Kebodohan Blog Artikelislami Yang Katanya Penganut Majelis Rasulullah, Yang Menyesatkan Muhammadiyah

Beberapa waktu lalu ada yang curhat kepada saya (lagi) tentang blog artikelislami. "Mas, saya sebagai orang Muhammadiyah merasa terhina atas ungkapan kesesatannya secara tidak langsung kepada Muhammadiyah." Ucap beliau tersebut di kolom komentar yang meminta untuk dibuatkan jawaban atas tulisan yang menyesatkan dilakukan oleh admin blog artikelislami. Saya tidak approve/setujui untuk ditampilkan, karena memang dia meminta untuk tidak ditampilkan komentarnya.

Ok, kita bahas sedikit siapa si pemilik blog artikelislami tersebut.
Ketika saya dahulu berdialog dengannya (admin blog artikelislami) ilmunya memang sangat kurang sekali, tetapi sangat sombong, bahkan dengan bengis menuduh siapa saja yang berkomentar baik-baik diblognya sebagai orang yang menyimpang dari Islam. (Silahkan lihat jawaban komentar-komentar blog yang dilakukan oleh admin blog artikelislami). Dia menuduh secara serampangan tanpa ilmu, menyesatkan siapa saja yang tidak sesuai dengan pemikiran dia. Dia mengaku-ngaku sebagai penganut Majelis Rasulullah, entah benar apa tidak? Tetapi perilakunya seperti kaum Khawarij yang menuduh sesat umat Islam lainnya dan yang sudah jelas-jelas sesat didalam Islam. Karena apa khawarij sesat? Karena menyesat-nyesatkan orang Islam yang tidak sesat!

Ketika membahas masalah hizby Salafy, dia sangat ambisius sekali. Perkataannya sangat kasar dan tidak bisa dinalar dengan akhlaq yang diajarkan oleh Rasulullah. Kita semua tahu, bahwa setiap gerakan mempunyai kelebihan dan kelemahan. Tetapi bukan berarti kelemahan itu harus menjadikan sebuah justifikasi untuk menyesatkan orang dengan seenaknya sendiri. Baca lebih lanjut

MEMALUKAN: Istri Mendagri Arab Saudi Ngutil (Lagi)

Inilah gaya hidup beberapa wanita high class di Arab Saudi. Karena mungkin terasa terkekang sehingga dia harus menghabiskan waktunya untuk "mengutil" di negara lain (Paris). Dia mungkin takut kalau mengutil di Arab Saudi bisa di potong tangannya! Maka dari itu, mari belajar Islam yang benar, bukan berarti Islam-nya orang Arab mesti benar! Karena orang Arab memang gudangnya kejahilan. Jadi mari belajar Islam tanpa harus membanggakan ke-Araban. Belajar Islam karena pemahaman, bukan karena doktrin atau pemaksaan, insya Allah menjadi seorang mukmin yang bertaqwa. Silahkan menyimak berita berikut ini:

Reputasi Arab Saudi sebagai salah satu negara termakmur di muka bumi tercoreng di Paris, Prancis. Dan, yang melakukan bukan warga sembarangan, tapi seorang putri istana. Yakni, Maha al-Sudairi yang juga istri Menteri Dalam Negeri Pangeran Nayef bin Abdul Aziz.

Sudairi meninggalkan tagihan sebesar 89 ribu euro (sekitar Rp 1,26 miliar) di toko busana kelas atas Key Largo, Paris, yang tak terbayar. Pengelola toko pun berang dan mengajukan izin menyita barang-barang milik sang putri ke pengadilan. Pengadilan menyetujuinya.

Terjadilah insiden memalukan di Hotel George V, tempat Sudairi menginap, kemarin (13/6). Juru sita datang dan harus bersitegang dengan para staf sang putri. Ke mana Sudairi? Seperti dilaporkan AFP, dia ngumpet di kamar hotel bintang empat yang dimiliki oleh keponakan laki-lakinya, Pangeran Alwaleed bin Talal, itu.

"Kami terpaksa harus memanggil konsulat Arab Saudi secara pribadi untuk turut membantu menyelesaikan masalah itu," kata Jacky Benazerah, pengacara Key Largo, kepada AFP.

Akhirnya, setelah tiga jam berdebat, pihak Sudairi bersedia membayar tagihan sebesar 89 ribu euro itu. Tapi, tidak dibayar langsung kemarin, namun ditransfer pada Rabu depan (17/6).

Lalu, benarkah sang putri dari negara petrodolar itu sengaja ngutil alias menilap pembayaran? Pihak Sudairi membantahnya. Dia, seperti ditirukan sejumlah staf, mengatakan bahwa para stafnya lalai melihat tagihan tersebut sehingga tak terbayar.

Namun, bantahan itu kontras dengan sejumlah bukti yang disajikan Benazerah. Sudairi, sebagaimana ditulis harian Le Journal du Dimanche, menunggak tagihan sebesar 10 juta euro (sekitar Rp 141,4 miliar) di sejumlah tempat komersial elite di Paris, termasuk Hotel Crillon.

Benazareh menambahkan, toko pakaian dalam Aux caprices de Lili yang letaknya di seberang Hotel George V juga berencana menuntut Sudairi. Pasalnya, sang putri diduga menilap sejumlah barang dari toko itu, di antaranya, celana dalam, handuk, dan pakaian renang. (war/ttg)