PKS Menganggap Ada Rekayasa Intelijen Dalam Tubuh NII

Suaranews – Keberadaan kelompok yang menyebut diri Negara Islam Indonesia sejak lama dikenal. Tetapi diperkirakan, kelompok NII dibiarkan terus hidup buat kepentingan intelijen.

Kecurigaan ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur, Hamy Wahyunianto, Rabu (4/5/2011).

Kepentingan intelijen ini tidak dapat ditebak. Dia memberikan contoh penangkapan Osama Bin Laden, pimpinan Al-Qaida, Amerika serikat yang meiliki kekuatan teknologi super canggih juga perlu waktu 10 tahun buat menangkapnya.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan