Pecandu Internet Tewas Diterapi Pukulan Ala Militer


BEIJING – Kematian Deng Senshan, 15, saat menjalani rehabilitasi di kamp khusus pecandu internet di Provinsi Guangxi, Tiongkok, memantik kontroversi. Sejumlah ahli medis dilibatkan dalam kasus tersebut untuk mengkaji ulang legalitas tindakan spesial yang dilakukan terhadap para maniak dunia maya itu. Selama ini, pusat rehabilitasi seperti itu dikenal menggunakan metode ala militer.

Kantor Berita Xinhua kemarin (6/8) melaporkan, Deng Senshan tewas Minggu (2/8), selang sehari setelah orang tuanya mengirim dia untuk menjalani terapi penyembuhan dari kecanduan internet. Senshan ditemukan temannya sedang muntah-muntah. Dia langsung dilarikan ke klinik. Beberapa temannya bersaksi bahwa seorang guru memukul dia.

Mengutip keterangan pejabat lokal Guangxi, penyidik menemukan beberapa luka lebam pada jenazah korban. Polisi lalu menahan empat instruktur di Qihang Salvation Training Camp, Kota Nanning.

Ayah korban, Deng Fei, mengaku membayar USD 1.024 (Rp 10 juta) untuk rehabilitasi selama sebulan setelah putranya lulus dari SMA Ziyuan, Juli. ’’Pusat rehabilitasi itu, tampaknya, menjanjikan dengan manajemen yang tertutup dan instruktur berpengalaman,’’ ungkapnya.

Metode yang digunakan untuk menyembuhkan para pecandu internet di Tiongkok memang menjadi pro-kontra. Kementerian Kesehatan setempat bulan lalu mengeluarkan larangan kepada salah satu RS yang menggunakan terapi sengatan listrik. (cak/ami)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: