Nyawa 1,5 Juta Warga Gaza Terancam


img2

GAZA – Komite Palang Merah Internasional (ICRC) menyatakan sebanyak 1,5 juta warga Gaza, Palestina, hidup dalam kondisi memprihatinkan. Mereka hidup serba kekurangan, enam bulan setelah serangan Israel ke wilayah itu.

Organisasi yang berbasis di Jenewa itu, dalam laporannya yang dikutip Press TV, Senin (29/6/2009), menyebutkan masyarakat Gaza kekurangan kebutuhan mendasar seperti tempat tinggal, makanan, dan obat-obatan.

Organisasi kemanusiaan itu menyatakan meningkatnya penderitaan warga Gaza, tak lepas dari sikap Israel yang tidak juga memberi keleluasaan bantuan kemanusiaan, terutama bahan makanan dan obat-obatan.

Menurut laporan ICRC, pasien-pasien yang mengalami sakit parah di rumah sakit tidak mendapatkan pengobatan yang layak. Israel juga melarang pasien itu dirujuk ke rumah sakit di luar Gaza. Sementara ribuan warga Gaza tinggal dalam tenda karena rumah mereka hancur akibat serangan Israel.

ICRC bahkan menyebut kondisi warga Gaza itu dengan istilah "terjebak dalam ketakutan".

Israel menutup perbatasan Gaza, meski situasi kemanusiaan di wilayah yang dikuasai Hamas itu semakin memprihatinkan. Desakan PBB dan Amerika Serikat untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk tak diindahkan Israel. Israel menutup perbatasan sejak Juni 2007.

"Orang-orang yang tinggal di sana tak mampu membangun kembali kehidupan mereka dan terjelembab jauh dalam penderitaan," demikian ditulis ICRC dalam laporannya.(ton)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: