SEBUAH KRITIKAN UNTUK KEMAJUAN ISLAM DAN ARRAHMAH.COM (Tentang Ketidak-Adilan Sebuah media “Islam”)

Assalamualaikum.
Perkenalkan, saya member baru di Arrahmah.com, tetapi saya bukan orang baru yang membuka Arrahmah.com. Saya sering melihat berita-berita Islam diberbagai media Islam, termasuk Arrahmah.com. Namun untuk pertama kalinya ini saya merasa ingin mengingatkan kepada Arrahmah.com atas ketidak-adilan dan berimbangnya sebuah media. Di Pusat Informasi Palestina, Infopalestina.com dijelaskan bahwa yang ditangkap itu sebagian besar adalah anggota Hamas. Dan ini tidak disebutkan oleh Arrahmah.com. Kenapa? Wallahu’alam. (judul berita: Lagi dan Lagi, Tentara Zionis Tangkap 15 Muslim Palestina)

Dan saya melihat Arrahmah.com ketika memberitakan "Jundu Ansharullah" sangat bertolak belakang dengan prinsip media yang berimbang dan adil, apalagi sebagai seorang muslim! Terkesan memihak Jundu Ansharullah. Arrahmah.com tidak memberitakan dua hal dari versi masing-masing pihak.

Baca lebih lanjut

Benarkah Ini Pembangkit Listrik Tenaga Matahari Dari Indonesia?

Sebuah impian yang sangat kita harapkan ketika Indonesia mempunyai tenaga pembangkit listrik alternatif. Pasokan listrik akan dengan mudahnya kita dapatkan tanpa ada lagi pemadangan bergilir, kapankah hal ini berlanjut? Inilah jawabannya. Jawaban atas kita semua yang menginginkan pembangkit listrik yang supercanggih.

Dan inilah hasil investigasi atas pembangkit listrik alternatif tersebut

Baca lebih lanjut

Di Swiss Upah Minimumnya 50 Juta/bulan, Ternyata Masih Ada Pengemisnya Juga!

 

JENEWA— Tangan-tangan dekil yang diacungkan ke jendela mobil di lampu lalu lintas Jakarta memohon sekeping recehan adalah pemandangan biasa. Tetapi, hal itu menjadi agak tidak biasa jika terjadi di lampu lalu lintas Jenewa ketika seorang pemuda kulit putih mengacungkan tangannya meminta-minta.

Salah satu konsekuensi pembukaan perbatasan oleh Swiss belakangan ini adalah membanjirnya imigran legal ataupun ilegal dari negara miskin di Eropa Timur, bahkan negara Asia termasuk Filipina.

Upah minimum Swiss yang sekitar 4.000-5.000 franc Swiss atau kira-kira setara dengan Rp 40-Rp 50 juta per bulan bagi penjaga toko atau koki di rumah makan kecil menjadi daya tarik utama imigran ke Swiss.

Baca lebih lanjut

Inilah Orang-Orang Superkaya Di Indonesia

Booming sektor komoditas—batu bara, kelapa sawit, serta minyak dan gas (migas)—sepanjang tahun 2009 membawa berkah bagi sejumlah pengusaha Indonesia. Setidaknya, itu tergambar dalam laporan terbaru versi Majalah Forbes Asia.

Kamis (3/12) kemarin, Forbes menerbitkan lagi 40 orang terkaya negeri ini. Lima di antaranya merupakan pendatang baru, dan empat dari lima orang itu adalah para pengusaha di sektor komoditas.

Kelimanya ialah Ciliandra Fangiono, Chief Executive Officer (CEO) First Resources, produsen minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO); Sandiaga Uno, salah satu pemilik Adaro Energy; Hashim Djojohadikusumo, konglomerat minyak dan bisnis niaga; Bachtiar Karim, Chairman Musim Mas, produsen CPO; serta Kusnan dan Rusdi Kirana, pemilik maskapai terbesar kedua di Indonesia, Lion Air.

Baca lebih lanjut

Persembunyian Osama Bin Laden Mulai Sedikit Terkuak

ISLAMABAD— Abang Sam dan sekutu-sekutunya memang getol memburu orang nomor satu di Al Qaeda, Osama bin Laden. Nah, ada seorang anggota Taliban yang dibui di Pakistan mengaku tahu keberadaan tokoh itu. Dia mengaku, pada Januari dan Februari lalu, bertemu Osama.

Tahanan itu mengatakan, awal tahun ini dia bertemu kontak kepercayaannya yang melihat bin Laden 15 sampai 20 hari di perbatasan Afganistan. "Tahun 2009, bulan Januari dan Februari saya bertemu teman saya. Dia mengatakan baru dari pertemuan dengan Sheikh Osama dan dia dapat mengatur pertemuan dengan dia," katanya.

Baca lebih lanjut

Apakah Ini Akhir Mount Everest?

SYANGBOCHE- Perdana Menteri Nepal Madhav Kumar dan 22 menterinya bertemu di dataran tinggi Kalapathar, tidak jauh dari kaki Gunung Everest, Jumat (4/12). Mereka membahas perubahan iklim yang menyebabkan mencairnya gletser di puncak gunung dan mengancam penduduknya.

Gletser (es dan salju) telah mencair dengan cepatnya sehingga membentuk sebuah danau glasial yang besar. Dinding danau pun tampak dalam kondisi rawan jebol. Bencana alam akibat banjir bandang tidak hanya mengancam jutaan jiwa warga di lereng dan kaki gunung, tetapi juga bisa meluluhlantakkan jutaan areal pertanian, sumber-sumber ekonomi, dan permukiman warga.

Es dan salju yang mencair itu lambat laun membuat rute (trek) pendaki gunung tidak stabil dan lebih sulit dilalui. ”Bukit dan gunung biasanya selalu tertutup salju sekalipun pada musim panas. Sekarang salju hanya tampak di puncak tertinggi Everest,” kata Ngyendon (66), warga Syangboche.

Penduduk terancam

Baca lebih lanjut