Kumpulan Foto, Lucu Polisi Menyita Kamera Jurnalis TVONE

kekerasan pada wartawan Tak kunjung selesai, aparat kepolisian sepertinya tidak pernah belajar dalam berbagai penangan aksi demonstrasi. Penanggulangan anarkis para demonstran ditanggapi dengan tindakan yang lebih “anarkis” pula oleh kepolisian. Jika demonstran hanya memakai kayu dan toa (pengeras suara) serta batu, beda dengan polisi yang telah siap mempersiapkan segala macam senjatanya. Mulai dari mobil lapis baja, kayu pemukul, tameng huru-hara, senapan dan tak lupa juga dengan sikap beringasnya.

 

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Demonstrasi antara menyampaikan kritik atau menghujat?

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah berasbda, "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir janganlah menyakiti tetangganya. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah memuliakan tamunya. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata baik atau hendaklah diam".

Sitiran sebuah hadits Rasulullah tersebut adalah pengingat kita semua untuk berbuat baik dalam segala hal. Termasuk dalam menyampaikan pendapat maupun kritikan. BBM (Bahan Bakar Minyak) telah dinaikkan oleh pemerintah. Demonstrasi dimana-mana, untuk menuntut agar BBM tidak dinaikkan. Kenaikan BBM ini memang realitas dari pemerintahan kita yang tidak berdaya dalam mengelola sebuah negara.

Demonstrasi untuk menyampaikan pendapat, dan kritikan kepada pemerintah. Adalah sangat sah, bahkan dalam sebuah hadits menyatakan :

Sahabat Abdillah Thariq bin Syihab Al-Bajili telah berkata, bahwa ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah saw sambil duduk bersimpuh: "Ya Rasulallah, manakah jihad yang paling utama?" Jawab Rasulullah: "Menegakkan kebenaran di hadapan pemimpin yang zhalim." (HR. Nasai dengan sanad yang shahih).

Dasar berkata yang benar kepada penguasa yang zhalim, jelas itu merupakan termasuk salah satu jihad yang utama. Jadi, demonstrasi dalam menyampaikan pendapat kepada pemerintah jelas dapat dibenarkan. Namun yang perlu diketahui adalah, akhlaq ataupun adab dalam menyampaikan pendapat tersebut. Cara bagaimana kita menyampaiakan pendapat harus sesuai dengan ketentuan sopan santun yang baik.

Baca lebih lanjut

Lowongan : Dibutuhkan segala lulusan!

Sehubungan dengan kenaikan BBM, banyak pekerjaan yang perlu diisi. Beberapa lowongannya adalah Pengemis, perampok, penodong, jambret, pencuri kampung, pemulung dan masih banyak lagi. Bagi yang berminat dan tidak takut dosa dan tak takut malu, lamaran beserta CV diserahkan langsung di bagian manager pengemis dan pemulung di kota terdekat anda. Dan bagi perampok dan sejenisnya, lamaran dan CV diserahkan di ketua gank masing-masing kelompok perampok, penodong, jambret, pencuri kampung, pemulung. Bagi yang sudah bergabung dimohon langsung bertobat. Terima kasih atas perhatiannya.

Pesta Kebangkitan Nasional, Sebuah Nestapa Menghamburkan Uang Negara

Disaat rencana akan naiknya BBM. Pesta Kebangkitan Nasional diselenggarakan. Amat sangat lucu ketika jajaran pembesar negara menyatakan anggaran negara semakin lama semakin menipis hanya gara-gara mensubsidi BBM. Hingga BBM harus dinaikkan sekitar 80% kurang lebih. Ironis memang, pesta yang pasti sangat tidak sedikit biayanya itu menjadikan negara ini benar-benar negara yang tidak berprikemanusiaan. Bagaimana tidak? Ketika BBM akan dinaikkan, rakyat dihibur dulu dengan tontonan yang wah. Hanya untuk “sekedar” melupakan rencana kenaikan BBM.

Perlu di ketahui, anggaran pemerintah pertahun untuk rakyat miskin hanya sekitar 3 milyar lebih. Padahal ada sebuah lembaga social (YDSF) yang bisa menganggarkan dana pertahunnya untuk alokasi rakyat miskin mencapai kurang lebih 20 milyar. Padahal kita ingat semua, bahwa “orang-orang miskin dan anak-anak terlantar dibiayai oleh negara”Nah apalagi alokasi BBM yang hanya sekitar 100 ribu perbulan. Ditambah beberapa kilo gula. Apakah hanya sebatas itu pemerintah memberikan kompensasi kepada rakyat kecil? Padahal, secara garis besar jika BBM dinaikkan maka semua kebutuhan akan naik pula. Nah kalau hanya 100 ribu perbulan, mana bisa cukup. Sedangkan anak-anak juga akan masuk sekolah. Pasti kebutuhannya akan sangat besar dirasakan oleh masyarakat kecil. Bukan para konglomerat ataupun orang kaya. Dampak yang paling besar adalah, menciptakan lapangan pekerjaan sebagai pengemis disetiap harinya. Itu semua karena dampak kenaikan BBM!

Baca lebih lanjut

Mari Kita Berjuang Bersama Untuk BBM

114735p[3]
Mensingkapi akan dinaikannya BBM, memang harus membuat kita jengah. Walaupun realitas harga minyak dunia sekian lama sekian naik harganya, bukan berarti harus menaikkan BBM. Komentar JK, yang menyatakan para pendemo yang menolak kenaikan BBM adalah demonya orang-orang kaya. Sangat tidak beralasan! Jelas sekali, jika BBM naik yang terkena imbas para rakyat kecil! Jika orang kaya mensingkapi, kenaikan BBM. Yah pastilah mereka akan tenang-tenang saja, walaupun imbasnya juga terkena. Tetapi dampaknya tidaklah sesignifikan para rakat kecil yang biasanya bekerja dengan peluh bercucuran. Mereka tidak sama dengan para pejabat yang bekerja dengan ac yang mendinginkan. "Sudah bekerja keras, BBM naik, Sembako naik. Sudah nggak beres negara ini!" itu unggakapan seorang tukang becak yang ngobrol saat ngopi bersama saya di sebuah warung. "Loh Pak, nanti kan dapat BLT!" ucap saya, jawab tukang becak tersebut hanya "Halah Mas, BLTnya yang dulu cuman 300 ribu. Nggak cukup Mas, buat biaya satu bulan!" Saya hanya tersenyum, tanpa berminat melanjutkan perbincangan tersebut. Walaupun tukang becak itu, masih berbincang-bincang dengan temannya sesama profesi.

Nah, sekarang 300 ribu saja nggak cukup. Apalagi 100 ribu perbulan? Entah realitas para penentu kebijakan tersebut bagaimana? Padahal jelas, gaji-gaji para pejabat penentu kebijakan berjuta-juta. Kenapa tidak harus mengurangi gaji-gaji itu untuk kepentingan masyarakat? Entahlah mungkin mereka sudah lupa atau bahkan tidak tahu arti melarat. Pernah juga seseorang bertanya kepada saya! Kok PKS nggak demo sih masalah BBM ini? Karena saya salah satu HUMAS, maka saya jawab. "Iya, PKS sudah punya delegasi yang akan menyuarakan kita. Walaupun tidak bisa signifikan, dan kalah dengan suara terbanyak dengan wakil yang lainnya. Namun itu sudah termasuk perjuangan kita. Nah untuk yang demo-demo masalah itu, karena memang mereka nggak punya wakil rakyat di DPR. Jadi mereka demonstrasi. Lah, kalau di PKS, nggak usah Demo, bilang saja kepada wakil2nya yang ada di DPR, biar mereka yang memperjuangkan! Jadi, gunanya wakil2 itu untuk memperjuangkan rakyat. Lalu apa gunanya kalau kita punya wakil rakyat nggak kita gunakan! Kalau bisa, setiap hari kader PKS smsin wakil2 rakyatnya di DPR, untuk mengingatkan bahwa kader2 PKS menolak kenaikan BBM yang akan menyengsarakan kita semua."

Jadi, ada yang berjuang di parlemen. Ada yang diluar parlemen, intinya kita sama-sama berjuang untuk kepentingan bersama. Tidak usah lagi, saling menjatuhkan satu sama lainnya. Jika sudah ada umat Islam yang berjuang disisi lain, maka kita berjuang disisi lainnya. Biar kompak. OK! Mari kita berjuang bersama.