Kh Ahmad Dahlan, Akan di Filmkan! (Perjuangan Memerangi kesyirikan)

image Artis Lukman Sardi akan memerankan Kiai Haji Ahmad Dahlam dalam film berjudul Sang Pencerah. Untuk membintangi tokoh nasional itu, Lukman Sardi mengaku mendapat tantangan baru. Ahmad Dahlan merupakan tokoh nasional yang juga dikenal sebagai pendiri organisasi masyarakat Muhammadiyah.
 
"Saya hanya mengenal sosok Ahmad Dahlan dari buku dan berkunjung ke keluarga sang tokoh di Yogyakarta. Sayangnya, keturunan Ahmad Dahlan tak begitu ingat bagaimana penampilan dan perilaku Ahmad Dahlan. Mereka hanya memahami pemikiran sang tokoh tersebut," kata Lukman saat dijumpai di Jakarta, baru-baru ini.

Baca lebih lanjut

Iklan

Perawat “Tidak Sudi Kami Disamakan Dengan Film Suster Keramas”

Massa dari Himpunan Mahasiswa Keperawatan Sulawesi Selatan (Sulsel) berunjuk rasa di Makassar, Jumat (22/1/2010), menolak film Suster Keramas.

Mereka mendesak DPR segera merekomendasikan pencabutan izin edar film tersebut karena dinilai menampilkan adegan porno yang sangat mendiskreditkan profesi perawat.

Sekitar 100 perawat dari berbagai perguruan tinggi di Makassar di hadapan anggota DPRD Sulsel meminta ketegasan agar film yang dibintangi artis dari Jepang, Rin Sakuragi, ditarik dari peredaran.
Baca lebih lanjut

Hati-Hati Menonton Film Terbaru “Avatar” Bisa Pusing-Pusing Dan Meninggal!

Avatar, film garapan sutradara James Cameron, menelan korban jiwa. Mr Kuo (42), sebut saja begitu, menjadi korban pertamanya. Ia diduga kuat meninggal setelah sempat terserang stroke saat menyaksikan aksi aktor Sam Worthington di Negeri Pandora itu.

Pihak dokter rumah sakit menengarai, serangan stroke yang dialami Mr Kuo dipicu oleh kegembiraan yang berlebihan akibat menyaksikan film sci-fi berformat 3D itu. Berdasarkan catatan medisnya, Mr Kuo telah cukup lama mengidap penyakit tekanan darah tinggi. Baca lebih lanjut

Kenapa Miyabi (Maria Ozawa) Dilarang Main Film Di Indonesia.

Sebuah Pertanyaan Dan Jawaban

1. Kenapa Miyabi dilarang main film di Indonesia? Baca lebih lanjut

Film Drama Hasan al-Banna Segera Diluncurkan

Dalam waktu dekat, sebuah serial drama yang mengisahkan sejarah kehidupan dan perjuangan pendiri sekaligus pemimpin Jama’ah al-Ikhwan al-Muslimin (IM) Hasan al-Banna akan segera diluncurkan.

Film tersebut rencananya akan membawa judul besar "Rihlah la Tantahi" (Perjalanan yang Tak Pernah Berakhir). Saat ini, naskah film tersebut tengah digarap di Kairo oleh sutradara sekaligus script-writer Mesir terkemuka, Ayman Salamah.

Harian Mesir berhaluan kiri al-Badil (23/3) mengabarkan, naskah film tersebut kini tengah dalam prosesi penggodogan dan pematangan di tangan beberapa petinggi Jama’ah IM.

Salamah sebelumnya telah sukses menggarap serial "Sirah wa Masirah" (Biografi dan Perjalanan) yang salah satunya menyoroti biografi dan kisah hidup Presiden Mesir Husni Mubarak.

Sementara itu, penanggung jawab produksi serial ini ditangani oleh tiga orang, yaitu Ahmad Saif al-Islam Hasan al-Banna yang juga putra Hasan al-Banna sendiri, Abdul Aziz Makhyun, seniman ternama Mesir, serta Muhsin Radhi, pemilik beberapa arsip dan dokumen langka tentang al-Banna. “Dengan difilmkannya tokoh paling legendaris tersebut, semoga dapat Mengembalikan Jati Diri Bangsa Mesir seutuhnya, untuk kembali kejalan dakwah yang damai dan selalu bersemangat”. [bdl/atjeng/hidayatullah]

Kecewa dengan VCD Sang Murabbi

Beberapa waktu lalu, ketika film Sang Murabbi diluncurkan. Kami sangat senang sekali. Berharap akan bisa membeli VCDnya dan dapat mengetahui bagaimana seorang Syaikhul Tarbiyah dengan ketawadhu’annya dalam setiap jalan dakwahnya. Sungguh ini adalah keharusan bagi kami untuk memilik VCD Sang Murabbi untuk dapat selalu mengingatkan kita tentang bagaimana dakwah yang terus bergulir dan dengan tetap tawadhu’ dalam menghadapi berbagai rintangan. Bahkan kenikmatan yang melenakan!

Ketika melihat trail filmnya, saya sangat tersentuh dengan pesan-pesan moral yang disampaikan oleh Almarhum Ustad Rahmat Abdullah. Namun waktu itu, saya berfikir mungkin akan sangat lama sekali menunggu VCD film Sang Murabbi. Karena pasti akan ditayangkan terlebih dahulu di bioskop-bioskop. Tetapi entah karena sebab apa, Film Sang Murabbi tidak jadi untuk ditayangkan dibioskop-bioskop. Dan akan diedarkan dalam bentuk kepingan VCD. Betapa senangnya saya waktu itu, dengan cepat saya langsung mencari beberapa supplier yang menyediakan VCD Sang Murabbi di internet. Setelah kami mendapatkan situs toko internet tersebut. Maka kami pun bertransaksi. Barang akan dikirim setelah pengiriman uangnya.

Setelah itu saya tinggal menunggu kedatangan VCD tersebut. Bayangan untuk segera menonton VCD Sang Murabbi pun terus membayangi dalam diri ini. Dan, ketika sore hari VCD Sang Murabbi pun telah diantar oleh TIKI. Segera saya dan istri langsung membuka covernya. Dan setelah itupun saya langsung memasukkan di DVD Room Laptop. Tetapi setelah lama diotak-atik, tetap tidak bisa. File yang ada di VCDnya kosong. Sampai saya pun pusing mengotak-atiknya, sampai akhirnya istri saya mengatakan “Bi, ini ada tulisan “FILM INI HANYA DAPAT DIPUTAR DI DVD/VCD PLAYER” jadi mungkin di computer atau di laptop tidak bisa”

Baca lebih lanjut