Penggulingan Presiden SBY Adalah Rekayasa Pemerintah, Benarkah?

penggulingan SBYMenilik sebuah peristiwa di Mesir, ketika itu sekitar tahun 1954. Dimana pemerintahan Gamal Abdel Naser telah membantai ribuan pengikut Ikhwanul Muslimin lantaran tuduhan sebuah percobaan pembunuhan dari presiden Gamal Abdel Naser.

Sebuah peristiwa rekayasa dari pemerintahan Mesir sendiri untuk menghancurkan Ikhwanul Muslimin yang dulu pernah membantunya (Gamal Abdel Naser) dalam sebuah revolusi damai yang tak ada setetes darahpun jatuh di tanah Mesir. Hal ini atas fatwa Sayyid Qutb yang menyatakan bahwa Revolusi tersebut merupakan revolusi damai, dan tidak boleh ada setetes darahpun jatuh di bumi Mesir. Dalam pergerakan revolusi tersebut, Ikhwanul Muslimin dengan Beberapa jenderal militer penggiat revolusi yang termasuk juga saat itu adalah Gamal Abdel Naser sendiri berhasil menggulingkan Raja Farouq yang otoriter dan pengkhianat lantaran bekerja sama dengan Yahudi Israel.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Memahami Kunci Perubahan

Oleh Muhtadi Kadi

kunci perubahan Syaikh Muhammad Ghazali, ulama dan pemikir Islam asal Mesir, mengatakan, “Sesungguhnya rasa aman, damai, dan sejahtera adalah kekuatan yang memberikan cahaya kepada akal untuk berpikir dengan tenang dan kontinu. Karena terkadang, pemikiran tersebut mampu mengubah perjalanan sejarah.”

Banyak orang yang berasumsi bahwa merekka akan sukses dalam hidup ini atau nasib hidupnya akan berubah lebih baik jika ia pindah dari tempat tinggalnya. Artinya, mereka mengikatkan kesuksesannya dengan perubahan tempat dan keadaan. Sungguh, asumsi tersebut adaalah salah. Karena, sejatinya yang harus diubah adalah akal yang digelantungi pemikiran, bayangan kelam masa lalu, dan asumsi kekhawatirann masa depan. Selagi akal kita masih berpola pikir seperti itu, perubahan yang ada tidak memiliki pengaruh apa-apa.

Baca Selengkapnya >>>

Sumpah Para Koruptor, Sumpah Ghamus

Sumpah palsu Assalamualaikum Wr Wb

Belakangan ini ada fenomena kesaksian palsu para koruptor di dalam persidangan, ada yang berpura-pura lupa di depan hakim, ada yang menjadi tumbal demi atasan dan kelompoknya, yang jelas semuanya bertujuan mendapatkan harta orang lain atau aset negara. Pertanyaan saya, apa ini yang disebut sumpah ghamus? Mohon penjelasannya, Jazakallah.

Hamba Allah, Jakarta

Jawaban:

Baca Selengkapnya >>>

Inilah Kisah Nenek Gayung Dibunuh

nenek gayung Santer kita beberapa bulan ini mendengar berbagai tema tentang “Nenek Gayung” yaitu sosok wanita tua yang katanya kemana-mana memakai jubah hitam dengan membawa tikar dan gayung. Terutama di daerah Jakarta, cerita tentang nenek gayung akan sering banyak diperbincangkan oleh beberapa orang.

Ingatkan kita dengan sundel bolong, si manis jembatan ancol, kuntilanak apalagi si kolor ijo dan masih banyak lagi cerita-cerita mistis yang memang disenangi oleh beberapa orang. Untuk saat ini yang trend cerita mistis nenek gayung.

Coba kita lihat dibeberapa cerita-cerita para pencerita yang katanya melihat si nenek gayung, kita akan melihat beberapa versi berbeda-beda. Bahkan cenderung ada yang ngomong kalau nenek gayung ada di satu tempat saja, tetapi ada yang cerita kalau nenek gayung sudah sampai tempat lain.

Baca Selengkapnya >>>

Pelajaran Dalam Menolong Kucing

Oleh Proof Dr H Fauzul Iman

menyelamatkan kucing Sang sufi besar yang bernama Abu Bakar al-Syibli konon setelah wafatnya hadir dalam mimpi temannya, berdialog dengan Allah SWT. “Apa yang menyebabkan dosamu diampuni oleh Aku?” tanya Allah SWT pada Syibli. “Shalat tepat pada waktunya,” jawab Syibli. “Bukan,” kata Allah SWT menimpali. “Zakat, puasa, dan hajiku yang menyebabkan dosaku diampuni,” lanjut Syibli. “Bukan juga,” cetus Allah SWT. Syibli pun hran, “Kalau semua ibadah yang telah aku jalankan tidak menghapus dosaku, lalu apa yang telah Kau ridhai dariku,” tanya Syibli penasaran. “Aku meridhai dan mengampuni seluruh dosamu lantaran engkau telah menolong seekor kucing yang sedang kedinginan dan kelaparan.”

Baca Selengkapnya >>>

Bagaimana Jika Wanita Dilamar Pria Yang Jarang Shalat

spiderman shalat Assalamualaikum Wr Wb

Ustadz, dalam umur saya yang sudah melebihi 30 tahun ini, ada laki-laki datang ke keluarga saya untuk melamar. Dia orang yang sangat berbakti kepada ibunya, sangat baik perilakunya dalam pergaulan dengan orang lain, dan sangat tekun dalam usahanya. Sayangnya, dia orang yang menganggap enteng urusan shalat dan jarang menunaikannya. Mungkinkah bagi saya menerima lamarannya?

Hamba Allah

Jawaban:

Waalaikumslam Wr Wb.

Etika dalam menyikapi lamaran bagi perempuan sesungguhnya telah diajarkan oleh Rasulullah. Etika itu harus dipahami dan dipegang teguh oleh anak dan kedua orang tua perempuan. setiap orang tua yang mengabaikannya, sesungguhnya merekalah penyebab bencana sosial. “Jika datang kepada kalian seseorang engkau ridai agama dan akhlaknya melamar (anak perempuan kalian), segera nikahkanlah. Jika tidak, akan terjadi fitnah di bumi ini dan kerusakan yang besar.” (HR at-Tirmizi).

Baca Selengkapnya >>>

Tuntutlah Ilmu Bukan Sampai Negeri Cina Tapi ke Erdogan

Oleh: Ikhwanul Kiram Mashuri

erdogan Dalam berbagai kesempatann, saya pernah menyampaikan ke sejumlah teman politikus, kalau mau belajar pemerintahan yang Islami, berkiblatlah ke Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan. Mengapa Turki? Mengapa Erdogan? Turki dan Indonesia sama-sama negara demokratis. Keduanya berpenduduk majemuk. Kedua negara mayoritas berpenduduk Muslim, namun bukan negara Islam.

Indonesia merupakan negara Pancasila yang definisinya bukan negara agama dan sekuler, sedangkan Turki adalah sekuler. Namun, Erdogan yang berpenampilan rapi – selalu mencukur kumis dan jenggotnya – justru berhasil mengislamkan pemerintahan. Bukan sembarang sekuler, melainkan sekuler ekstrem, lantaran kebebasan individu sangat dibatasi, antara lain, pelarangan jilbab di institusi pemerintah.

Baca Selengkapnya >>>