Menengok Sejarah Parlemen Islam di Masa Sahabat

syuro Dunia Parlemen bukan hanya milik era pemerintahan modern. Pada masa-masa awal sejarah Islam, cikal-bakalnya telah diperkenalkan oleh para khalifah.

Ath-Thabari, Ibnu Jauzi, dan Ibnu Katsir menyebut Abu Bakar as-Shiddiq sebagai salah satu peletak dasar sistem perwakilan. Saat merasakan sakitnya semakin berat, Abu Bakar menanyai sejumlah sahabat Nabi mengenai kandidat yang layak menggantikannya. Hingga kemudian, muncul dua kandidat dan satu nama final, Umar bin Khattab.

Sejarah Islam menyebutkan, pemilihan Umar bin Khattab menjadi khalifah pengganti Abu Bakar adalah syuro para ahlul halli wal ‘aqdi. Istilah tersebut merujuk pada pihak-pihak yang bertindak sebagai penasihat dan konsultan dalam beragam urusan menyangkut kepentingan rakyat banyak, yang dalam kasus tersebut adalah para sahabat.

Baca Selengkapnya >>>

Menyelidiki Rahasia Dalam Kotak Infaq

Oleh: Prof Dr Yunahar Ilsyas

kotak infak Sudah menjadi tradisi di Tanah Air kita, umumnya masjid-masjid dan mushala menyediakan kotak infak. Sebuah kotak infak berukuran besar diletakkan secara permanen di bagian yang di anggap strategi, bisa di teras sebelum pintu masuk atau di bagian dalam langsung setelah pintu masuk. Jika ada pengajian, kotak infak diedarkan keliling. Begitu juga waktu penyelenggaraan shalat Jumat, tidak lupa beberapa kotak infak diedarkan dari shaf depan hingga paling belakang. Biasanya jjumlah infak pada hari jumat lebih banyak dibanding dengan infak waktu pengajian.

Begitu jugalah yang terjadi pada sebuah masjid di salah satu kota/kabupaten di Jawa Tengah. Setiap selesai rangkaian ibadah Jumat, beberapa orang takmir, kadang-kadang dibantu oleh jamaah, mulai membuka kotak infak dan menghitungnya. Isi kotak infak didominasi uang recehan Rp 500, Rp 1.000 dan Rp 2.000. Sesekali terdapat uang Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, dan Rp 10 ribu.

Baca Selengkapnya >>>