Setelah Komunis Runtuh Islam Jadi Target Sasaran


image Hubungan negara-negara Barat dan dunia Islam mengalami dinamika yang luar biasa hampir dua dekade ini. Hal itu dimulai sejak runtuhnya sejumlah  negara komunis pada awal tahun 1990-an. Saat Perang Dingin, AS dan sekutu-sekutu Baratnya memusatkan konfrontasinya pada negara-negara komunis, terutama negara Uni Sovyet . Maka setelah setelah keruntuhan mayoritas negara komunis, “konfrontasi” berubah antara Barat dan Islam.

Konfrontasi diawali pada saat Perang Teluk I antara Iraq dan Amerika Serikat, didukung sekutu-sekutu Baratnya pada tahun 1991. Selanjutnya “konfrontasi” semakin besar setelah terjadinya Serangan 11 September 2001 atas Gedung WTC di New York. Setelah serangan 11 September 2001, AS dan sekutu Barat menyerbu Afghanistan yang dianggap menyembunyikan Osama Bin Ladin, tokoh tersangka serangan 11 September. Selanjut  AS dan sekutunya menyerang Iraq pada tahun 2003.

Tensi hubungan Barat dan Islam pun menjadi tinggi. Barat tidak lagi mencari tokoh-tokoh dan negara yang menjadi lawannya, tetapi juga ingin mengubah keyakinan dan cara pandang umat Islam. Banyak dana dari Barat mengalir ke lembaga-lembaga LSM untuk membantu mengubah cara pandang umat Islam. Sebaliknya umat Islam yang tidak senang dengan tindakan negara-negara Barat terhadap negara-negara Islam dan ikut campurnya terhadap praktik keagamaan, justru memberikan sikap perlawanan dan kerasnya kepada Barat.

Tetapi hubungan panas-dingin hubungan AS sedikit berubah setelah pergantian pemimpin di AS pada awal 2009. Ada pola baru yang ingin dikedepankan AS terhadap umat dan negara-negara Islam. Sementara ini pola hubungan baru itu bisa menjadi penawar atas tingginya tensi AS dan Barat terhadap Islam –ledakan lain tentu akan selalu dipicu oleh perilaku buruk Israel yang selalu didukung Barat. Untuk mengetahui panas-dingin hubungan AS dan negara-negara Barat, baca laporan berikut ini:

Panas Dingin Hubungan AS-Islam(2)
Negeri Tidak Toleran Mengajari Umat Islam Toleransi

Panas Dingin Hubungan AS-Islam(3)
AS Kembali Lagi ke Kebijakan “Dunham”

Panas Dingin Hubungan AS-Islam(4)
Menuju Saling Pengertian AS dan Islam

(hidayatullah)

Iklan

7 Tanggapan

  1. walaupun dumusuhi, Islam akan tetap eksis, sesuai dengan janji Allah SWT…..

    • sepakat…
      walaupun nanti Islam ditindas, difitnah, dimusuhi dll..
      Kebenaran yg hakikie akan terkuak 😀

      Jawab Jaisy01:
      Amien.
      Sepakat! 😀

  2. bagaimana resep mengembalikan saudara yang terkena doktrin aliran sesat ?

    Jawab Abu Jaisy:
    Susah juga kalau ada orang yang sudah terdoktrin. Ibaratnya hipnotis tanpa “pingsan”. Kalau orang terhipnotis dengan cara pingsan, masih bisa dibangunin, lah ini sudah terhipnotis tapi nggak pingsan bingung yang mau ngebangunin 😀
    Yah pada dasarnya orang-orang yang mudah terdoktrin itu adalah orang-orang yang tidak mengetahui apa yang sebenarnya dia hadapi. Satu hal yang seharusnya dijaga adalah sering-sering membaca. Membaca berbagai buku agama adalah langkah awal mencegah terdoktrinnya seseorang terhadap golongan sesat. Dengan banyak membaca seseorang bisa membandingkan sendiri apa yang ingin dia ikuti. Sehingga ada hujjah dan dalil yang bisa dikemukakan.

    Tetapi ketika sudah terdoktrin, yah sadarkan dengan berbagai dalil dengan hujjah yang akhsan (baik). Kebanyakan sih susah bangets 😀
    Yah semua itu ikhtiar kita, kalau memang belum berhasil. Yah serahkan saja kepada Allah. Bukankah do’a adalah senjata umat Islam! 🙂
    Yang terpenting tidak gampang menyesat-nyesatkan orang atau gampang mengkafir2kan orang karena itulah sumber kesesatan yang sebenarnya.

    Terima kasih atas kunjungannya. 🙂

  3. Hebat, blog yg bagus Numpang baca ya bro n salam kenal, mau belajar neh..

    Jawab Jaisy01:
    Sama2, terima kasih telah berkunjung 🙂

  4. dasar memang negeri barat,nga mo melihat negra selain di luar area mereka maju,makanya negara2 slalu d obok2..

  5. Permisi Pak mau nanya……………………

    Pak koq Blognya bisa kaya g2 gmana y caranya…………..?

    Tolong dibalas………

    ^_^

    Jawab Jais01:
    Waalaikumsalam.
    Maksudnya?

  6. ulama islam yang tidak mengerti masalah umum, hanyalah dimanfaatkan untuk kemenangan pihak sekutu barat, seperti di Jerman pada perang dunia yang mayoritas masyarakatnya berpaham komunis dan berpaham aria, maka didatangkan ulama islam dari timur tengah sehingga akhirnya jerman kalah dalam perang dunia kedua. Di Afganistan untuk mengalahkan tentara Rusia yang berpaham komunis juga dilakukan metode yang sama, sampai akhirnya Rusia kalah di Afganistan. (mungkin di tempat lain masih ada yang demikian)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: