Wakil Presiden Amerika Mengaku “Taliban Bukan Musuh Amerika”

TalibanJoe Biden, Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Taliban bukanlah musuh bagi Amerika. Ucapan itu dikatan pada minggu ini di Newsweek. Joe Biden menekankan bahwa "Sesungguhnya Taliban bukan musuh kita" ucapnya, tetapi ia mengatakan bahwa ancaman itu dari Al Qaeda koalisi Taliban dalam berjihad.

"Hal ini penting. Tidak ada pernyataan resmi bahwa presiden pernah menyatakan bahwa Taliban adalah musuh kita dan mengancam kepentingan AS." katanya.

Komentar ini terlontar saat seorang komandan senior Taliban di Afghanistan membantah bahwa kelompok Taliban mengadakan pembicaraan rahasia dengan para pejabat AS guna membicarakan berbagai kesepakatan penting.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Bocoran Dialog Rahasia Antara Amerika Dengan Taliban

tank talibanSetelah 10 bulan diadakannya dialog rahasia di Afghanistan antara Amerika Serikat (AS) dengan Militan Taliban. AS menyatakan bahwa pembicaraan mereka telah mencapai titik akhir dan akan segera diketahui mengenai terobosan apa yang mungkin akan terjadi dengan tujuan arah pembicaraan damai yang paling utama dan mengakhiri perang di Afghanistan.

Sebagai bagian dari diplomasi, terdapat resiko yang tinggi. AS sedang mempertimbangkan pemindahan sejumlah tahanan Taliban dari Teluk Guantanamo ke penjara pemerintah Afghanistan.

Perwakilan Taliban meminta untuk menghapuskan berbagai stigma negatif mengenai Taliban dan menghapuskan Taliban dari daftar teroris internasional. Dan Taliban siap untuk mengadakan pembicaraan politik secara formal dengan pemerintah Afghanistan yang saat ini dipimpin oleh Presiden Hamid Karzai.

Baca Selengkapnya >>>

Acara Televisi Iran, Membahas Intel CIA Yang Tertangkap Iran

agen CIASeorang agen CIA yang telah ditahan di Teheran mengaku merupakan warga negara Amerika Serikat (AS) keturunan Iran, laporan sebuah televisi di Iran. Acara TV itu juga menunjukkan tentang pengakuan pria muda itu dalam mengemban misi untuk menyusup di Kementerian Intelijen Iran.

Nama pria yang diduga mata-mata CIA itu adalah Amir Mirzai Hekmati, dalam acara itu dikatakan bahwa ia adalah seorang Amerika keturunan Iran, lahir di negara bagian AS, Arizona.

Ia juga pernah bergabung dengan Angkatan Darat AS pada tahun 2001 dan mempunyai keunggulan dalam bidang pelatihan intelijen.

Laporan itu menyatakan bahwa Amir Mirzai Hekmati dikirim melalui pangkalan udara di AS yang berada di Bagram, Afghanistan. Selanjutnya ia dikirim dengan sangat rahasia oleh intelijen AS sebelum diterbangkan ke Teheran.

Baca Selengkapnya >>>

Data WikiLeaks, Mengungkapkan Keheranan Amerika Tentang Budaya Mudik Indonesia

mudikKawat diplomatik Amerika Serikat rupanya tak melulu masalah politik tingkat tinggi maupun lobi-lobi canggih. Wikileaks memaparkan kalau mudik Lebaran di Indonesia pula dikabarkan ke Washington. Mudik yuuk!

Kawat diplomatik berkode 09JAKARTA1579 tertanggal 18 September 2009 mengatakan saat mudik Lebaran. Sifat kawat diplomatik ini santai-santai saja beserta tajuk, ’Liburan Eid (Idul Fitri) di Indonesia, Eksodus Massal Dimulai’.

Mengenai isi kawat ini, bisa diperkirakan betapa para diplomat Amerika Serikat menilai momen mudik ini merupakan peluang emas buat mempelajari mendalam karakter rakyat Indonesia hingga tingkat akar rumput. Mereka mencoba memahami mudik Lebaran dengan cara mendetil.

Baca Selengkapnya >>>

Habieb Rizieq Shihab Tidak Mendukung Negara Islam

Ketua Umum Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab mengemukakan tak harus terdapat usaha mendirikan negara Islam sesuai formal di Indonesia.

Berbicara diantara forum diskusi tokoh agama Islam bersama wartawan AS di kantor International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Jakarta, Rabu, Rizieq menganggap secara substansial Indonesia sebenarnya telah tergolong sebagai “Negara Islam”.

Peraturan Islam telah banyak dimasukkan dalam peraturan di pemerintahan,” ucapnya.

Ia mengungkapkan mengenai tersebut menanggapi pertanyaan asal wartawan Amerika Serikat mengenai maraknya gerakan Negara Islam Indonesia belakangan ini.

Baca Selengkapnya >>>

PKS Menganggap Ada Rekayasa Intelijen Dalam Tubuh NII

Suaranews – Keberadaan kelompok yang menyebut diri Negara Islam Indonesia sejak lama dikenal. Tetapi diperkirakan, kelompok NII dibiarkan terus hidup buat kepentingan intelijen.

Kecurigaan ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur, Hamy Wahyunianto, Rabu (4/5/2011).

Kepentingan intelijen ini tidak dapat ditebak. Dia memberikan contoh penangkapan Osama Bin Laden, pimpinan Al-Qaida, Amerika serikat yang meiliki kekuatan teknologi super canggih juga perlu waktu 10 tahun buat menangkapnya.

Baca Selengkapnya >>>

Kebusukan Fatah di Ungkap Al Jazeerah, Hamas Serukan Boikot Fatah

imagePergerakan Perlawanan Islam Hamas menerangkan sebenarnya data-data yang diungkap dari TV Aljazeera mengenai koordinasi keamanan ditengah-tengah kelompok otoritas Ramallah serta penjajah Israel merupakan “data sangat berbahaya”. Sebagaimana dinyatakan Hamas di antara pernyataan tertulis yang diterima koresponen, asal Damaskus, Suriah.

Hamas memastikan sebenarnya dokumen ini adalah bukti tidak terbantahkan tentang keterlibatan pimpinan eksekutif di otoritas Palestina serta PLO di antara memberangus para pejuang perlawanan Palestina dan mendorong blokade Jalur Gaza serta pendudukannya kembali. Sebagaimana pula keterlibatannya di antara rancangan dengan Amerika Serikat serta penjajah Zionis Israel di antara usaha buat menghabisi pergerakan Hamas lewat rancangan Dayton tahun 2007, lalu usaha menghabisi pergerakan Hamas di Tepi Barat melewati koordinasi keamanan.

Baca Selengkapnya >>>