Dirut PLN (Dahlan Iskan), Menelanjangi Korupsi PLN


image Jakarta – Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan ingin ‘menelanjangi’ perusahaan listrik pelat merah tersebut agar tidak lagi kecurigaan dari masyarakat mengenai adanya ‘permainan’ atau penyelewengan dalam tubuh PLN.

Dahlan mengungkapkan, penyebab tidak efisiennya penyaluran listrik ke daerah-daerah di seluruh Indonesia di antaranya korupsi, pembelian, dan pengadaan alat yang mahal, jumlah pegawai yang berlebih dan gaji yang terlampau tinggi.

"Asumsinya, korupsi kira-kira yang paling tinggilah," ujarnya dalam forum dengan wartawan, di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Sabtu (12/6/2010).

Untuk menekan tumbuhnya korupsi di instansinya, Dahlan menyatakan bahwa ada empat langkah yang ditempuh pihaknya.

https://suara01.wordpress.com/2010/04/09/cara-cepat-dan-mudah-mendapatkan-uang-27-dalam-sehari/

"Pertama, kita minta KPK untuk mengakses langsung pengadaan listrik. Kedua, BPK bisa mengakses langsung database keuangan PLN. Ini jadi online langsung live di depan BPK," jelasnya.

Langkah selanjutnya adalah melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam negosiasi suatu proyek dan menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP) dalam urusan tender proyek.

"Saya usahakan setiap dokumen tender dilihat LKPP. Saya ingin PLN ‘telanjang’, karena banyak yang mengira kesalahannya di PLN. Masalahnya di tender. Telanjang bulat, mengalahkan Luna Maya," candanya diiringi tawa para peserta forum. (dtk)

https://suara01.wordpress.com/2010/03/30/cara-mudah-mendapatkan-dollar-dari-internet-untuk-pemula-tidak-perlu-blog/

Iklan

2 Tanggapan

  1. Info buat P Dahlan Iskan, banyak kwh bekas di gudang2 PLN di seluruh Indonesia, Kwh tsb masih layak direkondisi, tapi sekarang dibiarkan berkarat, kenapa PLN selalu beli kwh baru, itu kan pemborosan.

  2. wah..jangan cuma yang di atas aja dong pak yang ditelanjangi.
    dari TINGKAT UPJ juga seharusnya ditelanjangi dong, masih banyak praktek percaloan dalam pasang baru. buktinya masyarakat hampir tidak ada yang mendaftar sendiri ke PLN untuk pasang baru. biaya pasang baru tetap Rp. 2jt-an meskipun ada program 1 juta pelanggan.
    UPJ tidak menghapus percaloan karena calo-calo listrik tersebut dimintai PLN untuk membantu menutup tuggakan-tunggakan listrik atau TUSBUNG.
    kalau memang PLN ingin benar2 bersih HARUS DIMULAI DARI TINGKAT UPJ!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: