Kota Padang Menjadi Ancaman Kedatangan Tsunami

ancaman tsunami Bukit buatan akan dibangun sebagai shelter vertikal.

Gempa yang melanda Aceh, 11 April, dapat bergeser ke daerah lain di pantai barat Sumatra. Keseimbangan subduksi di Mentawai terpengaruh akibat gempa besaritu dapat menimbulkan tsunami sampai ke Padang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulanangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwonugroho mengungkapkan, para pakar memprediksi gempa bumi 8,5 SR dapat memengaruhi sistem keseimbangan subduksi di Mentawai. “Ini dapat menyebabkan gempa megathrust 8,9 SR,“ tuturnya di Jakarta, Kamis (19/4).

Baca Selengkapnya >>>

Inilah Gereja Pendukung Poligami

Ternyata, Ada Juga Gereja yang Mendukung PoligamiHILDALE–Gereja Fundamentalis Amerika FLDS, masih mendukung poligami. Menurut ajaran FLDS orang baru bisa masuk surga apabila menganut poligami, beristri dan beranak sebanyak mungkin. Perempuan hanya bisa merasakan kenyamanan di surga lewat suaminya. 

Sekte yang hidup di desa Hildale di perbatasan antara negara bagian Utah dan Arizona ini, dipimpin oleh Warren Jeffs. Tetapi mereka juga dijumpai di Texas. Menurut perkiraan ada sekitar 10 ribu penganut sekte di seluruh dunia.

Fotograf Stephanie Sinclair, diizinkan membuat laporan mengenai kehidupan penganut FLDS di Texas untuk New York Times Magazine dan National Geographic. Laporan foto tersebut mendapat penghargaan  bergengsi di Prancis ‘Visa pour l’image’.  Baca lebih lanjut

24 Ribu Hafidz (Penghafal Al Quran) Lahir di Gaza, Jawaban Atas Pembakaran Al Quran Oleh Gereja Amerika

Di tengah maraknya isu rencana pembakaran mushaf al-Qur’an di Amerika Serikat, di Gaza malah merayakan kelulusan 24 ribu hafidz (penghafal) al-Qur’an. Mereka menyelesaikan hafalannya di kamp-kamp Taj al-Waqar yang digelar oleh Darul Qur’an sepanjang musim panas.

Pimpinan Darl Qur’an dan Sunnah, Dr. Naib Abdurrahman Jamal mengatakan bahwa Darul Qur’an telah mampu meluluskan sebanyak 24 ribu hafidz al-Qur’an, mengajarkan al-Qur’an pada 3 ribu anak-anak dengan dasar kaidah nuraniyah, serta mengajarkan 7 ribu orang tentang hukum tilawah dan ilmu Tajwid selama musim panas.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah siswa dan siswi yang telah mendaftar dalam program ini sudah mencapai 50 ribu orang. Mereka telah disebar kepada Departemen Waqaf, Departemen Agama, Asosiasi Pemuda Muslimah serta al-Majmu’ al-Islami. Sedangkan Darul Qur’an berfungsi sebagai pusat utama dari program ini.

Baca lebih lanjut

Di Irlandia Polisi & Pendeta Saling Menutupi Kasus Pelecehan Seksual

image Tiga puluh tahun John J. Geoghan berkeliling bebas memangsa anak-anak di sekitarnya. Setidaknya 130 anak menjadi korban kebejatan rohaniwan Keuskupan Boston itu. Seorang ibu bahkan harus merana karena tiga putra dan seorang putrinya, semua menjadi korban Geoghan. Tidak cuma itu, tiga keponakannya juga mengalami hal serupa. Bukan main.

Memang bukan main-main, karena kasus pelanggaran seksual sengaja ditutupi oleh gereja. Bukan hanya oleh gereja lokal, tapi juga penguasa Tahta Suci Vatikan.

Bahkan di Irlandia, pihak gereja bekerja sama dengan polisi menutupi kasus-kasus yang terjadi. Baca lebih lanjut

Vatikan Kembali Mendapat Tuduhan Pelecehan Seksual

image Konferensi Uskup Jerman melakukan penyelidikan atas tuduhan pelecehan seksual dan fisik yang menimpa lebih dari 170 siswa di Jerman. Penyidikan termasuk memeriksa klaim pelecehan seksual di sebuah paduan suara yang pernah dipimpin oleh Georg Ratzinger, saudara laki-laki dari Paus Benedict XVI.

Pemimpin Gereja Karl Juesten, penghubung antara para uskup Katolik Roma dan pemerintah Jerman, mengatakan, investigasi akan meliputi penyelidikan Uskup Agung Munich. Siswa di sekolah-sekolah Katolik di seluruh Jerman telah mengatakan mereka mengalami pelecehan seksual di masa lalu, sementara yang lain telah membuat pernyataan mengalami pemukulan yang parah.

Baca lebih lanjut

Inilah Pendeta Perempuan Yang Mabuk Sambil Nyetir Mobil Dinas Gereja

image BERLIN— Pendeta perempuan dari Gereja Lutheran Jerman, Margot Kaessmann, dicokok polisi lantaran mabuk saat mengendarai mobil dinas gereja pada Sabtu (20/2/2010). Insiden itu terjadi di salah satu simpang empat di Kota Hannover.

Kaessmann, kata polisi, melanggar lampu lalu lintas. "Seharusnya dia berhenti saat lampu merah," kata pihak kepolisian kota tersebut sebagaimana ditulis harian Bild.
Baca lebih lanjut

Dusta Pendeta Samuel

Empat tahun lalu, Indarwati–bukan nama sebenarnya–menikah secara Islam dengan seorang pemuda. Seluruh keluarga merestui pernikahan itu, karena menganggap mempelai pria itu Muslim yang taat. Belakangan, setelah Indar dikaruniai anak, keluarganya baru tahu jika suaminya seorang pendeta. Ia berkilah, kekristenannya ia terima setelah menikah. Saat ini, Indar pun sudah mengikuti jejak suaminya menjadi aktivis gereja. Bahkan, seorang adiknya juga masuk Kristen.
Kekristenan Indar dan adiknya terungkap ketika ia berusaha mempengaruhi kakaknya, orang tua, dan pamannya agar masuk Kristen. Ajakan ini menimbulkan keretakan keluarga, karena sang paman adalah aktivis PII (Pelajar Islam Indonesia).

“Siapa sebenarnya yang mempengaruhimu kok sekarang jadi seperti ini?” tanya sang paman lagi.

Baca lebih lanjut

Di Amerika, Generasi Mudanya Malas Pergi Ke Gereja

Sebagaimana diberitakan Christian Today Ahad lalu, survei ARG menyatakan bahwa 95 persen kaum muda Kristen AS berusia 20-29 tahun, rutin menghadiri gereja pada saat usia sekolah dasar hingga menengah pertama.

Kemudian, hanya 55 persen kaum muda Kristen tetap menghadiri gereja saat duduk di bangku sekolah menengah atas. Dan saat mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, hanya 11 persen yang masih menghadiri gereja.

Penelitian America’s Research Group (ARG) yang bertemakan; “Mengapa kaum muda meninggalkan gereja” ini, dan kemudian diterbitkan dengan judul “Already Gone”, sangat mencengangkan gereja.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa 40 persen kaum muda Kristen yang hengkang dari gereja, mengaku bahwa mereka pergi karena meragukan kebenaran Alkitab saat duduk di bangku sekolah menengah pertama. Sedangkan 43,7 persen di antaranya mengatakan bahwa mereka tidak lagi memercayai kebenaran Alkitab saat duduk di bangku sekolah menengah atas. Baca lebih lanjut

Perempuan “Korban” Pelecehan Seks di Gereja Galang Dukungan

Kelompok jaringan perempuan korban pelecehan di gereja berencana menggalang dukungan ke berbagai pihak. Menurut rencana selama berada di Jakarta mereka telah menjadwalkan beberapa agenda yang akan dilakukan antara lain meminta dukungan kepada beberapa lembaga negara seperti Komnas Perempuan, Komnas HAM, Meneg PP, Fraksi-Fraksi DPR RI.

Rabu (20/8) lalu korban dengan didampingi oleh Tim JPK2G menyambangi kantor Komnas HAM dan Komnas Perempuan yang terletak di Jl. Latuharhary, Jakarta Pusat guna mengaduan perihal pelecehan yang telah dialami yang mana pada hari Selasa (19/8) korban bersama dengan Tim JPK2G juga telah melaporkan ke PGI perihal kasus tersebut.

Beberapa organisasi kemanusiaan dan masyarakat juga memberikan dukungan atas penuntasan kasus ini antara lain; Jaringan Perempuan Korban Kekerasan di Gereja (JPK2G), Aliansi Sumut Bersatu, LETARE ( Kuasa Hukum ), Perkumpulan Peduli, Layar, Sahda Ahmo, Jemaat Antar Denominasi, Komunitas Masyarakat Damai, Kontras Medan, LBH APIK Jakarta, Koalisi Perempuan Indonesia, Kalyanamitra, Kapal Perempuan, Jurnal Perempuan, Kartini Networking, Our Voice, Ardhanary Institute, LP2M-Padang, PerPuaTI.
Baca lebih lanjut

YESUS BERPOLIGAMI

Dalam antropologi sosial, Poligami merupakan praktik pernikahan kepada lebih dari satu istri atau suami. Terdapat tiga bentuk poligami, yaitu : Poligini ( Seorang pria memiliki beberapa orang istri); Poliandri ( Seorang wanita memiliki beberapa orang suami ) dan Group Marriage atau Group Family ( yaitu gabungan dari poligini dengan poliandri, misalnya dalam satu rumah ada lima laki-laki dan lima wanita, kemudian bercampur secara bergantian ).

etiga bentuk poligami itu ditemukan dalam sejarah manusia, namun poligini merupakan bentuk paling umum. Poligami ( dalam makna Poligini ) bukan semata-mata produk syariat Islam. Jauh sebelum Islam datang, peradaban manusia di berbagai belahan dunia sudah mengenal poligami.

Nabi Ibrahim as beristri Sarah dan Hajar, Nabi Ya’qub as beristri : Rahel, Lea, dan menggauli dua budak/hamba sahayanya : Zilfa dan Bilha. Dalam perjanjian lama Yahudi Nabi Daud as disebut-sebut beristri 300 orang.

Dalam sejarah, raja-raja Hindu juga melakukan poligami dengan seorang permaisuri dan banyak selir. Dalam dunia gereja juga dikenal praktik poligami, Dewan tertinggi Gereja Inggris sampai abad sebelas membolehkan poligami.

Dalam Katholik sejak masa kepemimpinan Paus Leo XIII pada tahun 1866 poligami mulai dilarang. Dalam The Book of Mormon, Triatmojo, menjelaskan bahwa Penganut Mormonisme sebuah aliran Kristen, pimpinan Joseph Smith sejak tahun 1840 hingga sekarang mempraktikan bahkan menganjurkan poligami.

Bangsa Arab sebelum Islam datang sudah biasa berpoligami , ketika Islam datang, Islam membatasi jumlah istri yang boleh dinikahi. Islam memberi arahan untuk berpoligami yang berkeadilan dan sejahtera. Dalam Islam Poligami bukan wajib, tapi mubah, berdasar antara lain QS An-Nisa : 3 .

Muhammad Abduh (1849-1905 ) adalah satu dari sedikit ulama yang mengharamkan poligami, dengan alasan bahwa syarat yang diminta adalah berbuat adil, dan itu tidak mungkin bisa dipenuhi manusia seperti dinyatakan dalam QS An-Nisa : 129 ( Tafsier Al-Manar, Dar Al-Fikr, tt, IV: 347-350 ) Abduh yang mantan Syeikh Al-Azhar ini menjelaskan tiga alasan haramnya poligami : Pertama, Syarat poligami adalah berbuat adil, syarat ini mustahil bisa dipenuhi seperti dikatakan dalam QS An-Nisa : 129. Kedua, buruknya perlakuan para suami yang berpoligami terhadap para istrinya, karena mereka tidak dapat melaksanakan kewajiban memberi nafkah lahir dan batin secara baik dan adil. Ketiga, dampak psikologis anak-anak hasil poligami, mereka tumbuh dalam kebencian dan pertengkaran karena ibu mereka bertengkar baik dengan suami atau dengan istrinya yang lain. ( Al-’Amal Al-Kamilah lil-imam Al-Syeikh Muhammad Abduh, Cairo, Dar Al-Syuruk, 1933 , II: 88-93 ) .
Baca lebih lanjut