Taufiq Kiemas Gembosi PDIP dalam Angket century


Malah Sebut Inisiator Bukan PDI Perjuangan

JAKARTA – PDI Perjuang belum utuh dalam meloloskan hak angket Bank Century. Tokoh penting PDIP Taufiq Kiemas hingga kemarin belum membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan untuk mengusut kasus bailout senilai Rp 6,7 triliun itu.

Sikap Kiemas itu bakal berpengaruh besar. Sebab, dia adalah orang penting. Selain suami Megawati (ketua umum PDIP), dia menduduki kursi ketua Dewan Pertimbangan Pusat DPP PDIP sekaligus ketua MPR.

Selain itu, Kiemas sempat mengungkapkan pernyataan yang ’’menggemboskan’’ langkah fraksinya. Menurut dia, partainya selama ini sebenarnya bukanlah inisiator angket. "Fraksi PDI Perjuangan itu hanya mendukung ide dari Golkar," ujar Kiemas di sela acara penanaman pohon penghijauan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (13/11).

Karena hanya berposisi memberikan dukungan, Kiemas yakin hubungan harmonis dengan SBY maupun Partai Demokrat tidak akan terganggu. Dia memandang, sebagai mitra strategis, dukungan terhadap hak angket hanyalah bagian dari sikap kritis fraksinya. Tujuannya, pemerintah bisa berbuat lebih baik dalam 5 tahun mendatang.

’’Saya rasa akan tetap harmonis (PDIP-Demokrat). Kalau kritis, masak tidak harmonis. Kalau punya niat-niat tertentu, baru menjadi bisa tidak harmonis,’’ kata Kiemas yang menjadi ketua MPR atas dukungan Demokrat.

Inisiator angket Gayus Lumbuun membenarkan, di antara 93 anggota FPDIP, hampir semua sudah memberikan dukungan. ’’Tinggal Pak Taufiq (Kiemas) yang belum menyatakan diri akan mendukung atau tidak,’’ kata Gayus di gedung parlemen kemarin.

Gayus menyatakan, dirinya tidak tahu-menahu mengapa hingga kini Kiemas belum memberikan dukungan. ’’Dihubungi via telepon belum nyambung,’’ ujarnya menjelaskan sebabnya. Dia menyatakan hal itu masih diupayakan, sembari menggalang dukungan kepada unsur fraksi lainnya.

Terkait pernyataan Kiemas bahwa PDIP bukanlah inisiator angket Century, Gayus memberikan penjelasan. Dia menyatakan, PDIP sebagai inisiator angket Century sudah merupakan mandat dari Megawati selaku Ketua Umum partai. Mega menegaskan, bahwa PDIP harus menjadi yang terdepan. "Mandat itu yang dilaksanakan saat ini," ujarnya.

Bagaimana jika sampai akhir nantinya Kiemas tidak membubuhkan tanda tangannya? Gayus menganggap, hal itu bukan masalah besar. "Tidak ada sanksi kepada yang tidak tanda tangan," ungkapnya.

Hak angket yang sudah disodorkan secara resmi itu bila lolos akan membuat sbuk pemerintah. Wapres Boediono termasuk salah seorang yang terlibat dalam pengucuran dana Rp 6,7 triliun ke bank yang kini bernama Bank Mutiara itu. Selain itu, ada Sri Mulyani yang saat itu menjabat menkeu.

Sosiolog UI Imam Prasodjo mengingatkan, hak angket Bank Century yang sedang bergulir di DPR saat ini merupakan pertaruhan bagi dewan, terutama PDIP sebagai inisiator. Jika ternyata ujung-ujungnya hanyalah bargaining kekuasaan, rakyat akan menghukum dengan cara sendiri.

’’Selain itu, jangankan mendukung, rakyat bahkan bisa menentang pengajuan angket tersebut,’’ ingatnya. Hal itu, menurut Imam, menjadi sesuatu yang sangat menyedihkan. Sebab, pengungkapan persoalan bailout Bank Century sangatlah penting untuk masa sekarang ini. ’’Seharusnya jika berhasil diungkap secara tuntas, bisa menjadi pengurai benang kusut karut-marut masalah yang melanda bangsa ini," tambahnya. (dyn/bay/tof/jp)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: