Menkominfo Kecewa, RIM Takut Bahas Pabrik BlackBerry di Malaysia

Pabrik RIM di MalaysiaKecewa! Itulah ucap pertama yang dikemukakan Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo) perihal pertemuannya beserta pembesut BlackBerry, Research In Motion (RIM) hari ini, Kamis (15/9/2011).

Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto menerangkan, kekecewaan pihaknya tersebut karena sang vendor dari Kanada tak gamblang dalam mengungkapkan progres PR mereka terhadap pemerintah Indonesia.

Sebagaimana terungkap, dalam pertemuan yang terjadi di Gedung Sapta Pesona pagi ini, Kominfo yang disertai anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sedianya menginginkan mengetahui laporan RIM masalah progress janji-janji mereka.

Terdapat tiga hal penting yang dinanti, yaitu masalah pembangunan layanan purna jual, fasilitas lawful interception (penyadapan) untuk penegak hukum Indonesia, serta pembangunan server atau Regional Network Agregator.

Baca Selengkapnya >>>

Nyerah, RIM (Blackberry) Siap Ikuti Aturan Hukum Indonesia

image Research In Motion (RIM) alhasil buka pernyataan mengenai gugatan Kementerian Kominfo masalah sensor di layanan internet BlackBerry. Vendor dari Kanada tersebut menyatakan siap berkomitmen serta comply atas aturan sensor di Indonesia.

Di antara pemakluman resminya, RIM menyampaikan bisa memahami sikap Kementerian Kominfo yang melakukan filtering di layanan internet. Mereka juga siap bekerja sama bersama operator partner resminya di Tanah Air supaya dapat comply beserta aturan yang ada.

Baca Selengkapnya >>>