Demokrat Meminta Maaf Kepada PKS

imageWakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua dengan cara terbuka meminta maaf terhadap PKS mengenai pernyataan beberapa kader partainya (Partai Demokrat), yang terlihat mendorong PKS supaya keluar dari koalisi. Max menjelaskan, bila partainya menginginkan supaya partai yang memiliki kursi terbesar keempat tersebut tetap ada di koalisi.
"Itu pernyataan pribadi, serta bila terdapat ketersinggungan (mengenai pernyataan) dari temen saya, secara pribadi saya mohon maaf terhadap teman-teman saya di PKS. Demokrat tak pernah melontarkan provokasi antar parpol supaya keluar (koalisi)," ucap Max Sopacua, di komplek parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (21/10).
Max mengungkapkan, sepatutnya partai yang terhitung ada di barisan paling depan ketika mengusung SBY-Boediono, wajar bila PKS risau akan hadirnya pernyataan minor pasca reshuffle. Ia berjanji, bakal menegur oknum kader Demokrat yang menjadikan PKS tersinggung tersebut dengan cara pribadi.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

PKS Menduga ada Barter Dalam Reshuffle Dengan Skandal Berbagai Kasus

PKSPartai Keadilan Sejahtera (PKS) yakin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak bakal berani mengadakan pencopotan atas menteri-menteri asal partai koalisi di kabinet.

"PKS itu paling tukar tempat saja. SBY tak akan berani juga dengan mitra koalisi," kata Ketua DPP PKS, Nasir Jamil, di Gedung DPR, Senayan, Kamis (22/9/2011).

Nasir menyampaikan, bila SBY melaksanakan pencopotan atas menteri asal partai koalisi tentunya bakal amat beresiko untuk kinerja pemerintahan SBY kedepannya. "Resikonya banyak sekali bila menjalankan pengurangan atau penambahan. Lantaran kelak bakal mengakibatkan ke DPR," ungkapnya.

Baca Selengkapnya >>>

PKS, Antara Koalisi Dan Tantangan Besar

“Dipecundangi” PKS oleh rekan-rekan koalisinya seharusnya bisa menjadi pelajaran yang berharga. Karena tidak sekali atau dua-kali PKS sering mendapati “pengkhianatan” dari rekan koalisinya. Hal ini seharusnya PKS mampu untuk memetakan kembali tujuannya. PKS sebagai partai Islam terbesar saat ini, mempunyai banyak kemampuan untuk menjadi yang terbaik dimasa mendatang. Hal ini karena sudah sangat jelas sekali PKS mampu bertahan dan bahkan mampu menaikkan jumlah suaranya dari pemilu sebelumnya.

Kita semua tahu bagaimana kader-kader PKS yang selalu all out dalam melaksanakan tugas. Ini membuktikan bahwa kader PKS memang meyakini cita-cita besar yang ingin dicapai oleh partai Islam ini (PKS, red). Namun untuk mencapai cita-cita tersebut pastilah akan mendapatkan tantangan besar yang menjadi batu sandungan dalam keberhasilan. Pengkhianatan rekan koalisi sering menyakitkan kader PKS yang berada diwilayah grassroad bahkan tidak terpungkiri, pasti kalangan petinggi PKS juga akan merasa tersakiti atas pengkhianatan yang dilakukan oleh rekan koalisi.

Baca lebih lanjut

PKS Kunci Koalisi Alternatif Parpol Lain

JAKARTA – Meski semua partai politik masih malu-malu menyatakan arah koalisinya, peta penggabungan kekuatan politik itu mulai terlihat. Beberapa pimpinan partai mengaku sedang menunggu sikap politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menentukan bentuk koalisi yang ideal.

’’Jadi, peluang antara Golkar dan PD (Partai Demokrat) menjadi besar (dengan pengesahan UU Pilpres, Red). Tinggal PKS yang menentukan, apakah ada pilihan alternatif,’’ kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dalam diskusi Calon Presiden setelah Pengesahan RUU Pilpres di press room DPR kemarin (31/10). Menurut dia, dengan UU Pilpres yang baru, banyak calon presiden yang sudah mendeklarasikan diri tidak akan mendapatkan tempat.

Dari UU Pilpres yang sudah disahkan DPR, sangat mungkin akan muncul tiga paket calon. Sebab, syarat sebuah partai atau koalisi mengajukan capres ialah mengantongi 20 persen suara dalam pemilihan legislatif atau 25 persen kursi DPR. Baca lebih lanjut

Fenomena PKS & Kemiripannya dengan Ikhwanul Muslimun

Assalamualaikaum Wr Wb,

Pak Ustad yang saya kagumi, fenomena PKS (partai keadilan sejahtera) begitu dahsyat, dalam beberapa dekade sudah menjadi salah satu kekuatan politik di Indonesia, bagaimana Pak Ustad menyikapinya? Apakah ini salah satu tanda kebangkitan Islam di indonesia? Dan kemiripan dengan gerakan dakwahnya dengan IM (ikhwanul Muslimun)

Demikian terima kasih.

Yudhi Pamungkas
cust-support@indotruck-utama.co.
Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Anda bukan orang yang pertama kali tertarik mengamati fenomena PKS, sudah banyak para pengamat dan cendekiawan yang berdecak kagum melihat penyebaran kader partai ini, kecepatan mereka dalam meraih kemenangan demi kemenangan serta kesolidan struktur tubuhnya.

Tidak kurang kalangan yang ‘memusuhi’ atau katakanlah kalangan yang menjadi lawan politik merekajuga banyak yangikut tercengang. Dan tidak sedikit yangketar-ketir melihat perkembangannya yang sangat sporadis.

Dan baru saja hal itu terbukti. Meski kalah dalam pilkada Jakarta kemarin, namun kekalahan itu oleh banyak pengamat dikatakan sebagaikemenangan besar, atau kemenangan yang tertunda. Sebab PKS dikeroyok oleh semua partai, tidak kurang dari 20 partai berkoalisi, ditambah barisan para kiayi, ulama, habaib, termasuk aparan pemda DKI. Semuanya bersatu menggempur PKS. Baca lebih lanjut