Menjadi Partai Pemenang Tak Harus Membuat IM Lali Dalam Berpolitik

Mohamed Badie Gerakan Islam Ikhwanul Muslimin (IM) yang mempunyai pengaruh besar di Mesir menginginkan presiden Mesir dengan latar belakang Islam yang kuat, kata pemimpin IM dalam sebuah komentar yang muncul untuk menyatakan sebuah pernyataan bahwa IM tidak akan mendukung calon liberal seperti Amr Moussa dalam sebuah pemilihan calon presiden mendatang.

IM sangat mempunyai aset suara yang sangat menentukan, karena IM telah memenangkan kursi lebih dari partai Mesir manapun, pemilihan presiden Mesir sangat ditentukan oleh IM dan hal ini menjadi sangat kompetitif setelah pernyataan IM tidak akan mencalonkan presiden dari IM atau Partai Kebebasan dan Keadilan.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Ikhwanul Muslimin Siapkan Diri Untuk Menghadapi Militer Mesir Yang Ingin Selalu Berkuasa

parlemen mesir Ikhwanul Muslimin (IM) telah merancang sebuah agenda "cetak biru" dalam sebuah demokrasi parlementer yang akan membalikan tradisi politik Mesir dalam sebuah kepemimpinan Kepala negara yang mempunyai kekuasaan penuh tetapi diatur dalam undang-undang.

Rencana tersebut muncul sejak gerakan islam ini mengambil bagian terbesar dari kemenangan kursi di parlemen, hal ini memungkinkan untuk membuat aturan yang kuat dan berseberangan dengan keinginan politik para jenderal yang berkuasa di Mesir sejak penggulingan Husni Mubarok pada Februari 2011 lalu.

Untuk saat ini IM selalu menghindari perebutan kekuasaan dengan tentara, hal ini supaya tetap terjadi kestabilan politik, dan memperkuat kepercayaan publik Mesir bahwa kedua kubu (IM dan Militer) mempunyai agenda yang tidak bertabrakan dalam mengelola Mesir.

Baca Selengkapnya >>>

Inilah Ustad Yang Termakan Fitnah Jamaahnya!

Beberapa waktu yang lalu saya pernah membahas masalah fitnah-fitnah yang dilancarkan oleh sebuah blog yang katanya mengaku seorang muslim (artikelislami.wordpress.com). Namun prilaku yang hobi menfitnah itulah yang membuat saya sangsi kalau dia seorang muslim. Karena tergelitik ingin melihat lebih jauh pemahaman keislamannya, maka saya pun masuk kedalam situs “pusat petingginya”, disitus tersebut terdapat seorang “ustad” yang mereka segani.

Akhirnya saya mencoba untuk menilik lebih jauh pemahaman keislaman yang diberikan oleh sang ustad tersebut kepada para jamaahnya. Pertama membuka saya disuguhi oleh artikel-artikel keislaman yang insya Allah muatannya cukup bagus, bisa dikategorikan sama dengan artikel Islam di situs Islam lainnya. Namun setelah lebih jauh melihat forum yang ada disitus tersebut, saya mendapati orang-orang yang sangat benci terhadap “PKS”. Seorang ustad seharusnya memberikan pencerahan kepada para jamaahnya untuk bisa saling bersaudara kepada umat Islam yang lainnya, tetapi disitu malah seorang Ustad tersebut terprovokasi oleh jamaahnya sendiri untuk memiliki sikap membenci berjamaah kepada umat Islam selain golongan mereka.

Baca lebih lanjut