Kader PDIP Selangkah Lagi Masuk Kabinet SBY-Boediono


Puan Ucapkan Alhamdulillah

JAKARTA – Kader PDIP selangkah lagi masuk kabinet SBY-Boediono. Komunikasi politik partai berlambang banteng moncong putih itu dengan Cikeas terkait jatah menteri mendekati klir. Tapi, masih ada satu hal yang mengganjal, yakni belum adanya kejelasan sikap Megawati Soekarnoputri. Apakah ketua umum PDIP itu merestui opsi koalisi atau tetap ngotot beroposisi.

’’Sampai hari ini, jujur, kalau ditanya apakah sudah ada komunikasi atau belum (dengan SBY, Red), saya jawab sudah. Tapi, bagaimana posisinya, akan kami sampaikan kemudian,’’ kata Sekjen DPP PDIP Pramono Anung di gedung DPR, Senayan, kemarin (13/10).

Menurut Pram -begitu dia akrab disapa-, arah politik final PDIP bergantung pada keputusan Megawati. ’’PDIP menunggu tahap terakhir bagaimana posisi itu diambil,’’ kata Pram yang kini juga didapuk sebagai wakil ketua DPR tersebut.

Dia menyampaikan bahwa PDIP tidak ikut menyodorkan nama-nama menteri kepada SBY. Itu menghormati kewenangan presiden yang menjadi konsekuensi sistem presidensial. ’’Kami ingin membuat etika yang baik, tidak perlu menyodorkan nama-nama menteri,’’ tegasnya.

Pram juga membantah kabar yang berembus dari Sekjen DPP Partai Demokrat Marzuki Alie bahwa dirinya hanya sebulan di DPR dan selanjutnya bergabung di kabinet SBY. Dia mengatakan akan selalu tunduk dan patuh pada setiap keputusan resmi partai. ’’Nggak benar saya bilang sebulan. Jadi, ya lihat saja lah nanti,’’ ucap Pram yang santer disebut-sebut menjadi kandidat kuat menteri ESDM tersebut.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani, sewaktu dikonfirmasi mengenai kabar dirinya direkrut sebagai menteri pemberdayaan perempuan, menjawab dengan santai. ’’Saya malah belum tahu. Alhamdulillah, kalau memang ada wacana begitu,’’ ujar putri pasangan Megawati dan Taufiq Kiemas itu.

Dia menyampaikan, sebagai partai besar, PDIP tentu memiliki kader terbaik untuk diajukan (sebagai menteri) kalau memang ada portofolio yang masuk. Namun, Puan menegaskan bahwa semua kader yang ingin menduduki jabatan eksekutif maupun legislatif harus diputuskan melalui rapat pleno yang dipimpin Megawati. Realitasnya, sampai sekarang belum ada perintah atau arahan dari partai.

’’Kelanjutannya bagaimana, ini kan kabinet presidensial. Semuanya bergantung presiden. Tapi, pelaksanaannya harus tetap sepengetahuan dan sepersetujuan Ketum,’’ ujar Puan.

Sinyal SBY untuk Golkar

Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengakui dalam pertemuan dengan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie beberapa hari lalu, Presiden SBY sudah menunjukkan tanda-tanda akan mengajak partai beringin bergabung. Kalau benar arahnya berkoalisi di kabinet, Priyo memastikan Aburizal akan mengirimkan kader Partai Golkar yang terbaik.

’’Terserah Pak Presiden memilih yang mana,’’ kata Priyo. Apakah posisi Menko Kesra untuk mantan Ketua DPR Agung Laksono sudah fix? ’’Semua bergantung presiden. Yang jelas, kandidat nama-nama menteri dari Partai Golkar lewat satu pintu (Aburizal Bakrie, Red),’’ ujarnya.

Terpisah, Wasekjen DPP PKS Zulkiflimansyah mengatakan belum mengetahui dirinya positif direkrut SBY ke kabinetnya atau tidak. ’’Saya belum dapat (telepon, Red),’’ kata Zul yang disebut-sebut kandidat Menristek itu. (sof/pri/tof)

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Sampaikan ungkapan cinta, keluh kesah, kritik, dan saran anda untuk pemimpin kita

    http://www.facebook.com/pages/Presiden-Indonesia/204016290557

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: