Inilah Foto Ular Berkepala Manusia Yang Menggemparkan!

image Benda yang diyakini makhluk gaib berbentuk ular berkepala manusia berukuran kecil, atau diistilahkan jenglot, menghebohkan warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (8/2/2010).

Jenglot itu berbeda dengan jenglot yang lazim ditemukan di beberapa daerah. Biasanya hanya berbentuk kecil dengan rambut panjang terurai hingga menyentuh ujung kaki. Kuku di tangan dan kakinya juga panjang.

Namun, jenglot yang menghebohkan warga tersebut memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 10 cm dengan diameter seukuran jempol kaki, rambut panjang hingga sepinggang, kulit bersisik dan tidak memiliki kaki, tetapi memiliki ekor yang melingkar hampir sepanjang 15 cm.

Jenglot yang menyerupai ular berkepala manusia ini ditemukan pertama kali oleh pencari tokek, Holis (45) asal Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Mayangan, sekitar lima hari lalu.

Baca lebih lanjut

Iklan

Benarkah Kita (manusia) Bukan Penduduk Asli Bumi?

image Cardiff: Seorang profesor dari Cardiff University, Prof. Chandra Wickramasinghe, mengatakan bahwa banyak hal yang mendukung pandangan bahwa kehidupan manusia dimulai dari luar bumi kita. Mikroba dari luar angkasa tiba di bumi dari komet, yang kemudian "berkembang biak" untuk membentuk kehidupan manusia.

Bukti-bukti yang dipublikasikan di Cambridge University Internasional Journal of Astrobiology menunjukkan, manusia dan semua kehidupan di bumi, berasal dari makhluk asing yang dibawa ke komet dan menghantam bumi.

"Ya, kita semua orang asing. Kita keturunan berbagai kosmik," ujar Wickramasinghe. " Kita adalah bagian dari rantai terhubung yang diperluas melampaui volume besar kosmos. Tanpa dapat ditawar lagi bukti menunjuk ke arah ini," tambahnya. Baca lebih lanjut

Warning, Facebook Dan Twitter Terdapat Virus Yang Berbahaya

image Enam puluh persen pebisnis mengaku bahwa Facebook merupakan situs jejaring sosial yang beresiko, demikian diungkap oleh vendor keamanan, Sophos.

Sementara itu, pendapat serupa juga disampaikan Kaspersky Labs dengan menuding Twitter—situs microblogging yang tengah naik daun—menjadi situs jejaring nomor dua yang berisiko setelah Facebook.

Sophos melakukan survai terhadap 502 profesional IT. Hasilnya, para pelaku bisnis itu memang melihat banyak malware dan spam yang berkeliaran di ranah maya.

Baca lebih lanjut