NU Larang Jihad ke Palestina

SURABAYA, SENIN — Lembaga Bathsul Masail PWNU Jawa Timur melarang orang yang tidak punya keterampilan berjihad ke Palestina. Lebih baik mengirimkan uang ke sana.

Sekretaris Lembaga Bathsul Masail PWNU Jatim Imam Syuhada mengatakan, hukum jihad ke Palestina adalah fardu kifayah. Dengan kata lain kewajiban itu gugur setelah ada orang lain yang mewakili. "Hukum membantu Muslim yang tinggal lebih dari 200 kilometer adalah fardu kifayah," tuturnya di Surabaya, Senin (19/1).

Kalaupun ingin membantu, sebaiknya mengirimkan uang saja. Uang bisa dipakai untuk berbagai keperluan di sana. "Ada banyak hal perlu diadakan di sana. Kalau tidak punya keterampilan perang modern, tidak bisa bahasa Arab, sebaiknya tidak usah ke sana. Malah konyol kalau berangkat," ujarnya.

Untuk saat ini, lebih baik hanya tenaga medis yang ikut berangkat ke sana. Tenaga medis masih dibutuhkan karena banyak korban. "Kami memutuskan ini berdasarkan pertimbangan fiqih. Silakan kalau ada orang lain berpendapat berbeda. Kami hanya menyampaikan apa yang benar dan sebaiknya bagi umat," ungkapnya.

Iklan