Nazaruddin Sarat Dengan Sandiwara

fahri hamzahSuaranews – Perkara Nazaruddin menyita minat masyarakat umum. Dimulai mengenai pernyataan Nazaruddin masalah aliran uang ke Partai Demokrat sampai pelariannya hingga ke Kolombia. Sekarang ini ditambah lagi beserta surat Nazaruddin pada SBY.

Komisi III asal PKS, Fahri Hamzah pun menganggap perkara Nazaruddin ini penuh intervensi serta rekayasa.

"Ini sudah menjadi sandiwara," kata Fahri, Kamis (18/8/2011).

Di antara perkara ini, masyarakat awam dibikin bingung beserta sepak terjang Nazaruddin. Fahri pun tak dapat mengatakan dengan pasti apakah orang-orang yang disebut Nazaruddin bakal ikut serta diperiksa serta dijatuhi hukuman, ataukah perkara ini cuma memakan Nazaruddin semacam korbannya.

"Lantaran prosesnya tertutup, kita tak mengerti apa yang sesungguhnya terjadi. Namun yang jelas ketidakpastian semakin merajalela. Indonesia dikorbankan," sesal Fahri.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Indonesia Urutan Ke-111 Negara Terkorup

BERLIN – Lembaga pengawas korupsi internasional Transparency International (TI) kembali merilis Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perceptions Index) tahunan. Daftar negara terkorup, dengan skor 0, dan terbersih, dengan skor 10, itu dirilis kemarin (17/11). Kali ini, Selandia Baru menduduki peringkat teratas negara terbersih.

Negara Kiwi tersebut memperoleh skor tertinggi 9,4. Selisih 0,1 poin dengan Selandia Baru adalah Denmark, yang menduduki peringkat kedua dengan skor 9,3. menyusul di belakang Denmark adalah Singapura dan Swedia, masing-masing dengan skor 9,2. Keduanya sama-sama menduduki peringkat ketiga. Namun, Swiss yang berada di urutan berikutnya dengan skor 9,0 dianggap menduduki peringkat kelima. Baca lebih lanjut

Foto Buronan Indonesia, Laporkan Polisi Jika Bertemu

Terpidana kasus korupsi pencairan klaim Bank Bali terhadap Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI), Joko Tjandra kabur dari Indonesia melalu Bandara Halim Perdana Kusumah. Saat ini keberadaan mantan Direktur Utama PT Era Giat Prima itu tak diketahui. Kejaksaan hanya menduga dia berada di Papua Nugini.

Sementara itu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan pihaknya tidak mengetahui aksi kabur Joko Tjandra. “Kami tidak tahu Joko Tjandra meninggalkan Indonesia,” kata dia di Kantor Deplu, Pejambon, Jakarta, Jumat 19 Juni 2009. Baca lebih lanjut

“Hadi Djamal Mungkin Lagi Stres”

VIVAnews – Ketua Fraksi PKS, Mahfudz Siddiq mengatakan pihaknya ingin berbaik sangka soal tudingan Abdul Hadi Djamal soal keterlibatan anggotanya, Rama Pratama, dalam pertemuan di Hotel Ritz Carlton.

"Barangkali saudara Abdul Hadi sedang stres jadi tidak ingat siapa saja yang dia lihat (di Ritz Carlton) sehingga menyebut nama orang lain," kata Mahfudz kepada wartawan, 18 Maret 2009.

Ia menyampaikan rasa prihatinnya untuk Abdul yang saat ini sudah menjadi tersangka dalam dugaan suap pembangunan pelabuhan di Indonesia bagian Timur. "Ini pukul sangat berat," kata dia. Pasalnya, proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi belum selesai, Partai Amanat Nasional sudah memecatnya sebagai kader. Baca lebih lanjut