Bukti Lagi! Pemurtadan Kepada Orang Islam Sangat Gencar, WASPADALAH…WASPADALAH

image MEULABOH -SURYA- Tim WH Aceh Barat dibantu TNI/Polri, Rabu (21/7) mengamankan dua perempuan dari Desa Suak Geudeubang dan Suak Seumaseh, Kecamatan Samatiga yang telah pindah agama, bahkan salah seorang di antaranya berperan sebagai pelaku pemurtadan. Sedangkan tiga warga Amerika Serikat (AS) yang diduga melaksanakan peran misionaris di Aceh Barat, dan sudah diungsikan ke Medan, pada Rabu (21/7)–melalui seorang utusan–mengambil paspor di Imigrasi Meulaboh untuk bekerja di daerah lain.

Menurut laporan yang diterima Serambi, proses penjemputan dua perempuan yang telah pindah agama tersebut sempat dihadang seratusan warga yang nyaris mengamuk. Namun, berkat kesigapan petugas WH yang dibantu TNI/Polri, kedua perempuan itu berhasil diboyong ke Meulaboh untuk proses penyelidikan dan diserahkan ke pihak berwajib.

Baca lebih lanjut

Kepala Sekolah SMP Yang Melarang Berjilbab, “Dihajar” Bupati Kualakapuas

image KUALAKAPUAS — Pemberitaan adanya pelarangan jilbab di SMPN 4 Selat, Kabupaten Kualakapuas, Kalimantan Tengah, mendapat respons Bupati HM Mawardi. Bahkan, dia langsung datang ke sekolah itu untuk meminta penjelasan.
Turun dari mobilnya, HM Mawardi bergegas menuju ruang tamu Kepala SMPN 4 Selat Ragus Rumbang. Turut menyertai Bupati, Asisten III Johansyah MD Atuk dan Kepala Dinas Pendidikan Fredrik Timbung.

"Saya mau tahu kenapa sampai ada larangan kepada siswi untuk berjilbab," ujar Mawardi sesaat setelah duduk dengan raut tegang.
Ragus yang ketika itu juga terlihat tegang menyatakan pihaknya tidak pernah melakukan pelarangan bagi siswinya untuk mengenakan jilbab.

Pernyataan Ragus yang berbeda dengan ucapannya kepada beberapa media itu membuat semua yang hadir kaget. Padahal, sebelumnya dia beralasan bahwa keputusan itu sebagai kebijakan otonomi sekolah meski pemerintah tidak melakukan pelarangan terkait masalah tersebut.

Baca lebih lanjut