Kebodohan Blog Artikelislami Yang Katanya Penganut Majelis Rasulullah, Yang Menyesatkan Muhammadiyah


Beberapa waktu lalu ada yang curhat kepada saya (lagi) tentang blog artikelislami. "Mas, saya sebagai orang Muhammadiyah merasa terhina atas ungkapan kesesatannya secara tidak langsung kepada Muhammadiyah." Ucap beliau tersebut di kolom komentar yang meminta untuk dibuatkan jawaban atas tulisan yang menyesatkan dilakukan oleh admin blog artikelislami. Saya tidak approve/setujui untuk ditampilkan, karena memang dia meminta untuk tidak ditampilkan komentarnya.

Ok, kita bahas sedikit siapa si pemilik blog artikelislami tersebut.
Ketika saya dahulu berdialog dengannya (admin blog artikelislami) ilmunya memang sangat kurang sekali, tetapi sangat sombong, bahkan dengan bengis menuduh siapa saja yang berkomentar baik-baik diblognya sebagai orang yang menyimpang dari Islam. (Silahkan lihat jawaban komentar-komentar blog yang dilakukan oleh admin blog artikelislami). Dia menuduh secara serampangan tanpa ilmu, menyesatkan siapa saja yang tidak sesuai dengan pemikiran dia. Dia mengaku-ngaku sebagai penganut Majelis Rasulullah, entah benar apa tidak? Tetapi perilakunya seperti kaum Khawarij yang menuduh sesat umat Islam lainnya dan yang sudah jelas-jelas sesat didalam Islam. Karena apa khawarij sesat? Karena menyesat-nyesatkan orang Islam yang tidak sesat!

Ketika membahas masalah hizby Salafy, dia sangat ambisius sekali. Perkataannya sangat kasar dan tidak bisa dinalar dengan akhlaq yang diajarkan oleh Rasulullah. Kita semua tahu, bahwa setiap gerakan mempunyai kelebihan dan kelemahan. Tetapi bukan berarti kelemahan itu harus menjadikan sebuah justifikasi untuk menyesatkan orang dengan seenaknya sendiri.

Dia mengaku-ngaku pernah lama menjadi kader PKS. Tetapi diblognya sendiri, dia bingung arah gerakan PKS. Ini kan lucu! Jelas dia tidak tahu sama sekali terhadap PKS, kecuali hanya ucapan-ucapan bohong seorang yang bersifat munafiq saja. Dia pernah saya ajak untuk bertemu, tetapi dia malah menghindar terus, tidak berani bertemu dengan saya. Apalagi ketika saya tawarkan untuk bertemu dengan kader-kader Hizby Salafy, lucunya. Si pemilik blog artikelislami ini ternyata takut sekali dengan kader-kader hizby Salafy, dengan menyatakan (kurang lebih seperti ini) "Di situs/blognya saja keras seperti itu, apalagi nanti kalau bertemu" setelah itu saya jawab "Berarti antum (kamu) takut kepada mereka (kader hizby Salafy), bukan takut kepada Allah". Eee…. dia malah melengos, tidak mau membahas hal itu lagi. Inilah bukti kemunafiqan seseorang, karena orang-orang beriman tidak akan pernah takut terhadap sesuatu apapun (tentunya selain kepada Allah) jika itu berhubungan dengan kebenaran.

Baru-baru ini saya kunjungi blognya artikelislami yang membahas masalah "Salafy Bukan Pengikut Salafush Shalih". Hal ini sama saja dia (admin blog artikelislami) sudah merasa sombong karena merasa paling mengikuti Salafush Shalih. Dan menyatakan bahwa Muhammadiyah seperti ini "Karena faktanya, Muhammadiyah hanya punya hubungan sampai kepada Muhammad Abduh" Sedangkan dikomentar dan artikel yang lain, dia menyatakan bahwa Muhammad Abduh adalah orang sesat yang hanya mengutamakan Aqal. Serta menganggap Muhammad Rasyid Ridha sebagai orang yang berpaham Mu’tazillah yang sesat.

Setaraf organisasi besar di Indonesia saja (Muhammadiyah) dia sesatkan. Di beberapa kolom dia "mendewakan" blog Salafytobat. Padahal si blog Salafytobat ini tidak benar-benar tahu "dunia" Wahabi, yang diklaim sebagai manhaj Hizby Salafy. Padahal di sebuah milist, Salafytobat "dibantai" oleh kader-kader Salafy, tetapi dia tetep "melengos" lalu dengan seenaknya merubah topik arah pembicaraannya (yah sama kayak si admin blog artikelislami). Pernah suatu kali si admin blog Salafytobat saya tantang untuk berdebat dengan ulama-ulama Hizby Salafy yang tidak dia senangi. Tetapi dia tidak berani, malah merujuk pada ulama tertentu untuk dijadikan "tamengnya". Inilah bukti kekerdilan orang-orang yang tidak punya ilmu tetapi merasa paling berilmu. Karena sejatinya mereka akan benar-benar takut atau tidak berani jika memang bertatap muka. Ciri-ciri kemunafiqan!

Bagaimana mungkin ketika orang yang jelas-jelas semua ulama sepakat bahwa ulama-ulama seperti Muhammad Abduh, Muhammad Rasyid Ridha, Hasan al banna, Nashruddin Al bani, Kh. Ahmad Dahlan, Kh. Agus Salim, dan ulama-ulama yang berpedoman tentang pendapat untuk tidak taqlid mutlaq terhadap ulama tersebut, semua ulama sepakat sebagai seorang ulama dan juga mujtahid (pembaharu dalam Islam) diklaim sesat oleh blog artikelislami. Karena pada dasarnya ijtihad mereka-mereka mempunyai kesamaan dalam masalah taqlid buta terhadap ulama.

