Dua Pemimpin Palestina Bertemua Membahas Rekonsiliasi Perdamaian Faksi-faksi Palestina

pertemuan hamas dan fatahDua pemimpin berpengaruh Palestina, Pemimpin tertinggi Hamas Syaikh Khalid Mashaal dengan Presiden Mahmoud Abbas bertemu di Kairo Rabu malam (21/12). Pertemuan tersebut merupakan kedua kalinya setelah pertemuan yang lalu belum genap satu bulan. Pertemuan tersebut merupakan bagian pembicaraan rencana solusi untuk mendamaikan dua kubu, Hamas dan Fatah.

Kedua pemimpin Palestina tersebut tiba di ibukot Mesir pada malam hari dan memulai pembicaraan tak lama setelah itu. Azzam al-Ahmed, kepala delegasi Fatah dari Presiden Mahmoud Abas berbicara pada AFP.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Bulan Depan Hamas dan Fatah Mengadakan Pertemuan

imagePresiden Palestina Mahmud Abbas akan melakukan pertemuan dengan pemimpin Hamas, Khaled Mashaal, bulan depan. Penyatuan Pemerintahan Palestina menjadi focus pembicaraan yang selama ini terpisah, satu berpusat di Tepi Barat dan lainnya di Jalur Gaza. Mashaal menjadi perdana menteri hasil pemilu yang meski demokratis dianulir.

Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Abbas dan Mashaal setelah mereka menyepakati rekonsiliasi pada Mei lalu. “Abbas dan Mashaal akan bertemu di Kairo, Mesir,” kata seorang pejabat senior Fatah, Amin Makboul, Kamis (27/10). Namun, ia enggan memberitahukan tanggal pertemuan tersebut.

Kesepatakan rekonsiliasi sebelumnya sering terganggu oleh sejumlah hal, seperti siapa yang berwenang mengendalikan pasukan keamanan dan bagaimana berhubungan dengan Israel. Sebab, Israel maupun dekatnya AS, tak mengakui eksistensi Hamas. Selain itu, pengajuan diri Palestina sebagai anggota PBB oleh Abbas bulan lalu juga ditentang Hamas.

Baca Selengkapnya >>>

Muslimin Malaysia Tanyakan Pertentangan Hamas dengan “Fatah” dan “Jundu Nashrullah”


“Kami sangat bersemangat membantu jihad di Palestina, tetapi Hamas kemudian berkelahi dengan sesama saudaranya Muslim Palestina, seperti ‘Fatah’ dan ‘Jundu Nashrullah’ atau ‘Emirat Islam’. Bagaimana ini?”

Begitulah pertanyaan yang paling sering diajukan oleh masyarakat Malaysia di beberapa kota kepada tim Rabithah Ulama Palestina yang sedang berkunjung ke negeri itu di paruh akhir bulan suci Ramadhan ini.

Ketua tim tersebut, Syeikh Abu Bakar Al-‘Awawidah, penasihat senior Rabithah Ulama Palestina di Suriah, memberikan jawaban mengenai masalah Hamas (Harakah Muqawamah Al-Islamiyah) dengan Fatah dan Jundu Nashrullah secara terinci. Baca lebih lanjut

HIzbut Tahrir Menyesatkan Hamas

Saya miris ketika melihat lembar buletin HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang berjudul "Penguasa Hamas Menapaki Jejak Penguasa Fatah, Sejengkal Demi Sejengkal, Sehasta Demi Sehasta" pada edisi 462.

Saya berusaha berkhusnudhon saat membaca buletin tersebut. Tetapi lama kelamaan kok yah gerah juga dengan serangan-serangan HT yang selalu mendiskriditkan umat Islam yang lainnya. Pada suatu kalimat didapati kata "Fatah Dan Hamas tidak mencerminkan Islam dan kaum Muslim", ini sebuah ke su’udhanan yang sangat membuat hati miris. Sekelas sebuah gerakan Islam international tetapi tidak mempunyai etika dalam mengingatkan dengan cara yang baik, bahkan disuatu kalimat yang membuat hati ini berdesir atas kelakuan penulis buletin itu "Keduanya hanyalah sekelompok kecil dari rombongan kafilah yang menyimpang dari jalan", sikap su’udhan yang sangat akut! Baca lebih lanjut

Mahmood Abbas Tangkapi Mufti dan Imam Masjid

Setelah Hamas melakukan penahanan untuk menyelidiki pelaku “bom Gaza” pada Jumat (25/7) dan telah membebaskan sebagian besar dari mereka. Ganti pihak Fatah melakukan penangkapan terhadap beberapa Imam Masjid dan Ulama.

Pada hari Ahad (27/7), para petugas kemanan milik pemerintahan Mahmood Abbas melakukan penangkapan terhadap lebih dari 50 tokoh Hamas di Tulkarem, baik yang menjadi imam masjid, dai, mufti, atau tokoh masyarakat.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa beberapa masjid, madrasah Al-Quran, serta Perpustakaan Dar Al Hadits di Tulkarem menjadi sasaran para petugas keamanan, hingga jumlah  korban penangkapan semakin meningkat. Baca lebih lanjut

Terbongkar Lagi, Fitnah Fatah terhadap Hamas

Selain Palestine Information Center yang berhasil mengungkap dokumen rahasia strategi Fatah untuk menghancurkan Hamas, surat kabar Jerusalem Post edisi Senin (1/10) membeberkan upaya-upaya yang dilakukan oleh para intelejen Presiden Mahmud Abbas untuk menjatuhkan citra Hamas.

Mereka membuat rekaman video palsu di mana dalam video itu diperlihatkan rekaman pembunuhan terhadap seorang remaja perempuan, berusia 16 tahun, dan pelakunya dibuat sedemikian rupa seolah-olah dari anggota Hamas. Pembunuhan itu disebutkan terjadi pada bulan Juli.

Badan intelejen Fatah sengaja mengontak harian Israel Jerusalem Post dan mengirimkan video palsu itu ke harian tersebut, untuk memfitnah bahwa Hamas telah melakukan tindakan brutal di Jalur Ghaza.

Para intelejen pro-Fatah itu juga memberikan nomor telepon dua orang yang mereka sebut sebagai saksi mata atas peristiwa pembunuhan itu, pada harian Israel tersebut.

Namun Jerusalem Post segera meralat artikel tentang video itu, setelah memastikan bahwa isi rekaman video tersebut hanya akal-akalan Fatah untuk menyudutkan Hamas. Mereka mendapat kepastian bahwa video itu palsu, dari para pembaca dan blogger yang mengkritisi berita tentang rekaman video buatan Fatah itu.
Baca lebih lanjut