Hamas Nyatakan Perang Atas Penutupan Akses Jalan Masjid Al Aqsha

al aqshaMasjid Al Aqsa kiblat pertama umat Islam saat ini telah diblokade oleh Zionis Israel, dengan alasan untuk menjaga keselamatan publik. Laporan ini diterima oleh juru bicara polisi Israel pada Senin kemarin.

"Berdasarkan perintah dari dewan kota, Israel telah menutup jalan akses masuk di Masjidil Aqsha" Kata Luba Samri kepada AFP.

Hamas dengan tegas memperingatkan bahwa menutup akses jalan Masjidil Aqsha sama halnya Israel telah mendeklarasikan perang terhadap umat Islam, karena masjid Al Aqsa adalah salah satu yang utama dari tempat umat Islam.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Tembok Ratapan, Tipuan Yahudi Untuk Yahudi

image YERUSALEM – Seorang dosen dari universitas Palestina menjadi akademisi yang sekali lagi membahas  sejarah dan menyatakan bahwa sejarah Yahudi di Yerusalem, yang oleh para Yahudi sebagai ibu kota mereka selama 1.600 tahun sebelum Nabi Muhammad menyampaikan agama Islam. Dosen tersebut menyangkal bahwa adanya hubungan orang-orang Yahudi dengan Tembok Ratapan dari Kuil Yahudi.

Shamekh Alawneh, seorang dosen sejarah modern di Universitas Terbuka Al-Quds, berkata bahwa Yahudi menciptakan hubungan dengan tembok tersebut untuk tujuan Politik, untuk meyakinkan Yahudi Eropa dan Zionis untuk datang ke Palestina.

Alawneh berkata, “Tujuan dari Yahudi untuk memberi nama tembok tersebut sebagai “Tembok Ratapan” kepada tembok ini merupakan sesuatu yang politis. Para Yahudi tidak memiliki pilihan lain kecuali untuk menciptakan sebuah alasan mengenai Yerusalem untuk menyebarkan diantara para Zionis atau Yahudi Eropa untuk berhubungan dengan sesuatu yang konkret dari masa lalu Yerusalam. Mereka membuat klaim palsu dan menyebut ‘Tembok Buraq’ sebagai ‘Tembok Ratapan’.

Baca lebih lanjut

Waspadalah! Tanggal 29-30 Maret, Zionis Yahudi Akan Menyerbu Umat Islam

image Al-Quds – Sejumlah kelompok radikal Zionis bertekad akan menyerang kembali Al-Aqsha pada pertengan pekan depan, menyusul peringatan hari besar Paskah Yahudi yang jatuh pada 29 dan 30 Maret depan.

Rencana ini mereka rancang setelah meresmikan Sinagog Al-Kharaab di samping persis Al-Aqsha yang tahun sebelumnya mereka berusaha untuk mendirikan sinagog tersebut, namun dapat digagalkan warga Palestina.

Sementara itu, wakil ketua gerakan Islam di Palestina jajahan 48, Syaikh Kamal Khotib, Senin (22/3) mengatakan, kelompok yahudi radikal mengajak yahudi lainya untuk menyerang Al-Aqsha, sehari setelah pendirian sinagog Al-Kharrab. Mereka telah meminta pihak kepolisian agar mengizinkan kelompok radikal melakukan acara pengorbanan di samping Al-Aqsha pada 29-30 Maret mendatang.

Baca lebih lanjut

Masjid Al Aqsa Terkepung 50 Sinagoga

Sebuah laporan resmi dari Palestina yang dikeluarkan pada Selasa (28/4) oleh lembaga Warisan dan Waqaf Al Aqsha mengungkapkan bahwa lebih dari 50 sinagoga (tempat ibadah Yahudi) telah didirikan dalam beberapa tahun belakangan di sekitar Masjid Al Aqsa.

Sejumlah sinagoga lagi akan dibangun, yang terbesar akan didirikan di sekolah Tankaseyah, bagian dari Masjid Al Aqsa.

Laporan yang disampaikan ke Kantor PBB di Amman, Jordania, tersebut menyatakan bahwa pemerintah pendudukan Israel telah menyetujui rencana pembangunan sinagoga itu dan menyediakan dana 40 juta dollar AS bagi tujuan tersebut.

Sinagoga terdekat dengan Masjid Al Aqsa dihiasi kubah besar yang dibangun secara sengaja guna mengganggu pemandangan dan menghalangi kubah Masjid Umar (Dome of Rock Mosque). Laporan itu juga menyatakan, sinagoga tersebut berada di bawah Masjid Al Aqsa. Sementara itu, sebuah terowongan digali oleh penguasa Israel dan kelompok Yahudi selain pembangunan sinagoga besar berukuran 1.000 meter persegi yang akan dibangun di lapangan Bouraq (Tembok Ratapan).

Selain itu, ada rencana untuk membangun satu sinagoga di Menara Al Laqlaq, daerah yang meliputi Masjid Al Aqsa di sisi timur laut. Sinagoga besar yang direncanakan segera dibangun di Lapangan Al-Bouraq tersebut akan digunakan sebagai pusat pengajaran Taurat dan rencana lain bagi sinagoga Burj Al-Laqlaq yang daerahnya meliputi Masjid Al Aqsa ke bagian timur laut.

Pemerintah pendudukan Israel juga berencana membangun sebanyak 35 rumah, 1sinagoga, dan 1.000 permukiman baru Yahudi di lingkungan Masjid Al Aqsa.

ONO
Sumber : Ant