SEBUAH KRITIKAN UNTUK KEMAJUAN ISLAM DAN ARRAHMAH.COM (Tentang Ketidak-Adilan Sebuah media “Islam”)

Assalamualaikum.
Perkenalkan, saya member baru di Arrahmah.com, tetapi saya bukan orang baru yang membuka Arrahmah.com. Saya sering melihat berita-berita Islam diberbagai media Islam, termasuk Arrahmah.com. Namun untuk pertama kalinya ini saya merasa ingin mengingatkan kepada Arrahmah.com atas ketidak-adilan dan berimbangnya sebuah media. Di Pusat Informasi Palestina, Infopalestina.com dijelaskan bahwa yang ditangkap itu sebagian besar adalah anggota Hamas. Dan ini tidak disebutkan oleh Arrahmah.com. Kenapa? Wallahu’alam. (judul berita: Lagi dan Lagi, Tentara Zionis Tangkap 15 Muslim Palestina)

Dan saya melihat Arrahmah.com ketika memberitakan "Jundu Ansharullah" sangat bertolak belakang dengan prinsip media yang berimbang dan adil, apalagi sebagai seorang muslim! Terkesan memihak Jundu Ansharullah. Arrahmah.com tidak memberitakan dua hal dari versi masing-masing pihak.

Baca lebih lanjut

Iklan

Kritik Kebijakan Pemerintah, Tokoh Oposisi Saudi Arabia Ditangkap

Tokoh oposisi Saudi, Syeikh Namr Baqir an-Namr ditangkap setelah melontarkan kritikan tajam kepada pemerintahan

Subuh hari Senin (16/3) kemarin, satuan keamanan Kerajaan Saudi Arabia menangkap seorang tokoh oposisi terkemuka negara itu, Syeikh Namr Baqir an-Namr setelah dua hari sebelumnya Namr melontarkan kritikan tajam kepada pemerintahan Saudi Arabia terkait tragedi kekerasan di area pemakaman Baqi.

Situs milik komunitas Syi’ah di Saudi Arabia, Rashid (17/3) mengabarkan, empat buah mobil keamanan Saudi sebelumnya menguntit mobil yang dinaiki Syeikh Namr saat ia hendak menunaikan shalat subuh berjamaah. Sejenak ketika Namr turun, ia pun langsung ditangkap dan dibekap menuju mobil keamanan itu.

Situs Rashid juga mengabarkan, hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga Syeikh Namr belum mengetahui informasi lanjutan terkait penangkapan salah satu anggota keluarga mereka itu. Baca lebih lanjut

PKS Akan Pertemukan Ahli Waris Soeharto dan Soekarno

Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mempertemukan ahli waris pemimpin bangsa untuk mewujudkan rekonsiliasi. Mereka yang diundang dalam acara itu antara lain adalah ahli waris mantan Presiden Soeharto dan ahli waris mantan Presiden Soekarno.

Pertemuan para ahli waris pemimpin tersebut merupakan lanjutan iklan Hari Pahlawan PKS yang menuai badai kritik. Menurut Mahfud, tidak ada kesalahan dalam iklan PKS yang memasukkan Soeharto sebagai salah satu pahlawan dan guru bangsa. Soeharto ditampilkan dalam iklan itu sebagai upaya PKS untuk melakukan rekonsiliasi bangsa.

Baca lebih lanjut

Pertama Kalinya, Ulama Saudi Kritik Tajam Usamah Bin Laden

Ulama terkenal Saudi, Salman bin Fahd Al-Audah, melontarkan kritik yang jarang ia lakukan terhadap pemimpin organisasi Al-Qaidah Usamah bin Laden. Al-Audah menganggap bahwa tindakan bin Laden menjadi sebab terbesar berbagai kesulitan yang dialami umat Islam di berbagai negara saat ini.

Dalam sebuah acara televisi channel MBC Saudi, yang berjudul “Hujar Zaweya”, Al-Audah mengingatkan bin Laden dengan perkataannya, “Apa alasan kita atas penghancuran luar biasa yang terjadi di Irak dan Afghanistan? Bahkan peperangan itu kini memicu berkobarnya perang antar etnik yang begitu menghancurkan negara itu dan negara tetangganya. ” Al-Audah melanjutkan rangkaian pertanyaannya kepada bin Laden, “Siapa yang mengambil untuk dari upaya perubahan Maroko, Aljazair, Saudi Arabia dan lainnya menjadi negara yang ditakuti dan wilayah yang tidak aman bagi seseorang?”
Baca lebih lanjut

Demonstrasi antara menyampaikan kritik atau menghujat?

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah berasbda, "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir janganlah menyakiti tetangganya. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah memuliakan tamunya. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata baik atau hendaklah diam".

Sitiran sebuah hadits Rasulullah tersebut adalah pengingat kita semua untuk berbuat baik dalam segala hal. Termasuk dalam menyampaikan pendapat maupun kritikan. BBM (Bahan Bakar Minyak) telah dinaikkan oleh pemerintah. Demonstrasi dimana-mana, untuk menuntut agar BBM tidak dinaikkan. Kenaikan BBM ini memang realitas dari pemerintahan kita yang tidak berdaya dalam mengelola sebuah negara.

Demonstrasi untuk menyampaikan pendapat, dan kritikan kepada pemerintah. Adalah sangat sah, bahkan dalam sebuah hadits menyatakan :

Sahabat Abdillah Thariq bin Syihab Al-Bajili telah berkata, bahwa ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah saw sambil duduk bersimpuh: "Ya Rasulallah, manakah jihad yang paling utama?" Jawab Rasulullah: "Menegakkan kebenaran di hadapan pemimpin yang zhalim." (HR. Nasai dengan sanad yang shahih).

Dasar berkata yang benar kepada penguasa yang zhalim, jelas itu merupakan termasuk salah satu jihad yang utama. Jadi, demonstrasi dalam menyampaikan pendapat kepada pemerintah jelas dapat dibenarkan. Namun yang perlu diketahui adalah, akhlaq ataupun adab dalam menyampaikan pendapat tersebut. Cara bagaimana kita menyampaiakan pendapat harus sesuai dengan ketentuan sopan santun yang baik.

Baca lebih lanjut