Analisa Dummy Bom Kuningan


Semua insya Allah sudah mengatahui kejadian bom di Indonesia Jum’at pagi kemarin. Yang membuat kita semua miris serta mengecam aksi brutal tidak bermoral tersebut. Dan mungkin sebagian besar juga kecewa karena batalnya MU (Manchester United) bermain di Indonesia. Nah ini lagi ada pakar intelegent yang langsung menuding kelompok Wahabi yang melakukan aksi pengeboman itu. Kalau bicara kelompok Wahabi, Muhammadiyah juga salah satu kelompok wahabi loh! (Ingat nggak waktu Kh. Ahmad Dahlan saat membetulkan masjid ke arah kiblat, beliau dibilang Wahabi bau kencur oleh kyai yang lain, karena merubah tradisi) Ah, nggak bangets deh niru komentar para orang-orang yang membenci Islam.

Di beberapa segmen yang lain, Fauzan Al Anshari tadi pagi di TVONE bersama Sedney Jones, berdebat masalah ini. Lucu juga komentar Sedney Jones, antek Amerika ini mengatakan bahwa kelompok Nurdin M Top yang melakukannya, karena dilihat dari kebiasaan mengebom. Tetapi analisanya nggak detail seperti Fauzan Al Anshari yang menyebutkan fakta dan data keterlibatan intelegent dari setiap peran bom di Indonesia. Namun sayang, Hendropriono orang intelegent yang juga diundang oleh TVONE tidak bisa dihubungi, dan tidak mengangkat telephon setelah berkali-kali dihubungi TVONE(mungkin takut kali yah terbongkar kebenciannya terhadap umat Islam?).

Ternyata analisanya Fauzan Al Anshari sama dengan analisa saya. Wah, subhanallah kok bisa yah? Padahalkan saya belum pernah bertemu muka langsung kepada beliau, apalagi ngobrol. Nggak pernah sama sekali! Mungkin ini yah yang dinamakan kekuatan ukhuwah Islamiyah. Ok, ini adalah analisa yang yang hampir sama dengan analisa Fauzan Al Anshari.

Kejadian pengeboman yang dilakukan di Indonesia, ini terjadi ketika banyak orang yang mendukung PKS, ini terbukti ketika terjadi tahun 2001 sampai sekarang.

Kenapa hanya Indonesia yang menjadi sasaran pengeboman, kenapa bukan Malaysia atau Singapura yang notabenenya lebih banyak orang kafirnya ketimbang Indonesia. Jika para pengebom itu mengatakan Jihad global? Ini berarti memang ada settingan dari para intelegent untuk selalu menciptakan ketakutan di Indonesia.

Ketika saya masih menjadi wartawan, saya pernah mendapatkan informasi dari teman-teman wartawan tentang Dr Azhari yang berada di Malang, saat itu kita sedang meliput demonstrasi Mahasiswa Ubhara Surya yang menuntut masalah pembongkaran Pom Bensin milik Polda untuk umum yang "mencaplok" tanah kampus. Dan beberapa bulan kemudian terjadi penggerebekan Dr. Azhari di Batu Malang. Ini sangat jelas sekali bahwa Intel sudah mengendus keberadaan Dr. Azhari lama sebelum penangkapannya.

Ketika menangkap teroris pengeboman, polisi dengan mudah dan sangat cepat mendapatkan informasi-informasi siapa pelakunya dan dimana rumahnya. Tetapi kenapa saat penangkapan kasus Korupsi betapa sangat lambannya? Padahal seharusnya jika menurut logika, para teroris ini pasti akan bersembunyi dengan sangat tertutup daripada para koruptor yang bisa tersenyum dan tertawa saat pemeriksaannya.

Di kasus Bom Bali, BIN (Badan Intelegen Negara) berseteru dengan Polri. BIN menyatakan bahwa bom yang meledak di bali itu adalah C4 yang ledakannya begitu besar, bukan bom rakitan pupuk urea punyanya Amrozi CS. Sedangkan Polri tidak setuju dengan analisa tersebut. Dan Amrozi sendiri ketika ditanya tentang bom bali tersebut juga bingug, dia tidak menyangka bahwa ledakannya begitu besar seperti itu. Perlu di ketahui bom C4 itu hanya dibuat oleh Amerika, Rusia, Prancis dan Israel.

BIN juga menyatakan sering memergoki intel-intel Amerika sesaat sebelum peledakan bom bali. Dan kapal perang Amerika pun berlabuh di Bali sesaat sebelum bom bali meledak.

Kalau dilihat dari latar belakang para bombers tersebut, mereka adalah orang-orang berwajah "wong ndeso", sekarang logikanya mana mungkin wong ndeso bisa masuk seenaknya di tempat-tempat para eksekutif. Apakah para security hotel tidak memeriksanya dengan ketat apa?

Dari beberapa kasus, memang para intelegent itu mengambil anak-anak muda yang kuat ghiroh (semangat) keislamannya tetapi tidak mempunyai cukup pemahaman dalam keislaman, sehingga mereka dengan mudah didoktrin. Mengingat bahwa cara-cara doktrinan itu memang biasa dilakukan oleh gerakan bawah tanah yang biasanya dilakukan para intelegent untuk "memukul" orang melalui orang lain.

Dan masih banyak lagi beberapa analisanya, ebook kalau ditulis semua disini.
Pokok dari segala intinya. Bahwa Islam mengharamkan mengebom didaerah yang damai! Kalau mau mengebom-ngebom begitu mending di Palestina, di Afghanistan, dan daerah-daerah konflik. Hanya pengecut saja yang mengebom di daerah damai.

Iklan

6 Tanggapan

  1. tujuannya cuma satu: menghancurkan gerakan islam di indonesia. waspadalah!

    dan juga mungkin ye… mencoba mengalihkan perhatian masyarakat tentang statemen SBY dan membuat masyarakat tidak percaya statemen SBY bahwa ada upaya menggagalkan SBY dilantik jadi pres!

    Jawab Abu Jaisy:
    Sepakat!!!

  2. Allahuakbar!
    kelak ummat ini akan bangkit dari tidurnya…

    salam kenal..

    Jawab Abu Jaisy:
    Iya salam kenal juga akhi. Afwan link antum ana taruh di tempat yang semestinya yah. Di “URL”. Syukron telah berkunjung.

    Btw, kaos Kepanduannya sudah ganti baru belum? Sudah jadi Korsyad apa masih LPK? 🙂

    • belum ganti… itu dapet gratis habis MPKD1

      yang baru belum di ambil masih di DPC…

      Jawab Abu Jaisy:
      Wah, jenjang antum masih panjang akh. Semangat yah…. 🙂

  3. Hmmm… begitu kah?

    Jawab Abu Jaisy:
    Wallahu’alam

  4. dari dulu emang kepolisian udah di cucuk idungnya ama cia! buktinya intel luar udeh ngasiin peringatan bwat warganya sebelum kejadian! darimana tuh makhluk bisa tw kalo bukan dia dalangnya!

  5. akh,, minta izin copas boleh?
    buat di blog ane…

    Jawab Abu Jaisy:
    Tafadhol, semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: