Pukuli Dan Ditendang Komandan Polantas, 3 Polisi Dipermalukan Dimasyarakat

polisi siksaTiga orang anggota aparat polisi Lalu Lintas (Polantas) Sektor Ujungpandang dipukul oleh Kepala Satuan Polisi Lalulintas (Kasatlantas) Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar, AKBP Muh Hidayat. Ketiga anggota tersebut masing-masing Aiptu Mappakaya, Aipda M Risal, serta Brigadir Sudirman.

Anggota berpakaian dinas tersebut dianiaya di depan umum di Jalan Sudirman,
Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujungpandang, Rabu (21/9/2011). Sikap yang
Diperbuat oleh bekas Dir PJR Polda Sulselbar atas anggotanya tersebut,
Jadi tontonan masyarakat yang tengah mengendarai kendaraan.

Peristiwa berawal ketika ketiga anggota lantas sementara istirahat, sesudah melaksanakan pengaturan di jalan raya. Medadak, perwira dua bunga itu datang serta memerintahkan ketiga korban melaksanakan pengaturan buat memperlancar bus Pallawa Lipu yang membawa Wakapolda Brigjen Pol Syahrul Mamma.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

PKS Menduga ada Barter Dalam Reshuffle Dengan Skandal Berbagai Kasus

PKSPartai Keadilan Sejahtera (PKS) yakin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak bakal berani mengadakan pencopotan atas menteri-menteri asal partai koalisi di kabinet.

"PKS itu paling tukar tempat saja. SBY tak akan berani juga dengan mitra koalisi," kata Ketua DPP PKS, Nasir Jamil, di Gedung DPR, Senayan, Kamis (22/9/2011).

Nasir menyampaikan, bila SBY melaksanakan pencopotan atas menteri asal partai koalisi tentunya bakal amat beresiko untuk kinerja pemerintahan SBY kedepannya. "Resikonya banyak sekali bila menjalankan pengurangan atau penambahan. Lantaran kelak bakal mengakibatkan ke DPR," ungkapnya.

Baca Selengkapnya >>>

Menkominfo Kecewa, RIM Takut Bahas Pabrik BlackBerry di Malaysia

Pabrik RIM di MalaysiaKecewa! Itulah ucap pertama yang dikemukakan Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo) perihal pertemuannya beserta pembesut BlackBerry, Research In Motion (RIM) hari ini, Kamis (15/9/2011).

Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto menerangkan, kekecewaan pihaknya tersebut karena sang vendor dari Kanada tak gamblang dalam mengungkapkan progres PR mereka terhadap pemerintah Indonesia.

Sebagaimana terungkap, dalam pertemuan yang terjadi di Gedung Sapta Pesona pagi ini, Kominfo yang disertai anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sedianya menginginkan mengetahui laporan RIM masalah progress janji-janji mereka.

Terdapat tiga hal penting yang dinanti, yaitu masalah pembangunan layanan purna jual, fasilitas lawful interception (penyadapan) untuk penegak hukum Indonesia, serta pembangunan server atau Regional Network Agregator.

Baca Selengkapnya >>>