Pesta Demokrasi Banten Ternista Oleh Money Politic Oknum PNS Dan Aparat Desa

imagePesta Demokrasi Banten pada hari Sabtu (22/10) kemarin dicederai akibat kandidat yang tidak berhati nurani, menjerumuskan rakyat ke lubang kenistaan yang hina dina, bagaimana tidak rakyat dipaksa buat mendapat uang senilai Rp.10 ribu malahan 5 bungkus mie instans supaya memilih pasangan tertentu tanpa menutup muka. Yang amat disayangkan semua ini diperbuat oleh PNS lebih-lebih aparat pemerintah tingkat desa mulai asal kepala desa hingga RW/RT.

“Telah terbukti di sejumlah daerah sang kepala desa hingga RT tanpa malu serta ragu bergerak membagikan uang serta mie instan malam menjelang hari ‘H’ dan pagi buta sebelum masyarakat pergi ke TPS masing-masing,” terang Humas serta Media DPD PKS Kabupaten Tangerang, Ahmad Syahril.

Baca Selengkapnya >>>

PKS Tegaskan Tak Akan Membubarkan KPK

imagePartai Keadilan Sejahtera (PKS) telah memegang tiga nama calon sebagai pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2014. Ketiganya yaitu Bambang Widjojanto, Abdullah Hehamahua, serta Yunus Husein.

“Kita telah menerima nama-nama (Bambang, Yunus, serta Abdullah) tersebut baru saja. Tinggal satu lagi, kami tunggu masukan oleh masyarakat,” ucap anggota Komisi Hukum dari Fraksi PKS Aboe Bakar, Senin, 24 Oktober 2011. "Dapat juga nama tersebut yaitu (Aryanto) Sutadi, bisa juga yang lain. Akan kita perhatikan masukan masyarakat."

Baca Selengkapnya >>>

Anak SD Dimurtadkan Dengan Modus Mobil Pintar

imageBerlangsung upaya pemurtadan di beberapa sekolah dasar di daerah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sekolah yang merupakan target yaitu SDN 01, SDN 05, dan SD Al Hikmah, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan. Fakta ini diketahui asal beberapa saksi serta tim kepolisian yang terjun ke lapangan.

Kepala Unit Reserse Kriminal, Kepolisian Sektor Tambun Selatan, Iptu Heriadi, menyampaikan, upaya pemurtadan ke beberapa siswa di tiga SD tersebut memanfaatkan modus program mobil pintar oleh Yayasan Satria Bangsa. Pol sek Tambun membuat tim khusus guna mengecek kebenaran praktik pemurtadan sesudah mengantongi laporan asal orang tua murid serta kepala sekolah.

Baca Selengkapnya >>>