Bahkan Kh. Ahmad Dahlan sendiri adalah mujtahid yang menentang ke taqlidan dan yang membetulkan surau/masjid/mushala kearah kiblat, apakah ini yang dinamakan ulama sesat? Yang merubah tradisi kearah Islam yang benar, dianggap sebagai ulama sesat. Yang mengambil risalah dari beberapa ulama mujtahid besar harus dianggap sesat juga? Ah, hanya orang bahlul bin jahil saja yang akan beranggapan seperti itu!

Maaf bagi mas yang meminta membikin artikel untuk menjawab tulisan artikelislami, karena saya malas sekali meladeni orang-orang seperti itu. Hal ini cukup saja biar orang pada tahu siapa pemilik/admin blog artikelislami, sehingga bisa berhati-hati dalam mengambil ilmu diblognya.

Pokoknya kalau ada yang mengklaim paling ASWAJA, paling Ahlulsunnah waljama’ah, paling Salafy, pokoknya yang paling dari orang Islam yang lain, anggap saja mereka kaum yang sesat karena merasa paling benar dengan golongannya sendiri, seperti yang dilakukan oleh golongan Khawarij atas kesesatan yang menyesatkan muslim yang lainnya. Dan maaf atas keterlambatan tulisan saya ini.
Pada dasarnya jika banyak orang bodoh seperti ini, maka Indonesia tidak akan bisa Mengembalikan Jati Diri Bangsa.

NB: SAYA TIDAK MEMBELA SIAPA-SIAPA, TETAPI KETIKA ADA KETIDAKBENARAN. MAKA SAYA AKAN TURUT CAMPUR UNTUK MEMBENARKANNYA. SEPERTI KADER-KADER HIZBY SALAFY DAN KADER-KADER MAJELIS RASULULLAH ATAU SIAPA SAJA YANG TELAH MENYESATKAN ORANG YANG TIDAK SESAT. MAKA SAYA AKAN BERTINDAK!

Iklan

29 Tanggapan

  1. ente seh juga yang suka menyesat
    nyesatkan,mengkafirkan dan menyerikkan orang lain yang tidak sefaham dengan ente,jadi ente dibalas.ente dan golongan ente seh yang paling merasa benar dari golongan ummat islam yang mayoritas ini,merasa tokoh tokoh ente yang tersebut di atas yang ente unggul unggulkan melebihi dari para mujtahid terdahulu dari madzhab empat,terutama imam Syafii yang sudah mendarah daging faham bangsa indonesia sejak zaman Wali songo dulu.
    dari itu ente dan golongan ente jangan sok lebih bagus dari yang lain,agar tidak menjadikan perpecahan ummat islam.
    sudah tidak zamannya lagi kalau selama ini selalu membahas dan berdebat masalah khilafiah terus,kapan selesainya,toh itu bukan masalah prinsip dalam agama. hanya masalah furuiyah saja.yang penting mari kita ajak ummat yang belum mengenal islam,kepada islam,yang masih suka maksiat ,kita ajak taat kepada Alloh dan rosulnya.itulah perintah agama.
    pokoknya yang penting anda anda jangan sombong,karena sombong itu adalah sifat iblis.belajarlah agama yang mendalam dari banyak kitab,biar anda tidak fanatik kepada faham antum saja.agar kita sesama islam tidak berpecah belah terus.benar dan salah kita dalam berijtihad kelak Alloh swt sendiri yang akan menilainya.
    selamat berjuang.
    dari saudaramu Fil islam wal Aqidah.
    M Fadloli Hs. Al Brangkali.Mjkerto Jatim.

    Jawab Abu Jaisy:
    Astagfirllah. Mas, jika anda tidak tahu masalah saya dengan blog ArtikelIslami sebaiknya jangan berkomentar seperti itu. Karena hal itu sama saja anda menuduh saya, dan itu akan berbalik kepada anda sendiri.
    Saya tanya kepada anda, apakah dalam Islam kita dibolehkan menfitnah orang? Apakah dalam islam kita diperbolehkan berbohong? Jika anda Islam maka jawab itu dengan benar. Karena admin Blog ArtikelIslami telah malakukan perbuatan itu. Dan tentu hal itu sesat dalam Islam. Ingat apapun yang melanggar dalam koridor Islam, maka itu adalah perbuatan yang sesat. Terlepas nanti dia akan bertobat dan mengakui kesalahannya! Dan saya tidak menjumpai hal itu di diri Admin blog Artikelislami. Coba lihat bagaimana saya memuji-muji saudara-saudara dari Jamaah Majelis Rasulullah, dan saya tidak pernah ada urusan dengan mereka kecuali oknum yang satu itu dengan mencatut nama Majelis Rasulullah. Dan saya beberapa kali meminta maaf atas artikel saya yang membuat mereka terluka, walaupun itu benar dan tidak ada celah dosa disitu, saya tetap meminta maaf kepada mereka dan menghapus artikel tersebut. Lalu coba apakah admin Blog Artikelislami seperti itu? Lalu apakah bukan sesat jika tidak seperti itu. Karena jelas dalam Islam itu meminta maaf adalah hal yang wajib dilakukan orang-orang yang bersalah.

    Lucunya admin blog artikelislami menghapus tanpa meminta maaf kepada orang-orang yang sudah pernah membacanya. Hehehe, bukankah itu adalah ciri orang-orang munafiq dan orang-orang kafir? Bersikap jujurlah jika anda muslim.

    Saya sendiri bersikap baik terhadap pemilik blog artikelislami malah saya difitnah macam-macam oleh dia. Saya mengingatkan dengan baik-baik atas fitnahan dia, tidak ada hujatan ataupun celaan, yang ada hanyalah Al Quran dan hadits, tetapi saya malah difitnah macam-macam. Apakah ciri orang seperti ini bukan orang-orang yang tersesat dijalan Allah? Jika anda muslim pasti anda akan setuju dengan saya!

    Hehehe, afwan akhi. Antum seharusnya tidak mudah terprovokasi, jiwa setiap muslim itu diikat dengan keimanan, maka mereka berbicara dengan keimanan.

    Sejak blog ini lahir, saya anti membahas masalah khilafiyah, ikhtilaf, furu’iyah ataupun ijtihad para ulama. Karena saya menghormati para mujtahid yang diberkahi ilmu oleh Allah.
    Malah blog artikelislami yang membahas masalah khilafiyah, furu’iyah, ikhtilaf dalam ijtihad para ulama. Antum jangan sampai menuduh tanpa mengetahui masalah yang sesungguhnya, karena hal itu haram dalam Islam. Coba search artikel saya, apakah saya pernah membahas masalah tahlil, yasinan, dsb? TIDAK. Malah saya membahasa masalah Hizby Salafy yang mereka mengaku bermanhaj Wahabi. Dan saya juga memerangi mereka atas ghurur dan ghuluw dalam berfatwa. Mereka seperti orang-orang bingung yang suka menyesatkan orang lain tanpa tabayyun dan susah sekali diberikan penjelasan, nah hal ini juga saya temui didiri orang-orang yang mengaku Aswaja!

    Anda bisa membaca artikel saya tengan Hizby Salafy yang mungkin menganggap diri bersanad pada Muhammad bin Abdul Wahab yang anda sebut wahabi:

    Tidak Terbantahkan, Hizb Salafy itu ada

    Cara Menyikapi Khilafiyah dalam Jama’ah

    Anshar Jundullah Mempermalukan Islam Dan Termasuk Bugot!

    Hizb Salafi Makar Jika Tidak Mengikuti Pemilu

    Mantan Mufti Mesir: ”Kita Semua Salafi”

    KH Ma’ruf Amin: Salafi Harus Merobah Cara Dakwah

    Pengkafiran Sesama Muslim adalah Satu Ciri Khawarij

    Nah sekarang apakah ada bahasan-bahasan seperti ini di Artikelislami? Adminnya aja tidak tahu cara berdialog dengan baik, mana mungkin tahu adab dalam berbeda pendapat tentang ijtihad ulama. Yang lebih sering menghujat ulama duluan dengan menggap diri paling berilmu dan akan masuk surga. Na’udzubillah!

    Jika antum menuduh saya sombong, menyesatkan orang lain tanpa bukti, dll. Segeralah bertobat, karena kematian itu bisa datang kapan saja!

  2. kalu ente ente ingin tahu siapakah sebenarnya tohoh tokoh yang ente unggul unggulkan itu.bacalah biografi nya dalam buku 40 masalah agama,oleh KH Sirpjuddin Abbas. Tentang masalah tokoh tokoh Modernis agama. i’tiqod Ahlussunnah waljamaah,biogaraji para Mujtahid empat.dan faham faham yang sesat lainnya.
    siapakah yang layak harus di ikuti dan yang tidak.
    Al Fadlol Santrini..

    Jawab Abu Jaisy:
    Insya Allah saya sudah membaca buku “tipis” tersebut, dan tidak beda jauh dengan milik kitabnya Syi’ah.

    Sebentar saya hanya ingin menceritakan teman saya kepada antum.
    Saya mempunyai teman alumnus Tebu Ireng yang sekarang sudah mendapat gelar Lc di Al Azhar Mesir. Teman saya ini pernah mengatakan kepada saya begini
    “Dulu saya sering mendapatkan dari kyai-kyai saya tentang ulama-ulama yang tidak beraliran Aswaja. Dan kami sangat membencinya, kitab-kitab rujukan yang kontra pun setiap saat saya lahab habis. Dan para kyai melarang kita membaca kitab dari ulama yang kami anggap sebagai ulama yang menyimpang. Suatu ketika setelah saya kuliah di Al Azhar, sebagai mahasiswa saya harus menjadi orang yang netral. Maka dari itu kewajiban kami adalah membaca kitab-kitab para ulama. Dan saya juga membaca kita ulama yang kami anggap sebagai ulama yang menyimpang dari Aswaja. Setelah saya sering membanding-bandingkann kedua kitab yang pro dan yang kontra, saya akhirnya bisa mengetahui bahwa sesungguhnya ulama yang saya anggap menyimpang dari Aswaja, merupakan juga penganut Aswaja. Hanya mereka berbeda ijtihad, dan kadang saya lebih menemukan keberhati-hatian dalam melaksanakan sesuatu. Seperti masalah bid’ah khasanah, saya akhirnya mengetahui bahwa ternyata sahabat-sahabat Rasulullah sangat berhati-hati dalam melakukan ijtihad baru. Dan masih banyak masalah-masalah lain. Sehingga saya akhirnya banyak memahami dari ijtihad yang satu dengan yang lainnya. Dan saya sangat takut jika menghakimi tentang kebenaran satu sama lainnya.”

    Nah dari cerita tersebut jelas dikatakan bahwa, jika antum (mas M FADLOLI .HS.Al BRANGKALI) ingin bisa memilih siapa yang anda ikuti, maka mencari tahulah pada dua sudut pandang yang berbeda. Karena setiap orang yang mengetahui dua sudut pandang yang berbeda, maka dia mampu bersifat tawadzun dalam kehidupannya.
    Sekarang mana bisa kita mengatakan, “saya memilih ulama ini karena benar” tetapi dia tidak pernah mendapatkan informasi yang benar dari rujukan aslinya mana bisa dikatakan memilih!? Hal itu bukan memilih, tetapi terpaksa karena hanya memahami satu sudut pandang saja!

    Jadi sebaiknya mas M FADLOLI .HS.Al BRANGKALI, juga membeli kitab-kitabnya ulama yang anda tidak setuju. Karena mempunyai dua guru yang berbeda itu lebih indah daripada satu guru yang memberikan pelajaran pada satu bidang keilmuan!

    • Kepada M FADLOLI:

      Buku 40 Masalah Agama penuh fitnah… Ana pernah “ngaji” Islam dari buku itu melalui Abi. Tapi, sekarang Abi sendiri yang sekarang banyak nentang isinya…

      Apalagi pandangan beliau tentang Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah, tampak sekali beliau tidak mengenal dan tidak memahami fatwa2 Ibnu Taymiyyah…

      Bahkan, dalam satu paragrafnya (ana lupa yang jilid berapa, bukunya ada di rumah, karena sekarang ana kost jauh dari rumah, jadi belum sempat buka lagi), dalam buku tersebut (kurang lebih) menyatakan, yang intinya:

      Faham Wahabi (dan yang menurut beliau semua faham di luar Ahlus Sunnah — ana sebenarnya bingung maksud ahlus sunnah menurut beliau karena kebanyakan malah berbau Asy’ariyyah dan Maturidiyyah) adalah faham Hanbali dari segi madzhab fiqih yang berkembang di wilayah Nejd. Sehingga jika yang dimaksud pembaharuan Islam (maksudnya konsep tajdid menurut Ibnu Taymiyyah dan Muhammad ibn Abdul Wahhab) diterapkan di Indonesia, maka akan sangat tidak sesuai mengingat mayoritas Bangsa Indonesia mengantu madzhab Syafi’i…

      Dan pernyataan selanjutnya yang dengan jujur saya katakan: sakit hati dengan berbagai lontaran dan celaan atas ‘Ulama pengikut Salaf ash Shalih…

      Wallahu a’lam…

  3. beras 1 liter 5000. minyak goreng 1liter 6500, cabe sekilo 2500, nah harga yang ini pasti manusia ga ada yang pada pikirin berapa harga kain kafan, terus kalau mau masuk kuburan malaikat mungkar sama nakir bisa disogok ga ya. ente semua pasti pada mati DEBAT MULU . KY ORANG bener aja, sama2 umat islam HARUS SALING MENGHARGAI. ntar kalau ente sudah pada mati baru terasa faham siapa yang paling bener.

    api itu bin setan. setan itu bin iblis. nah iblis itu bin api neraka. klw ente pada berdebat di dasari api yang paling seneng iblis.

    Jawab Abu Jaisy:
    Apakah dengan memperingatkan tentang kesalahan maka itu disebut debat? Jika ada orang menfitnah, mencela, mengadu-domba lalu kita sebagai seorang umat Islam harus diam tanpa berbuat apa2 karena takut berdebat? Lalu bagaimana dengan apa yang diajarkan Rasulullah tentang segala bentuk perjuangan untuk menegakkan kebenaran? Tiada khilafiyah jika masalah tentang dosa-dosa besar dalam Islam. Kewajiban kita mengingatkan untuk agar tidak terjerumus kedalamnya.

    • Yaa akhiy, syubhat harus diberi titik terang… Ulama zaman dulu juga gitu, mereka nggak diem dan malah mikirin harga2 di Pasar, pada saat ada kemungkaran dan penyimpangan langsung dibuat bantahan2nya… Biar ummat terjaga…

      Yang jadi permasalahan adalah (zaman sekarang), banyak di antara mereka yang berniat baik tersebut kurang mengedepankan akhlaq Islami, sehingga terjatuh pada celaan2 yang merusak tujuan yang mulia tersebut.

  4. gak penting luh semuanya… sekarang coba luh tanya ama dirilu semua… udah berapa banyak orang2 yang tadinya gak pernah sholat jadi mau sholat.. yang tadinya suka niggalin puasa jadi rajin puasa.. yang tadinya sayang kalo mau zakat jadi ikhlas kalo zakat.. yang bisa jadi bener gara2 baca artikel luh semua.. yang mana yang sesat gak penting elu semua cuma Manusia ALLAH SWT yang paling tau… kalo elu semua sok merasa bener tau2 lu salah trus elu mau bilang apa???? coba lu pikir???? ALLAH SWT melihat dari hati coy.. selama kita melakukan kebaikan salahsatunya dakwah kalo kita iringin dengan hati Insya ALLAH akan kena???? bukannya nuduh sekali lagi bukannya nuduh cuma menganalisa ALLAH SWT yang maha tau jangan2 elu2 dakwah cuman pengen terkenal jadi hasilnya cuma bikin bingung orang awam kayak gw… Afwan kalo udah panjang lebar

    Jawab Abu Jaisy:
    Yang terpenting nggak perlu merasa berjasa sajalah. Menjalankan perintah Allah dan berdakwah itu adalah prinsip pribadi, dan Allah sendiri yang mengetahui seberapa ikhlas langkah kita dalam berdakwah. Dan nggak perlu diomong2in kalau kita sudah berdakwah.
    Allah akan selalu mengetahui apa yang kita lakukan, maka dari itu tidak perlu orang lain tahu apa yang kita lakukan dalam memperjuangkan dakwah Islam. Biar Allah yang memberikan berkah dan memberikan yang lebih baik lagi untuk diri kita.
    Terima kasih atas kunjungannya 🙂

    • Setuju pak Abu Jaisy … jika melakukan kebaikan semata-mata untuk mendapat rodho Allah … maka nggak perlu diumbar-umbar agar keliatan ato merasa paling berjasa … Malah keliatan nggak ikhlas jadinya … 😀

      • waakkk … salah ngetik … bukan rodho … kamsudnya ridho Allah … 😀

    • Klo bingung, harusnya ngaji, nggak usah terlibat di sini juga… (punten, afwan :))Dan tujuan dari tulisan ini justru supaya bingin orang-orang yang nggak tau jadi tau… Akhirnya mereka mencari dan mencari ilmu… Mereka fikirkan, mereka bandingkan, dan tentu saja, mengharap ditunjukkan kebenaran oleh Allah… Sehingga Allah akn memberikannya cahaya… Insya Allah…

  5. kita mencari ilmu,insyaalloh niatnya karena Alloh semata,bukan untuk berdebat,mencari muka yang unjung ujungnya adalah fulus.anacaman Nabi saw dalam sabdanya:”siapa yang mencari Ilmu.niatnya hanya untuk mencari wajah manusia,berdebat dengan ilmunya,maka Alloh mengharamkan bagtinya akan surga “.
    tapi banyak sekali pada zaman ini para pemuda/pemudi islam yang mencari ilmu sampai di luar negeri ,untung kalau masih kenegara Islam,tapi ada yang kenegara orang orang kafir.akhirnya jadi sarjana muslim yang berkiblat orentalis,datang kenegaranya sendiri dengan membawa faham faham yang bertolak belakang dengan ajaran islam yang benar.mereka belajar hanya mencari gelar,kedudukan di mata manusia.menyandang doktor,frofesor dsb.tapi otaknya dipenuhi ajaran kafir.seperti halnya saudara kita ….. yang akhir akhir ini menghebokan ummat dengan fahamnya Islam leberal,mungkin anda tahu siapa itu ? orang islam belajar kepada orang yang tidak islam,maka jadi nya jadi sarjana muslim yang tidak patek muslim,akhirnya merusak orang islam lainnya.Naudzubillah.
    dari itu mari kita bersama bersihkan hati kita dari sifat tercela,misalnya ria’.sombong,cinta kedudukan dsb.kita hiyasi dengan sifat sifat mahmudah agar ilmu kita bermanfaat,barokah dan diterima amal kita semua oleh Alloh.amin.
    mari kita bina ukhuwah islamiah yang erat,kita jauhkan dari perpecahan.kita cari persamaan faham,dan jangan kita cari perbedaan,biar kita sesama muslim bisa rukun.
    mari kita buang sejauh jauhnya membahas masalah khilafiah,toh itu bukan masalah prinsip dalam islam,tapi hanya masalah furuiyah saja.yang prinsip dalam agama adalah persatuan ummat islam.
    bersatu kita menang,bercerai berai kita akan hancur.ingat sekarang bukan zaman nya lagi akalau kita masih nyenyak masih membahas khilafiah saja.kapan habisnya.sedang saudara saudara kita di bantai musuh musuh islam.mari kita bangkit berjuang dengan harta dan jiwa raga kita untuk menegakkan syareat islam dibumi kita tercinta ini.
    oh ya,mohon maaf yg sebesar besarnya kepada saudaraku se iman.trtma akhinal kirom abu jaisy bila ada khilaf yang tiada sengaja,memang saya sebelumnya tidak tahu permasalahan sebelumnya.mari kita bina ukhuwah islamiah dengan erat demi tercapainya amar ma’ruf nahi munkar di jagat ini.
    M Fadloli Hs.
    d/a :brangkal .mojokerto ,jatim.
    Tlp o3216236671.

  6. dulu para guru guruku para Alim ulama’ yang alim.amilin.yang waro’,zuhud dan mukhlis yang semuanya sudah kembali kehadlirot ilahi roobi.Allohummaghfir lahum warhamhum.beliau beliau tidak ada satupun yang mempunyai gelar,tetapi dapat menjadi pemimpin ummat,penerang ummat,penyejuk hati ummat.mungkin kebersihan jiwanya dan keikhlasan hatinya,yang sekarang ulama’ ulama’ seperti beliau beliau itu sudah langka adanya.misalnya Al Arif Billah KH Abd Hamid pasuruan shohibul karomah wal fadlilah.KH Abdurrohman Al badawi demak.KH Adlan Ali Jombang.KH Misbah bangilan tuban.KH hasan asykari Magelang dan lain lainya dari 16 guru guru saya yang semuanya sudah wafat.baik yang ada di jateng atau jatim.
    mudah mudahan kita semua dapat menauladani dan mengamalkan ilmu ilmu yang sudah kita peroleh dari beliau beliau itu.amin. dan kita di jadikan orang orang yang bermanfaat untuk ummat,nusa dan bangsa.amin.

    • Alhamdulillah…

  7. inilah yang ana paling benci dari kondisi muslim saat ini,bukannya sibuk untukmenambah ilmu agama yang jelas2 kewajiban dari sang khaliq,malah sibuk saling menghujat,mencaci,dan menyalahkan saudara2nya sendiri.tak sadarkah ente semua pada siapa yang tertawa puas atas semua ini,SYETAN DAN PARA PEMUJANYA,KAUM KUFARAT.seharusnya kalau memang ente semua muslim,bersatulah untuk memperjuangkan agama Allah ini,bukannya malah terpecah belah.makanya ana tidak suka berpartai karena tak jarang yang keluar dari tujuan asal yang telah diteqadkan eshingga seperti inilah akibatnya,memecah belah persaudaraan muslim.mau NU, mau MUHAMMADIYAH,asalkan masih ,mengikut ajaran Rasulullah SAW, kenpa sibuk sesat-menyesatkan yang lain.masalah keyakinan itu itu hak masing2 individu,toh pertanggungjawabannya sama kepada Allah,kalau ada yang mau keluar jalur dan tidak mau diluruskan,doakan saja semoga Allah memberikan hidayah kepadannya sehingga dia kembali kepada kemurnian islam.
    semoga tulisan ana ini tidah menambah panas suasana,karena memang bukan itu tujuan ana.
    afwan

  8. Maaf, komentar anda kami Delete

    Jawab Abu Jaisy:
    Anda sebaiknya lihat peraturan blog ini. “sebelah kiri atas” WARNING: KAMI AKAN MENGHAPUS KOMENTAR YANG BERISIKAN HUJATAN, CELAAN, MENGECAP KAFIR TANPA DASAR. DAN HAL-HAL YANG DILARANG DALAM ISLAM. JADI KAUM KHAWARIJ (YANG MENGECAP KAFIR SEMBARANGAN) MINGGIR…. (NB: PENDUSTA/PENIPU JUGA DILARANG BERKOMENTAR)

    KATANYA ISLAM, KATANYA INGIN BERJUANG MENEGAKKAN SYARI”AT ISLAM. LAH KOK TUKANG TIPU!!!! Syari’at Islam itu tidak diperjuangkan dengan cara menipu.
    gogo
    gmail.com
    bbghariyanto@gmail.com
    124.81.85.222

    abu hijaz
    gmail.com
    bbghariyanto@gmail.com
    124.81.85.222

    ehm
    gmail.com
    bbghariyanto@gmail.com
    124.81.85.222

  9. kebenaran yang sebenar-benarnya benar.benar-benar benar datang dari allah…

  10. kebenaran yang paling benar, sebenar-benarnya benar,benar-benar benar datang dari allah s.w.t

  11. Assalamu ‘alaykum warohmatullohi wa barokatuh
    Innalhamdalillah nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruhu
    wa na’udzubillahi minsyururi anfusina wa syayyi’ati a’malina ………….!!
    Man yahdihillahi falaa mudlillallah wa man yudlil falaa haadiyallah….

  12. sudahlah jangan terlalu banyak berdebat. bersihkan hati-sucikan niat. persoalan bid’ah membid’ahkan akan selalu ada sejak zaman sahabat sampai kiamat tidak akan pernah selesai. semua kelompok mulai sahabat mayoritas-khawarij-syiah, mayoritas tabi’in-mu’tazilah, salafus shalih mayoritas-qodariyah, jabariyyah-mujassimah/musyabbihah/hasyawiyaah, mereka semua mengaku ahlussunnah wal jama’ah. lalu kalau semua mengaku ahlussunnah wal jama’ah, siapa yang sesat? mari ikuti Allah ” jika kamu berselisih paham, maka kembalilah pada Allah dan Rasul-Nya…” Q.S an-nisa’ 59. dan sabda Nabi saw “bahwa umatku (ulama umatku) tidak akan bersepakat dalam kesesatan, bila kamu melihat perselisihan, ikutilah mayoritas ulama. H.R. tirmidzi, inbu majah dan mayoritas ahli hadits.
    maka ikutilah pemahaman islam dan bid’ah dari Nabi saw, kemudian yang dipahami mayoritas sahabat sahabat, lalu mayoritas tabi’in, terus mayoritas salafus shalih. karena yakin mereka semua tidak akan mungkin bersepakat dalam kebohongan.
    adapun ulama besar ibnu taimiyyah (hidup -/+ 700 tahun setelah Nabi saw, 600 th setelah imam hanafi, 500 th dr imam syafi’i, 300 th dari imam ghozali, 200 th dari syaikh abdul qodir al-jilani dan syaik abu hasan as-syadzily dll.) pada waktu itu beliau menganggap semua umat (mayoritas ulama salafus shalih) pada waktu itu berada dalam kesesatan. ajarannya telah menyimpang dan harus diperbaharui/direformasi/di-tajdid. menurut banyak ulama syaikh ibnu taimiyyah meneruskan ajaran mujassimah/musyabbihah/hasyawiyyah dengan kembali ke pemaknaan al-qur’an – sunnah secara lafdzy. dan tafsir/ajaran ini tidak dikenal mulai zaman Nabi saw, mayoritas sahabat, mayoritas tabi’in, mayoritas salafusshalih. akhirnya pemaknaan bid’ah syaikh ibnu taimiyyah menyimpang dari kehendak Nabi saw, mayoritas sahabat, mayoritas tabi’in dan salafusshalih. sehingga pada waktu itu terlihat lucu ketika syaikh ibnu taimiyyah seorang diri, menyesatkan mayoritas ulama.
    adapun sesat dan tidak, yang jelas, mari saling menghormati, pembicaraan ini hanya pengulangan dan pengulangan saja mulai zaman sahabat, dan tidak ada sesuatu yang baru, semua telah terrekam dalam kitab-kitab pendahulu kita. siapapun yang sesat, menurut pendapat kami pribadi, mereka dan kita semua tetap saudara yang insyaallah tetap akan tetap bertemu di surga. karena selama membaca syahadat dan sholat, dia tetap islam, kesesatan hanya membutuhkan pensucian sementara di neraka, dan ketika suci maka surga-lah tempat kembalinya. jangan sampai terjadi kafir-mengkafirkan, karena siapa yang mengkafirkan orang yang syahadat-sholat, ia-lah yang kafir.
    marilah ikuti Allah dan Rasul-Nya, maka kita akan selamat

