Merayakan April Mop, Sama Dengan Melegalkan Kebohongan!

april mop Memperingati sebuah moment atau hari senantiasa menjadi sebuah kelatahan tersendiri sebagaimana memperingati april mop bagi kita yang ada di Indonesia ini. Apalagi untuk kaum muda, ada berbagai hari khusus yang mereka “import” langsung dari luar negeri. Tercatat ada beberapa hari pada bulan tertentu yang membikin para kaum muda memberikan hak spesial untuk merayakannya.

Hari Valentine, hari Hellowen dan untuk besok (bukan untuk mengingatkan) pada tanggal 1 April diperingatinya sebagai April Mop atau biasa juga disebut April Fools Day. Yaitu hari spesial untuk bisa membuat lelucon dengan cara menipu. Hari itulah yang menjadikan banyak orang bisa melakukan kebohongan dengan cara “legal”.

Baca Selengkapnya >>>

Aku Adalah Allah, Tuhanmu!

Marak sekali wirid-wirid bid’ah yang tidak ada dalil dari Hadits dan Al Qur’an sekarang beredar. Bahkan perguruan beladiri yang memakai tenaga dalam dengan merapal wirid-wirid tertentu. Kadang berbahasa Arab, bahkan tak pelak kata Allah sering disangkut pautkan kedalam wirid-wirid mereka. Ini sebuah kisah nyata, seorang anak muda yang "katanya" sudah memiliki ilmu paling tinggi dalam Thariqah.

Pada suatu kali datang di ruqyah massal, niatnya sih baik. Yaitu mau ikut membantu para peruqyah untuk menyembuhkan orang-orang yang sedang terganggu oleh para Jin Jahil. Saat sesi taujih (ceramah/nasehat) semuanya duduk diam mendengarkan seorang ustad yang memberikan taujih tentang dunia para jin. Dan tentang orang-orang yang diganggu jin. "Jangan menganggap orang yang tidak shalat saja yang terganggu oleh Jin. Bahkan orang-orang yang biasanya memakai wirid atau dzikir yang tidak ada tuntunannya dari Rasulullah apalagi niatnya juga salah, mereka malah yang lebih mudah diganggu oleh Jin". Tetapi pemuda tersebut kayaknya tidak ingin mendengarkan taujih yang di sampaikan ustad yang sedang mengisi taujih. Saya diajak berbincang-bincang terus oleh pemuda itu. Mulai dari macam-macam thariqah, ilmu laduni, dan banyak hal. Dia menjelaskan layaknya seorang ustad!

Ketika sudah memasuki sesi terapi ruqyah. Suara seorang ustad menggelegar di microphone "HAI KALIAN JIN-JIN JAHIL YANG SEDANG MENGANGGU MANUSIA, DEMI ALLAH. PERGILAH, SEBELUM KAMI BACAKAN AYAT-AYAT ALLAH YANG AKAN MEMBAKAR KALIAN" Beberapa orang langsung sedikit bereaksi. Macam-macam reaksinya, ada yang ngomel-ngomel, ada yang bernyanyi, dan yang paling "menggelikan" si Ustad thariqah disamping saya ini tangannya langsung gemetar, dan matanya melotot tajam kearah peruqyah. Saya yang ada disampingnya sudah merasa kalau pemuda ini sudah mulai bereaksi, tetapi saya diamkan saja. Menunggu sampai ustad yang meruqyah didepan untuk membacakan ayat-ayat Allah. Baca lebih lanjut