Dua Pemimpin Palestina Bertemua Membahas Rekonsiliasi Perdamaian Faksi-faksi Palestina

pertemuan hamas dan fatahDua pemimpin berpengaruh Palestina, Pemimpin tertinggi Hamas Syaikh Khalid Mashaal dengan Presiden Mahmoud Abbas bertemu di Kairo Rabu malam (21/12). Pertemuan tersebut merupakan kedua kalinya setelah pertemuan yang lalu belum genap satu bulan. Pertemuan tersebut merupakan bagian pembicaraan rencana solusi untuk mendamaikan dua kubu, Hamas dan Fatah.

Kedua pemimpin Palestina tersebut tiba di ibukot Mesir pada malam hari dan memulai pembicaraan tak lama setelah itu. Azzam al-Ahmed, kepala delegasi Fatah dari Presiden Mahmoud Abas berbicara pada AFP.

Baca Selengkapnya >>>

Turunkan 600 Tentara, Perangi Hamas

31864large[1]

TEPI BARAT – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mulai menunjukkan ketegasannya terhadap kelompok garis keras Hamas. Kemarin (25/10) dia menerjunkan 600 tentara di Tepi Barat, tepatnya Hebron.

Memang, Abbas tak secara terbuka menyatakan bahwa pasukan bersenjata itu dikirim untuk memerangi Hamas. Dia berdalih, itu dilakukan hanya untuk menegakkan ketertiban. Tapi, semua pihak percaya bahwa menekan Hamas adalah tujuan utama Abas.

"Kami serius akan menangkap siapa pun yang melanggar hukum dan ketertiban. Dimulai dari kelompok tentara ilegal dan siapa pun yang tergabung dengannya," kata Samih al-Saifi, kepala keamanan Palestina untuk wilayah Hebron. Baca lebih lanjut

Mahmood Abbas Tangkapi Mufti dan Imam Masjid

Setelah Hamas melakukan penahanan untuk menyelidiki pelaku “bom Gaza” pada Jumat (25/7) dan telah membebaskan sebagian besar dari mereka. Ganti pihak Fatah melakukan penangkapan terhadap beberapa Imam Masjid dan Ulama.

Pada hari Ahad (27/7), para petugas kemanan milik pemerintahan Mahmood Abbas melakukan penangkapan terhadap lebih dari 50 tokoh Hamas di Tulkarem, baik yang menjadi imam masjid, dai, mufti, atau tokoh masyarakat.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa beberapa masjid, madrasah Al-Quran, serta Perpustakaan Dar Al Hadits di Tulkarem menjadi sasaran para petugas keamanan, hingga jumlah  korban penangkapan semakin meningkat. Baca lebih lanjut