  13. Semua faham di dalam islam benar, selama masih mengucap kalimat tauhid Laa ilaha illallahu Muhammadurrasulullah, mendirikan sholat, percaya taqdir Allah yang baik dan buruk.Yang nggak benar yg nggak sholat, yg nggak bayar zakat, yg nggak puasa ramadhan, yang berbuat maksiat berzina, mencuri, merampok, memperkosa, membunuh dll.Mari kita sama2 untuk meluruskan mereka2 yg bermaksiat kepada Allah SWT.Janganlah kita saling menyalahkan faham yg satu dengan faham yg lainnya, masing2 melakukan dgn keyakinan masing2 dgn dalil2 nya masing.

    Salah satu faham ( walaupun perorangan) jika diserang ( menurut yg diserang), akan mempertahankannya dan tidak akan berubah fahamnya, yang ada adalah hujat menghujat, caci mencaci, kafir mengkafirkan…….( yang senang siapa????musuh2 islam)…..maka dari itu marilah kita sama2 menahan diri untuk tidak saling menghujat , mencaci, mencela dsb-nya dehhhh…..rabbanag firlanaa dzunubanaa…….

  14. (Delete by admin)

    Jawab Abu Jaisy:
    Maaf, Penipu dilarang berkomentar disini. Lihat peraturan di kiri atas. Semoga Allah memberikan hidayah atas berbagai tipuan yang anda lakukan.
    Terima kasih telah berkunjung!

  15. ass.wr.wb saya cuma mau sarankan apus web ini ga enak di liat guru mulia al habib munzir dan orang2 sekitar makasih wasalam

    Jawab Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam. Apakah saya menyebut saudara Munzir? 🙂
    jangan terlalu sensitif ah! Saya saja sering dihujat dan difitnah sama blog yang katanya berisi artikelislami.wordpress.com biasa aja. Serahkanlah kepada Allah yang akan memberikan hisabnya kelak! Semoga semua fitnahan blog artikelislami.wordpress.com dan antek-anteknya diberikan kesadaran dari Allah atas kebusukan dan kebodohannya dalam berislam dan menyesat-nyesatkan golongan umat Islam yang lain!
    Sebaiknya malah anda menyuruh blog yang sukanya menfitnah (yaitu blog artikelislami.wordpress.com) itu yang dihapus, bukannya blog ini! Hehehe aneh anda ini!

    Masa orang memberikan kebenaran kok malah dibungkam!

  16. Orang bodoh yang mengatakan “Majelis Rasulullah” itu Sesat, itukan cuma nama wadah organisasi berdakwah islam seperti nama-nama majelis pengajian2 lainnya.

    Jawab Abu Jaisy:
    Sorry mas, saya nggak ada urusan dengan Majelis Rasulullah, tetapi yang saya sayangkan adalah kader Majelis Rasulullah yang mudah menyesatkan gerakan Islam yang lain. Kalau mau tidak sesat, jangan menyesatkan gerakan Islam yang lain hanya karena perbedaan Ijtihad, khilafiyah, furu’ dan khilaf. Sebaiknya kalian belajar ilmu fiqh sebelum menyesatkan orang lain. Kyai saya bilang, “Aku iki wong NU, tapi lanek onok seng nyesatno wong Muhammadiyah, yo iku wong sak goblok-goblok’e wong” (Terjemahan. “Saya ini orang NU, tapi kalau ada orang yang menyesatkan Muhammadiyah, itulah orang yang segoblok-gobloknya orang) Jadi jika kalian mengeklaim diri ASWAJA, sebaiknya berhentilah menyesatkan orang Islam yang lain!

  17. Assalaamu alaikum wr wb.

    wahai orang2 yg berilmu…

    Sesungguhnya aku yg bodoh ini memiliki HAK atas ilmu kalian..

    Ya Allah aku turut menyaksikan bagaimana hamba-2 yg telah kau beri ilmu (agama) menulis disini.

    Ya Allah Selain Ilmu, Berikanlah juga mereka keluasan hati dalam bentuk kebijaksanaan dan kesabaran dalam menghadapi hamba2Mu yg lain baik muslim atau non muslim dan jagalah mereka agar tidak saling merendahkan.

    Wassalamua alaikum wr wb

  18. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, kepada anggota Majelis Rasulullah yang ahli beribadah, berkumpul berdzikir bersama, yasinan dan lain sebagainya….

    Afwan saya tidak pernah menyalahkan organisasi atau pimpinan organisasi yang mulia ini, namun hanya menyayangkan, mengapa dalam menjawab suatu diskusi Anda seolah ketakutan menjabarkan hadits-hadits palsu atau shahih… sungguh ana dan saudara-saudari yang lain masih sangat awam, tentunya menjelaskan dengan gamblang dan detail di forum ini lebih enak dan praktis ketimbang harus berlompatan dari link satu ke link lainnya… jadi tolong sertakan pendapat para ulama yang terkenal keilmuannya… dalam suatu perkara Imam Syafi’i pun pernah berkata “bila ada yang salah tentang pendapatku maka tinggalkanlah…” jadi atas dasar apa berdebat dengan pendapat sendiri???

    Kembali mengenai paragraf pertama diatas, sungguh saya bingung dengan kalian yang ahli ibadah, rajin yasinan tiap malam jum’at, giat menyelenggarakan maulid nabi dan lain sebagainya, tetapi melupakan kunci sukses bermuamalah… dan tolong menolong…

    Pernah suatu ketika saya mencoba menolong korban kecelakaan… pada malam itu saya cuma tamu yang hendak mampir ke rumah salah satu sahabat… jadi daerah itu sama sekali tidak saya kenal…
    ketika kecelakaan terjadi banyak orang berhamburan dan menonton kejadian, termasuk rombongan santri organisasi “Majelis Rasulullah” (afwan ana tambahkan kutip agar bisa dibedakan dengan Majelis Rasulullah yang lain), sampai ambulan datang dan korban diangkat kedalamnya, saya berteriak dengan lantang, “Tolong siapapun anda, orang sini atau “anggota” Majelis ikut menemani saya atau mengawal ambulan ini sampai ke rumah sakit…

    Apa yang terjadi ? berulang kali saya berteriak mereka tetap tak bergeming dan lebih memilih melanjutkan perjalanannya entah kemana, bayangkan didalam ambulan cuma berempat, supir, saya yang memegangi tengkuk leher korban agar dapat bernafas, asisten supir yang lumayan gugup melihat korban yang terluka parah…

    Padahal saya mengharapkan ada “anggota” Majelis yang ikut menemani saya didalam ambulan, karena saya yang lumayan panik berharap ada seseorang yang membacakan doa=doa untuk si sakit dan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengisahkan tentang ketegaran dalam menghadapi musibah…

    Yang saya bingung sebagai yang masih fakir ilmu agama mengapa rombongan Majelis itu tidak tergugah hatinya… padahal puasa senin kamis mereka rajin, kelihatannya yasinan sangat serius, kalau sholat begitu khusyuk, menghadiri tausiyah dari Habib Munzir sangat rajin mereka datangi… namun mengantarkan korban kecelakaan dan sudah jelas-jelas didepan mata kenapa mereka enggan???

    Sejak saat itu saya berjanji pada diri saya sendiri tidak akan ikut organisasi atau harokah sejenisnya terkecuali di sisa usia ini masih berkesempatan menjadi makmum Imam Mahdi bersama Nabi Isa menumpas kebathilan… atau berkesempatan jihad fisabilillah membela Dien yang sempurna ini…

    Sekali lagi keluh kesah ini saya ceritakan Demi Allah yang menggenggam jiwa ini bukan untuk menyalahkan hanya menyayangkan dan bukan kepada 1 orang tapi serombongan dari kalian… kemanakah eksistensi ibadah yang begitu rajin dilakoni…???

    Bila ingin mendengar kesaksian saya secara langsung silahkan telp. ke 021-95906646… cacian dan hinaan saya terima dengan lapang dada tapi jangan lebih dari tiga hari yaa… ^__^

    Sekali lagi afwan bagi yang tidak berkenan….
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

    • mereka kecapean kali mas

    • Buat mas yg punya no 021-95906646 mendingan langsung datengin aja tuh Habib trz tanyain langsung ajahh…gak usah pake sebar2 no dan tulisan2 kaya gitu…..
      Kalo anak2 majelis itu pd gak mau knp jg harus minta ke mereka ?? kan ada orang lain di sekitar kejadian..
      Gak usah bilang klo anak2 majelis g nolong berarti majelisnya gak bener…ini bisa jd fitnah mas….
      Trz klo pemerintah Indonesia nggak peduli thdap korban kecelakaan di setiap RS gmn ?? mas mo pindah dari indonesia ???
      Trz klo arab saudi gak mau bantu palestine dan malah rangkulan sm amerika mas juga mo bilang gak bakal mo pergi hajji ??? nggak kan ??
      Nah…makanya datengin aja tuh Habibnya…mau complain kek, mau usul kek..jd smuanya biar jelas mas….jd gak ada fitnah2 diantara umat islam…

      Jawab Abu Jaisy:
      Usul yang bagus.

      Sekalian aja tuh Penganut Dzikir Majelis Rasulullah yang suka serampangan menyesat-nyesatkan Umat Islam yang lain juga datangin Muhammadiyah, Hizby Salafy, DDII, Al Irsyad, dll. Jadi biar clear, nggak seenak udelnya nyesat-nyesatin Umat Islam yang lain! OK 😀

      Si mas yang diatas, berani menunjuk no HPnya untuk dimintai konfirmasi. Tapi coba penganut Majelis Rasulullah yang suka menyesatkan umat Islam yang lain, berani nggak dia memberi no HPnya dan bertemu untuk berdiskusi disebuah seminar. Jadi jelas, siapa yang sesat dan siapa gerakan sesat yang suka menyesatkan umat islam yang lain!

      Berani? 😀 (saya yakin pada amengkeret semuanya! beraninya cuman diblog-blog saja)

      • sepatu (sepakat dan setuju)

  19. Hari geni masih percaya ama MR (Majelisnya Habib Mundzir), abu salafy, salafytobat dan konco-conconya???? Apa kata dunia???

  20. bismillahirahmanirahim,
    assalamu’alaikum,,
    akhy , , ,
    ana izin shared , , ,
    dan tolong kesesatan majlis rosululloh tolong di posting kembali.

    agar semua tw, bahwa jelas2 majlis rosululloh itu bid’ah semua.

    trimakah akhy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: