Legenda Mossad (Intelegent Israel) Hancur Berkeping


Oleh: Abdul Bari Uthwan

(Al-Quds Al-Arabi, London)

Kerugian Israel akibat kejahatan Mossad membunuh Asy-Syahid Mahmud al-Mabhuh di Dubai bukan hanya karena ia terungkap sebagai negara teroris, menusuk koalisinya dari negara Barat, menghianati kepercayaan mereka dengan memalsukan pasport mereka untuk memudahkan tindakan teroris, namun juga karena hancurnya “mitos” terbesar yang selama ini dipercaya Barat dan menipu Arab; yakni mitos Mossad.

Israel selama ini menyombongkan diri di depan dunia barat sebagai ahli memerangi terorisme, guru dalam ilmu spionase dan penyusupan ke organisasi ekstrim. Namun pembunuhan terhadap al-Mabhuh di Dubai dan cara yang digunakan membuktikan bahwa Mossad hanya organisasi “amatiran” dari sekolah terbelakang yang menggunakan cara-cara norak yang ketinggalan zaman.

Bersamaan jatuhnya mitos Mossad, jatuh pula mitos diktator Arab yang mendapatkan perlindungan dari Barat karena perannya memerangi ‘teroris Islam’ dan kelompoknya. Namun ‘terorisme’ itu ternyata makin berkembang dan meluas, bahayanya makin kuat akibat kediktatoran, korupnya sang rezim Arab dan aparat keamannya yang represif. Akibatnya, kompensasinya yang dibayar harus lebih mahal.

Ketenara Mossad bukan karena kejeniusan para personelnya, namun karena kelemahan partner Arab. Badan keamanan Arab selama ini menelan anggaran tinggi yang diambil dari kebutuhan pokok dan harta rakyatnya, namun selalu menuai kegagalan demi kegagalan. Penyebab utamanya adalah karena menyimpang dari tugas utamanya menjaga negara dan warganya beralih menjaga rezim untuk memperpanjang usianya dan kerusakan birokrasinya dengan berbagai macam cara.

Agen-agen Mossad berubah menjadi “pelajar amatiran” ketika berhadapan dengan badan keamanan modern seperti polisi Dubai. Polisi yang masuk era digital sejak beberapa tahun lalu dan memiliki SDM hebat dalam menganalisi informasi dan menyimpulkannya dengan sangat detail yang jarang dilakukan oleh negara yang maju sekalipun dalam dunia intelijen.

***

Avigdor Lieberman yang berjalan bak burung merak karena bangga setelah keberhasilan Mossad membunuh al-Mabhuh, tampaknya kini berusaha menyembunyikan mukanya di depan para sahabatnya di Eropa yang mengundangnya ke Brussel untuk mempertanggungjawabkan pemalsuan pasport dalam aksi kejahatan ini. 

Mitos Mossad jatuh dengan cara hina di Dubai karena elit badan intelijen ini membangun keagungan mereka dengan cara membunuh dan teroris dengan sangat bodoh. Padahal dunia di sekitar mereka terus berkembang dan keahlian mereka semakin berkualitas.

20 personel Mossad direkrut untuk membunuh satu orang di negara Arab yang berdamai, moderat dan terbuka yang dikunjungi jutaan orang untuk turis dan bekeja. Dimana kejeniusan dan kreatifan mereka?

Saat melihat rekaman pembunuhan, penulis rasanya menyaksikan film Mesir dekade 1950-an atau 1960-an dari film hitam putih. Mereka menggunakan rambut palsu berpakaian tenis seakan mereka tidak sadar mereka diintai oleh 1500 kamera, dan semua hotelnya dibekali kamera untuk merekam gerak-gerik semut sekalipun.

***

Pemerintah Barat seharusnya menjadi yang paling pertama mengambil pelajaran kegagalan intelijen Israel. Mereka harus merevisi pandangan mereka soal mitos bohong keamanan Israel yang mengklaim perang melawan teroris.

Aibnya, sebagian negara Eropa dan Afrika membayar puluhan juta dolar untuk mendatangkan pelatih dan ahli dari Israel untuk melatih badan keamanan dalam rangka memerangi teroris. Padahal para ahli Israel itu dipermalukan melawan Hizbullah dan Hamas. Sebab kedua gerakan ini mampu menembus badan keamanan Israel dengan menculik pasukannya di benteng mereka. Padahal SDM, peralatan dan keilmuan memiliki perbedaan yang jomplang.

***

Negara-negara Arab terutama poros penentang atau oposisi harus mengambil pelajaran dari kegagalan Mossad di Dubai. Mereka harus menjaga diri dari penyusupan Mossad.

Masalah ini tidak membutuhkan anggaran besar untuk membeli peralatan. Kamera perekam yang mengungkap keluguan Mossad di Dubai kini dijual banyak di negara-negara Arab yang perakitan dan instalasinya tidak membutuhkan pakar asing.

Mitos Mossad sudah jatuh dan akan terus jatuh terus ketika mayoritas Arab kembali kepada kesadarannya dan kompas hakikinya untuk bekerja demi kepentingan negeri dan warga, bukan anti dengan mereka seperti sekarang ini. Mereka harus sadar bahwa Israel menjadi sumber ancaman hakiki bagi umat dan akidahnya. (bn-bsyr)

Iklan

9 Tanggapan

  1. wah…wah…wah
    http://mobil88.wordpress.com gak ngarti dah macam begini….konspirasi politik katanya hihihihihiihihihihih

  2. iya….
    ngurusin amat ama israel….juga arab
    mending urusin century…
    setahu saya yg banyak ngrusak indonesia ini berasal dr arab. bukan dr israel
    bodo ah.
    no sara

    Jawab Jaisy01:
    Century kan sudah ada yang ngurusin, lalu saya ngapain juga ngurusin Century. Emang siapa saya? 😀
    Emang Israel itu bukan Arab yah? Aya..aya wae neh! 😀
    Toh fakta dan terbukti perjuangan Indonesia ini diakui oleh Mesir Dan bahkan disupport oleh dana dari saudagar Palestina! Negara kafir (non Islam) malah menjajah Indonesia. 😀
    Jadi kalau bicara mending pake ilmu, biar nggak diketawa’in karena ngomong “SETAHU SAYA” (karena emang nggak tahu and nggak berilmu yah bro?).
    😆
    Dan saya nggak ngurusin sama Israel, tetapi saya ngurus saudara muslim saya yang dijajah oleh Israel Laknatullah! Jadi mending kalau nggak pengen sara, sebaiknya nggak perlu komentar!

    • @joni: keliatan banget neh orang israel yg nyasar ke indonesia… emang ya manusia terusir itu ada dimana2. tcktcktck,,,,,, parah!!!

  3. @joni: bner mas jaisy,katanya no sara tapi kesannya gmn gtu 🙂 kudu byak baca kali n jga jgn bca dr 1 media aja

    Jawab Jaisy01:
    Yups, didunia ini banyak orang seperti Ruhut Sitompul si orang tersantun di partai Demokrat. Pake hina2 Arab segala! 😀

  4. baru ketahuan agen rahasia yang sangat di banggakan itu…

    • hidup israel…..

      • yyaaahh ini bego ni orang….israel ko di bela…buka talmud gan!!!

  5. kita harus peduli boss dengan perkembangan tingkah polah israel, soalnya dia biang kerok dari jaman nabi Musa. Ga tau terima kasih ketika diselamatkan Allah dari kejaran tentara firaun.

  6. “israel memang kanker dunia, alangkah damainya dunia tnpa israel, israel adlh bangsa pilihan tuhan untuk menghuni neraka”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: