Menguak Tempat Kecelakaan Olivia Dewi Putri Natalie Margaretha

Natalie Margaretha kecelakaan olivia dewi Kecelakaan yang terjadi pada Olivia Dewi, putri Natalie Margaretha salah satu presenter sebuah acara infotaintment menyebabkan duka yang mendalam. Namun diakui banyak warga sekitar tempat kecelakaan Olivia Dewi sebagai tempat yang sering memakan banyak korban. Sebagaimana yang terjadi pada Olivia Dewi Soerijo yang juga seorang model, hingga menyebabkan kematian tragis. Mobil putri Natalie Margaretha tersebut terbakar, hingga sampai mayat Olivia Dewi hangus.

Baca Selengkapnya >>>

Tragis, Diajak Mudik Bayi Meninggal Seketika

antriNasib menyedihkan dirasakan satu orang Ibu. Maksud hendak bertemu saudara kerabat di kampung halaman justru berakhir menyedihkan. Anaknya yang berusia dua bulan meninggal dunia lantaran diajak pulang kampung dalam keadaan tengah tak sehat.

"Sore tadi terdapat satu orang bayi yang meninggal lantaran sakit diare," kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Ferdinan Wowor, Sabtu (27/8/2011).

Wowor menduga, orangtua korban memaksa pulang kampung sedangkan anaknya tengah sakit serta tidak kuat buat mengikuti perjalanan pulang kampung.

Baca Selengkapnya >>>

Pemuda Ini Menodai Kesakralan Upacara Kemerdekaan NKRI

Ketika Pemerintah Kota Bogor melaksanakan upacara HUT RI Ke 66 di Lapangan Sempur, Kota Bogor, di saat tersebut juga satu orang pria diketahui tengah memperkosa seorang ABG tak jauh asal tempat upacara.

Pelaku bernama Ade (35) penduduk Jampang, Sukabumi, kepergok petugas Sat Pol PP Kota Bogor yang tengah berpatroli di tempat upacara.

"Ketika saya ke lokasi jembatan buat patroli saya mengetahui pelaku tengah memaksa menanggalkan pakaian korban," kata Sopian petugas Sat Pol PP Kota Bogor, Rabu (17/8/2011).

Baca Selengkapnya >>>

Usaha China Menghapus Identitas Etnis Muslim Uighur

img
Pemerintah China menempatkan jutaan etnis Han China di wilayah mayoritas Muslim, Xinjiang, dengan tujuan utama memaksakan identitas dan kebudayaan Han di sana. Muslim di Xinjiang menjadi seperti orang asing di kampung halaman mereka sendiri.

"Mereka menghancurkan keseimbangan demografis dengan membawa orang-orang China," kata Qutub, seorang pedagang pakaian di pasar tradisional di kota Urumqi kepada Christian Science Monitor dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Senin, 28 April.

"Mereka ingin agar suku kami musnah. Mereka mengeringkan akar-akar kami."

Pemerintah China telah berkampanye selama puluhan tahun guna menempatkan lebih banyak lagi etnis Han China di Xinjiang, sebuah wilayah yang merupakan kampung halaman dari jutaan etnis minoritas Uighur.

Pada tahun 1949, ketika pemerintah mengambil alih Xinjiang, etnis Han hanya berjumlah 7% dari total populasi di sana. Sekarang mereka sudah berjumlah lebih dari 40%, dan jumlahnya terus bertambah. Baca lebih lanjut

Ribuan Berdemonstrasi Anti Israel di Berbagai Kota Besar Dunia

London- Demonstran di Washington berbaris di bawah bendera Palestina dan puluhan ribu berunjukrasa di kota-kota Eropa dan Timur Tengah, Sabtu, memprotes serangan Israel di Gaza.

Bentrokan dengan polisi meletus dalam beberapa unjukrasa di Eropa. Polisi Denmark telah menangkap 75 orang pada demonstrasi di Kopenhagen setelah aktvis memecahkan kaca jendela mobil, melempar telur ke bis dan menyerang outlet McDonald.

Di Washinton, beberapa ribu demonstran berkumpul di sebuah taman yang berseberangan dengan Gedung Putih untuk memprotes dukungan pemerintah Bush pada Israel.

"Bebaskan Palestina. Biarkan Gaza hidup", mereka menyanyi saat berunjukrasa. Beberapa spanduk meminta Presiden terpilih Barack Obama mengubah kebijakan AS.

"Negara saya telah memberi miliaran dolar setiap tahun untuk mendukung rezim menjijikan yang menjalankan genosida," kata warga Washington, Mary Carrick.

Polisi anti huru hara menghadapi sekitar 20 ribu pengunjukrasa yang membawa spanduk dan bendera Palestina di luar kedutaan besar Israel di London tengah, sementara polisi Oslo menggunakan gas air mata terhadap aktivis yang melempar batu di ibukota Norwegia itu.

Sekitar 30 ribu orang turun ke jalan-jalan di Paris, banyak demonstran yang mengenakan kafiyeh Palestina dan menyanyikan "kami semua orang Palestina", "Israel pembunuh" dan "perdamaian". Beberapa demonstran melempar batu pada polisi dan membakar bendera Israel.

Tak dapat diterima
Baca lebih lanjut

Evakuasi Longsor Cianjur Diperpanjang 14 Hari



Tinggal Tiga Yang Terkubur

CIANJUR – Memasuki hari ketiga kemarin, tim pencari korban longsor Kampung Nyalindung, Desa Giri Mukti, Campaka, Cianjur, menemukan tiga jasad korban. Posisi tiga mayat tersebut berdekatan. Selisih waktu penemuannya masing-masing setengah jam.

Dengan demikian, tinggal tiga korban yang masih dicari. Sebagaimana diberitakan, tanah longsor di Cianjur selatan mengubur 13 warga setempat. Dua orang yang semula masuk dalam daftar korban ternyata diketahui mengungsi bersama keluarganya.

Di hari pertama, lima orang ditemukan. Dua lainnya di hari kedua. Pencarian di hari kedua sempat dihentikan karena hujan deras kembali turun.

Tiga korban yang ditemukan kemarin adalah Yayan Suryana, 35; Yayang, 7; dan Reza Sa’adah, 5. Korban pertama ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB, korban kedua pukul 10:00 WIB dan korban ketiga pukul 11:30 WIB. Baca lebih lanjut

Perempuan “Korban” Pelecehan Seks di Gereja Galang Dukungan

Kelompok jaringan perempuan korban pelecehan di gereja berencana menggalang dukungan ke berbagai pihak. Menurut rencana selama berada di Jakarta mereka telah menjadwalkan beberapa agenda yang akan dilakukan antara lain meminta dukungan kepada beberapa lembaga negara seperti Komnas Perempuan, Komnas HAM, Meneg PP, Fraksi-Fraksi DPR RI.

Rabu (20/8) lalu korban dengan didampingi oleh Tim JPK2G menyambangi kantor Komnas HAM dan Komnas Perempuan yang terletak di Jl. Latuharhary, Jakarta Pusat guna mengaduan perihal pelecehan yang telah dialami yang mana pada hari Selasa (19/8) korban bersama dengan Tim JPK2G juga telah melaporkan ke PGI perihal kasus tersebut.

Beberapa organisasi kemanusiaan dan masyarakat juga memberikan dukungan atas penuntasan kasus ini antara lain; Jaringan Perempuan Korban Kekerasan di Gereja (JPK2G), Aliansi Sumut Bersatu, LETARE ( Kuasa Hukum ), Perkumpulan Peduli, Layar, Sahda Ahmo, Jemaat Antar Denominasi, Komunitas Masyarakat Damai, Kontras Medan, LBH APIK Jakarta, Koalisi Perempuan Indonesia, Kalyanamitra, Kapal Perempuan, Jurnal Perempuan, Kartini Networking, Our Voice, Ardhanary Institute, LP2M-Padang, PerPuaTI.
Baca lebih lanjut

Para Korban SMS Merah mulai pulih

Jambi (ANTARA News) – Kondisi lima warga Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang menjadi korban jatuh pingsan setelah menerima pesan singkat (sms) telepon selular (Ponsel) atau "Ring in the red", mulai pulih.

Berdasarkan keterangan dari perawat RSU Kabupaten Bungo yang dihubungi Sabtu malam, mengatakan, kondisi kelima korban yang dirawat di RSU sejak dua hari lalu mulai pulih.

"Kondisi kelima korban mulai pulih, mungkin sehari atau dua hari ini bisa pulang," ungkap salah seorang perawat Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit itu.

Menurut keterangan dokter, kata perawat itu, para korban yang dirawat itu karena ketakutan yang berlebihan setelah mendapat informasi isu kematian penerima telepon selular (ponsel) atau pesan singkat yang berwarna merah.

"Isu berlebihan itu membuat mereka ketakutan luar biasa," ujarnya.

Sementara itu, tiga dari lima korban yaitu Eva Susanti, Riska, dan Ansori, mengakui, ketika menerima pesan singkat melihat ponselnya warna merah dan bergambar bintang-bintang.

"Ketika saya melihat ponsel saya berwarna merah, saya langsung jatuh pingsan. Sekarang badan saya masih lemas," kata Eva Susanti.

Hal yang sama juga diakui Ansori, ketika ponselnya berdering yang disimpan di dalam lemari melihat pancaran cahaya merah, sehingga membuat dia ketakutan dan jatuh pingsan.

Di Kota Jambi juga mengguncang isu kematian akibat Infra merah ponsel yang berlebihan dengan "kartu maut" nomor 0866 dan 0666.

Masyarakat Jambi sampai kini resah akibat isu itu terus berkembang dari mulut ke mulut agar para pemilik ponsel tidak mengangkat ponselnya ketika berdering dengan nomor masuk 0866 dan 0666 itu.(*)

Saya korban sms layar merah!

Setelah membaca beberapa blog yang mengulas tentang keberadaan SMS layar merah. Akhirnya saya juga ingin mengupas keberadaannya! Jadi “saya termasuk korban sms layar merah!” Memang kita harus berhati-hati, maksud saya berhati-hati untuk mempercayai hal-hal takhayul seperti itu!//batubaranews.wordpress.com/2008/05/09/korban-sms-layar-merah/

Kalau toh, kita disantet lewat sms. Itu memang bisa! Tetapi pada dasarnya santet itu pun tidak akan pernah mampu untuk membuat kita mati! Semua itu Allah yang menentukan. Jin tidak dapat menyelakai atau bahkan membunuh kita tanpa seizin Allah. Jadi, nggak usah takut! Kalau toh memang ada kejadian, orang disms lalu mati, itu bukan karena smsnya. Tetapi yah memang waktunya meninggal, dan itu karena takdir! Tetapi, kalau kita percaya terhadap sms tersebut. Memang bisa terjadi! Karena jangan-jangan saat kita menerima sms dari teman kita sendiri, lalu kita shock/serangan jantung, takut. Akhirnya dead! 😀 Bisa saja terjadi loh, karena ketakutan-ketakutan kita sendiri. Makanya, sudahlah nggak usah takut, toh semua dari Tuhan. Kenapa sih kita mempersoalkan yang berbau takhayul…kuwul..kuwul toh semua dah ada takdirnya sendiri-sendiri. Kalau mau mati yah mati, kalau mau sakit yah sakit, kalau mau sehat yah sehat. Semua dah diatur sama yang diatas. Jadi jangan takut!

Tetap Semangat yah! 😀