hari pertama, lima orang ditemukan. Dua lainnya di hari kedua. Pencarian di hari kedua sempat dihentikan karena hujan deras kembali turun.

Tiga korban yang ditemukan kemarin adalah Yayan Suryana, 35; Yayang, 7; dan Reza Sa’adah, 5. Korban pertama ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB, korban kedua pukul 10:00 WIB dan korban ketiga pukul 11:30 WIB.

Tubuh Yayan saat ditemukan tengkurap, Yayang miring, dan Reza terjatuh atau kepala di bawah. Setelah ditemukan, tim evakuasi langsung membawa jenazah ke Posko Penanggulangan Bencana di Desa Giri Mukti.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Cianjur Kompol Ade Najmulloh mengatakan, hingga hari ketiga jumlah korban yang ditemukan sepuluh orang. "Satu per satu bisa kita temukan berkat kerja sama semua tim pencarian," katanya.

Ade menyebutkan, korban kebanyakan orang tua dan anak-anak. Mayat korban ditemukan pada kedalaman satu meter. Jasad Yayan ditemukan tidak jauh dari rumahnya. Jasad Yayang dan Reza ditemukan dekat reruntuhan masjid.

Tim mengalami kesulitan ketika evakuasi korban karena kondisi lapangan yang berat. "Semua korban kami angkat secara manual. Area yang cukup berat menjadi penghambat untuk menghadirkan alat berat. Meski begitu, tim terus berusaha menemukan semua korban," paparnya.

Tim yang berhasil evakuasi tiga jenazah korban itu terdiri atas personel Brimob Polda Jawa Barat, Polwil Bogor, Polres Cianjur, Polresta Sukabumi, Pasukan Yonif 300 Raider, SAR, BM Kosgoro, Pandu Keadilan ( Tim PKS, Partai Keadilan Sejahtera), Satgana PMI Cianjur, dan relawan dari Jakarta.

Menjawab soal kelanjutan evakuasi yang sebelumnya hanya ditargetkan tiga hari, Ade mengungkapkan, hasil musyawarah Muspida Pemerintah Kabupaten Cianjur sepakat untuk melanjutkan evakuasi tahap pertama hingga 14 hari ke depan. "Setelah 14 hari nanti akan ditentukan kembali," ujarnya.

Di Posko Utama Desa Giri Mukti sebanyak 224 jiwa dari tiga kampung masih menempati tenda darurat. Sebagian menempati Aula Utama Desa Giri Mukti. (Jawa Pos)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: