Benarkah Kita (manusia) Bukan Penduduk Asli Bumi?

image Cardiff: Seorang profesor dari Cardiff University, Prof. Chandra Wickramasinghe, mengatakan bahwa banyak hal yang mendukung pandangan bahwa kehidupan manusia dimulai dari luar bumi kita. Mikroba dari luar angkasa tiba di bumi dari komet, yang kemudian "berkembang biak" untuk membentuk kehidupan manusia.

Bukti-bukti yang dipublikasikan di Cambridge University Internasional Journal of Astrobiology menunjukkan, manusia dan semua kehidupan di bumi, berasal dari makhluk asing yang dibawa ke komet dan menghantam bumi.

"Ya, kita semua orang asing. Kita keturunan berbagai kosmik," ujar Wickramasinghe. " Kita adalah bagian dari rantai terhubung yang diperluas melampaui volume besar kosmos. Tanpa dapat ditawar lagi bukti menunjuk ke arah ini," tambahnya. Baca lebih lanjut

Merokok Memperkecil Peluang Keturunan Laki-laki

img3
Periset Amerika beranggapan perokok sulit mendapatkan anak laki-laki. Jika
merokok, peluang untuk menjadi ayah dari seorang jagoan kecil dan membayangkan bisa melatih anak laki-laki bermain sepakbola, basket, bela diri atau mengajari memancing, bisa terbang bersama asap rokok.

Merokok, selain mempunyai kaitan dengan kemandulan, akibat lamban dan rendahnya hitungan sperma, ternyata juga mengurangi kemungkinan mendapatkan anak laki-laki. Tidak peduli betapa cintanya kepada pasangan, beban akibat keinginan mendapatkan anak laki-laki dapat mempengaruhi hubungan dengan pasangan.

Jangan terburu-buru me-nyalahkan pasangan, tapi cobalah perhatikan kebia-saan buruk Anda, terutama kalau Anda seorang perokok berat. Merokok mengurangi kesuburan seorang laki-laki namun sekadar mengingatkan bahwa pada umumnya bila pria mengalami masalah infertilitas (kemandulan), penyebabnya adalah karena hitungan sperma (sperm count) rendah atau benih-benih tersebut sangat lamban. Dalam arti, mereka memerlukan waktu lama ketika berenang untuk bertemu dengan telur di saluran telur. Baca lebih lanjut