Kunjungan Bersejarah Pemimpin Hamas di Yordania

syaikh khaled meshaal Pemimpin tertinggi Hamas Syaikh Khaled Meshaal pada hari ahad melakukan kunjungan resmi pertamanya di Yordania semenjak pihak kerajaan Yordania mengusirnya lebih dari satu dekade silam, dan mengadakan pembicaraan resmi dengan Raja Abdullah.

Syaikh Khaled Meshaal didampingi oleh Ulama Qatar Syaikh Tamim bin Hamad Al Thani. Kunjungan itu direncanakan sebelum pemberontakan meletus di Suriah, dimana Hamas telah memiliki markas utama di luar Jalur Gaza.

"Kami senang dengan awal yang baik. Kami tertarik untuk membangun hubungan yang kuat dengan Yordania dan membangun stabilitas keamaan dan kepentingan bersama." Ucap Syaikh Khaled Meshaal seperti dikutip dalam sebuah pernyataan Istana Yordania setelah pertemuan tersebut, menurut sumber AFP.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Prestasi Hamas Atas Pemulangan Orang-orang Palestina Yang di Tahan Israel

pertukaran tahanan palestinaTahap kedua, 550 orang Palestina yang ditahan oleh Israel akhirnya dibebaskan pada hari ahad, 18 Desember 2011. Sebagaimana kesepakatan Israel dengan Hamas mengenai pertukaran tahanan Gilad Shalit setelah lima tahun berada menjadi tahanan Hamas di Jalur Gaza.

Untuk 450 orang telah dibebaskan oleh Israel pada 18 Oktober lalu ditahap pertama. Pertukaran tahanan ini dimediasi oleh Mesir.

Sebagian orang-orang Palestina yang ditahan akhirnya menyeberang ke Tepi Barat serta disambut oleh ribuan warga Palestina yang bergembira di kota Ramallah.

Abu Obeida, juru bicara sayap bersenjata Hamas, Izzuddin Al-Qassam mengatakan, "Saya di sini untuk mengumumkan bahwa kesepakatan pertukaran tawanan telah diselesaikan setelah para tahanan laki-laki dan perempuan dibebaskan dari penjara-penjara Zionis Israel.

Baca Selengkapnya >>>

Tak Gentar, Perlawanan Terus Dikumandangkan Izzuddin Al Qassam

korban israelSuaranews – Korban tewas terdiri dari 7 orang dan lebih dari 30 orang terluka atas serangan selama 24 jam terakhir yang dilancarkan oleh Zionis Israel, hingga seminggu terakhir korban tewas berjumlah hingga 22 orang.

Sumber medis Palestina di Jalur Gaza melaporkan bahwa tiga warga tewas dan lebih dari 25 orang terluka atas serangan angkatan udara Israel dengan berbagai bomnya di beberapa daerah, termasuk juga pusat olah raga masyarakat di Gaza, Palestina. Pada Rabu malam dan kami waktu subuh, total lima penduduk tewas dan puluhan terluka dalam waktu kurang dari 24 jam. 18 warga, termasuk anak-anak tewas hanya kurang dari satu minggu.

Berbagai Sumber menyatakan bahwa penduduk Hisyam Adnan Abu Harb serta wilayah yang lainnya, juga terdapat korban tewas ketika tentara Israel membombardir sebuah terowongan di Rafah, dibagian selatan Jalur Gaza serta tiga orang dikabarkan hilang.

Baca Selengkapnya >>>