Ssst… Pak SBY Masih Percaya Klenik bin Takhayul “Takut Menebang Pohon Trembesi Istana)


image JAKARTA  – Presiden SBY menyuruh menghentikan pemotongan pohon trembesi tua di Istana Presiden, karena pohon tersebut diperkirakan ada penunggunya. Hal itu dilakukan setelah gergaji mesin yang dioperasikan berkali-kali mati.

Usia pohon-pohon tremebesi (albizia saman) di kompleks Istana Presiden Jakarta itu memang sudah sangat tua, semua orang sudah mahfum. Tapi berapa persisnya usia pohon itu, mungkin tak banyak yang tahu. Konon, usia pohon itu sudah hampir dua ratus tahun! Ya, pohon itu diperkirakan ditanam pada 1825.

https://suara01.wordpress.com/2010/04/09/cara-cepat-dan-mudah-mendapatkan-uang-27-dalam-sehari/

Sebagai pohon perindang, trembesi memang sangat anggun. Batangnya besar dengan cabang dan ranting-ranting yang melebar sampai belasan meter. Daunnya memang mudah rontok di musim kemarau, tetapi dalam waktu singkat akan bersemi lagi. Buahnya hanya kecil-kecil dan relatif ringan, sehingga kalau menjatuhi orang, anak-anak, kaca kendaraan atau genteng tidak menyebabkan kerusakan berat.

Akan tetapi, yang namanya makhluk hidup, tentu saja ada batas usianya. Ada kelemahannya jika usianya makin tua.

Setidaknya itulah yang diperhatikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dahan dan rantingnya yang panjang-panjang itu makin lama makin lemah tak kuat menahan beban ranting dan daun-daunnya. Makin lama, dahan yang tadinya kokoh lurus mendatar atau mendongak ke atas itu makin merunduk hingga nyaris menyentuh tanah.

Presiden pun lantas menyiapkan sejumlah pohon trembesi pengganti untuk meneduhi kompleks Istana. Hari ini (Kamis, 8/7/2010), Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono serta Wakil Presiden Boediono menanam tiga batang pohon trembesi muda. Usianya baru lima tahun.

Sejalan dengan itu, dahan-dahan dan ranting trembesi tua yang yang menjuntai hingga menyentuh tanah akan dipangkas. Tapi apa yang terjadi? Saat semua menteri peserta sidang kabinet paripurna, puluhan wartawan, dan staf Istana menantikan pemangkasan dahan sesuai perintah Presiden, terjadilah peristiwa yang agak mengherankan, dan mungkin berbau klenik.

..gergaji mesin yang dioperasikan untuk memotong pohon trembesi itu berkali-kali mati. Presiden pun memerintahkan agar pemotongan trembesi itu dibatalkan. “Sudah, sudah. Nanti saja, mungkin ada yang menjaga,” ujar Presiden SBY…

Apa itu? Ternyata, mesin gergaji pemotong atau chain saw yang dioperasikan oleh staf Rumah Tangga Kepresidenan berkali-kali mati. Presiden pun akhirnya memerintahkan agar pemotongan dahan trembesi itu dibatalkan. “Sudah, sudah. Nanti saja, mungkin ada yang menjaga,” ujar Presiden SBY.

Maka, pemotongan itu pun akhirnya dihentikan. Dahan-dahan trembesi yang kian lebat dan merunduk itu pun tak jadi dipotong, dan tetap menghiasi pekarangan Istana bersama tiga trembesi muda yang ditanam di tiga sudut Istana.

Ah, semoga Presiden SBY sedang bercanda ketika mengatakan pohon trembesi ada penunggunya. Karena tidak bagus bila seorang yang percaya klenik dan takhayul menjadi pemimpin negeri yang beragama ini. [taz/kompas]

https://suara01.wordpress.com/2010/03/30/cara-mudah-mendapatkan-dollar-dari-internet-untuk-pemula-tidak-perlu-blog/

Iklan

8 Tanggapan

  1. biar bagemana pun presiden tetp org jawa yg masih punya kepercaya tersendiri pd klenik dan tahayul..kaya’ org2 diluar sana pada ga konkern aja ma klenik dan tahayul,, belum tentu.. mana tau kita!!!!

  2. presiden juga manusia. . . .
    silahkan kunjungi blog ane gan . . .
    (edit by admin. Linknya saya taruh di URL)

  3. Mempercayai keberadaan Makhluk gaib emang gak boleh? lupa pembukaan Suroh Al Baqarah ya?

    Jawab Abu Jaisy:
    Mempercayai gha’ib itu adalah hal yang wajib untuk umat Islam. Tetapi mempercayai Jin mempunyai kekuatan lebih besar daripada manusia dan malah takut menghadapinya, maka itu adalah kesyirikan! Mungkin yang anda maksud adalah surat Al Baqarah (pembukaan) ayat 3 “yaitu beriman kepada yang gha’ib….”. Jumhur para ulama salaf (apalagi imam Syafi’i) jelas menyatakan bahwa yang dimaksud hal gha’ib itu adalah sesuatu yang tidak dapat ditangkap dengan panca indra, termasuk keberadaan Allah, Malaikat hari akhir, dsb. Dan itu termasuk Jin, Internet, listrik, dll. 😀

    Tetapi tidak ada satu ulama salaf (apalagi imam Syafi’i) yang menyatakan kita harus mempercayai jin itu mempunyai kekuatan yang lebih besar daripada manusia dan kita harus takut kepada mereka! Bekerja sama dengan jin saja haram hukumnya, apalagi takut kepada jin, jelas hal ini adalah syirik!

  4. itu kan salah satu bagian dari percaya pada yang GHAIB. dan itu gak dilarang, malah diwajibkan.

    ginilah jadinya klo kerjanya cuma nyari kesalahan orang2 aja. Hal gini diposting di internet, kurang kerjaan.

    Jawab Abu Jaisy:
    Mempercayai gha’ib itu adalah hal yang wajib untuk umat Islam. Tetapi mempercayai Jin mempunyai kekuatan lebih besar daripada manusia dan malah takut menghadapinya, maka itu adalah kesyirikan! Mungkin yang anda maksud adalah surat Al Baqarah (pembukaan) ayat 3 “yaitu beriman kepada yang gha’ib….”. Jumhur para ulama salaf (apalagi imam Syafi’i) jelas menyatakan bahwa yang dimaksud hal gha’ib itu adalah sesuatu yang tidak dapat ditangkap dengan panca indra, termasuk keberadaan Allah, Malaikat hari akhir, dsb. Dan itu termasuk Jin, Internet, listrik, dll. 😀

    Tetapi tidak ada satu ulama salaf (apalagi imam Syafi’i) yang menyatakan kita harus mempercayai jin itu mempunyai kekuatan yang lebih besar daripada manusia dan kita harus takut kepada mereka! Bekerja sama dengan jin saja haram hukumnya, apalagi takut kepada jin, jelas hal ini adalah syirik!

    ITU JAWABAN DIATAS… BACA SEMUA SEBELUM BERKOMENTAR. KARENA KOMENTARMU MENCITRAKAN KE-ILMUANMU. JANGAN BERKOMENTAR JIKA TIDAK TAHU

  5. percaya sih percaya..! coba!! klo presideny org batak mana perduli dia klo tu pohon ada penungguny..

  6. percaya sih percaya..! coba!! klo presideny org batak mana perduli dia klo tu pohon ada penungguny..:no sara..drajat manusia adalah yg tertinggi dr semua mahkluk tuhan lainny so g usah takut..

  7. Saja merasa bersyukur ada presiden yang masih mempercayai adanya ghaib.

    tengok Kisah Masjid JIN di Zaman Nabi, Nabi tidak menyuruh membakar atau melenyapkan masjid itu, Malah Nabi menyuruh membiarkan dan tidak usah memakainya, Takutkah Nabi ? tentu tidak .

    Jawab Abu Jaisy:
    Hehehe… saya teringat kisah masjid al-Jin ketika masih kecil, guru ngaji saya waktu itu menceritakan bagaimana seramnya masjid al-Jin tersebut, dan hanya jin yang boleh masuk kedalam masjid tersebut. Padahal, setelah mengetahui dengan jelas bagaimana masjid al-Jin tersebut adalah sebuah nama yang diperuntukkan bagi tempat ketika Rasulullah membai’at Jin masuk Islam. Masjid al- Jin juga biasa dikenal dengan Masjid Al Haras. Tetapi bukan hanya jin yang boleh shalat di masjid tersebut, semua umat Islam boleh masuk dan shalat di masjid tersebut. Biasanya dihotel/pemondokan haji jama’ah Indonesia berada dekat dengan masjid tersebut (Masjid al-Jin / al- Haras).

    Kesan mistik dan menakutkan yang diceritakan oleh guru ngaji saya waktu kecil ternyata tidak saya temui sama sekali ketika di masjid tersebut. Islam itu mudah, tetapi jangan menjadikannya sulit hingga harus takut terhadap hal yang gha’ib. Jin-jin shaleh yang shalat di masjid al-Jin itu tidak pernah mengganggu orang apalagi bekerja-sama, mereka anti. Karena mereka juga mengerti hal itu diharamkan dalam Islam. Nah jin-jin jahil, munafiq, kafir itulah yang biasanya bekerja-sama dengan manusia, bahkan ada yang pintar membaca Al quran. Jangan anggap mereka jin Islam yang shaleh!

    Jadi masihkah takut dengan JIN? Ingatkah ketika imam Syafi’i me-ruqyah orang yang kesakitan. Imam Syafi’i datang dan berkata (insya Allah) “Akan aku pukul dengan terompahku jika engkau tidak keluar dari tubuh orang ini”. Lalu akhirnya keluarlah jin tersebut. Nah ini akhirnya dicoba oleh orang lain, ketika ada yang kerasukan seseorang meminjam terompah imam Syafi’i bermaksud menakut-nakuti jin tersebut dengan terompah tersebut. Tetapi apa yang dikatakn jinnya, “Aku tidak takut terhadap terompah itu, tetapi aku takut terhadap orang shaleh pemilik terompah itu”.

    Nah jadi kalau mau ditakuti jin, tidak perlu belajar ilmu tenaga dalam atau ilmu mistik2 yang lainnya. Tetapi cukup perkuat keimanan kita untuk tidak melanggar aturan syari’at Islam. Insya Allah hal itu lebih memberikan penjagaan diri kita terhadap jin-jin jahil.

    Nah sekelas Presiden gituloh, takut dengan “pohon” 😀

  8. Asslamu’alaikum.wr.wb pak Ari..salam kenal dari saya pak.domisili Ngaliyan Semarang dekat dengan kampus IAIN Walisongo semarang. pak, berkaitan dengan pelatihan bapak tentang ESQ, kita banyak berharap jika bimbingan belajar kami yg ada di Ngaliyan ini menggunakan metode ESQ pak. mohon penjelasannya pak?

    kalau boleh, kami minta alamat emailnya pak. terima kasih

    bimbingan belajar KSC semarang
    email : bimbel_ksc@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: