Kontroversi Pak Tifatul “Kebenaran Yang Pahit Dan Takut Didengar”

Beberapa waktu, saya melihat headlines besar di situs kompas, tentang kontroversi Menteri Komunikasi kita (Tifatul Sembiring) yang mengatakan pada intinya:

“soal mirip ini pun pernah terjadi dalam sejarah. Umat Islam, katanya, meyakini bahwa orang yang disalib di Bukit Golgota bukan Nabi Isa, melainkan seseorang yang mirip dengannya. Sementara itu, umat Kristiani, lanjutnya, meyakini bahwa yang disalib adalah Yesus. Soal mirip ini, sambung Tifatul, ternyata berimplikasi panjang dalam sejarah.”

Dengan dibumbu-bumbui pernyataan “penulis” berita di kompas, seakan-akan Menteri Komunikasi kita ini menjelekkan agama tertentu. Tanpa klarifikasi yang jelas, beberapa tokoh liberal mulai angkat bicara tanpa mau mengklarifikasinya dengan pernyataan yang dikeluarkan Menteri Komunikasi.

Baca lebih lanjut

Iklan

KOMPAS, Situs Berita Terindah Untuk Menghina Islam

Beberapa waktu lalu saya membuka sebuah berita dari Kompas yang berjudul “Untuk Shahzad, Bui Seumur Hidup” ketika saya membaca semuanya sampai selesai, tibalah saya melihat beberapa komentar yang berada di bawah kolom artikel.  Beberapa orang-orang nyeleneh berkomentar, tetapi yang membuat kita marah adalah komentar dari orang ber-username “Catur Adi Nugroho” Silahkan lihat komentarnya:

Catur Adi Nugroho Penghina Islam

Anggota F-PKS Al-Muzzammil Yusuf Tidak Ikut Rombongan DPR yang Plesir ke Argentina

Tidak seperti yang telah diberitakan berbagai media nasional terkait kepergian (baca: plesir) anggota DPR ke Argentina, terkait studi banding untuk membahas RUU Pilpres, di mana ada nama-nama anggota DPR yang pergi ke negara tersebut (seperti yang diberitakan KOMPAS tanggal 16 Mei 2008), setelah dicek ternyata nama angggota F-PKS Al-Muzammil Yusuf yang diberitakan ikut serta TERNYATA TIDAK IKUT dalam rombongan plesiran tersebut.

Hal ini diperoleh eramuslim setelah yang bersangkutan mengirim pesan singkat kepada kami yang menyatakan bahwa dirinya TIDAK IKUT serta ke Argentina. Isi pesan singkat tersebut lengkapnya adalah:

“Info untuk teman-teman media. Saya TIDAK IKUT rombongan Pansus RUU Pilpres ke Argentina. Kalo teman-teman media sdh ada yang memuat nama saya (Sy dengar termasuk Eramuslim, wlpn sy blm baca sendiri) MOHON di RALAT. Tentang siapa sj yang berangkat, silakan teman-teman media tanya langsung pimp/sekt Pansus. Wass. Al-Muzzammil Yusuf (F-PKS)”

Dengan adanya ralat berita ini maka nama yang bersangkutan dianggap tidak pernah ada dalam daftar nama anggota DPR yang ikut rombongan plesiran tersebut. Dan berita ini merupakan ralat dari kami. (rz)(eramuslim)