Di Menteng, Patung Obama “Sesembahan” Baru Partai Demokrat


Setelah melihat dialog di TVONE(15/12) masalah kontroversi patung Obama yang berada di Menteng, Jakarta. Dari statement Wakil Ketua DPP Demokrat Bp Mubarok, terkesan sangat mendewakan seorang Barack Obama. Beliau mengatakan bahwa pada intinya sekarang adalah dunia global, kita tidak bisa hidup “sendirian” dalam sebuah negara. Diperlukan kerjasama antar negara, sehingga saling tercipta hubungan baik negara satu dengan yang lainnya. Dengan stetement seperti itu, terlihat bahwa ada muatan politik dibalik pembuatan patung tersebut. Sangat jelas sekali kalau Bp. Mubarok mengharapkan jika nanti dibangun patung Barack Obama kecil, Barack Obama besar bisa mudah diajak diplomasi.

Dengan begitu sangat betul sekali komentar dari tokoh Betawi yang kontra dengan pembuatan patung tersebut. Yang menyatakan kalau itu hanya Proses/Program Carmuk (Cari Muka). Bisa kita bayangkan, kalau hanya sebatas ingin memberikan inspirasi, kenapa harus patung Obama? Padahal kalau dihitung-hitung banyaknya pahlawan di Indonesia dan Amerika, kita tidak kalah banyak, bahkan mungkin jumlahnya lebih banyak pahlawan Indonesia jika pahlawan kartun Amerika itu tidak ikut di daftarkan sebagai pahlawan (red, Spiderman, Super Girl, Superman, dll.). Jangan sampai karena sama-sama Demokrat partainya, sehingga merasa sreg dan ajeg ke-Demokratannya. Dan membela mati-matian sang Obama!

Saya tidak bisa bayangkan nanti jika semua orang bebas membuat patung, bisa jadi nanti patungnya Stalin, Karl Marx, Aidit, dll. Juga bisa nangkring dengan mudah disetiap kota di Indonesia. Tidak punya nilai history-nya saja bisa dijadikan patung. Tidak punya jasa apapun saja juga bisa dikenang. Bahkan kalau kita ini seorang muslim. Berapa banyak saudara kita yang dibunuh oleh tentaranya Obama saat ini. Ingatkah ketika Obama mengatakan saat tinggal di Indonesia dia mengalami berbagai hal, buruk, seperti susahnya mendapatkan perawatan Rumah Sakit, ketika dia sakit. Dikerjain oleh teman-temannya, dll.

Sudah sangat jelas kalau usaha Obama yang diraih saat ini bukan andil besar yang diberikan pemerintah Indonesia kepada dia. Yang membentuk karakter dia seperti itu juga bukan dari Indonesia, tetapi di Amerika. Lalu apa jasa Indonesia kepada Barack Obama sehingga Obama mau mengasihani Indonesia? Apakah dengan membuat patung Barack Obama akan luluh hatinya karena dianggap pahlawan di Indonesia? Ah… itu kesiangan!

Masya Allah, kenapa kita tidak malu yah?

Dan lagi kalau kita ini mengaku muslim. Sudah jelas memahat patung itu diharamkan dalam Islam.

Ah, Indonesiaku…….

Iklan

3 Tanggapan

  1. harusnya si penginisiatif pembuat patung malu pada diri sendiri..kondisi bangsa lagi kayak gini nambah runyam ajah

  2. Barack Obama. Nama itu memang seolah sering membahana di negeri ini, hanya karena alasan sederhana bahwa ia penah tinggal di Indonesia. Suatu hal yang wajar, namun apabila sampai dibuatkan patung di sebuah taman umum, rasanya perlu dipertimbangkan lebih jauh.

    Bukan bermaksud merendahkan, namun lebih kepada sebuah refleksi. Negeri ini mempunyai banyak pahlawan yang rasanya lebih tepat untuk dikenang.
    Cara Membuat Blog

  3. Kata2 penulis yang menyebutkan “:sesembahan baru partai demokrat” di sini sungguh sangat tidak tepat dan jelas sekali menterjemahkan kata2 Mubarok dengan memaksakan pikirannya sendiri.

    Jawab Jaisy01:
    Bukankah Bpk Mubarok sendiri berbicara dengan proporsi sebagai wakil ketual Demokrat!? 😀
    Lalu siapakah yang berhak menterjemahkan kata2 Bpk Mubarak yang ambigu tersebut. Coba anda lihat ketika beliau (Bpk Mubarok) susah berkata apa-apa kecuali “Ini global… ini global” 😀

    Penulis mungkin lupa bahwa pendirian patung itu diprakarsai dan didanai sejumlah donatur yang antara lain Mien Uno, Surya Palaoh, Hasyim Joyo Hadikusumo, dan Friends of Obama, dan diresmikan olah Walikota Jakarta Pusat. Pada saat peresmian, Jusuf Kalla juga berkomentar bahwa dia menyambut baik dan berharap patung ini menjadi inspirasi bagi para guru.

    Jawab Jaisy01:
    Oo gitu yah? Jadi kalau nanti ada yang membiayai patung Stalin… Karl Marx dibolehkan yah? 😀
    Emang mau dijadikan 1001 patung apa negeri ini? 😀

    Kalau pendirian patung itu memang dalam rangka carmuk, mustinya dilihat lagi siapa yang carmuk, yang rela mendanai sampai terkumpul 100 juta, yang berharap menjadi inspirasi bagi guru, atau yang komentar netral jaman sekarang semau bangsa harus berteman.

    Jawab Jaisy01:
    Emang harus Obama yah? Hehehehe….
    Bukankah pahlawan di Indonesia ini lebih banyak yang bisa dijadikan inspirasi dari pada orang yang jelas tidak ada sangkut pautnya dengan Indonesia!!

    Surya Palaoh itu tahu sendiri orang mana. Jusuf Kalla orang mana. Hasyim Joyo Hadikusumo ini bapaknya siapa dan dari partai mana.

    Jawab Jaisy01:
    Saya nggak mau tahu mereka siapa, tetapi jika mereka melakukan kesalahan. Saya tidak akan tinggal diam! 🙂

    Tulisan ini sangat tidak proporsional dan tidak seimbang, tidak melihat permasalahan secara utuh.

    Jawab Jaisy01:
    Semua tulisan itu tidak akan proporsional jika dilihat dari sudut yang lain! Jadi mohon berbicaralah yang proporsional 😀

    Gara2 tulisan ini, seorang gadis yang sangat cantik tersesat dan ikut2an meneriakkan protes ke SBY, sehingga malu ketika dikasih tahu bahwa yang memprakarsai patung itu justru orang2 seperti Surya Palaoh, protesnya salah kalau ditujukan ke demokrat dan sby.

    Jawab Jaisy01:
    Alhamdulillah ada seorang gadis cantik yang telah meneriakkan protes ke SBY, sehingga beliau tersadar akan banyaknya orang yang tidak suka orang yang hanya cari muka dan menghabiskan uang miliaran rupiah hanya untuk hal2 yang tidak berguna. Seharusnya Partai Demokrat yang malu, kenapa mereka membela mati2an dengan adanya patung yang tidak berguna tersebut! Sampai2 orang tertinggi seperti Bpk Mubarak yang turun langsung. Apakah bukan hal yang memalukan? (Tentu hal tersebut bukan sesuatu yang memalukan bagi yang tidak punya malu 😀 )

    Akibat tulisan dan pendapat yang tidak seimbang ini, seperti banyak hal lain di negeri ini, banyak orang berteriak2 keras dan penuh kemarahan tanpa tahu duduk persoalan yang sebenarnya.

    Jawab Jaisy01:
    Hehehehe…. kalau begitu anda salahkan saja para pendukung yang menolak patung Obama di FB. Bahkan orang Amerika sendiri menolak patung Obama dijadikan “sesembahan” orang Indonesia! hehehe 😀 (tetapi saya nggak ikut member menolak Obama di FB loh!)

    Ah Indonesiaku? Kalau anda mencintai negeri ini, berhati2lah dalam menulis dan menebarkan opini. Lihat permasalahannya dulu secara utuh baru memberikan komentar dengan hati bersih tanpa tendensi ketidaksukaan ke pihak manapun, supaya tulisan itu tidak menjadi penyesat tetapi sebaliknya menjadi penerang bagi yang membaca.

    Jawab Jaisy01:
    Karena saya mencintai Indonesia ini, maka saya tidak senang orang-orang selalu menghamburkan uang dengan hal yang tidak berguna itu seperti membuat Berhala (patung) untuk disembah! Emang ini jaman Jahiliyah apa!? 😀
    Anda sendiri tidak menjelaskan permasalahan dengan utuh kecuali “mencela” tulisan saya ini 🙂
    Dan alhamdulillah banyak orang yang akhirnya sadar untuk tidak “menyembah” patung yang tancapkan di taman! Kalau mau mendapat inspirasi, nggak perlu patung segala. Yang diperlukan itu pemahaman. Orang Indonesia ini tidak akan pernah pinter jika hanya melihat Patung! Hehehe.

    Sebaiknya dikupas tulisan saya dengan baik, satu persatu. Sehingga ada ilmunya. Bukan terkesan mencela jawaban orang lain tanpa jawaban yang jelas.
    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: