List/Daftar Kebudayaan, Seni, Makanan Dan Artefak Indonesia Yang Diklaim Negara Lain

Sangat disayangkan sekali, berbagai kebudayaan, seni, makanan dan juga artefak yang dimiliki Bangsa Indonesia harus diklaim oleh negara lain. Ini merupakan sebuah kerugian yang diderita oleh bangsa Indonesia. Jati Diri Bangsa ini direbut dan diklaim oleh bangsa lain hanya karena pemerintah Indonesia lamban dalam menginventarisir daftar berbagai kebudayaan, seni, makanan dan juga artefak untuk didaftarkan sebagai hak milik bangsa Indonesia.

Dengan ini sudah jelas, kita semua harus mengembalikan jati diri bangsa Indonesia agar kembali menjadi bangsa yang mempunyai beragam seni kebudayaan dan makanan juga artefak. Dengan begitu agar bangsa lain menyadari bahwa Indonesia masih mempunyai jati diri bangsa yang tetap melekat pada beragam seni kebudayaan, makanan dan juga artefak yang bernilai tinggi.

Jadi sudah jelas, kita semua harus MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA ini dengan menjaga berbagai kepunyaan bangsa ini, agar tidak diklaim oleh bangsa lain. Beritu adalah daftar atau list berbagai seni budaya, makanan dan juga artefak yang diklaim negara lain. Silakan melihat —-> Mau Tahu Apa Saja Budaya Dan Artefak Indonesia Yang Diklaim Bangsa Lain?

Survei: Haruskah Obama Dibunuh?

Obama
WASHINGTON— Sebuah polling yang diposting di situs jejaring sosial Facebook mengajak pengguna internet untuk memberikan suara tentang pertanyaan "haruskan Obama dibunuh?"

Pilihan jawabannya termasuk: "ya", "mungkin", "jika dia memotong jaminan kesehatan saya", dan "tidak."

Lebih dari 730 orang telah mengikuti survei itu yang kemudian dicopot dari Facebook. Polling itu kini diselidiki pasukan pengamanan presiden, Secret Service. Demikian dilaporkan Associated Press, Selasa (29/9).

Survei itu masuk daftar 100 polling paling populer di Facebook. Namun, survei yang menanyakan haruskah pembuat polling "haruskah Obama dibunuh" ditangkap juga masuk daftar terpopuler.

Juru bicara Secret Service, Edwin Donovan, mengatakan pihaknya akan "mengambil langkah penyelidikan sepatutnya" terkait survei itu. Survei itu diposting, Sabtu(25/9), dan segera dicabut setelah pengelola Facebook diberitahu keberadaannya. "Kami melanjutkan penyelidikan kami," kata Donovan kepada FOXNews. Baca lebih lanjut

Jenazah Berewok itu, Bukan Noordin….

Noordin M Top
Jenazah yang meninggal pada penggerebekan di Solo 16 September lalu disinyalir bukanlah Noordin M Top yang sebenarnya. Pihak keluarga gembong teroris asal Malaysia itu pun diminta untuk mengakui Noordin palsu tersebut.

Direktur Pusat Studi Intelijen dan Kemanan Nasional (SIKNAL) Dynno Creesbon mengatakan, dirinya mendapat kabar dari kerabat Noordin di Malaysia, yang meragukan keaslian jenazah pria bewok yang tewas bersama tiga rekannya di Solo itu.

"Foto yang dilansir polisi tidak sama dengan foto Noordin yang dimiliki keluarga. Apa iya orang berubah dalam sekian tahun," kata kata Dynno menirukan sumber dari kerabat Noordin kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (29/9).

Dynno melanjutkan, pihak keluarga konon diminta Polisi Malaysia agar mengiyakan jika jenazah yang di Solo adalah Noordin yang sebenarnya. "Demi kepentingan bangsa dan negara ada baiknya Polri kroscek lagi, sebab banyak pihak meragukan termasuk keluarga Noordin sendiri," imbuh pria asal Ambon, Maluku ini.

Oleh sebab itu, kata Dynno, Polri harus terbuka terhadap masukan masyarakat dan para pengamat agar berhati-hati dalam menentukan sesorang itu Noordin atau bukan. "Sebab saya dan keluarga Noordin, kalau boleh jujur merasa tidak melihat itu jenazah Noordin yang sebenarnya," tandas Dynno.

Ternyata, Tengkorak Hitler Perempuan

443px-Adolf_Hitler_cph_3a48970[1]
Selama ini Diktator NAZI, Adolf Hitler, dinyatakan tewas setelah menembak dirinya sendiri di lubang perlindungannya di Berlin pada 30 April 1945. Namun, data ini kini dipertanyakan setelah hasil penelitian ahli Amerika yang menyatakan tengkorak yang selama ini diduga Adolf Hitler ternyata berjenis kelamin perempuan.

Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, selama tahunan Rusia menyimpan potongan tengkorak itu sebagai artefak dan bukti bahwa pasukan Rusia berhasil menemukan Hitler diantara reruntuhan Berlin.

Namun, program History Channel documentary Amerika Serikat menyatakan tengkorak itu adalah tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun, bukan Hitler yang dinyatakan meninggal di usia 56 tahun. Baca lebih lanjut

Remaja Barat Bingung Jenis Kelaminnya Sendiri

img1
Dibiarkan tumbuh membentuk dirinya sendiri, sebagian anak-anak Barat tumbuh tanpa mengenal jati diri-nya dengan baik

Kebebasan yang didengungkan masyarakat Barat memang kelewat batas. Beberapa tahun belakangan semakin banyak anak-anak yang dibiarkan tidak memahami eksistensi dan jati diri-nya dengan baik, hingga akhirnya banyak muncul kasus operasi ganti kelamin di kalangan anak-anak remaja. Alasan yang biasa dikemukakan adalah karena mereka mengalami gender dysphoria, keadaan di mana seseorang merasa terperangkap pada tubuh dengan jenis kelamin yang salah.

Padahal jika diperhatikan lebih cermat, masalah itu adalah karena kebiasaan sejak kecil. Anak-anak itu dibiarkan tumbuh tanpa bimbingan yang baik untuk mengenal siapa dirinya. Orangtua hanya "pasrah" menuruti kebiasaan yang ditunjukkan oleh anak mereka, hingga akhirnya terbawa hingga dewasa. Jelas sekali orangtua tidak menggunakan masa 0 tahun hingga balita, yang merupakan masa emas untuk pembentukan jati diri anak.
Baca lebih lanjut