BiJak Dalam Mengambil Sebuah Keputusan


Oleh M Saifudin Kodiran

mengambil keputusan Saat menjadi hakim di Sijistan, Abdurrahman bin Abi Bakrah teringat pesan ayahnya saat hendak memutuskan perkara. "Aku pernah mendengar Rasulullah SAW berpesan, "Janganlah seorang hakim memutuskan suatu perkara di antara dua orang, sementara ia dalam keadaan emosi." (HR Bukhari 7158, Jawami’ al-Kalim 6652).

Meski disampaikan ratusan tahun yang silam, pesan ini tetap aktual. Melihat banyaknya keputusan dan kebijakan yang mengalami kegagalan di tengah masyarakat. Abu Bakrah dalam riwayat di atas seakan telah memprediksi jika kebijakan yang diambil putranya dengan emosional itu akan menimbulkan persoalan yang lebih rumit, yang tidak lain hanya akan menghasilkan kerugian semua pihak. Oleh sebab itu, ia sangat mewanti-wanti sang putra, selalu berpegang pada wasiat Rasulullah SAW.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: