Akhirnya Luna Maya Memenangkan “Pertempurannya” Dengan Infotainment


Berita yang sedang Hot… Hotnya antara kasus Luna Maya dengan “wartawan” Infotainment akhirnya menjadi polemik juga diantara para ulama! Karena akhirnya akan memunculkan fatwa haram MUI tentang Infotainment. Dan juga, dikalangan wartawan sebenarnya secara tidak langsung “wartawan” media Infotainment tidak pernah bahkan tidak diakui sebagai wartawan oleh banyak kalangan wartawan. Bukan karena apa-apa sih, hanya memang wartawan yang beneran tidak mau imagenya menjadi jelek dikarenakan ulah para “wartawan” media infotainment yang sukanya bergosip ria. Sudah sangat jelas sekali, bahwa berghibah (gosip) itu seburuk-buruk manusia. Karena dalam Islam bergosip itu sama halnya dengan memakan bangkai saudara sendiri (emang Sumanto apa? :D). Tapi yah kalau bisa (Luna Maya) tidak perlu menghujat, mencaci, memaki, mencela, dan Me..Me…Me… lainnya. Harus sabar……. 🙂

Jakarta – Fatwa haram terhadap tayangan infotainment yang dikeluarkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) disetujui oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Namun bedanya MUI belum berani keluarkan fatwa.

"MUI sejalan dan setuju dengan PBNU, karena pada dasarnya membicarakan orang lain, apalagi membuka aib orang lain tidak dibenarkan dalam agama. Namun MUI belum mengeluarkan fatwa karena harus ada pertimbangan hukum dan lainnya, kasusnya pun harus jelas dulu," ungkap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan ketika dihubungi INILAH.COM di Jakarta, Jumat (25/12).

Selain itu, Amidhan pun mengatakan bahwa infotainment yang kini marak menghiasi dunia pertelevisian Indonesia sarat akan ghibah atau gosip yang sifatnya terkadang mengumbar pornografi. Di matanya, wartawan infotainment itu tidak jelas apakah benar wartawan atau bukan.

"Dalam infotainment memang terkadang ada positifnya juga seperti hiburan, namun kalau sudah masuk ke ranah pribadi dan menjurus ke ghibah itu sudah haram hukumnya. Dalam agama sudah jelas tak boleh membuka aib orang lain," ucap Amidhan.

MUI, menurutnya, hingga saat ini belum membahas lebih lanjut yang berhubungan dengan infotainment sehingga belum jelas pula apakah akan mengeluarkan fatwa yang sama dengan PBNU atau tidak.(inilah)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: