Tentang kami!

Blog ini merupakan rasa gundah yang terdalam saat melihat banyaknya permusuhan yang dengan terang-terangan menghancurkan umat islam. Berjuang dalam pena adalah alternatif pilihan kami. Dan blog ini tautan dari http://suara01.blogspot.com

Iklan

86 Tanggapan

  1. You need become the most peaceHearth
    go to hatidamai.wordpress.com
    salam perdamaian !!

    • Jawab Abu Jaisy
      Maaf Mas RADIT ATAU NYAMAR JADI ABU AISHA ATAU RUYATNA. PENIPU DILARANG BERKOMENTAR DISINI! LIHAT TULISAN DI KIRI ATAS!

  2. ๐Ÿ˜€ Salam perdamaian juga

  3. Salam damai juga

  4. Salam
    salam kenal, salam damai, berjuang lewat media apapun, sejatinya kebenaran harus diungkapkan ๐Ÿ™‚

  5. Iya, salam damai juga ๐Ÿ™‚
    Benar, mari kita berjuang bersama-sama. ๐Ÿ˜€

  6. coba berjuang dengan nyata, soalnya kalo blog yang ndengerin siapa?

    Jaisy01: Perjuangan kita lakukan dimana pun saat kita berada. Dunia nyata hingga maya adalah sarana perjuangan kita. Hanya satu yang terpenting “Jangan pernah surut untuk selalu berjuang” Salam mas ๐Ÿ™‚

  7. setuju..
    semoga umat islam dapat bersatu.. bersatu.. dan bersatu..
    mari sama2 memperkuat persatuan islam melalui berbagai cara, diantara nya melalui dunia maya ini..

    Jaisy01: Iya, mari kita berjuang bersama-sama untuk menuju kesuksesan besar Dien-Nya. Sukses salalu Mas ๐Ÿ™‚

  8. Wahai pemilik blog…

    Aspirasikanlah semua komentar yang menurut anda sangat baik untuk disebarkan. caranya…???

    Anda pasti lebih tahu…

    wassalam…

  9. Assalamualikum,

    boleh saya tau email bapak? ada sedikit hal yang saya ingin sampaikan. bila di ijinkan oleh bapak.
    wassalam
    terima kasih

    Jaisy01: Waalaikumsalam
    Silahkan di fajar212000@yahoo.com semoga bermanfaat.

  10. tanpa salam, salam bukanlah tujuan kita berislam. buat apa anda mengucapkan salam, tapi gak tahu apa itu salam. mari chat ama aku. tiap hari………………….
    http://212baca.wordpress.com/2008/07/11/belajar-secara-mandiri-melalui-imajinasi/#respond
    coba dehh…………………

  11. aku juga bgitu akh…
    menggunakan dunia maya sebagai sarana pembelajaran dan pemersatu umat islam..

    tetep semanget..

    Jawab Jaisy01:

    Yups, mari kita perekat ukhuwah dalam koridor dakwah Islamiah. Tetap semangat ๐Ÿ˜€

  12. ๐Ÿ™‚

    Jawab Jaisy01:

    Senyummu menyejukkanku ๐Ÿ™‚

  13. HANCURKAN BLOG INI SEKARANG JUGA….

  14. nah lo aja mnciptakan dan membuat jurang permusuhan….liat lah postingan2 lo apa dah mencerminkan untuk mempersatukan umat????

  15. “Blog ini merupakan rasa gundah yang terdalam saat melihat banyaknya permusuhan yang dengan terang-terangan menghancurkan umat islam. Berjuang dalam pena adalah alternatif pilihan kami. Dan blog ini tautan dari http://suara01.blogspot.com

    disarankan untuk abang Jaisy01 :
    posting tulisan2 yang menyejukan, tidak menghakimi atau memfitnah, utamakan ukwuwah islam,

    yang harus dihadapi seperti abang katakan sendiri adalah : permusuhan yang dengan terang-terangan menghancurkan umat islam

    semua umat islam adalah bersaudara dalam satu naungan la illah ha ilallah muhammadurrasulullah

    • innamal mu’minuna ikhwah(al_qur’an)
      al muslim akhu muslim(hadits)
      salam pesatuan dan perdamain, umat islam adlh satu tubuh dan apabila ada satu bagian tubuh yg skit pasti bagian tubuh lainnya merasakan sakit jg, dan sperti itu jg umat islam apabila ada yg tersakiti pasti yang lain mersa tersakti karena umat muslim adlh satu tubuh….
      skrang saatnya kita memperhatikan saudara kita yg terzhalimi d palestina oleh amerika israil…
      dan sesungguhnya musuh kita yg nyata adlh amerika dan israil….

      • Sory,, musuh kita sesungguhnya adalah setan yang ada di dalam diri kita. Bukan hal lain di luar diri kita…
        Hanya orang picik lah yang mengatakan musuh kita adalah hal lain di luar diri kita.

        SALAM DAMAI…

  16. alhamdulillah, blog seperti ini yang harus diperbanyak. Terkadang ada orang yang tidak tahu bahwa ia tidak tahu, maka kewajiban kitalah untuk memberitahukannya.
    Salam ukhuwah buat akhi Jaisy01, insya Allah, biarpun waktu sy sempit tapi coba sy usahakan utk mnengok blog antum walau tanpa comment (tapi klo sempet akan ngo-ment).
    Oya saran, selain tulisan beraroma “Sabili”, mhn diperbanyak jg tulisan beraroma “Tarbawi”.

    Jawab Jaisy01:

    Syukron atas kunjungan di Gublog sederhana ini ๐Ÿ™‚
    Semoga blog-blog yang lain juga menyusul, tentunya dengan semangat dakwah menjawab segala tantangan jaman. Insya Allah, saya akan memperbanyak muatan “Tarbawinya”. Mungkin memang banyak beraroma “Sabili” karena nama nicknya “Jaisy” ๐Ÿ˜€

    Barakallah.

  17. hidup ini sementara.. ๐Ÿ™‚

    Jawab Jaisy01:
    Yups, hidup hanya sementara. Kita persembahkan kesemntaraan ini dengan berbuat kebaikan dengan sebaik-baiknya. Yah, walaupun kadang kebaikan kita disalah-artikan oleh orang lain. ๐Ÿ™‚

  18. Ustadz, mo tanya nih.
    Kalo hadits yg ga jelas sanadnya โ€˜kan disebut hadits lemah bahkan palsu. Nah, kalo ulama ga jelas sanad gurunya bisa dibilang ulama lemah atau palsu ga?

    Terus bagaimana kita seharusnya memilih guru? Apakah berpersepsi bahwa ustadz fulan sahih sanadnya, lalu kemudian cari sanad gurunya? Ataukah cari sanad gurunya dulu, baru kemudian kita ikuti ustadz tsb?

    gitu dulu ustadz. syukron

    Jawab Jaisy01:
    Bismillah,

    Iya, untuk hadits yang nggak jelas sanadnya dibilang “Dho’if” (lemah) atau “Maudhu'” (palsu). Namun bukan berarti hadits yang nggak jelas sanadnya itu pasti “maudhu'(palsu). Menurut jumhur para ulama, hadits dhoif masih bisa dipakai dalam hujjah. Namun tetap acuannya harus hadits Shahih atau Hasan.

    Jika ulama nggak jelas sanadnya? Ini perlu penjelasan. Jika yang disebut nggak jelas sanadnya itu adalah haditsnya, maka itu haditsnya yang disebut dho’if bukan ulamanya. Jika yang disebut nggak jelas sanad gurunya, dan sanad haditsnya sahih atau bahkan hasan. Tetap ulama tersebut tidak bisa dibilang ulama “dho’if” atau “Maudhu'”. “Kebenaran itu bisa didapatkan darimana saja, bahkan pada seorang badui sekalipun”

    Yang dimaksud isnad atau biasa kita bilang sanad, bukanlah pada seorang guru kita. Melainkan sandaran kepada perawi yang terpercaya, yang terdiri dari matan-matannya dari mengeluarkan hadits. Seorang ulama (Abdullah bin Mubarak) berkata “Sanad ini dari agama, kalau seandainya tdk ada sanad, maka orang akan berkata sekehendak apa yg ia mauโ€.

    Jadi, selama ulama tersebut mempunyai sanad yang kuat, maka sudah kewajiban kita mengikuti ulama tersebut. Siapapun ulamanya. Para ulama hadits, tidak mau menerima hadits yg datang kpd mereka melainkan kalau ada sanadnya, mereka lakukan yg demikian itu sejak tersebar dusta atas nama Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam yg dipelopori oleh orang-orang Syiโ€™ah. Muhammad Bin Sirin, berkata “Mereka (yakni para ulama hadits) tadi tdk menanyakan tentang sanad, tetapi tatkala terjadi fitnah, mereka berkata. Sebutkan kpd kami nama rawi-rawi kamu, bila dilihat yg menyampaikan Ahlus Sunnah diterima haditsnya….” Kemudian semenjak itu para ulama meneliti setiap sanad yg sampai kpd mereka. Bila syarat-syarat hadits shahih dan hasan terpenuhi, maka mereka menerima hadits-hadits tersebut sebagai hujjah. dan jika tdk terpenuhi syarat-syarat tersebut mereka menolaknya.

    Memilih guru dalam Islam tidak dengan persepsi, tetapi dengan dalil yang dikemukakan. Apakah sanadnya sahih atau hasan ataupun dhohif dan maudhu’ sekalipun. Namun hal yang paling penting, kebenaran itu bisa datangnya dari siapa saja. Jika dalilnya dho’if atau Maudhu’, maka sudah selayaknya kita tidak menerima hujjah dari guru tersebut, tetapi kita tetap menganggapnya sebagai seorang guru, yang kadang bisa benar dan kadang bisa salah. “Ikutilah dua ulama yang saling berbeda pendapat, jika dua-duanya saling menjelekkan satu sama lainnya, maka tinggalkanlah. karena itu sama saja menjerumuskanmu pada dua ulama yang saling tergesa-gesa dalam berfatwa. Tetapi jika kedua-duanya saling memuliakan, maka ikutilah keduanya. Namun pasti hatimu akan membenarkan ulama yang satu. Tetapi ingat ada hati-hati yang lain, yang bertentangan dengan hatimu. Maka saling memuliakanlah.”

    Yang terpenting kita nggak usah mencari-cari ini guru yang “menurut” kita benar. Guru satu dengan guru yang lainnya, kadang mempunyai dua sanad yang sahih bahkan hasan. Dengan hujjah yang berbeda, maka terserah kita mau memilih yang mana. Jika kedua-duanya bersanad Shahih dan Hasan. Tetapi jika, sanadnya yang satu dho’if atau maudhu’, dan yang satu shahih dan hasan, maka pilihlah yang shahih dan hasan. Tetapi jangan meninggalkan seseorang yang kita anggap faqih dalam agama, walaupun salah dalam berhujjah. Alangkah indahnya, ketika kita mempunyai banyak guru/ulama yang dapat memberikan banyak ilmu yang berbeda-beda.

    Imam Syafi’i menyatakan “Bisa saja saya yang benar, dan anda yang salah. Tetapi bisa juga sebaliknya, saya yang salah dan anda yang benar”

    Semoga bermanfaat.

    • akhi, tidak ada yang berhujjah dengan hadits lemah, yang ada adalah menggembirakan ummat dengan hadits dhoif tentang fadhoil amal, itupun dengan beberapa syarat yang menyebabkan hadits itu hampir tidak mungkin diterapkan

      Jawab Abu Jaisy:
      Akhi, hadits dhoif dari jumhur ulama masih bisa dipakai, tetapi hadits hasan dan shahih yang harus dijadikan pegangan pertama. Jadi kita tidak perlu menafikkan satu ilmu, kecuali hal tersebut jelas maudhu’-nya.

  19. Misalkan ada 2 ustadz, yg satu sanad gurunya tidak jelas, sedang yg satunya lagi sanad gurunya jelas bersambung kepada Imam Bukhori (yang mana Imam Bukhori telah belajar kepada guru-guru yang sanadnya bersambung kepada Rasulullah, dan beliau telah mengambil dan menghafal lebih dari 1 juta hadits dari guru2 beliau). Pertanyaannya, jika 2 ustadz ini berbeda pendapat, maka pendapat siapakah yg lebih layak diambil?

    Jawab Jaisy01:
    Maaf, saya rasa sudah sangat jelas penjelasan diatas. Dan saya bingung dari pertanyaan seperti ini (bingung bukan tidak bisa menjawab, tetapi pertanyaan-pertanyaan seperti ini biasanya lebih mengarahkan orang agar masuk ke Opini individu)

    Perlu diketahui, bahwa semua gerakan Islam “Pasti” mengatakan diri mereka adalah bersanad jelas! Dan “kadang” mereka juga meragukan sanad gerakan Islam yang lainnya. Inilah yang menimbulkan ashabiah terhadap gerakan. Dan membuat taklid buta, karena ilmu mereka hanya berdasarkan pada satu guru/madzhab saja.

    Orang yang mengambil Hadits dari Imam Bukhari pun, tidak sedikit yang berseteru dengan pendapatnya masing-masing. Dan perlu diketahui, bahwa semua ulama periwayat hadits itu tidak maksum. Imam Az Zuhri, Imam Ad-Dakhili (salah satu guru Imam Bukhari), Muhammad bin Sirin, dan generasi Imam Bukhari dan Imam Muslim, dan masih banyak lagi ulama-ulama ahli hadits yang jika disebutkan disini bisa sangat panjang. Mereka tidak maksum, layaknya Rasulullah. Mereka adalah manusia biasa yang dimuliakan oleh Allah.

    Sejarah menyatakan bahwa Imam Bukhari memberikan 15.000 hadits hafalan kepada teman2nya yang mengejeknya, karena tidak pernah mencatat hadits2 dari setiap pelajaran yang diikuti, teman2nya tercengang melihat hal itu. Yang dimaksud 1 juta itu bukan hafalan, tetapi menghimpun hadits-hadits Shahih dalam sebuah kitab, bersama gurunya Imam Ishaq. Hadits yang dibukukan tersebut dari 80.000 parawi dan akhirnya disaring menjadi 7275 hadits.

    Dan perlu juga diketahui, bahwa kadang juga ada perbedaan antara Imam Bukhari dengan ahli hadits yang lainnya, bahkan Imam Bukhari pun kadang berbeda dalam masalah sanad. Ada juga Imam Bukhari meriwayatkan secara mu’allaq (tanpa sanad).

    Saran saya, belajarlah kepada setiap guru. Jangan menganggap guru yang lainnya tidak bersanad dengan benar, dengan guru yang lainnya. Ingat “Jika engkau berniat menyatukan semua umat Islam kepada mazhabku, maka akan terjadi fitnah yang nyata diantara umat Islam. Sesungguhnya Sahabat Rasulullah itu diturunkan didaerah yang berbeda-beda, mereka juga mempunyai fikiran berbeda-beda dan fatwa yang berbeda-beda pula” Jika anda belajar hadits, maka insya Allah anda akan tahu siapa yang menyatakan kalimat ini.

    Semoga bermanfaat.

  20. Saya tidak katakan bahwa guru saya maksum. Antum juga perlu ingat bahwa guru2 antum juga tidak maksum. Apakah jika saya meminta Anda untuk menyebutkan sanad guru Anda itu adalah hal yang tidak perlu dan sia2?

    Anda tahu mengapa orang Kristen ada yg menganut trinitas dan ada yg unitas. Karena ada Paulus yg ngaku2 sbg murid Yesus, padahal sanadnya terputus dari Yesus. Saya hanya ingin tahu saja, apakah ilmu2 yg diajarkan guru2 Anda itu adalah benar merupakan ilmu yg diajarkan oleh dari para pewaris Nabi atau ilmu yg diajarkan oleh orang yg terputus saandnya. Anda ingat bagaimana Wasil bin Atha telah terputus sanadnya ketika ia memisahkan diri dari Hasan Al-Bashri? Wasil bin Atha telah mengajarkan beberapa ilmu yg tidak bersumber kepada ilmu2 yg Rasul ajarkan.

    Cobalah Antum sebutkan sanad Hasan Al-Banna atau Yusuf Al-Qardhawi yg antum ambil ilmunya itu. Saya ingin tahu, lewat jalur mana hingga sanad beliau2 itu bersambung kepada Rasulullah.

    Jawab Jaisy01:

    Masya Allah, ternyata perkiraan saya benar. Sebenarnya untuk awal saya malas menjawab pertanyaan antum. Tetapi karena saya berusaha berkhusnudhon kepada antum, dan saya jawab sesuai dengan penetapan para ulama-ulama hadits yang faqih. Dengan pertanyaan kedua, saya melihat “indikasi” pertanyaan anda untuk mengarahkan opini. Tetapi saya tetap berkhunudhon.

    Dan pertanyaan ketiga, jelas memang antum ingin beropini bahwa ulama-ulama antumlah yang paling bersanad. Tidak usah menyangkal, keashabiahan antum telah membutakan hati antum. Sadarlah!

    Anda tahu, bahwa saya tidak pernah mengotak-atik guru anda. Dan saya tidak pernah, membahas masalah guru saya. Yang saya maksud maksum itu para periwayat Hadits, bukan guru antum atau guru saya! Nahkan, jelas anda ingin membuat opini individu. Untuk pertama dan kedua kali anda tidak sama sekali meminta saya untuk menyebutkan sanad dari guru saya! Kapan itu? (baru pertanyaan ketiga, setelah anda kehilangan kesabaran ๐Ÿ˜€ )

    Sebenarnya untuk awal perkataan Muhammad bin Sirin masalah sanad, saya tidak meneruskannya. Karena menghormati anda yang senang dengan bid’ah. Baik inilah pernyataan Muhammad bin Sirin, salah satu gurunya guru ๐Ÿ˜€ dari Imam Bukhari “โ€œMereka (yakni para ulama hadits) tadi tdk menanyakan tentang sanad, tetapi tatkala terjadi fitnah, mereka berkata. Sebutkan kpd kami nama rawi-rawi kamu, bila dilihat yg menyampaikan Ahlus Sunnah diterima haditsnya, tapi bila yg menyampaikan ahlul bidโ€™ah maka ditolak haditsnyaโ€. Jadi, jangan selalu bawa-bawa bid’ah khasanah. Karena Umar pun menyatakan bahwa “tidak ada lagi bid’ah khasanah sesudah ini!” mau tau? Belajar Hadits yang bersanad ok! ๐Ÿ˜€

    Antum ini tahu nggak artinya sanad sih? Masya Allah, saya bingung dengan antum. Sudah (maaf) bodoh, tapi merasa sok pinter. Saya beritahu yang lebih detail (insya Allah) tentang sanad. Isnad atau sanad itu adalah sandaran, maksudnya ialah jalan yang bersambung sampai kepada matan, rawi-rawi yg meriwayatkan matan hadits dan menyampaikannya. Sanad dimulai dari rawi yg awal (sebelum pencatat hadits) dan berkahir pada orang yg sebelum Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, yakni para sahabat. Misal Bukhari meriwayatkan satu hadits, maka Bukhari dikatakan mukharrij atau mudawwin (yg mengeluarkan hadits atau yg mencatat hadits), rawi yg sebelum Bukhari dikatakan awal sanad sedangkan sahabat yg meriwayatkan hadits itu dikatakan akhir sanad.

    Mungkin karena antum senang dengan bid’ah, maka antum dan golongan antum menciptakan guru yang bersanad. Hehehe, anda ini lucu. Getol bangets menanyakan guru yang bersanad, padahal dalam ajaran Islam tidak pernah diajarkan seperti itu. Pengertian sanad itu seperti diatas, bukan guru/ulama yang antum maksudkan!

    Anda ini mau dialog masalah Sanad atau Kristologi, Insya Allah saya juga belajar kristologi. Paulus yang antum katakan tidak bersanad itu salah besar! Salah besar, karena antum tidak tahu arti sanad.

    Wasil bin Atha aja tidak dijadikan rujukan karena menyimpang dari ajaran Rasulullah, nah bagaimana dengan yang sudah terbiasa memudahkan kebid’ahan?

    Baik, sekarang mana hadits dho’if dan palsu yang dikeluarkan Assyahid Hasan Al banna dan Syeikh Yusuf Qaradhawi. Bisa disebutkan haditsnya? (karena saya juga mempelajari ilmu beliau, saya mengetahui beberapa hadits dho’if yang dipakai Assyahid Hasan Al banna. Tetapi tidak ada yang Maudu’!)

    Antum, tidak sia-sia menanyakan sanad guru kami. Karena memang antum tidak mengerti arti sanad itu sendiri. Kalau antum “mengerti”, maka antum akan tersenyum “malu” atas pertanyaan antum sendiri.

    Sudah saya jelaskan, bahwa saya mengaji dimanapun tempat kajian itu berada. Walaupun ada khusus tentang telaah dan menghafal hadits, serta muraja’ah Al Qur’an. Kami tidak ingin berashabiah seperti antum. Semua ulama kami hormati dengan sesuai hormat kami kepada ulama-ulama kami.

    Lihatlah, apakah anda tidak malu dengan “kesombongan” ilmu anda, padahal tidak tahu apa-apa? Merasa sudah mengikuti Imam Bukhari, merasa sudah tahu Imam Bukhari. Memberikan statement 1 juta hafalan imam Bukhari. Padahal antum tidak tahu apa-apa. Masya Allah!

    Saya tidak pernah menyinggung golongan anda, tetapi anda ingin mengarahkan saya keranah perdebatan kusir. Pertanyaan-pertanyaan anda adalah menginginkan jawaban yang saya utarakan sesuai dengan “keinginan” antum. Tetapi berhubung, jawaban saya tidak sesuai jawaban yang antum inginkan. Dengan pertanyaan ketiga, anda sudah tidak sabar ingin melihat jawaban saya sesuai dengan keinginan anda. Dan lagi-lagi, jawaban saya tidak sesuai dengan “keinginan” antum. “Kasihan…”

    Nasehat saya kepada antum, belajarlah yang tekun dulu. Belajarlah disemua tempat, sehingga antum tahu kebenaran itu seperti apa. Kebenaran itu akan menentramkan hatimu, hingga tidak keruh dengan serampangan menyerang gerakan lain yang tidak sesuai dengan pemahamanmu. Saya sendiri, saat kecil dibesarkan dengan keluarga Muhammadiyah, mengaji di NU, sekolah di Muhammadiyah, ketika mahasiswa mengikuti kajian di HTI, Jamaah Tabligh, MMI, Salafi, Tarbiyah. Dari ilmu yang berbeda-beda itulah, saya dapat memandang perbedaan itu indah. Walaupun saya baru mengenal Majelis Rasulullah, dari antum yang malah melakukan perbuatan “keji”, saya tetap berkhusnudhon bahwa Majelis Rasulullah tidak seperti perbuatan “keji” antum.

    Sadarlah…

  21. Setelah saya membandingkan antara blog artikelislami dengan blognya Jais. Sebagai orang awam, saya lebih banyak menimba ilmu dari blognya si Jais, daripada blog munafik seperti artikelislami. Lihat saja, komentar saya tidak di tampilkan oleh blog artikelislami. Jika dia bukan munafik, lalu apa namanya?

    Coba kalau dibaca keseluruhan, memang si Jais ini lebih menginginkan persatuan Islam, dengan tidak membeda-bedakan pemahaman. Saya yakin, dari pemahaman Jais akan banyak orang yang lebih mengerti tentang agama dan lebih toleran tentang perbedaan pandangan para organisasi Islam.

    Dari jawaban komentar-komentar si Jais pun tidak seenaknya sendiri, ada bukti-bukti yang ditunjukkan. Ada argumen yang dikuatkan dengan hadits dan sejarah Islam.

    Saya salut dengan anda mas jais.

    Tapi saya lihat-lihat kok banyak sekali kata2 PKSnya? Emang jais ikut PKS yah? Wah, saya dukung PKS deh kalau gitu. Beberapa kali saya tidak nyoblos karena nggak ada partai yang cocok dengan hati nurani saya, tetapi kalau PKS kader-kadernya kayak si jais ini. Wah, saya ikut dukung.

    Bravo PKS.

    Jawab Jaisy01:

    Terima kasih, semoga umat Islam mendapatkan kemenangan dan kemuliaan nantinya. Amien

    Memberikan pengertian baru memang kadang sangat sulit, yah seperti Kh. Ahmad Dahlan saja sampai dibakar suraunya. Apalagi perjuangan Rasulullah. Nah kalau perjuangan saya hanya memberikan pemahaman tentang toleransi dalam memandang ikhtilaf, ‘ijtihad, khilafiayah serta furu’iyah. Bukan semau “gue”. ๐Ÿ˜€

  22. Saya tidak katakan bahwa sayalah yg paling bersanad. Pada pertanyaan pertama dan kedua saya ingin tahu bagaimana pandangan Anda tentang sanad. Bagi saya, sanad itu penting. Jika bagi Anda itu tidak penting, itu urusan Anda. Pada pertanyaan ketiga saya ingin mengetahui tentang sanad Hasan Al-Banna. Tetapi tampaknya Anda tersinggung. Jangan tersinggung, saya hanya ingin tahu. Itu saja. Siapa tahu Hasan Al-Banna ini memang bersambung sanadnya. Sebab saya tidak ingin asal ikut saja tanpa tahu akan siapa sesungguhnya yang saya ikuti. Karena orang Kristen itu tersesat diantaranya karena asal ikut saja kepada Paulus tanpa penyelidikan lebih mendalam.

    Jika Anda semua menganggap saya ini munafiq, itu urusan Anda. Tetapi hati2, karena sikap Anda yang menganggap saya ini munafiq bisa menjadi boomerang bagi Anda sendiri. Bukankah Anda sendiri tidak suka dg orang yg suka menuduh orang lain munafiq, kafir dsb?

    Kayaknya tipis harapan untuk bisa berdialog dg Anda tanpa bisa menyinggung perasaan Anda yg sangat sensitif. Anda menganggap saya ashobiah? lalu bagaimana dg sikap Anda thdp PKS?

    Sudahlah, saya tdk ingin berpanjang kalam lagi. Saya khawatir, Anda malah tambah meradang.

    Take care
    Wassalam

    Jawab Jaisy01:

    Nahkan, karena anda tidak dapat memahami apa yang saya tulis. Sehingga anda menghakimi bahwa saya tidak mementingkan sanad. Anda ini (maaf) sok bodoh apa memang bodoh beneran? ๐Ÿ˜€
    Jelas, anda tidak membaca dengan tenang setiap apa yang saya tulis. Anda tidak tenang membaca jawaban saya, karena memang ada rasa ingin mencari kelemahan dari apa yang saya tulis. Sehingga yah, seperti itu. Terburu-buru dalam membuat statement, masuk wilayah ghurur itu!

    Dari awal pertanyaan anda, anda menanyakan sanad. Bukan menanyakan tentang pentingnya sanad pada diri saya. Inilah, jelas anda telah ghurur dan ghuluw dalam setiap pendapat anda. Hehehe, saya tidak tersinggung anda mempertanyakan sanad Assyahid Hasan Al Banna. Tetapi pertanyaan anda itu jelas pertanyaan meragukan sanad Hasan Al Banna, cobalah belajar untuk membuat sebuah pertanyaan yang polos ๐Ÿ˜€

    Untuk awal pertanyaannya kan anda menanyakan sanad. Nah saya berikan pengertian sanad. Setelah itu, pertanyaan kedua anda sudah menjurus kearah guru bersanad dan tidak. Nah, anda sudah mulai menggiring opini kearah tersebut. Jelas, saya memberikan pengertian sanad lagi. Karena anda masih belum mengerti arti sanad. Setelah itu anda “senewen” menganggap maksum yang saya utarakan adalah guru anda, dan mengatakan guru saya juga tidak maksum. Padahal nggak ada hubungannya! Hingga anda benar2 senewen menyebut-nyebut Assyahid Hasan Al Banna dan Syeikh Yusuf Qaradhawi tentang sanadnya. Ini apa hubungannya dengan tema awal? Jelas sekali kalau anda memang ingin sejak awal mensetting pertanyaan tersebut. Tetapi karena jawaban saya tidak pada setiap settingan pertanyaan anda. Maka anda menjadi tidak sabar! ๐Ÿ˜€

    Setiap ulama sanadnya yah para Tabi’it, Tabi’in dan Sahabat. Dan beri’ttiba’ kepada Rasulullah. Tidak ada lagi! Jelas sekali pertanyaan anda tentang Assyahid Hasan Al Banna dan Syeikh Yusuf Qaradhawi adalah sebuah pertanyaan yang konyol bin bahlul! Lah apa maksudnya kalau nggak ingin mencari pembenaran pada “golongan” anda.

    Alhamdulillah anda tidak asal ikut, tetapi kok dari setiap pembahasan anda. Anda nggak bisa memberikan hujjah yang pas agar anda tidak terlihat bahwa anda adalah pembebek sejati. Malah sebaliknya, dari setiap ketikan anda malah terlihat anda seperti seorang yang asal ikut-ikutan. ๐Ÿ˜€ Yah semoga anda tidak tersesat saja, amien.

    Saya menganggap munafiq karena perbuatan anda, bukan diri anda. Nah sudah dijelaskan panjang lebar masalah kemunafiqan anda, kok malah sekarang mengelak. Jika anda menuduh saya munafiq, yah silahkan disebutkan kesalahan-kesalahan yang telah menjadikan perbuatan munafiq yang saya lakukan. Dengan sepenuh hati, jika saya melakukan perbuatan itu maka saya siap untuk meminta maaf. Jangan ASBUN (bukan Asmuni loh hehehe). Jika anda tidak ingin dibilang bersikap munafiq dan kafir, yah jangan melakukan perbuatan munafiq dan apa yang dilakukan orang-orang kafir. Gitu aja loh kok repot! ๐Ÿ˜€

    Saya bingung, saat berdialog dengan anda. Anda memang benar-benar ingin berdialog atau hanya sekedar ingin mencari-cari kesalahan saya? Dari dialog-dialog kita yang lalu, hujjah anda terbantahkan semua. Tetapi anda tetap bersikukuh bahwa perbuatan anda benar, apakah ini yang namanya dialog?

    Saya ashobiah dengan PKS? Waks, kekekeke. Anda ini kok lucu, jika ada gerakan Islam yang dilecehkan. Maka saya siap untuk berada dibarisan depan membela gerakan tersebut, entah itu gerakan Islam darimana saja! Nah, kalau anda gimana? Apakah malah jadi pihak yang senang melecehkan?

    Hehehe, silahkan anda tidak memperpanjang masalah ini. Saya sudah merasakan kok, setiap anda kalah dalam berargumen, anda pasti langsung lari. Yah seperti dialog-dialog yang lalu, sudah kebiasaan anda melarikan diri dari hal-hal yang seperti ini. Nanti ujung-ujungnya menfitnah saya (Hehehe, apa bukan ciri-ciri munafiq tuh?).

    Waalaikumsalam
    Semoga anda sadar…

  23. Assalรขmu ‘alaykum wr.wb…
    Salam kenal.
    Terus bergerak bersama alqur’an, saudara2ku…
    Terus belajar…

    Akh Jaisy, tuan rumah yg baik, semoga lebih sabar.
    Para tamu, yg telah dimuliakan tuan rumah, watch your manner.

    Ana akhรปkum fillรขh…

    Jawab Abu Jaisy:

    Iya salam kenal juga ๐Ÿ™‚
    Syukron atas kunjungannya
    Amien.

  24. Wah, Anda ini sungguh hebat dalam berhujjah menghadapi orang munafiq. O ya, saya butuh artikel tentang ghibah yang dibolehkan. Saya bisa aja cari pake google. Tp saya lbh sreg kalo Anda yg bahas. Kayaknya lebih tajam. Tlg ya ustadz…

    Jawab Abu Jaisy:

    Maaf, saya tidak pernah bermaksud hebat-hebatan saat berhujjah. Saya hanya berusaha menjawab apa yang saya ketahui dari pelajaran yang saya dapatkan. Masih banyak blogger-blogger yang jauh lebih “hebat” dari saya. Untuk masalah ghibah, sebenarnya sudah banyak sekali blog ataupun situs yang kafa’ahnya jauh lebih bagus dari saya yang membahas tentang ghibah. Tetapi saya akan berusahan menjawab sesuai yang saya ketahui.

    Ada beberapa hal syar’i yang diperbolehkan tentang masalah ghibah ini. Seperti hakim yang meminta saksi untuk menjelaskan “perkara” dipersidangan. Ada beberapa lagi yang lain, seperti menceritakan orang lain yang menzhalimi kita, Memberi peringatan kepada orang lain tentang orang lain agar tidak jatuh dari kemudharatan orang lain, Dalam konteks ini, maka tidak perlu harus disebutkan siapakah yang melakukan tindakan buruk itu. Karena konteksnya adalah sekedar memberi data dan fakta bahwa suatu keburukan yang harus dihindari telah terjadi. Tujuannya agar umat ini waspada dan menghindarkan diri dari keburukan itu. Sehingga tidak perlu harus ditunjuk hidung pelakunya. Tindakan seperti ini sering dilakukan oleh Rasulullah SAW. Beliau hanya mengatakan bahwa ada suatu kaum, ada seseorang, atau ada beberapa orang yang melakukan ini atau itu, jauhilah perbuatan itu. Tanpa disebutkan siapakah yang beliau maksudkan. Satu-satunya hal yang membolehkan kita menunjuk hidung pelaku kejahatan adalah dalam persidangan, dimana para saksi memang wajib untuk bersaksi atas tuduhan yang dilontarkan.

    Tetapi, hendaknya seseorang waspada dari tipu daya syetan yang akan membuka pintu-pintu dosa baginya. Oleh karena itu, dalam melakukan ghibah yang diperbolehkan ini, harus dibatasi serta
    diiringi dengan niat yang yang lurus.

    Semoga bermanfaat.

  25. Anda tidak bisa sebutkan sanad Hasan Al-Banna, kemudian ngomong ini dan itu ttg sanad untuk menghindar.

    Hehehe, ternyata benar. Anda cuman mencari kesalahan dari jawaban saya ๐Ÿ˜€ โ€œMata keridhaan tidak dapat menyaksikan berbagai aib, tetapi ia mata kebencian menampakkan segala keburukanโ€ anda terlalu terburu-buru menilai tulisan saya! Dengan begitu saya sudah bisa menilai seberapa besar kemampuan anda dalam menyerap Ilmu.

    Saya pernah ikut halaqoh PK/PKS hingga 3 tahun yg lalu. Jadi, saya tahu bagaimana pemikiran PKS itu sesungguhnya.

    wah, lama sekali yah (menurut anda) 3 tahun itu. Insya Allah saya yang lebih luamaaaaa………. (silahkan dihitung sendiri “a” dan “titiknya”) dari anda sebelum adanya PK/PKS. Dan sampai sekarang saya masih ingin tahu bagaimana pemikiran PKS itu sesungguhnya. Dan insya Allah, kebanyakan dari orang-orang yang keluar dari “partai” ini, pasti ada “masalah” ๐Ÿ˜€ saya tahu bagaimana pemikiran orang-orang yang keluar dari PKS sesungguhnya (waduh kok sudah melampaui batas wilayah Allah, Astaghfirllah) ๐Ÿ˜€

    Anda ga tambahin blog PKS Watch sebagai blog munafiq pak?

    Iya, dulu mau saya tambahkan. Ternyata setelah saya amati dialog saya, tidak ada ciri-ciri kemunafiq’an pada dialog yang kami lakukan. Jadi yah saya tidak menganggap si DOS munafik, tetapi hanya menganggap ghuluw dan ghurur dalam berpendapat. Saya sudah menulisnya disini . Maaf, anda ini munafiq kok ngajak-ngajak orang untuk munafiq sih? Kok nggak sadar2 juga, eee.. malah cari teman biar jadi munafiq! Hehehe ๐Ÿ˜€ . Kalau Si DOS dialognya “fair” dan tidak pake fitnah-fitnahan seperti anda. Ok bro!?

  26. Hebat sekali Anda, bisa menilai seberapa besar saya menyerap ilmu. Saya memang tidak secerdas Anda, pak ustadz. Saya ikut halaqah sebelum adanya PK. Dan saya kelaur 3 tahun lalu. Tampaknya Anda salah tangkap. Ga apa2, saya lebih sering melakukan itu (salah tangkap). Terserahlah Anda mau bilang saya tukang fitnah, saya munafiq, saya bodoh. Itu ‘kan penilaian Anda yg manusiawi, penilaian manusia yg masih punya nafsu, atau mungkin Anda maqamnya sudah tinggi hingga bisa melihat kemampuan saya? Wallahu a’lam.

    Hehehe, anda ini suka mencla-mencle yah kalau ngomong. Jelas-jelas anda mengatakan “Saya pernah ikut halaqoh PK/PKS hingga 3 tahun yg lalu. Jadi, saya tahu bagaimana pemikiran PKS itu sesungguhnya”. Jelas-jelas anda menyatakan “Saya ikut halaqoh PK/PKS hingga 3 tahun yg lalu” tidak ada kata “sebelum” (apakah saya yang salah tangkap, atau anda yang memang tukang bohong? Ingat dulu? Ketika kita berdialog yang lalu, banyak sekali kebohongan-kebohongan anda yang terungkap! Sekarang mau berbohong lagi? ๐Ÿ˜€ aneh orang ini). Makna yang anda tulis itu rancu, kalau dibahasa akademik tidak bisa dijadikan acuan. Wah, berarti benar-benar anda harus belajar bahasa indonesia yang baik dan benar ๐Ÿ˜€ (masuk SD kelas 1 lagi dong? ๐Ÿ˜€ hehehe)
    Loh yang menilai bukan saya loh, tapi penilaian itu dari sikap anda sendiri. Hehehe, lagi-lagi anda “senewen” neh ๐Ÿ˜€
    Walah, saya nggak pake maqam-maqaman. Saya hanya menerapkan Syari’at, bukan hakekat apalagi mak’rifat versi anda ๐Ÿ˜€
    “Seseorang itu dapat dilihat ilmunya ketika dia berhadapan dengan orang lain, apakah dia berilmu atau tidak berilmu dalam bahasa yang digunakan serta pemahaman dalam setiap ucapannya” ๐Ÿ˜€
    Yah kalau berani silahkan dibedah tulisan sanad saya lebih detail, setelah itu baru tunjukkan kepada saya, makna-makna mana saja yang salah dalam penulisan tersebut. Jangan “asal” begitu!
    Hehehe, anda ini sedikit-sedikit pake emosi-emosian ๐Ÿ˜€
    Mungkin karena anda pake maqam-maqaman, sehingga anda tidak bisa mengukur kemampuan diri anda sendiri. ๐Ÿ™‚
    Maaf, bukan bermaksud apa-apa. Tetapi saya semakin ingin menertawakan anda, (maaf) kemunafiq’an anda malah terlihat jelas dengan seperti ini.
    Ingatkah anda ketika menyatakan PKS adalah kebathilan? Apakah ilmu anda sudah sebegitu hebatnya hingga mampu memberi fatwa seperti itu?

    Saya hanya anak kecil yg berusaha mengingatkan. Rupanya saya belum tingkatan Anda yg sudah jadi Ustadz. Sedangkan saya hanyalah anak kemarin sore ‘penganut Majelis Rasulullah’. Sedangkan Anda adalah seorang Muslim sejati yg menjadi Ustadz di PKS. Suatu maqom yg tinggi yg tidak mungkin bisa saya capai.

    Aduh, melankolis bangets euy! ๐Ÿ˜€
    Hehehe, anda ini mengingatkan tentang apa? Kok ujug2 menyatakan bahwa anda mengingatkan! Apakah mengingatkan kalau PKS itu bathil? Apakah menyatakan PKS itu generasi Wahabi? Apakah PKS itu suka asal comot Habeib kalau lagi kampanye? Atau apa? Hehehe anda ini kok lucu bangets. Seharusnya anda daftar untuk jadi pelawak loh ๐Ÿ˜€
    Saya tidak pernah bilang kalau saya ustad di PKS, anda sendiri yang bilang kalau saya ustad di PKS!

    Apakah anda ingin menyeterukan antara Majelis Rasulullah dan PKS? Saya tidak pernah bawa-bawa jamaah atau organisasi Islam disini! Kecuali anda yang ingin agar “penganut Majelis Rasulullah” berseteru dengan PKS karena anda! Banyak sekali orang-orang Majelis Rasulullah yang hanif dan tidak seperti anda! Mereka mempunyai ketawadhu’an yang tinggi dan selalu berkhusnudhon kepada muslim yang lainnya. Kalau boleh dibilang “anda ini cuman oknum yang ingin mencatut-catut Majelis Rasulullah agar berseteru dengan muslim yang lainnya!”

    Sadarlah bro! ๐Ÿ˜€

  27. Sabarlah bro….
    …wa jรขdil hum billatรฎ hiya ahsan….

    Jawab Abu Jaisy:
    Masya Allah, astaghfirllah. Syukron atas pengingatannya. Memang berdebat harus dengan cara yang baik. Tetapi sungguh menjauhinya lebih baik! Masya Allah, padahal tidak ada terbesit untuk berdebat, tetapi memang syaitan itu menggelincirkan manusia dengan berbagai cara. Astaghfirllah. Syukron akhi atas pengingatannya.

  28. Sama2 akhil karรฎm! Ana sebetulnya sedang menasihati diri sendiri. Beberapa tahun yg lalu ana mengotori hati sendiri dgn saling berhujjah dgn saudara seiman beda pemahaman. Dulu sekali. Usia bertambah…
    Sampai datang seorang ustadz yg tawadhu menasihati ana dgn amalnya yg banyak (smoga Allรขh membalas beliau).

    Salam kenal akh, ana pembaca setia tulisan antum (dan komentar2 antum di blog2 lain). Terus menulis, akh, sebagai amal shalih, amin…

    @artikelislami, kita hormati tuan rumah yuk akhi…

    akรปkum fillรขh…

    Jawab Abu Jaisy:
    Syukron Akh, mungkin ana memang salah satu ikhwa yang bandel kalau masalah Jidal ๐Ÿ˜€
    Semoga Allah membalas semua ulama yang tawadhu’, Amien.
    Do’akan ana agar selalu istiqomah dalam jalan dakwah Islam ini. Amien.

  29. Saya setuju. Majelis Rasulullah itu hanif. Si artikelislami pake ngaku sebagai penganut Majelis Rasulullah segala. Emangnya Majelis Rasulullah itu aliran sesat? Kok anggotanya disebut penganut?

  30. Assalamu’alaikum semua…
    Salam kenal dan salam perdamaian aja….

    Mudah2an seluruh umat Islam dapat selalu mempertahankan dan melaksanakan kemurnian Islam pada dirinya sendiri..

    Jawab Jaisy01:
    Yups, terima kasih ๐Ÿ™‚

    Salam kenal dan salam damai juga
    Waalaikumsalam

  31. wahai saudaraku, salam kenal semoha artikel-artikelmu bermanfaat bagi seluruh umat islam, amin

    Jawab Jaisy01:
    Terima kasih, Amien.

  32. Assalaamu’alaikum…

    Akhi Jaisy01,

    Kalau boleh kasih saran, komen2 yang berbau perpecahan tidak usah ditampilkan. Saya khawatir kalau merusak ruh persatuan di sini.
    Keep writing…

    Jzk,
    akhukum fillah

    Jawab Jaisy01:
    Waalaikumsalam

    Syukron masukannya akh. Tapi ana bingung, nanti kalau tidak di approve dikira anna orang yang tidak “demokratis”. Beberapa waktu lalu komentar bernada hujatan pun kalau tidak di approve dibilang menyembunyikan “kebenaran” walaupun kebenaran yang dimaksudkan tersebut tidak bisa dibuktikan. Tetapi syukron masukannya akh.

  33. Ya kita memang patut gundah melihat permusuhan yang terang-terangan memalukan dan menghancurkan..

    Saya sampaikan kegundahan saya tulisan saya “Ketika Agama Mandul” di blog blogan saya: rozan.mf@blogspot.com.

    selam kenal dan silaturahim untuk semuanya

    Jawab Jaisy01:
    Yups, Salam kenal juga ๐Ÿ™‚

  34. masing2 kita punya aqidah yg memegang masing2 dalil.
    jadi peace lah.wallahu a’lam bishowab.
    Hanya Allah yg tahu.

    Jawab Jaisy01:
    Aqidah kita sama. Hanya ijtihad atau khilafiyah dari ulama masing-masing yang berbeda. Maka dari itu, kita harus saling menghormati tentang perbedaan tanpa harus merasa paling benar dari yang lain.

  35. Salam kenal dari Makassar.
    Senang membaca tulisan anda…….

    Jawab Jaisy01:
    Iya salam kenal juga Pak.
    Senang juga berkunjung diblognya. Sukses terus untuk anda di TNI AD ๐Ÿ™‚

  36. membaca tulisan antum berjudul : Oknum Kader PAN Memperkosa Penyanyi Dangdut : https://suara01.wordpress.com/2008/12/18/oknum-kader-pan-memperkosa-penyanyi-dangdut/
    saya menjadi teringat ttg tulisan antum berjudul :
    Apakah benar kader HTI munafiq? https://suara01.wordpress.com/2008/08/04/apakah-benar-kader-hti-munafiq/
    yang mempertanyakan apakah saya :
    1. apakah sudah tabayun kepada pks?
    2. Apakah benar-benar belajar dan mengamalkan tentang adab dalam Islam ?
    3. dan kritikan2 lain shg sampai pada mempertanyakan apakah kader hti munafik.

    di sana antum mengkritik bahwa kader hti memblowup berita negatif ttg pks yang bersumber dari media sekuler, TANPA KLARIFIKASI.

    nah, skrg sy sudah membaca tulisan antum yang NEGATIF KEPADA PAN :
    maka saya bertanya :
    1. apakah antum sudah klarifikasi/tabayun kepada PAN?
    2. dari manakah sumber berita tsb? saya tidak melihat ada sumbernya.

    jujur saya khawatir, jangan2 tudingan antum (pertanyaan antum) apakah benar kader hti munafik justru berbalik kepada antum sendiri ” Apakah benar kader PKS munafik”?

    ini adalah sebuah masukan membangun dr saya. smg antum tdk salah persepsi.

    Jawab Jaisy01:
    Alhamdulillah anda menyatakan pertanyaan yang bagus.
    Dari berita yang anda tanyakan tersebut, sumber beritanya jelas karena saya juga berada di Polres Sidoarjo waktu itu. Beberapa wartawan meliput berita tersebut, seperti kontributor Liputan6, Radar Surabaya, Surya, Memorandum, dll. Saya adalah kontributor berita diantara salah satu media tersebut. Mungkin akan lebih baik saya beritakan “oknum” dari pada langsung “PAN”nya. Karena saya juga banyak punya teman-teman di PAN yang tidak seperti itu perilakunya. Apalagi kronologisnya mungkin jika dibeberkan benar-benar malah membuat gempar dan menjatuhkan kredibilitas sebuah organisasi/Partai.

    Saya sudah tabayyun oleh orang yang dimaksud memperkosa. Karena memang saya sudah kenal betul dengan beliau! Tetapi beberapa kali telphon saya tidak dijawab, juga beberapa wartawan-pun menghubunginya. Dan belum dijawab. Setelah ada berita yang ditampilkan dibeberapa media, akhirnya oknum tersebut berani menghubungi wartawan. Termasuk saya. Beberapa wartawan malas untuk mempublikasikan klarifikasi secara detail. Dan saya tidak ingin mempublikasikan klarifikasi tersebut karena, beliau sendiri mengakui perbuatan yang …. tersebut. Jadi buat apa diklarifikasi kalau isi beritanya sama saja, hanya dibumbui suka sama suka!

    Saya sendiri punya banyak berita-berita tentang kasus-kasus organisasi Islam. Tetapi saya sampai sekarang masih sangat anti untuk membuat berita-berita seperti itu. Karena saya sangat anti jika orang diluar Islam mengetahui aib saudara Islam saya sendiri. Lebih baik saya mempublikasikan berita-berita tentang kebaikan-kebaikan organisasi Islam daripada harus membuat sesuatu yang nantinya membuat malu saya sendiri sebagai umat Islam. Walaupun seperti itu, saya sangat tidak suka jika ada orang yang menjelek-jelekkan orang Islam sendiri. Dan biasanya saya akan membuat tulisan senada atas tulisan yang ditampilkannya, tentunya dengan tujuan mengingatkan orang-orang tersebut.

    Tulisan tersebut bukan bernada negatif terhadap PAN. Tetapi kepada Oknum PAN, jadi harus dibedakan antara Oknum dari sebuah partai/organisasi. Tidak bisa digeneralisir keduanya.

    Oh, iya berita tersebut Liputan6 dulu menampilkannya, Surya disitusnya juga menampilkannya, Jawa Pos (Radar Surabaya) di situsnya (kolom Metropolis) juga menampilkannya. Dan saya sendiri diblog saya tampilkan, karena saya sendiri yang menulis jadi saya tidak harus mencantumkan link dari sumber berita. Karena itu jelas tanggung-jawab saya atas berita yang saya dapatkan sendiri.

    Terima kasih atas masukkannya. Insya Allah sebagai kuli tinta saya berusaha untuk tidak bersikap subyektif dalam mengambil berita. Dan saya sendiri memegang teguh prinsip berita yang sesuai dengan syar’i. Tidak asal Copypaste tanpa jelas beritanya darimana dan dari siapa.

    Insya Allah, kader PKS tetap akan objektif dengan hal-hal tersebut. Maka itu di situs-situs kader PKS jarang sekali saya jumpai berita-berita mengenai organisasi Islam yang lain, kecuali organisasi Islam tersebut membuat statement terhadap PKS. Apalagi di Situs resmi DPP, DPW, DPD, DPC, DPRa PKS sangat jarang sekali bahkan tidak pernah ditemui sebuah berita yang menyudutkan umat Islam yang lain. Karena mereka lebih disibukkan oleh banyaknya kegiatan yang mereka ciptakan untuk perjuangan mereka, “Daripada kita mikiri organisasi Islam yang lain karena kesalahannya, lebih baik kita memikirkan bagaimana cara kita memperjuangkan Islam ini agar tetap satu dalam naungan kekuatan yang dijanjikan Allah” Itu adalah taujih salah satu ustad di PKS yang sampai saat ini masih saya pegang untuk berusaha tidak memikirkan kesalahan ataupun kekhilafan organisasi Islam yang lainnya. Insya Allah.

    Jadi tulisan “Apakah Benar Kader dan Media HTI Munafiq?” adalah sebuah dialektika saya untuk berusaha menyadarkan kita semua, agar tidak bersifat munafiq. Bukan karena ada rasa dengki, iri di hati. Semoga Allah melindungi kita semua atas dzan yang ada dijiwa kita. Amien.

    Saya sendiri waktu kuliah juga mengikuti kajian HT. Insya Allah anda kenal Mbak Fira (Notesnya Fira, corpusalienum.multiply.com) beliau salah satu mbak dari HTI yang saya kagumi saat itu. Oh iya jika ngobrol dengan beliau, salam dari “Fajar Agustanto dari Sidoarjo” ๐Ÿ™‚

    Semoga penjelasan ini tidak disalah-persepsikan. Semoga kita tidak saling salah persepsi ๐Ÿ™‚

  37. ganti koment disini ah…
    [sekedar curhat]

    heran juga ya kadang2 liat balasan koment antum
    di satu sisi, kadang2 begitu indah, namun di sisi lain, jauh dari menyenangkan [afwan, kritik terbuka neeeh, termasuk buat diri saya sendiri]

    apalgi klo liat di postingan about majelis rosululloh…

    pernah mampir ke sini ga bro? http://gubugsurya.wordpress.com/2008/10/30/apakah-allah-mengenal-kita-mencintai-habibullah/

    wakakakak, kadang bikin emosi juga seeeh….

    senyum dlu ah…
    ^_^

    Jawab Jaisy01:
    Hehehe, terima kasih atas kritikan yang membangunnya. Insya Allah sangat bermanfaat.
    Jawaban saya sesuai dengan karakter si penanya.
    Kalau penanyanya baik-baik saya juga akan bersikap baik.
    Tetapi kalau datang-datang sudah mentandzhir, saling menghujat, apalagi merasa paling benar sendiri.
    Wah, saya paling muak (ups, sorry bro ๐Ÿ˜€ ) dengan orang-orang seperti itu. Pengen muntah rasanya, “emang surga milik jamaahnya apa!” ๐Ÿ˜€
    Saya malas sama penganut-penganut taklid buta. Kurang berilmu tapi sok paling bisa masuk surga. ๐Ÿ˜€
    Ups, astaghfirllah.
    Sudah saya lihat bro, tapi saya males ngobrol dengan orang-orang kayak di blog yang bro maksud.

  38. Mas salam kenal

    Saya senang membaca tulisan mas, sangat inspiratif. Dan bagi yang komentar berbahasa kasar itu lebih baik tidak ditampilkan, “eneg” rasanya kalau membaca komentar yang kasar-kasar begitu.

    Saya ini orang kristen, tetapi saya senang mengunjungi blog anda. Kalau boleh tahu, anda penulis Joseph Sang Muallaf itu yah?

    Walaupun memang saya ragu dengan agama saya, tetapi saya juga tidak mudah untuk langsung berpindah agama.

    Tolong bimbing saya mas

    Jawab Jaisy01:
    Terima kasih atas kepercayaannya. Insya Allah pertanyaan2 yang mengganjal hati mas Jimmy bisa dikirim di email saya fajar212000@yahoo.com. Semoga Allah memudahkan langkah mas Jimmy, Amien.

  39. Subhanallah…

    Banyak belajar juga nih dari mas Abu Jaisy. Semoga Islam bisa jaya kembali seperti masa-masa keemasan dahulu. Amin.

    Salam kenal akhi.

    Jawab Abu Jaisy:
    Amien. Semoga bermanfaat. Saya juga masih terus belajar.
    Jadi mari kita bersama-sama belajar bersama ๐Ÿ™‚
    Iya salam kenal juga akhi

  40. hai mas agus aq reza, blog mu bagus ๐Ÿ˜€

    Jawab Jaisy01:
    Dek Reza Balerejo yah? ๐Ÿ˜€
    Wah, sudah punya blog neh!

  41. ternyata rame juga yach disini … ๐Ÿ™‚
    salam perubahan dan persahabatan

    Jawab Jaisy01:
    Iya, agak rame. Tapi nggak seramai di blog mas Kopral Cepot tentunya ๐Ÿ™‚
    Salam perubahan dan persahabatan juga

  42. salam kenal,salam damai, jangan gundah lagi,nulis aja terus,salam.

    Jawab Jaisy01:
    Salam kenal dan salam damai juga. Insya Allah, akan terus menulis sampai tinta kehidupan ini habis dan tak berbekas lagi ๐Ÿ™‚
    Terima kasih bundadontworry atas kunjungannya. Sukses selalu.

  43. Assalamu’alakum akhi..

    Ana senang membaca tulisan2 antum. Ana minta kalo ada waktu tolong di ulas perbedaan dalam Islam yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan (Ushul dan Furu’).
    Ana jg pernah brkunjung ke blog artikel islami. menurut ana sepertinya dia bukan muslim (apalagi pembela Ahlu Sunnah Wal Jama’ah). Tidak ada tulisan2 yang cerdas, semua tulisan substansinya sama, memecah belah umat. Semoga dia cepat2 bertaubat..

    Kalo ada waktu ana ingin mendiskusikan beberapa hal dengan antum via japri.

    Wassalamu’alaikum…

    Jawab Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam.
    Syukron atas kunjungannya.
    Insya Allah akan saya bahas masalah ushul dan furu’ dalam agama.
    Tafadhol. Senang bisa berkenalan dengan antum.

  44. assalamualaikum…

    alhamdulillah dpt pencerahan nih… mksh atas tulisan2nya… sangat bermanfaat…
    semoga islam kembali bersatu dan berjaya kembali…
    salam kenal akhi…

    Jawab Abu Jaisy:
    Amien. Syukron atas kunjungan Abu Syahid ๐Ÿ™‚

  45. f1 akh…ane blm dpt ijin dr antum nih… kemarin ane copy paste tulisan antum… f1 ya akh…tp yg ane copy cuma tulisan yg isinya mengingatkan diri kita sendiri…tlg di ijinin ya akh skaligus dimaafkan… ๐Ÿ™‚

    Jawab Abu Jaisy:
    Tafadhol. Itu dipojok sebelah kiri sudah ana persilahkan bagi yang ingin mengcopy paste. Semoga bermanfaat. ๐Ÿ™‚

    • oh iya ya… sykrn katsir akhi…btw klo bc tanggapan2 atas blog antm ini..luar biasa jg ya akhi… ko ane “f1” sng ya klo ad yg kontra sm tulisan antum… soalnya ane ngerasa dpt tmbahan ilmu atas jwbn2 antm… tp ini bukan berarti ane termasuk memanfaatkan saudaranya diatas kesulitannya kali ya… ๐Ÿ™‚

      terus berjuang ya akhi… doakan ane+saudara2 yg lain jg ttp istiqmah di jalanNya… dan yg hatinya sulit menerima kebenaran akan dibukakan 4wl utk menerima kebenaran itu… semoga ke-ukhuwah-an qt ttp terjaga…amin…

      Jawab Abu Jaisy:
      Hehehe, kadang memang seperti itu. Tetapi saya sering malas menjawab pertanyaan orang, karena mengulang-ngulang jawaban dari pertanyaan yang lain. ๐Ÿ˜€
      Iya, amien. Jangan lupa juga doakan saya ๐Ÿ™‚

  46. Assalamu’alaikum
    Salam kenal masโ€ฆ berkunjung juga kesini baca artikel artikel Islam.

  47. Bagaimana tanggapan ente tentang pernyataan ulama gadungan yusuf qaradhawi bahwa sayyid quthb adalah orang yang paling bertanggung jawab atas berkembangnya islam radikal.
    Atau si qaradhawi hanya ingin menutupi bejatnya IM(Iblis Mesir),yang mana sebagain besar kaum muslimin sudah mengetahui sepak terjangnya yang bejat. Atau dia ingin memutus sanad takfir dan tahjil hanya pada sayyid quthb. Supaya gembong dan engkong teroris mesir hasan al banna ini selamat.

    Jawab Abu Jaisy:
    Masya Allah, sadarlah wahai kaum khawarij untuk kembali kejalan Islam yang benar. Ingat, akan ada pengadilan tinggi yang akan siap membakar tubuhmu dari kekotoran hatimu. Sadarlah sebelum itu semua terjadi, karena fitnah-fitnah kejimu telah terungkap sejak pembangkangan gerakanmu. Semoga kaum khawarij seperti engkau sadar dan cepat kembali di Dien yang haq ini! Amien.

    NB: Tentang Syaikh Yusuf Qaradhawi dan Sayyid Quthb sudah saya jawab di Komentar Republika. Pasti anda tidak melihatnya yah! Inilah hebatnya pengikut Hasan Al Banna yang saling mengingatkannya satu sama lain. Dan mereka tidak membenci satu sama lainnya kecuali untuk saling mengingatkan tentang kebaikan. Lalu dimanakah kebaikan para jamaah takfir khawarij yang selalu mengecap kafir sana-sini dan menghujat ulama umat Islam? Kecuali hati mereka tidak tenang dan selalu terburu-buru seperti layaknya sifat-sifat syaitan. Dan sesungguhnya Jahannam menanti kalian! Dan hanya syaitan yang selalu senang berkubang dengan kemaksiatan hati yang selalu ragu-ragu! Apakah anda tidak tahu bahwa IM adalah gerakan Islam terbesar didunia menurut majalah Times? Ataukah anda memploklamirkan diri anda sebagai Iblis dengan mengatakan Iblis kepada yang lainnya. Karena hanya iblislah yang mengajak kepada kerusakan, dan hanya Iblislah yang suka mencemooh/menghujat. Nah Jelaskan, ANDA IBLISNYA!!! ๐Ÿ˜€ (Iblis Teriak Iblis, yah Pasti tetap ketahuan! Kalau Iblis yang sebenarnya adalah yang suka mengatakan Iblis hehehe. Kasihan orang ini, sudah kembalilah kejalan Dien Islam!)

  48. akh syukran jidan ana banyak mendapat ilmu dari antum..

    Jawab Abu Jaisy:
    Afwan, semoga bermanfaat akh ๐Ÿ™‚

  49. Assalaamu’alaikum.
    Afwan sebelumnya, Ana cuma mau tanya…..
    Banyak ulama-ulama kibar di Arab Saudi yang mentahdzir Syaikh Yusuf Qaradhawi dan Sayyid Quthb, bahkan menjelaskan kesalahan-kesalahan mereka.
    Tolong penjelasannya kepada Ana yang Awam ini??

    Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam.
    Tidak semua ulama-ulama Arab Saudi Mentandhzir Syaikh Yusuf Qaradhawi maupun Sayyid Quthb. Mungkin hanya sebagian kecil saja yang tidak suka dengan beliau berdua. Dan itu di ekspos besar-besaran. Contohnya saja Syaikh Bin Baz yang menyatakan bahwa tidak ada penyimpangan yang dilakukan Sayyid Quthb, bahkan meminta penguasa Mesir kala itu untuk membebaskan hukuman yang dialami oleh Sayyid Quthb. Dan ini jarang sekali di ekspos besar-besaran, bahkan mungkin tidak pernah.

    Untuk Syaikh Yusuf Qaradhawi pun kitabnya juga sering dijadikan rujukan para ulama Arab Saudi. Dibeberapa daerah diluar Arab Saudi, seperti Syaikh Nashurudin Al bani juga membuat rujukan kitab Zakatnya Syaikh Yusuf Qaradhawi. Walaupun Syaikh Yusuf Qaradhawi pernah berdebat dengan Syaikh bin Baz masalah haramnya pangkalan Tentara Amerika yang berada di Arab Saudi. Dua ulama tersebut tidak pernah membuat cela’an satu sama lainnya, bahkan saling memuji-muji satu sama lainnya. Jadi perbedaan pendapat dikalangan ulama kadang memberikan nuansa kesejukan dalam setiap jawaban-jawaban yang diutarakan. Karena mereka berilmu, dan tentunya punya akhlaq dan adab dalam Islam yang dijunjung tinggi.

    Tidak seperti orang-orang yang dibawahnya yang suka menghujat mencemooh ulama, padahal ilmunya baru seumur jagung.
    Sebenarnya bukan kesalahan-kesalahan, tetapi hanya sebuah perbedaan pendapat. Tentunya sebuah perbedaan pendapat tidak bisa dikatakan salah bukan?
    Seperti halnya, ulama Saudi yang menyatakan Berperang dengan Israel mengangkat senjata di Palestina itu tidak tepat. Sedangkan Ulama di Palestina menyatakan bahwa berperang melawan Israel dengan senjata itu sebuah keniscayaan. Nah, fatwa itu timbul karena perbedaan wilayah. Seperti apa yang dikatakan Imam Maliki kepada murid-muridnya “Jangan sampai engkau membuat orang Islam seluruhnya mengikuti Madzhabku, karena jika seperti itu maka akan terjadi fitnah. Karena setiap Sahabat Rasulullah diturunkan oleh Allah diwilayah yang berbeda-beda, dan mereka juga memiliki pemikiran yang berbeda-beda”

    Jadi menyalahkan orang diluar wilayah, atas fatwa dari ulama yang berbeda wilayah adalah hal yang seharusnya tidak dilakukan. Karena belum tentu ulama yang berfatwa mengalami kondisi yang serupa didaerah lain yang difatwakannya.

    Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

  50. alhamdulillah sangat bermanfaat akhi…
    jzkllh…

    Jawab Abu Jaisy:
    Afwan ๐Ÿ™‚

  51. assalamulaikum..wr..wb..
    akhi… ane mau tanya nih… maksud dari tulisan dr fathi yakan
    yang isi nya :
    Islam melarang kita berpura2 mengikuti keinginan orang banyak dalam hal yang tidak dibenarkan oleh syariat Allah… sekalipun kecil…. Dalam logika Islam, perbuatan itu dianggap kemunafikan dan melanggar batas2 yang telah ditetapkan oleh Allah…

    nah kalo dikaitkan dgn dakwah kita yang sekarang itu bagaimana ya…

    sykrn katsirn ya akhi….
    wassalam…

    Jawab Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam
    Afwan baru bisa OL dan jawab. ๐Ÿ™‚
    Iya, hal yang mendasar dalam strategi dan kemunafiqan itu kadang “hampir sama”.
    Seperti ketika Rasulullah melarang seorang mengakui tentang syahadatnya dimuka umum. Jelas hal ini merupakan strategi Rasulullah agar dakwahnya tidak mudah diredam oleh para kaum kafir quraisy. Juga contohnya perjanjian Hudaybiyah yang sebagian besar menguntungkan kaum kafir, dan tidak sedikit sahabat yang akhirnya melakukan mosi tidak percaya kepada Rasulullah. Karena Rasulullah dianggap terlalu lembek, terlalu takut, dsb. Oleh seorang sahabat-sahabatnya.
    Seorang yang “diasuh” langsung oleh Rasulullah saja bisa seperti itu. Apalagi kita-kita? ๐Ÿ™‚

    Nah dakwah juga harus menggunakan strategi, tidak grusa-grusu dll. Seperti ketika sunan Kalijaga melakukan dakwahnya, dengan beberapa ritual-ritual yang malah dianalogikan oleh beliau (Sunan Kalijaga) sebagai kemudahan untuk mendekati mad’u. Tetapi cara beliau ditentang oleh beberapa sunan yang lainnya. Karena menurut beberapa sunan tidak sesuai syar’i. Tetapi Sunan yang lebih “tua” (Sunan Ampel) berpendapat cara-cara yang dilakukan setiap juru dakwahnya adalah dengan cara apa yang mereka bisa dalam berdakwah. Dan cara-cara itu jika masih bisa dipertanggungjawabkan oleh sang pendakwah maka hal itu masih bisa digunakan.

    Nah, jangan sampai cara yang menurut pendapat kita tidak sesuai, lalu dinilai tidak syar’i. Atau bahkan masuk kategori munafiq. Berfikiran khusnudhan adalah hal yang wajib bagi kita semua. Karena apakah mungkin seorang yang tsiqoh mau menjerumuskan mad’unya? Insya Allah tidak.

    Kadang saya juga berfikir bahwa cara dakwah kita ini seperti pemikiran antum. Tetapi ketika ana membaca kembali lagi lebih “pelan” kitab-kitab seperti Tazkiyatun Nafs, Sirrah Nabawiyah, Risalah Dakwah, dll. Hal ini malah membuat ana menjadi lebih pemaham apa yang ingin dicapai para qiyadah-qiyadah kita, walaupun mungkin cara-cara itu berat bagi kita. Apalagi tidak sesuai dengan “akal” kita.
    Pada dasarnya dalam tandhim ini, kita hanya sebagai penggerak. Tetapi jika menyangkut akhidah maka kita adalah pemikir. Jadi hal yang patut kita lakukan adalah bergerak mengikuti tandhim dan berfikir bagaimana cara bergerak sesuai instruksi tanpa harus melanggar akhidah.
    Intinya, mari kita berfikir bagaimana kita beramal dalam perbuatan kita sebanyak-banyaknya dengan tandhim yang kita ikuti.
    Semoga bermanfaat. (Afwan tidak bisa banya, ana harus menjawab yang lainnya ๐Ÿ™‚ )

  52. Jawab Abu Jaisy:
    Karena anda berkata kotor, maka kata-kata seperti wajah anda itu saya hapus.

    Inilah pembohong-pembohong yang selalu bergentayangan di dunia maya. Sukanya berkata-kata kotor! Masya Allah.
    Berikut List/daftar manusia jadi-jadian ini:
    agussakamoto@yahoo.com
    220.4.82.170

    Sakamoto313
    agussakamoto@yahoo.com
    220.4.82.170

    Cobra Oil
    king_cobra6242@yahoo.com
    220.4.82.170

    Cobra Oil
    king_cobra6242@yahoo.com
    220.4.82.170

    Cobra Oil
    king_cobra6242@yahoo.com
    220.4.82.170

  53. ISLAM sdh berpecah belah,mending ke gereja aja.
    salam sejahtera….

    Jawab Abu Jaisy:
    Inilah pembohong-pembohong yang selalu bergentayangan di dunia maya. Sukanya berkata-kata kotor! Masya Allah.
    Berikut List/daftar manusia jadi-jadian ini:
    agussakamoto@yahoo.com
    220.4.82.170

    Sakamoto313
    agussakamoto@yahoo.com
    220.4.82.170

    Cobra Oil
    king_cobra6242@yahoo.com
    220.4.82.170

    Cobra Oil
    king_cobra6242@yahoo.com
    220.4.82.170

    Cobra Oil
    king_cobra6242@yahoo.com
    220.4.82.170

  54. wah blog yang cukup berat untuk dicerna pikiran saya…

    Jawab Abu Jaisy:
    Wah, berarti tulisan diblog ini terlalu bodoh untuk dibaca orang sepintar seperti mas ๐Ÿ˜€

  55. blog yang bagus……keep fight

  56. apa kabar sob?

    Jawab Jaisy01:
    Siap, kabar baik ๐Ÿ™‚
    Kabar bro gimana? ๐Ÿ™‚

  57. Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Oke, saya dukung blog ini. Mari kita syi’arkan Islam secara logis dan etis. Dakwah seperti ini di era informasi ini jelas lebih efektif. Tak hrs membalas celaan orang lain. Tingkatkan saja kualitas islam dan umatnya.

  58. pks ni ye
    Kata anis mata dicover bukune demokrasi seni dalam dakwah
    Kata si Eros Jarot Ce tlanjang seni dalam hidup
    sama kayaknya yah

    Jawab Jaisy01:
    Ssssttt…. Siluman (Golput) dilarang bersuara ๐Ÿ™‚

  59. Ass.wr.wb.. salam silaturahmi… dakwah ada bil hal, bil lisan, dan bil kalam alias pena… akhir zaman semakin banyak fitnah sehingga tugas orang-orang yg paham betul dengan islam untuk meluruskan fitnah (hujatan kepada Islam)

  60. salam

  61. Assalamualikum WR.Wb. Numpang baca postingnya mas , salam kenal . saya selalu dukung posting2 positif seperti ini.
    matur nuwun .

    Jawab Jaisy01:
    Waalaikumsalam. Monggo mas, salam kenal juga mas. Yups, seng positif-positif ae mas. Ce’ iso bermanfaat nang wong liyo. ๐Ÿ™‚

  62. absen mas….

    http://gusvan-style.co.cc/

  63. absen mas..
    http://gusvan-style.co.cc/

  64. silaturrohim… menyambung asa dengan buku tamu.. ๐Ÿ™‚

    Jawab Abu Jaisy:
    Terima kasih telah bersilahturrahim. ๐Ÿ™‚

  65. Assalamua’alykum wa rahmatullah wa barakatuh…

    Saya sudah baca semua komen di ‘Tentang Kami’. Saya ingin silaturrahim dgn antum lebih jauh, mudah2an ada banyak ilmu yg sy dapatkan dr antum. Untuk tahap awal, bagaimana saya bisa mengenali wajah antum? Mungkin antum keberatan, soalnya antum saja lbh suka menggunakan nama pena Abu Jaisy, sebuah nama militan. Biasanya, nama pena yg depannya Abu, punya keterkaitan dgn ideologi/gerakan tertentu. Dgn nama pena spt ini, antum sebenarnya sdh melekatkan diri antum dgn sebuah gerakan/ideologi, apapun nama dan bentuknya.

    Al-arwahu junudun mujannadah, begitu kata Rasul. Kalau cocok akan bersatu, kalau tidak cocok akan berpencar.

    Mudah2an ruh saya bertemu dgn ruh antum.

    Jauhi prasangka dan rasialisme golongan/harakah/mazhab.

    Jadi, gimana akhi?

    Ajari saya….

    Wassalamua’alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh

    Akhukum fillah..

    Jawab Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam
    Alhamdulillah nambah saudara. ๐Ÿ™‚
    Saya bisa ditemukan di facebook.com/fajar212000
    Dulu saya tinggal di Sidoarjo, dan sekarang hijrah di Mojokerto.
    Untuk panggilan Abu Jaisy, saya rasa tidak ada yang aneh. Kan Rasulullah mensunnahkan seseorang menggunakan nama panggilan anak pertamanya. Seperti Abu Hanifah, Abu Yahya, dll. Yah kalau bahasa jawa biasa disebut Bapakne (Bapaknya). Jadi kalau mau manggil saya dengan Bapakne Jaisy silahkan. ๐Ÿ™‚
    Dulu tahun 1999 saya mempunyai nama panggilan Blackrock1 (Batu Hitam) di netter dan setelah itu menjadi Jaisy01 (tentara) setiap kata dengan hurum 1-01 saya asumsikan sebagai “Islam adalah satu”. Setelah saya punya anak pertama, saya sering dijuluki oleh beberapa teman sebagai Abu Jaisy atau Bapakne Jaisy. Dan beberapa orang yang baru kenal dengan saya ketika saya sering membawa anak kedua saya, saya sering disebut Abu Khalid.

    Jadi kata “Abu/Bapak” disini adalah bermakna bahasa arab saja, bukan justifikasi sebuah golongan/harakah/hizby/ideologi.
    Saya sendiri berada di keluarga Multikultural dalam pemahaman Islam :). Almarhum kakek saya adalah salah satu kyai di Madiun, dan beberapa saudara ayah saya adalah seorang “Gus” di Bojonegoro dan Madiun. Lalu ayah saya seorang pengurus Muhammadiyah. Saya sendiri dibesarkan pada lingkungan NU yang kental, saya juga bersekolah di Muhammadiyah dan saya juga pernah menjadi sekretaris PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) di Surabaya yang insya Allah kental sekali nuansa ke-NU-annya, sebelum akhirnya hijrah ke KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia).

    Pada beberapa postingan status di facebook, saya sering mengatakan “Setiap Madzhab itu membenarkan diri mereka masing-masing, maka dari itu benarkanlah diri sendiri tapi jangan menyalahkan atau menyesatkan Umat Islam yang lain. Karena kebenaran itu kata Rasulullah ada di hati, jika hati bimbang maka itulah ketidak-benaran”

    Jadi insya Allah saya tidak akan pernah membahas masalah furu’iyah, khilafiyah, ikhtilaf dari ijtihad para ulama yang saling berbeda pendapat. Biarlah pendapat itu menjadi rujukan setiap muslim untuk menjadi khazanah Islam yang kuat, tentunya selama tidak menyimpang dari Islam. Setiap orang akan memegang amanah dari pemahamannya masing-masing, karena memang Allah memberikan pemahaman kepada setiap ulama kepada Islam dengan berbagai multitafsir, dan biarkan Allah yang akan menghakimi kebenaran ulama siapa yang akan dibenarkan oleh Allah. Dan tentu Allah bukanlah seorang “Rabb” yang sadis, yang dengan mudah menghakimi umatnya hanya karena perbedaan pendapat dari para ulama.

    Terima kasih telah berkunjung ๐Ÿ™‚
    Uhibbuka fillah yaa ustad Aziem

  66. asik juga baca-baca di blog ini banyak informasi, salam kenal ya

    Jawab Jaisy01:
    Yups, sama-sama bang. ๐Ÿ™‚

  67. Assalammualaikum wr. wb

    Assyaduallahilahai’Allah Wa’ashaduanna Muhammadarrasullah

    tiada tuhan selain ALLAH SWT dan Nabi Muhammad adalah Utusan Allah SWT

    Salam kenal wahai saudara-saudaraku..blog yang baik dan cakap. Patut di contoh oleh semua blog di Dunia.

    Boleh usul dan saran untuk blog ini, coba isinya di tambah tentang kebenaran yg sebenar- benarnya mengenai agama yang lain.

    Biar mereka (non muslim) semuanya tahu bahwa yg mereka anut ajarannya menyimpang dari sesungguhnya.

    Jawab Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam. Terima kasih kunjungannya. ๐Ÿ™‚

  68. Mohon diperbanyak posting-posting yang menyebarkan perdamaian ketimbang isu-isu provokatif dan sensasionis yang sekedar mengejar trafik belaka.

    Wassalam

  69. tetap semangat dan Istiqomah!!
    salam,, ๐Ÿ™‚

  70. Assalaamu’alaikum wr wb
    tks kunjungannya, infonya memang anyar-anyar. link anda sudah terpasang
    tks

    Jawab Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam
    Link saya keywordnya apa yah?

  71. blog menarik…
    semoga sukses dan selalu dalam perlindungan Allah SWT….

  72. Assalamu’alaikum Wr Wb akhina, aq bukanlah siapa2…, aq hanyalah seorang yang penuh dosa… dalam kesempatan ini, saya ingin minta tolong antum, saya mohon hendaklah antum hapus posting/halaman ini:

    https://suara01.wordpress.com/2008/09/01/apakah-benar-penganut-majelis-rasulullah-sesat/

    saya mohon hapus saja demi kemashlahatan umat Islam, menurut saya, dengan seperti itu tak ada yang dapat diambil manfaat selain hanya pertengkaran debat, dengan hal ini orang kafirlah yang akan tertawa melihat kita umat Islam terpecah belah, saya mohon kepada akhina hapuslah, saya lihat tanggalnya telah lama tapi saya pun yg baru membacanya akan merasakan bahwa jika itu tetap ada malah akan menimbulkan rasa dendam diantara sesama saudara Muslim… sedih sekali rasanya jika melihatnya, sedangkan orang2 non muslim yg membenci kita, memusuhi kita malah akan senang melihat perpecahan maupun ejekan diantara kita…

    terima kasih jika nanti akhina berkenan menghapus halama tersebut

    Wassalamu’alaikum wr wb

    Jawab Abu Jaisy:
    Waalaikumsalam.

    Terima kasih atas saran antum. Saya sudah menghapus postingan yang sebelumnya, dan saya ganti dengan yang lebih baik. Bukankah tidak layak menghapus sebuah postingan dengan langsung menghapus linknya! Maka dari itu saya membuat klarifikasi tentang postingan yang lampau.

    Postingan tersebut adalah untuk bukti tentang fitnahan-fitnahan keji yang dilakukan oleh kaum-kaum munafiq. Tentu saya tidak akan men-generalasikan tentang Jamaah Majelis Rasulullah. Tetapi hanya bukti bahwa memang ada orang-orang/oknum-oknum/penganut dari Mejelis Rasulullah yang gemar/suka menfitnah gerakan Islam yang lainnya.

    Jika memang orang-orang Majelis Rasulullah bersikap sesaui dengan sikap/akhlaq Rasulullah tentu kritikan tersebut bisa menjadi evaluasi bagi mereka tentang kader-kader mereka yang suka/gemar menfitnah gerakan Islam yang lainnya.

    Terima kasih telah berkunjung di blog ini.

  73. Saya adalah salah satu KELUARGA MISKIN di Indonesia. Mencoba untuk mencapai kebebasan, pantang menyerah, penuh kreativitas, berinovasi cerdas menuju masa depan yang lebih baik dan harmonis. Mendobrak Keterbatasan Mencari Kebebasan Financial dan tawakal semoga Tuhan Memberikan Jalan keluar dari himpitan kemiskinan saat ini.

    SAlam kenal

  74. ass.wr.wb.
    tadi malam saya menonton acara di metro tv. tayangan mengenai islam produksi luar negeri. saya lupa judulnya. ada bagian yang saya agak bingung. dikatakan bahwa saat nabi Muhammad menghancurkan berhala di Ka’bah, beliau menyisihkan patung Maria dan Yesus, dan mengatakan agar dua patung tersebut disimpan dan jangan dihancurkan. Setahu saya dari jaman saya SD pada pelajaran agama tidak pernah disebutkan hal tersebut. Apakah hal itu memang benar atau hanya propaganda? mohon tanggapannya.

    Jawab Abu Jaisy:
    Pada jaman Rasulullah Muhammad Saw, tidak ada patung Maria ataupun Yesus, yang ada adalah patung Lata, Uzza, dsb. Yaitu orang-orang Arab yang alim dan dipertuhankan oleh mereka pada saat itu. Patung Yesus ataupun Maria tidak pernah ada dalam sejarah Rasulullah saat itu. Itu jika memang ada, berarti seharusnya hal-hal yang berada di ka’bah tetap berada ditempatnya. Tetapi sampai saat ini, tidak ada patung apapun di dalam ka’bah. Hal ini jelas pembohongan dan propaganda busuk orang kafir.

    Kalau boleh tahu, acara metro tv tersebut berjudul apa dan saat kapan tayangnya serta jam berapa. Insya Allah saya kroscek-kan hal tersebut kepada metro tv langsung.

  75. ass
    mampir liat-liat aja

  76. “Hanya orang picik lah yang mengatakan musuh kita adalah hal lain di luar diri kita”. Kalau anda tidak tahu siapa musuh anda, maka anda akan bersahabat dengan musuh anda. Oleh karena itu ketahuilah musuh kita adalah 1. setan, 2. iblis, nafsu kita, dan siapapun orangnya bila kita senang dia sedih, bila kita sedih dia senang. Di antaranya orang yang senang bila kita susah adalah orang kafir (kristen, yahudi, dll) yang hal ini sangat menonjol tampak di wajah pemerintahan amerika. Dan kalau anda senang dengan musuh musuh anda, celakanya kelak di akhirat anda akan dikumpulkan bersamanya di neraka.

  77. Sekedar ingin menampaikan salam kenal dari komunitas keluarga miskin.
    Semoga berkenan mengunjungi blog kami untuk menyumbang kesempatan meraih masa depan yang lebih baik dan harmonis.
    Terima kasih

  78. Damai itu indah…

  79. tetaplah pada misi yang tertulis di blok ini kok kesannya malah menjelek-jelekkan umat iSLam yang lain (PKS)?

  80. Assalaamu’alaikum, Saya senang dan gembira sekali berkenalan dengan mas, karena saya suka sekali bersahabat dengan orang2 bijak. Sayapun Alhamdulillah punya teman2 seperti itu di lingkungan saya. Andaikan penduduk Indo seperti sahabat2 saya ini, alangkah bahagianya hidup ini, ngabayangin kita tinggal mikirin Akhirat, duduk santai baca koran sambil minum kopi hufff…rakyat sejahtera gemah ripah

  81. Setelah membaca ttg sy. Muhammad surur, saya jadi ingin sekali melihat wajah beliau.
    Bisakah bapak mengirimkan fotonya ke imel saya. Yg hi-quality ya.. Kalo ada foto close-up dan seluruh badan. Juga saat beliau shalat atau berdoa.
    Apakah beliau saat ini masih hidup? Tinggal di mana?
    Adakah beliau mempunyai ma’had/ponpes? Apa ada untuk wanita?
    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: